Indeks Berita: Aceh Tengah

Senin, 01 Juli 2024


Takengon | Bandar Meriah News -
Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Tengah, Subhandhy, AP, M.Si, menghadiri upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-78 Bhayangkara di Lapangan Setdakab Kantor Bupati Aceh Tengah, Senin (01/07/2024). Acara ini merupakan momen penting untuk menghormati berdirinya Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dan mengapresiasi peran mereka dalam menjaga keamanan dan ketertiban di seluruh negeri.


Upacara diawali dengan pengecekan pasukan dan dipimpin oleh Kapolres Aceh Tengah AKBP Dody Indra Eka Putra sebagai Inspektur Upacara. Dalam sambutannya, Kapolres membacakan amanat Presiden RI, Joko Widodo, yang menaruh harapan besar pada Polri. Presiden menekankan pentingnya kewenangan Polri yang luas dan bersentuhan langsung dengan masyarakat hingga tingkat desa.


Kapolres Aceh Tengah menambahkan bahwa Polri memiliki peran penting dalam mendukung berbagai agenda nasional, termasuk pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) dan Pilkada serentak tahun 2024. Untuk menghadapi tugas yang semakin berat, Kapolres menekankan bahwa anggota Polri dan kelembagaan harus terus berinovasi, adaptif, dan responsif, serta bertransformasi menjadi institusi modern yang bersinergi dengan TNI dan kementerian terkait.


Selain itu, Kapolres mengingatkan pentingnya rasa keadilan dan kemanfaatan hukum yang harus dirasakan oleh masyarakat. Polri diharapkan dapat mengedepankan upaya pencegahan dalam menjaga kamtibmas, serta melakukan tindakan pemolisian yang humanis namun tegas ketika diperlukan.


Acara ini juga dihadiri oleh Forkopimda Aceh Tengah, Asisten Bupati, para Kepala SKPK Aceh Tengah, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, serta para perwira dan anggota kepolisian dari berbagai tingkatan.


Dalam kesempatan ini, Sekda Aceh Tengah, Subhandhy, menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi tinggi kepada seluruh anggota Polri atas dedikasi mereka dalam menjalankan tugas negara dengan baik. Di tempat terpisah, Subhandhy juga menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap peran Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Aceh Tengah, serta menekankan pentingnya sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun keamanan yang kondusif dan penegakan hukum yang adil.


Acara peringatan HUT Bhayangkara ke-78 ini dilaksanakan dengan khidmat, diawali dengan upacara bendera dan penghormatan kepada para pahlawan yang gugur dalam tugas. Para petinggi kepolisian juga memberikan penghargaan kepada anggota yang berprestasi dalam berbagai bidang, termasuk pengabdian masyarakat dan penegakan hukum.


Sekda Aceh Tengah juga menyampaikan harapannya agar Polri terus meningkatkan profesionalisme dan integritas dalam melayani masyarakat. Ia menekankan pentingnya penguatan kapasitas personel dalam menghadapi tantangan keamanan modern dan berbagai perubahan dinamika sosial di masyarakat.


Peringatan HUT Bhayangkara ke-78 ini menjadi momentum untuk merenungkan peran dan kontribusi Polri dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan negara, serta perlindungan terhadap masyarakat dari berbagai ancaman kejahatan. Kehadiran Sekda Aceh Tengah dalam acara ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung upaya-upaya kepolisian dalam menciptakan rasa aman bagi seluruh masyarakat Aceh Tengah.


Setelah upacara, acara dilanjutkan dengan syukuran di Mapolres Aceh Tengah dan doa bersama untuk keselamatan dan kesuksesan Polri dalam menjalankan tugasnya serta untuk keamanan dan kesejahteraan masyarakat Aceh Tengah.(Diskominfo/Hamdani)


Rabu, 26 Juni 2024


Takengon | Bandar Meriah News -
Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah bersama Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tengah telah mencapai kesepakatan penting dengan mengesahkan Rancangan Qanun Kabupaten Aceh Tengah tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJPD) untuk periode 2025-2045. Rapat paripurna pengesahan tersebut digelar di Ruang Sidang DPRK Aceh Tengah pada hari Rabu (26/06/2024).


Kesepakatan ini merupakan hasil dari proses pembahasan panjang yang melibatkan berbagai pihak, termasuk seluruh komponen masyarakat. RPJPD ini mengintegrasikan visi, misi, arah kebijakan, dan sasaran pokok yang selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) dan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Aceh (RPJPJA). Salah satu ketentuan penting adalah visi daerah yang wajib mengacu pada visi nasional dan mengandung kata "Maju" dan "Berkelanjutan".


Aceh Tengah menetapkan visi untuk menjadi daerah yang islami, sejahtera, maju, dan berkelanjutan pada tahun 2045. Untuk mencapai visi tersebut, diprioritaskan sektor-sektor strategis seperti infrastruktur, pendidikan, kesehatan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal.


Salah satu poin utama dalam RPJPD ini adalah peningkatan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh, termasuk peningkatan akses terhadap layanan dasar seperti air bersih dan sanitasi yang layak. Selain itu, program peningkatan bidang pariwisata juga menjadi fokus penting dalam dokumen ini.


Pj. Bupati Aceh Tengah Ir. T. Mirzuan, MT, dalam sambutannya menyatakan bahwa Pemkab Aceh Tengah berkomitmen untuk mengutamakan asas keadilan dan keberlanjutan dalam setiap kebijakan pembangunan yang diusulkan dalam RPJPD. Hal ini dilakukan dengan memperhatikan keberagaman sosial dan budaya masyarakat Aceh Tengah, serta memastikan bahwa setiap langkah pembangunan memberi manfaat yang merata bagi semua lapisan masyarakat.


“Proses penyusunan RPJPD ini tidak lepas dari partisipasi aktif masyarakat dalam setiap tahapannya, baik melalui forum konsultasi publik maupun mekanisme partisipasi lainnya. Dengan demikian, RPJPD Aceh Tengah tidak hanya mencerminkan aspirasi pemerintah daerah, tetapi juga merupakan hasil dari kolaborasi yang luas antara pemerintah dan peran serta masyarakat,” ucapnya.


Ia menambahkan bahwa Pemerintah Aceh Tengah optimis bahwa implementasi RPJPD ini akan memberikan dampak signifikan terhadap pembangunan dan kemajuan daerah dalam jangka panjang. Dengan adanya rencana pembangunan yang jelas dan terukur, Aceh Tengah diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam penerapan strategi pembangunan berkelanjutan.


“Komitmen untuk melaksanakan RPJPD ini juga diikuti dengan upaya keras dalam mencari sumber pendanaan yang memadai, baik dari anggaran daerah sendiri, kerjasama dengan pihak swasta, maupun dukungan dari pemerintah pusat dan lembaga internasional. Dengan demikian, implementasi program-program prioritas dalam RPJPD dapat dilaksanakan dengan lancar dan efektif,” kata Pj. Bupati T. Mirzuan saat membacakan sambutan tertulisnya.


Dengan disetujuinya RPJPD Aceh Tengah untuk periode 2025-2045, diharapkan dapat memberikan landasan yang kuat bagi pembangunan berkelanjutan dan inklusif di daerah ini. Pemerintah daerah dan masyarakat pun diharapkan dapat terus bekerja sama untuk mengatasi tantangan dan mengoptimalkan peluang yang ada dalam rangka mencapai visi dan misi yang telah ditetapkan.


“Selain sebagai dasar dalam perencanaan pembangunan di daerah, dokumen ini dapat dipergunakan oleh para calon kepala daerah dalam kontestasi pemilihan bupati dan wakil bupati pada November mendatang,” tutupnya.


Rapat paripurna tersebut dihadiri oleh pimpinan sidang dan badan legislasi DPRK Aceh Tengah, para Staf Ahli dan asisten bupati, Kepala SKPK, para camat dalam Kabupaten Aceh Tengah, Kabag Setdakab, serta para tamu undangan lainnya.(Diskominfo/Hamdani)


Senin, 18 September 2023

 


Takengon | Bandar  Meriah News -  Warga Kampung Paya Tampu Kecamatan Rusip Antara, menduga Reje Kampung Ilyas telah menggelapkan dana desa ( Kampung) tahun 2023 . 

Pasalnya selama tahun 2023 ini, tidak ada transparansi penggunaan dana Kampung tersebut bahkan sudah dua kali penarikan yang ada hanya MCK kerumah - rumah warga itupun belum siap, kata M. A salah satu warga Kampung Paya Tampu kepada wartawan, Senin (18/09/2023) 

M. A, juga meminta agar terhadap dana desa Kampung Paya Tampu Kecamatan Rusip Antara sejak tahun 2018 sampai dengan tahun 2023 ( selama satu priode) agar dilakukan diaudit oleh pihak terkait, karena tidak pernah transparan dalam penggunaannya, sebut M A. 

Sementara itu, kami menduga untuk dana desa tahun 2023, penarikan tahap 1 dan 2 , reje ilyas pergunakan untuk mensukseskan dirinya dalam pemilihan reje di Kampung Paya Tampu tersebut.  Karenanya sebut M, A dirinya mengharapkan kepada pihak terkait agar menahan realisasi dana desa tahap ketiga, sebelum reje Ilyas mampu mempertanggung jawabkan penggunaan dana desa tahap 1 dan 2.

" Dalam hal ini, kami berharap kepada pihak terkait supaya benar- benar melakukan audit, sebab bisa saja reje Ilyas melaporkan realisasi anggaran tersebut secara fiktif dimana realisasi tidak sesuai peruntukannya" pungkas M A. ( ken)

Kamis, 29 Juni 2023


Takengon | Bandar Meriah News -
Pj. Bupati Aceh Tengah, Ir. T. Mirzuan, MT, dan Sekda Aceh Tengah, Subhandhy, AP, M.Si, bersama Forkopimda Aceh Tengah, Kamis (29/06/2023) pagi melaksanakan shalat Idul Adha 1444 H di Lapangan Setdakab Kantor Bupati Aceh Tengah.

Pelaksanaan sholat Idul Adha kali ini, bertindak sebagai Khatib Utama, Dr. Marahalim, MA yang merupakan Widiyaswara BKPSDM Pemerintah Aceh, sementara Imam shalat dipimpin oleh Tgk. Muslim Aryu, M.Pd, dan dihadiri ribuan orang jemaah yang hampir memadati lapangan Setdakab Aceh Tengah.

Dalam sambutannya Pj. Bupati menyampaikan, Bertepatan dengan saat ini juga, ada 154 Jamaah calon haji asal Kabupaten Aceh Tengah bersama jutaan umat Islam se-dunia sedang mengikuti rangkaian ibadah haji.

“Kita doakan saudara-saudara kita yang sedang mengikuti rangkaian ibadah haji, semoga menjadi haji yang mabrur dan tiba di tanah dengan selamat serta sehat walafiat, amin”, ucapnya.

Ia menerangkan, qurban merupakan bentuk ketakwaan kita kepada Allah SWT. Ibadah Qurban juga selain berdimensi religius, juga bervisi sosial yang tujuannya untuk saling membantu sesama, baik keluarga, tetangga, dan masyarakat luas.

“Qurban menjadi wujud ketakwaan kepada Allah SWT, dan wujud saling tolong menolong antar umat beragama, sehingga dengan berqurban silaturahmi dan ukhuwah islamiyah diharapkan terjalin semakin erat”, terang T. Mirzuan.

Pj. Bupati T. Mirzuan juga mengajak masyarakat Aceh Tengah untuk mendukung pembangunan daerahnya. “melalui semangat berqurban tahun ini, kami mengajak segenap komponen masyarakat Aceh Tengah untuk terus meningkatkan kepedulian, turut serta berpartisipasi aktif, bahu-membahu membangun daerah menjadi lebih baik dalam segala bidang dan aspek kehidupan masyarakat”, ajaknya.

Usai sholat Idul Adha, T. Mirzuan dan keluarga menyaksikan penyembelihan hewan qurban miliknya di Masjid Raudhatul Jannah Desa Blang Kolak 1 Kecamatan Bebesen.(Hamdani/ken)

Senin, 22 Mei 2023

 


Takengon | Bandar Meriah News - Puluhan warga Atu Singkih Kecamatan Rusip Antara menggelar akasi ke kantor Camat setempat, mereka menyampaikan mosi tidak percaya terhadap Reje Kampung M Adam, Senin (22/05/2023). 

Padli mewakili RGM Kampung yang juga mendapat mandat dari ketua RGM menyatakan bahwa dirinya diutus oleh ketua RGM untuk menyampaikan  beberapa poin yang menjadi tuntutan masyarakat Atu Singkih. 

Dikatakannya, sejak dari awal mereka menduga adanya ketidak transparanan reje Kampung dalam mengelola ADD, begitupun dengan pelaksaan kegiatannya, ada beberapa kegiatan dana bersumber dari APBN dan APBN di selewengkan nya seperti Siltap ( tulah aparat Kampung), guru TK dan Kader Posyandu, dll. 

Selain itu, dalam pelaksanaan kegiatan seperti bak Tampung Air Bersih dan Jalan Rambat Beton di anggarkan tahun 2022 tidak sesuai dengan spek, begitupun anggaran tahun sebelumnya, dana bagi hasil retribusi pajak tidak pernah disampaikan ke masyarakat, dana pemasangan tapal Batas, pemasangan prasasti hingga hari ini belum terpasang, dan yang anehnya reje Kampung belakangan ini tidak pernah tinggal ditempat, begitupun dengan kondisi kantor selalu tutup, sehingga pelayanan tidak pernah ada kemasyarakat. 

Untuk itu, kiranya pak Camat melakukan evaluasi terhadap Kinerja Reje M Adam, kata Fadli di aminkan oleh semua yang hadir di kantor Camat tersebut. 

Menyikapi persoalan Atu Singkih, Camat Rusip Antara Iskandar menyatakan pihaknya telah beberapa kali rapat dengan aparatur Kampung berserta RGMnya, dimana dalam rapat tersebut Reje Kampung M Adam telah berjanji untuk menyelesaikannya, Namun kehadiran ibu- ibu dan Bapak- Bapak, Tokoh Masyarakat Atu Singkih sangat kami sayangkan dan ini membutuhkan perhatian dari kami, selain itu kami menilai diantara Aparat Kampung tidak ada kekompakan sehingga hal ini perlu dilakukan pembinaan, dimana baru saja ada kami terima surat dari RGM tentang hal tersebut, kata Iskandar. 

Terkait apa yang disampaikan oleh masyarakat Kampung Atu Singkih, pihak kami hanya dapat menampung aspirasi, untuk selanjutnya kami akan menyurati PJ. Bupati Aceh Tengah, untuk menurunkan Tim Khusus guna melakukan investigasi atau audit dari Ispektorat , sehingga pengadian ini akan memiliki kesimpulan apakah yang dilakukan M Adam selaku reje Kampung Atu Singkih, benar atau salah, 

" Jika dalam penyelidikan yang dilakukan oleh Tim Khusus dari Inspektorat tentang keuangan dan kebijakan lainnya, adalah benar adanya seperti apa yang dituntut oleh masyarakat, maka kami selalu camat akan mengembalikannya kepada masyarakat, artinya bukan kami yang menyatakan reje M Adam harus diganti" ucap Iskandar. 

Dari penjelasan Camat tesebut, salah satu Tokoh Masyarakat menyatakan agar dalam penyelidikan hendaknya Reje dinonaktipkan  agar proses penyelidikan berjalan lancar. 

"Sebaiknya Reje m Adam, dinonaktipkan selam a proses penyelidikan, untuk sementara Camat menujuk Bedel sebagai penjabat sementara Kampung Atu Singkih" terangnya. (Hamdan sn dan tim)

Jumat, 24 Maret 2023

 


Takengon | Bandar Meriah  News - Setelah berlangsung selama dua hari, akhirnya Pj Bupati Bener Meriah Drs. Haili Yoga, M.Si resmi menutup Pekan Tilawatil Qur’an (PTQ) RRI Takengon Tahun 2023 di Kantor LPP RRI Takengon.

Penutupan PTQ RRI Takengon itu di hadir Pj. Bupati Aceh Tengah Ir. T. Mirzuan, M.T, unsur Forkopimda Aceh Tengah, dan para kepala OPD di Lingkunga Pemka Bener Meriah dan Aceh Tegah, Rektor IAIN, dan Rektor Kampus Gajah Putih, dan para sponsor kegiatan PTQ RRI Takengon.

Drs. Haili Yoga, mengatakan, melalui kegiatan PTQ RRI tersebut dapat memperkenalkan dan meletakan pondasi keagamaan yang kuat kepada anak-anak dengan cara bina dan asah agar potensi bakat semakin tajam kedepannya. Dengan adanya lomba keagamaan hendaknya semakin memacu serta meningkatkan kemauan belajar anak untuk tampil di muka umum. ” Kami ucapkan. terimakasih kepada LPP RRI Takengon yang telah menyelenggarakan kegiatan ini, dan selamat kami ucapkan juga kepada para pemenang, terus semangat dan gali kemampuan dengan lebih baik,” tutup Pj. Bupati Bener Meriah itu.

Berikut 9 orang Finalis Peserta Pekan Tilawatil Qur’an (PTQ) RRI Takengon Perwakilan Kabupaten Bener Meriah yang kami terima langsung dari kadis Syariat Islam kabupaten Bener Meriah Taslim. S.Ag. M.Sos. Jumat (24/03/2023).

1. Peserta Cabang Tilawah putra/putri (Final)

01 : Gusti Arami Juara III

02 : Rahmayana Juara I

03 : Selfi Mariska Juara III

Peserta Cabang Tausyiah putra/putri (Final) :*

01 : Habib Wiji Alfatah Juara II

02 : Roslina Juara II

03 : Rima Sikarnain Juara III*

Peserta Cabang Tahfidz Putra/Putri (Final)

01 : Muhammad Pasya Juara I

02 : Saskia Hadisti Umri Juara I

03 : Novia Erliyana Juara III (ken pengamul/hamdani)

Selasa, 14 Maret 2023


Takengon | Bandar Meriah News -
(BUMDes) Cemerlang Kampung Paya Tampu, memiliki lahan 2 Ha dan teletak di kawasan APL, dan mempunyai unit usaha Galian C, akan menjadi penyokong terpenuhinya material dari pekerjaan pembangunan peningkatan ruas jalan Geumpang - Pamue, sepanjang 53, km lebih, ungkap Direktur BUMDes Muhammad Nasir, kepada Media ini, Selasa ( 14/03/2023).

Dikatakan Nasir, pihaknya bersama dengan Reje, RGM dan Masyarakat Kampung Paya Tampu Kecamatan Rusip Antara, sepakat akan menyerahkan biaya sewa lokasi tersebut pihak panitia Masjid  yang akan dibangun di Kampung Paya Tampu, tanpa memotong sepeserpun, jelasnya. 

Dalam areal tersebut, rencananya  akan dibangun Base Camp/ kantor, AMP dan Stone Closer, serta Baching Plant,  terangnya. 

Disamping hal tersebut, pihaknya sebagai direktur BUMDes  Cemerlang menjual bahan material kepada pihak PT. sesuai dengan kesepakatan harga yang tertera dalam akte notaris, begitu juga dengan sewa lokasi, jelasnya. 

Menyangkut dengan Izin galian C, pihak kita telah mengurus perizinan tersebut mulai dari  rekomendasi Reje, Camat  selaku kepala wilayah serta rekom dari dinas terkait  didaerah Kabupaten Aceh Tengah, untuk selanjutnya dibawa ke Banda Aceh atau tingkat propinsi, Alhamdulilah untuk saat ini sudah keluar izin eksplorasi dan selanjut nyaIzin Produksi sedang dalam proses di Provinsi . 

"Jadi pihak BUMDes sebagai penyedia bahan Material dan Pihak PT. Perapen Prima Mandiri sebagai pembeli " Sebut Putra Asli Kemukiman Pamue Alumni Sarjana Teknik itu. ( Tim/Ken pengamul)



Sabtu, 15 Oktober 2022

 


Takengon | Bandar Meriah News - Sebanyak 391 wisudawan dan Wisudawati Institut Agama Islam Negeri Takengon mengikuti prosesi wisuda di Gedung olah Seni ( GOS) Takengon (15/10/2022), turut hadir memberikan ucapan selamat Penjabat Bupati Bener Meriah Drs. Haili Yoga, M.Si.

Selamat kepada para Peserta Wisuda hari ini, dimana momen ini adalah momen yang paling ditunggu-tunggu oleh para orang tua wali, dan ini sangat membanggakan dimana orang tua juga hadir menyaksikan prosesi wisuda ini”, sebut Haili Yoga dalam sambutannya.

Ia juga berharap perjuangan para mahasiswa dan mahasiswi yang di wisuda tidak terhenti atas kelulusan ini.

Wisuda ini bukanlah akhir perjuangan, akan tetapi awal para wisudawan dan wisudawati untuk mengabdikan dirinya untuk membangun diri, keluarga, masyarakat dan Daerah, sehingga proses pembelajaran dilapangan terus berjalan untuk membekali diri menata masa depan”, ucap Pj Bupati Bener Meriah itu penuh harap.

Lanjutnya, kami berharap, dengan adanya Program Penerjemahan Al-qur’an ke dalam bahasa Gayo yang di inisiasi oleh IAIN Takengon, dapat menjadi ladang amal bagi para lulusan IAIN sebagai duta Al-Qur’an yang minimal di keluarga masing-masing, dan harapan kami dapat menjadi duta Al-Qur’an di lingkungan yang lebih luas”, harap Pj Bupati Haili Yoga.

Selain itu, Pj Bupati Bener Meriah juga meminta para lulusan dapat mempersiapkan diri untuk regenerasi yang pasti akan terjadi, baik regenerasi di Pemerintahan, Akademisi dan sektor swasta, sehingga diharapkan terus berkontribusi bagi kemajuan daerah mulai saat ini hingga dimasa yang akan datang.

Prosesi wisuda tersebut langsung di Pimpin Rektor IAIN Takengon, Dr. Zulkarnaen, M.Ag, bersama para wakil rektor, dekan dan civitas akademika IAIN Takengon, sedangkan dari Pemerintah Daerah Bener Meriah, turut hadir Kadis Syariat Islam Taslim, S.Ag, M.AP dan Kadis Perhubungan Abdul Gani. (hamdani)


Senin, 03 Oktober 2022

 


Takengon | Bandar Meriah News - Ruslan S. Pd selaku Kepala Sekolah SMPN 26 Takengon di Kampung Reje Payung Kecamatan Linge Kabupaten Aceh Tengah sangat kecewa tentang beredar berita di beberapa media online terkait pungutan liar PIP di sekolah pimpinannya.

Saya sebagai Kepala Sekolah mengklarifikasi dan membantah terkait diduga pungutan liar (Pungli) alias potong dana bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) dari siswa-siswi pemegang kartu indonesia pintar (KIP) setiap pencairannya.

Ruslan menjelaskan sebelumnya saya sudah mengundang semua wali murid yang mendapatkan dana PIP, dengan mengadakan rapat bersama wali murid pada tanggal 22 November 2021, bahwa wali murid sudah bisa menguruskan rekening buku rekening dan membawa Surat Aktif, Foto Kopi KK, KTP, Raport.

Selanjutnya dalam rapat, wali murid menyerahkan pengurusan tersebut kepada kepala sekolah dengan membuat surat kuasa dan para wali murid tidak tau dan tidak mau di repotkan karena jarak yang jauh dari kampung pelosok linge ke kota Takengon dengan jarak tempuh lebih kurang 70km.

 Ruslan mengatakan sangat sedih saya di tuduh pungli, pemotongan tersebut atas kesepakatan musyawarah bersama wali murid, saya lakukan dengan ikhlas agar siswa saya bisa mendapat dana PIP dan dapat membantu biaya sekolahnya, ungkap Ruslan.(hamdani)


Rabu, 24 Agustus 2022

 


Takengon | Bandar Meriah News - Layanan publik Mampate (Menikah Mendapat KK dan KTP-E) yang merupakan inovasi bersama Disdukcapil dan Kantor Kemenag Aceh Tengah semakin banyak dimanfaatkan oleh warga Aceh Tengah yang akan melangsungkan pernikahan.

Seperti yang terlaksana di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pegasing, Rabu (24/08/2022), dua pasang pengantin yaitu  pasangan Afri Aerlangga dengan Ernita Sary dan pasangan Miswandi dengan Putri Narisalia, langsung menerima dokumen kependudukan berupa KTP Elektronik dan Kartu Keluarga (KK) baru usai melangsungkan pernikahan di KUA tersebut.

Kepala KUA Kecamatan Pegasing, Tgk. Mahbub Fauzie mengatakan inovasi Mampate sangat efektif dan memberi kemudahan bagi pasangan yang baru menikah untuk langsung mendapatkan dokumen kependudukan.

"Pastinya ini sangat membantu, apalagi dengan kesibukan pasangan yang baru menikah, sehingga mereka tidak perlu lagi untuk mengurus sendiri Kartu Keluarga dan KTP setelah menikah, hanya dengan melengkapi beberapa persyaratan sebelum menikah, mereka langsung memperoleh KTP dan KK baru begitu selesai melaksanakan akad nikah " ujar Mahbub.

Layanan adminduk Mampate diluncurkan resmi oleh Bupati Aceh Tengah, Shabela Abubakar pada 5 Juli 2021 lalu. Dengan memanfaatkan layanan ini, setiap pengantin baru, pada hari pernikahan selain menerima buku nikah juga akan langsung mendapatkan KTP dan KK baru, sesuai dengan perubahan status perkawinannya.

"Kita harapkan melalui inovasi Mampate ini, setiap pasangan pengantin baru semakin dimudahkan untuk mendapatkan layanan adminduk, dan memberi kemudahan inilah yang menjadi semangat dari pelayanan kami" ungkap Kadis Dukcapil Aceh Tengah, Mustafa Kamal.

Mustafa juga menjelaskan, setiap pasangan yang akan menikah ketika melapor ke Kantor Urusan Agama (KUA) sekaligus melengkapi persyaratan pisah KK, selanjutnya, operator di KUA mengirim bahan persyaratan secara daring untuk diproses oleh Dinas Dukcapil dan berikutnya setelah melalui verifikasi dokumen diterbitkan bertepatan dengan hari pernikahan.

"Dengan dokumen format digital sekarang, sangat membantu, seperti Kartu Keluarga hanya cukup dikirim dalam bentuk PDF dan selanjutnya di cetak di KUA kecamatan, tapi sebelumnya harus ada usulan dulu dari KUA dulu, setelah itu langsung kami proses penerbitannya" jelas Mustafa.(hamdani/ken) 


Takengon | Bandar Meriah News -
Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-114 Tahun 2022 di kabupaten Aceh Tengah yang dipusatkan di Kecamatan Ketol selama 1 bulan, Rabu (24/08/2022) resmi ditutup. Upacara penutupan kegiatan TMMD ke 114 ini dilaksanakan di Lapangan Sepak Bola Kute Gelime, Kecamatan Ketol Kabupaten Aceh Tengah ini dipimpin oleh Kepala Staf Kodam Iskandar Muda (Kasdam IM) Brigjen TNI Hadi Basuki, S.Sos, MM, M.Tr (Han), didampingi oleh Bupati Aceh Tengah, Shabela Abubakar Komandan Korem (Danrem) 011/Lilawangsa, Kolonel Inf. Bayu Permana, dan Komandan Kodim (Dandim) 0106/Aceh Tengah, Letkol Inf. Wasono Handayani. Turut hadir dalam upacara ini unsur Forkopimda Aceh Tengah, Sekda, Staf Ahli Bupati Aceh Tengah, para Camat dan para kepala OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah..

Upacara penutupan kegiatan TMMD ke 114 tahun 2022 di Kabupaten Aceh Tengah mengangkat tema "TMMD Dedikasi Terbaik Membangun NKRI" ini juga diikuti oleh pasukan TNI, Polri, Satpol PP dan WH, Damkar, TRC, Senkom dan para pelajar yang berada di Kecamatan Ketol.

Dalam upacara tersebut juga dilakukan serah terima hasil pembangunan yang telah diselesaikan melalui kegiatan TMMD ke 114 ini berupa pembukaan jalan di Kampung Kekuyang  dari Dandim 0106/Aceh Tengah selaku Dansatgas TMMD kepada Bupati Aceh Tengah.

Dalam sambutannya, Bupati Shabela menyatakan sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh jajaran TNI dari Kodim 0106/Aceh Tengah sejak awal hingga akhir dengan menghasilkan bukti fisik berupa pembukaan beberapa kilometer ruas jalan di Kampung Kekuyang, Kecamatan Ketol.

"Kepada seluruh jajaran TNI yang terlibat dalam pelaksanaan TMMD ini, kami ucapkan terimakasih, berkat kegiatan TMMD ini, masyarakat kami di Kampung Kekuyang Kecamatan Ketol bisa tersenyum bahagia menikmati infrastruktur jalan yang telah dibangun melalui kegiatan ini" jelas Shabela.

Selanjutnya Shabela menambahkan bahwa yang perlu juga dijaga adalah semangat gotong royong karena kegiatan yang dilakukan bersama-sama ini adalah suatu warisan budaya yang sudah menjadi kebiasaan ditengah masyarakat. Shabela juga menambahkan bahwa program TMMD merupakan salah satu terobosan yang sangat efektif, efisien dan produktif serta sejalan dengan tekad pemerintah daerah.

"Kehadiran para prajurit TNI melalui program TMMD ini dapat memacu kreativitas dan prakarsa masyarakat kampung, dengan mengimplementasikan pemberdayaan masyarakat dalam pembangunan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat itu sendiri" imbuhnya.

Sementara itu, Kasdam IM, Hadi Basuki mengatakan bahwa kegiatan TMMD ini dilaksanakan guna membantu pemerintah daerah dalam pembangunan daerah demi memberikan kemudahan bagi masyarakat dan sebagai salah satu upaya meningkatkan perekonomian masyarakat.

"Kegiatan TMMD ini dilaksanakan untuk membantu pemerintah daerah Kabupaten Aceh Tengah, melalui kegiatan ini kami telah melakukan pembukaan jalan di Kampung Kekuyang dan semoga dengan dibukanya jalan ini dapat memudahkan akses dan meningkatkan ekonomi masyarakat" ungkap Hadi Basuki.(hamdani/ken) 

Rabu, 13 Juli 2022

 


Takengon | Bandar Meriah News - Memenuhi undangan Tim Penggerak PKK Pusat melalui surat bernomor : 154/Sekr/PKK.Pst/VII/2022 tanggal 11 Juli 2022, Ketua dan Pengurus Tim Penggerak PKK Kabupaten Aceh Tengah, mengikuti kegiatan Pelantikan Pengurus TP PKK Provinsi Aceh dan beberapa daerah lainnya secara virtual melalui zoom meeting di Aceh Tengah Command Center, Rabu (13/07/2022).

Pelantikan pengurus TP PKK Provinsi Aceh dan beberapa daerah lainnya ini dilaksanakan di Jakarta dan diikuti secara virtual oleh seluruh TP PKK Provinsi dan Kabupaten/Kota seluruh Indonesia, termasuk oleh Ketua TP PKK Kabupaten Aceh Tengah, Puan Ratna yang didampingi oleh pengurus TP PKK Aceh Tengah lainnya.

Menurut Puan, kegiatan ini penting untuk diikuti, karena terkait dengan program dan koordinasi pelaksanaan kegiatan PKK Provinsi dengan PKK Kabupaten/Kota.

Seoerti diketahui, kepengurusan TP PKK adalah berjenjang mulai dari pusat, provinsi, kabupaten/kota, kecamatan dan desa/kampung. Untuk itu dalam pelaksanaan berbagai program dan kegiatan PKK, dibutuhkan koordinasi dengan TP PKK diatasnya, karena Program PKK merupakan program nasional yang pelaksanaannya harus seragam mulai dari pusat sampai daerah.

Sampai dengan berita ini diturunkan, Puan Ratna dan oengurus TP PKK Kabuoaten Aceh Tengah lainnya, masih mengikuti acara virtual ini di Aceh Tengah Command Center. (hamdani/ken)

Kamis, 02 Juni 2022

 


Takengon | Bandar Meriah News -Bupati Aceh Tengah Drs. Shabela Abubakar resmi menutup Turnamen bola volley Musara Cup ke-27 semi open se-Kabupaten Aceh Tengah dan Kabupaten Bener Meriah, Kamis (02/06/2022) di Kampung Linung Bulen II, Kecamatan Bintang.

Bupati Shabela menyampaikan ucapan terimakasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para pemain, penonton dan suporter yang sudah menjaga ketertiban selama turnamen dilaksanakan.

"Selama dilaksanakannya turnamen ini semuanya dapat berjalan dengan aman dan terkendali, seperti yang diharapkan” ujar Shabela.

Menurutnya, dengan digelarnya turnamen seperti ini pembinaan olahraga di Kabupaten Aceh Tengah yang dilaksanakan secara berkesinambungan dapat berjalan dengan baik, semoga dapat melahirkan atlet-atlet Voli yang berprestasi di tingkat Daerah sampai Nasional.

"Semua itu tentu tidak mudah untuk meraihnya, namun dengan tekad yang kuat, sistem pembinaan terpadu, kerja keras dan komitmen bersama, harapan tersebut mudah-mudahan dapat diraih" kata Shabela.

Sebelumnya Camat Bintang Erfan Julianto menjelaskan bahwa turnamen ini adalah agenda tahunan yang diselenggarakan oleh masyarakat kampung Linung Bulen II.

"Kegiatan ini adalah agenda tahunan dari masyarakat Kampung Linung Bulen II Kecamatan Bintang dan turnamen ini dimulai sejak tahun 1992 dan seharusnya tahun ini adalah turnamen yang ke 30, berhubung ada Covid-19 dan masalah teknis lainnya maka tahun ini kita selenggarakan yang ke 27" jelas Camat Bintang.(ken)


Minggu, 03 April 2022


Redelong | Bandar Meriah News
-Bupati Aceh Tengah Drs. Shabela Abubakar menyatakan kesiapan Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah dalam penyelengaraan Pekan Tilawatil Qur'an Nasional Radio Republik Indonesia (PTQN RRI) Ke 52 tahun 2022, yang akan berlangsung di Takengon tanggal 13 - 17 April 2022 mendatang. 

Hal itu disampaiakan Shabela saat menghadiri pembukaan seleksi peserta PTQ RRI Satuan Kerja (Satker) RRI Takengon, yang berlangsung di Masjid Babussalam Redelong, Simpang Tiga, Bener Meriah,  Minggu (03/04/2022).

Seleksi qari dan qariah terbaik yang akan diutus mewakili RRI Takengon wilayah satker Aceh tersebut terdiri dari cabang perlombaan, tilawah, tausiyah dan tahfidzul Qur'an, dan akan berlangsung empat hari kedepan, dimulai dari 1 sampai dengan 4 Ramadhan 1443 Hijriah atau 3 - 6 April 2022 mendatang.

Dalam laporannya,  Kepala RRI Takengon Muhsin Zein sekaligus sebagai ketua pelaksana, menyampaikan, peserta seleksi PTQ RRI satker Takengon tahun ini diikuti oleh 71 peserta yang berasal dari tiga kabupaten di Dataran Tinggi Gayo yang merupakan cakupan wilayah kerja dari RRI Takengon,  yaitu Kabupaten Aceh Tengah, Bener Meriah, dan Gayo Lues.

"Seleksi ini diikuti oleh 71 peserta, yang terbagi atas empat cabang perlombaan, dengan rincian tilawah 21 orang peserta, tausyiah 29 orang peserta, tahfidz 20 orang dan untuk cabang khusus tartil Qur;an tunanetra sensorik dipastikan hanya diikuti oleh 1 orang perwakilan peserta putra". lapor Mukhsin.

Sementara itu, Bupati Aceh Tengah Drs. Shabela Abubakar menyampaikan, kunjungan tersebut guna memastikan kesiapan penyelengaraan PTQ RRI Nasional ke 52 tahun 2022, baik secara teknis maupun kesiapan para peserta di wilayah tengah Aceh yang akan mewakili satker RRI Takengon ke tingkat Nasional nantinya.

"Kami pastikan kita benar-benar siap, baik secara teknis maupun kesiapan peserta nya, yang mana untuk pemenang tilawah PTQ RRI Takengon ini, nantinya akan langsung mewakili satker RRI Takengon ke tingkat Nasional yang akan berlangsung di Takengon  pada 13-17 April  2022 mendatang". ungkap Shabela.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Shabela juga mengharapkan dukungan dari Bupati Bener Meriah, Abuya Tgk. H. Sarkawi dan Wakil Bupati Bener Meriah, Dailami, yang tampak hadiri pada acara pembukaan seleksi Pekan Tilawatil Qur'an satker RRI Takengon tersebut.

"Even akbar ini merupakan marwah bagi Gayo secara keseluruhan, untuk itu kami mohon dukungan dan partisipasi aktif rekan-rekan dari kabupaten Bener Meriah dan Gayo Lues untuk bersama-sama mendukung penyelenggaraan kegiatan PTQN RRI ke 52 tahun 2022 yang akan berlangsung di Aceh Tengah pada 13 hingga 17 April mendatang,". harap Shabela.

Untuk diketahui, pelaksanaan perhelatan akbar tingkat Nasional PTQ RRI ke 52 tahun 2022 di Takengon tersebut, rencananya akan dibuka langsung oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, KH Ma'ruf Amin.

Menurut rencana, PTQ Nasional RRI ini akan diikuti oleh perwakilan dari 65 Satker RRI seluruh Indonesia dengan keterlibatan kafilah peserta dan juga pendukung acara setidaknya diperkirakan berjumlah seribuan orang yang akan hadir di kota Takengon. (hamdani/ken)

Rabu, 16 Maret 2022

 




Takengon  | Bandar Meriah News -
Pusat Riset Kopi dan Kakao Aceh Universitas Syiah Kuala Banda Aceh pada tahun 2021 yang lalu telah melakukan penelitian tentang Penggunaan Bahan Agrokimia dan Pemanfaatan Limbah Rumah Tangga Pada Daerah Sentra Produksi Kopi Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah. Hasil penelitian yang merupakan kerjasama Pusat Riset Kopi dan Kakao Aceh USK dengan Fair Trade Indonesia tersebut, Rabu (16/03/2022) didiseminasikan dihadapat para pihak terkait di dua kabupaten penghasil utama kopi arabika Gayo yaitu Aceh Tenmgah dan Bener Meriah, bertempat di meeting room Hotel grand Renggali, Takengon.

Hadir dalam acara diseminasi hasil penelitian tersebut, Asisten Administrasi Umum (Asisten 3) Setdakab Aceh Tengah, Arslan Abd. Wahab, SE, MM mewakili Bupati Aceh Tengah, Asisten Administrasi Pembangunan (Asisten 2) Setdakab. Bener Meriah, Drh Sofyan mewakili Bupati Bener Meriah. Selain itu juga hadir perwakilan dari Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh, Dinas Pertanian Aceh Tengah dan bener Meriah, Dinas Perkebunan Aceh Tengah, Masyarakat Perlindungan Kopi Gayo (MKPG), perwakilan koperasi eksportir kopi Gayo dan para pemerhati kopi Gayo.

Asisten 3 Setdakab Aceh Tengah, Arslan Abd. Wahab dalam sambutannya ketika membuka diseminasi ini, menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah sangat mengapresiasi dilakukannya penelitian ini, karena ini menyangkut keberlangsungan kopi Gayo yang selama ini menjadi penyangga utama perekonomian masyarakat di daerahnya.

"Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah sangat mengapresiasi penelitian yang telah dilakukan oleh Pusat Riset Kopi dan Kakao Aceh ini, hasil penelitian ini sangat penting untuk keberlangsungan kopi Gayo yang kita ketahui telah berperan sebagai penyangga utama perekonomian masyarakat kita" ungkap Arslan.

Arslan menambahkan, pengalaman burut beberapa tahun lalu dimana kopi Gayo pernah ditolak oleh buyer Uni Eropa karena ditengarai mengandung gliphosate melebihi ambang batas keamanan pangan, harus menjadi pelajaran berharga agar tidak terulang pada masa yang akan datang.

Untuk itu Arslan berjanji, pihaknya  akan menindak lanjuti hasil penelitian ini dengan menyiapkan regulasi daerah untuk menjaga eksistensi kopi Gayo di Kabupaten Aceh Tengah, karena menurutnya 90 persen produksi kopi Gayo adalah untuk mengisi pangsa pasar eskpor, jika ekspor terkendala, tentu pemasaran kopi gayo juga akan terhambat, dan itu akan merugikan petani.

"Penelitan apapun tidak akan berarti apa-apa jika tidak ditindak lanjuti oleh pemangku kebijakan, oleh karena ini kami berjanji akan melanjuti hasil penelitian ini melalui regulasi yang bertujuan untuk melindungi petani kopi Gayo" lanjutnya.

Sementara itu Kepala Pusat Riset Kopi dan Kakao Aceh USK, Prof. Dr. Ir. Abubakar Karim, M Sc, dalam paparannya menyampaikan bahwa penelitian yang dilakukan oleh pihaknya mengambil sampel responden petani konvensional dan petani anggota koperasi yang telah terafiliasi dengan Fair Tarde Indonesia dengan menitik beratkan pada penggunaan agrokimia dan pemanfaatan limbah rumah tangga dalam budidaya kopi arabika Gayo di dua kabupaten penghasail utama kopi arabika Gayo.

Abubakar Karim menyampaikan, bahwa berdasarkan hasil penelitian ini, penggunaan agrokimia (bahan kimia untuk pertanian) berupa pupuk maupun perstisida kimia pada petani konvensional yang belum masuk sebagai anggota koperasi Fair Trade, masih sangat dominan, yaitu mencapai lebih dari 70 persen, terutama pada penggunaan herbisida (pembasmi gulma), sementara pada petani anggota koperasi Fair Trade, penggunaannya sudah tidak signifikan karena sudah mengarah kepada budidaya kopi organik sebagai syarat utama untuk masuk ke Fair Trade.

"Petani konvensinal baik di Bener Meriah maupun Aceh Tengah, menurut hasil penelitian ini, masih menggunakan bahan kimia aktif secara masif dalam budidaya kopi, terutama dalam penggunaan herbisida untuk mengendalikan gulma, kondisi ini tentu sangat mengkhawatirkan, karena bisa mengancam keberlangsungan ekspor kopi Gayo" papar Abubakar.

Lebih lanjut Abubakar Karim meminta kepada semua pihak, terutama para penyuluh pertanian untuk turut bereperan aktif memberikan kesadaran kepada petani akan bahaya penggunaan bahan kimia secara terus menerus dalam budidaya kopi serta mendorong untuk pengembangan budidaya kopi secara organik. Sementara kepada para pemangku kebijakan, Abubakar meinta akan dapat segera menerbitkan regulasi-regulasi yang dapat mengatur penggunaan bahan kimia dalam budidaya kopi ini.

"Negara-negara buyer, utamanya di Uni Eropa sudah menerapkan syarat keamanan pangan (food scurity) yang semakin ketat, kita sebagai produsen dan eksportir utama kopi arabika kenagar tersebut, juga harus mematuhi aturan tersebut supaya ekspor kita tidak terkendala, untuk itu mari kita bersama menggugah kesadaran petani akan bahaya agrokimia jika digunakan secara berlebihan dan terus menerus, kita juga harus mendorong petani agar kembali menerapkan pola budidaya kopi organik, dan kepada pemerintah daerah dimohon agar segera menyiapkan regulasi yang terkait dengan hal tersebut" harapnya.

Regulasi yang dimaksudkan adalah berupa Qanun Perlindungan Kopi maupu peraturan kepala daerah yang mengatur penggunaan material kimia dalam budidaya kopi Gayo. Untuk itu, Profesor Abubakar menyatakan pihaknya siap melakukan pendampingan ketika pemerintah daerah akan menyusun regulasi tersebut. (hamdani/ken) 

Senin, 14 Maret 2022

 


Takengon| | Bandar Meriah News - Didampingi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Tengah, Subhandhy AP, M Si dan Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Zulfan Diara, Senin malam (14/03/2022), Plt. Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga, Dr. Jonni Mardizal, MM resmi melaunching sekaligus meresmikan logo/icon event balap sepeda internasional bertajuk Tour de Lut Tawar, yang akan digelar di Takengon pada bulan September 2022 yang akan datang..

Dalam kesempatan itu, Jonni menyampaikan event ini harus menampilkan hal menarik yang berbeda dengan event-event serupa yang pernag digelar di daerah-daerah lainnya sebelumnya.

“Kondisi track di sekeliling Danau Laut Tawar ini, unik, spesifik dan menantang, demikian juga dengan panorama alam dan budayanya, untuk itu tampilkan hal yang berbeda pada kegiatan Tour de Lut Tawar nantinya, jadikan kegiatan ini beda dari kegiatan bersepeda yang pernah ada” ungkap Jonni.

Jonni juga menyampaikan harapannya kepada panitia dan masyarakat, dimana pada tempat pemberhentian para peserta nantinya dapat menyuguhkan produk unggulan daerah serta makanan (kuliner) khas spesifik daerah.

Sementara itu, Sekda Aceh Tengah, Subhandhy, AP, M Si melaporkan, event ini merupakan ajang yang ditunggu-tunggu masyarakat Aceh Tengah sejak lama. Dia menyebutkan dengan adanya event ini akan memberikan multiplayer effect dan daya ungkit terhadap arus kunjungan ke kabupaten berhawa sejuk itu.

Lebih lanjut Subhandhy juga menyampaikan harapan kepada Kemenpora agar dalam pelaksanaan PON Aceh-Sumut 2024 mendatang dapat membuat wajah Aceh Tengah menjadi lebih baik dengan olahraga.

Launching Tour de Lut Tawar yang digelar di salah satu hotel di Takengon ini, juga turut dihadiri anggota DPR RI, Hj. Illiza Sa’aduddin Dajmal dan Rafli Kande, Kapolres Aceh Tengah, AKBP Nurochman Nulhakim dan puluhan undangan lainnya.

Sebagaimana diketahui, event balap sepeda Tour de Lut Tawar direncanakan akan dilaksanakan pada bulan September 2022 mendatang bertepatan dengan peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas), dengan mengundang pebalap sepeda dari luar daerah dan mancanegara. (hamdani/ken)

Kamis, 17 Februari 2022

 


Takengon | Bandar Meriah News -Ketua DPRK dan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tengah, sepakat memakai Jembolang (penutup kepala khas Gayo) serta atribut kerawang Gayo, saat memimpin sidang di Aula Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten setempat, pada Kamis (17/02/2022).

Melalui Karya Bakti Babinsa bersama warga turun ke Jalan bergotong royong .Bupati Aceh Tengah  terima kunjungan Wabup Aceh Besar.Dandim Sosialisasikan Program BT- PKLWN Kepada Danramil Dan Babinsa Jajarannya

Rapat Paripurna yang dibuka langsung oleh Ketua DPRK Arwin Mega, turut dihadiri Kapolres Aceh Tengah, Dandim 0106, mewakili Kajari Aceh Tengah, Wakil Ketua Pengadilan Negeri Aceh Tengah, Ketua MPU, Para Staf Ahli Bupati, Asisten Sekda, serta para Kepala OPD dan Camat juga tokoh agama, adat, masyarakat, pendidikan dan organisasi kepemudaan di Kabupaten Aceh Tengah.Pada HUT Kota Takengon ini adalah momen yang tepat untuk menampilkan pakaian adat serta hasil kerajinan tangan ciri khas suku Gayo, kegiatan ini adalah merupakan agenda rutin setiap tahunnya, semenjak hari jadi Kota Takengon yang ke-445, terhitung sejak tahun 1577-2022.

Ketua DPRK Aceh Tengah, Arwin Mega, didampuk sebagai pimpinan sidang, didampingi Wakil Ketua I, Edi Kurniawan dan Wakil Ketua II, Ansari.

Kata Arwin Mega, peringatan hari jadi Kota Takengon setiap tahun diperingati dengan agenda sakral, meski dalam kondisi tengah diterpa pandemi Covid-19.

Namun, untuk tahun ke lima ia menjabat sebagai “ulu rintah” di kabupaten berhawa sejuk itu tidak dilakukan munirin reje, lantaran ada sesuatu dan lain hal.

Bahkan, pertanggungjawaban raja kepada rakyat secara adat pun turut dilakukan berbarengan dengan paripurna di DPRK setempat.

Kemeriahan HUT Kota Takengon akan dilakukan beragam kegiatan, mulai dari pacuan kuda yang digelar sederhana, pawai budaya, tari guel 445 penari, bahkan bendera Reje Linge akan dikibarkan.

Dalam momentum itu, Shabela berharap Takengon lebih maju dalam segala bidang, baik itu ekonomi dan pembangunan.

Segala pesta rakyat yang dilakukan dalam memeriahkan HUT Takengon, kata Shabela digelar terbatas, harus mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes).Ia juga menyinggung, di tahun terakhir kepemimpinan Shabela-Firdaus, persentase 80 persen visi dan misi sudah ter-cover. Namun ia menyebut pembangunan dan kebutuhan utama dimulai dari pinggir.Kita mulai dari pinggir, perlahan kita juga membenahi kota. Semua kebutuhan dasar di pinggir sudah kita benahi,” ungkap Shabela sembari menyinggung tahun 2024 akan mewarnai kursi bupati.(ken)




Sabtu, 31 Juli 2021

 


Takengon | Bandar Meriah News -
Reje Kampung Merah Muyang Kecamatan atu Lintang Kabupaten Aceh Tengah Ramadan Syah diduga tilap Dana Desa puluhan juta rupiah hal ini disampaikan oleh nara sumber beberapa Masyarakat Kampung Merah Muyang Kecamatan atu Lintang diantaranya "Y" beserta kawan2 yang sebagian tidak mau disebut namanya. 

Menyapaikan kepada Media ini bahwa Reje Kampung Merah Muyang RAMADANSYAH Kecamatan atu Lintang diduga telah mengelapkan  Angaran Dana Desa tahun angaran 2020  yang dimaksud antara lain . 

Pemasangan  WIFI  pengadaan barang yang dimaksud sudah diangarkan pada tahun 2020, barang nyapun sudah di pasang kenapa di tahun 2021 diangarkan kembali barang yang sudah ada pada tahun sebelumnya berikutnya PAJAK dana desa tahun 2020 sebesar  lebih kurang Rp 56.000.000.- (lima puluh enam juta rupiah) .

Sampai dengan saat ini belum dibayar oleh Reje Kampung   tersebut papar " y ".

Bahkan banyak lagi kegiatan yang bersumber dari Dana Desa Merah Muyang ini dikerjakan atas ke bijakan Reje itu sendiri . 

Kami mewakili Masyarakat Merah Muyang Kecamatan atu Lintang , ujar " y"  memohon kepada bapak  1. Insfektorat  Aceh Tengah 2.Bapak Kapolres Aceh Tengah .3 Bapak Kejaksaan Aceh Tengah.

 Untuk menindak Reje Kampung Merah Muyang yang telah melakukan Koropsi Dana Desa tahun 2020.

Berselang beberapa hari kemudian kami dari Media Koran Suara Nasional dan Media Bandar Meriah News Com mengundang Bapak Reje Kampung Merah Muyang Kecamatan atau Lintang Bapak  RAMADAN SYAH pada hari Sabtu(31/07/2021) mengkompirmasi terkait berita diduga penggelapan Dana Desa tahun 2020 silam kepada Beliau , secara terus terang Reje Kampung Merah Muyang Ramadan Syah mengakui segala tuduhan Masyarakat kepada dirinya itu memang benar adanya cuman imbuhnya nanti kalau uang saya sudah ada  saya bayar itu.(hamdani dan tim)

Rabu, 17 Februari 2021

 


Medan | Bandar Meriah News -
 Kepala Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan Kompol Oloan Siahaan Sik, MH. Melaksanakan kegiatan bakti sosial memberikan sembago kepada anak-anak yang tergabung dalam Komunitas “Kebaktian Anak-Anak Yededhyadi yang berada di Jalan Perjuangan Medan, Rabu( 17/02/2021).

Kegiatan tersebut dipimpin Kasat Narkoba Polrestabes Medan Kompol Oloan Siahaan SIK, MH bersama Wakasat Narkoba Kompol Doly Nainggolan,SH ,Kanit Idik I AKP Simamora ,Kanit Idik II Iptu Arjuna BangunSH ,Kanit Idik III Iptu Irwanta Sembiring,SH,MH , Panit Idik Iptu Syahril Sebayang, SH. Beserta Personil Sat Narkoba Polrestabes Medan.

Kegiatan bakti sosial ini dilakukan sebagai bentuk rasa kepedulian terhadap anak-anak yang tergabung dalam komunitas “Kebaktian Anak-anak Yadedhya” beralamat di Jalan Perjuangan Gang Sehati No 32 Kecamatan Medan Perjuangan Kota Medan terlebih saat ini kita menghadapi masa pandemic covid 19 dengan menjaga Protokol Kesehatan. 

Kegiatan ini berjalan dengan khimat dan baik, dimana kegiatan ini dilakukan yakni Kebaktian, memberikan bantuan sembako dan Doa Syafaat. Kegiatan tersebut berjalan kondusif dan diakhiri dengan doa bersama,” tutup Kasat Narkoba Polrestabes Medan. (torong/panji)

Kamis, 02 Mei 2019

Takengon | BMN - Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) dirangkai dengan peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-XXIII di Kabupaten Aceh Tengah tahun 2019. Wabup Aceh Tengah, H Firdaus SKM menjadi inspektur upacara.

Firdaus mengenakan pakaian jas berwarna hitam saat memimpin upacara di halaman Setdakab Aceh Tengah, Jalan Yos Sudarso Takengon, Kamis (02-05-2019).Wabup juga memimpin pembacaan Pancasila yang diikuti oleh seluruh peserta upacara.

Wabup Firdaus membacakan pidato tertulis Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Republik Indonesia, Muhadjir Effendy.Firdaus menyampaikan perhatian pemerintah saat ini mulai bergeser dari pembangunan infrastruktur ke pembangunan sumber daya manusia (SDM).

“Disini kekuatan sektor pendidikan dan kebudayaan menemukan urgensinya, karena itu tema hari pendidikan nasional tahun 2019 adalah menguatkan pendidikan, memajukan kebudayaan,” ujar Firdaus mengutip sambutan Mendikbud.

Tema tersebut mencerminkan pesan penting Ki Hajar Dewantara, terkait hubungan erat pendidikan dan kebudayaan untuk menciptakan ekosistem pendidikan dalam rangka hadirnya SDM yang berkualitas.Disampaikan pembangunan SDM menekankan dua penguatan, yaitu pendidikan karakter dan penyiapan generasi terdidik, terampil dan cakap dalam memasuki dunia kerja.

“Melalui momentum hari pendidikan nasional yang kita laksanakan hari ini, mari kita fokuskan segenap potensi untuk menciptakan SDM yang berkarakter, memiliki keterampilan dan kecakapan yang tinggi. Sehingga mampu menjawab tantangan yang semakin kompetitif,” papar  Firdaus.

Untuk melahirkan semua itu dibutuhkan profesionalitas kinerja segenap pemangku kepentingan dalam dunia pendidikan di tingkat pusat dan daerah.
Sementara peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-XXIII yang dilaksanakan bersamaan, Firdaus membacakan amanat Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo. (rel/hamdani)




Diberdayakan oleh Blogger.