Rabu, 29 April 2026

 


Medan| Bandar Meriah News 
- Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Utara berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 22 kilogram yang diduga merupakan bagian dari jaringan internasional Malaysia–Aceh. Dalam pengungkapan tersebut, seorang kurir lintas provinsi berinisial M, warga Lhokseumawe, Aceh, berhasil diamankan petugas.


Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut, Andy Arisandi, menjelaskan bahwa tersangka ditangkap pada Minggu (26/4) di area parkir sebuah pusat perbelanjaan di Jalan Gatot Subroto, Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan. Penangkapan dilakukan setelah petugas melakukan serangkaian penyelidikan terhadap pergerakan pelaku yang mencurigakan.


“Tersangka berperan sebagai kurir lintas provinsi. Barang ini berasal dari Malaysia, masuk melalui Aceh, dengan tujuan akhir pengiriman ke Tangerang,” ujar Andy dalam konferensi pers di Mapolda Sumut, Rabu (29/04/2026).


Dalam pengungkapan itu, polisi turut mengamankan barang bukti berupa 22 bungkus sabu yang disembunyikan secara rapi di dalam tangki bahan bakar minyak (BBM) sebuah mobil double cabin. Modus tersebut dilakukan dengan cara memodifikasi tangki kendaraan menjadi tiga kompartemen tersembunyi.


Menurut Andy, dua kompartemen digunakan untuk menyimpan sabu, sementara satu bagian lainnya tetap difungsikan sebagai tangki BBM agar kendaraan tetap dapat beroperasi normal. “Modifikasi ini membuat kapasitas BBM berkurang, sehingga tersangka harus beberapa kali mengisi bahan bakar dalam perjalanan dari Aceh ke Medan,” jelasnya.


Ia menambahkan, dari hasil pemeriksaan sementara, tersangka M mengaku telah empat kali melakukan pengiriman sabu dengan modus serupa. Untuk menghindari kecurigaan, pelaku memanfaatkan area parkir mal sebagai lokasi transit sebelum barang diserahkan kepada pihak lain.


“Pelaku memarkirkan kendaraan di mal agar terlihat seperti aktivitas biasa. Selanjutnya, ia menunggu instruksi dari jaringan di atasnya terkait proses penyerahan,” ungkap Andy.


Dalam kesempatan yang sama, Kepala Bidang Humas Polda Sumut, Ferry Walintukan, menyampaikan bahwa pihak kepolisian masih terus mengembangkan kasus ini guna mengungkap jaringan yang lebih luas, termasuk memburu pelaku lain yang telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).


Saat ini, tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Mapolda Sumut untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi menegaskan komitmennya untuk terus memberantas peredaran narkoba, khususnya yang melibatkan jaringan lintas negara.(panji)

 


Medan | Bandar Meriah News 
- Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran gelap narkotika dengan mengungkap tiga kasus besar dalam satu rangkaian operasi, Minggu (26/4/2026). 


Dari pengungkapan tersebut, polisi berhasil menyita puluhan kilogram sabu serta ratusan kilogram ganja dari berbagai jaringan, termasuk jaringan internasional.


Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, didampingi Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut, Kombes Pol Andy Arisandi, menegaskan bahwa capaian ini merupakan bentuk keseriusan Polri dalam melindungi masyarakat dari ancaman narkoba yang semakin kompleks.


"Dari total pengungkapan ini, kami mengestimasi telah menyelamatkan sekitar 813.000 jiwa masyarakat. Ini adalah hasil kerja keras personel di lapangan serta dukungan penuh dari masyarakat dan rekan-rekan media," ujar Kombes Pol Ferry Walintukan saat paparan di Mapolda Sumut, Rabu (29/04/2026).


Kasus pertama yang cukup menyita perhatian terjadi di wilayah Medan Sunggal. Dalam pengungkapan ini, petugas mengamankan seorang kurir lintas provinsi berinisial M asal Lhokseumawe, Aceh, dengan barang bukti 22 kilogram sabu.


"Tersangka menyembunyikan sabu yang dikemas dalam bungkus teh Cina hijau di dalam tangki BBM mobil Mitsubishi Triton yang telah dimodifikasi," ucap Kombes Pol Andy Arisandi.


Lebih lanjut dijelaskan, tersangka memodifikasi tangki bahan bakar menjadi tiga bagian, dengan sisi kanan dan kiri digunakan untuk menyimpan sabu, sementara bagian tengah tetap difungsikan untuk BBM guna menghindari kecurigaan.


"Untuk mengelabui petugas, kendaraan diparkirkan di sebuah mall agar terlihat seperti aktivitas warga biasa," jelasnya.


"Diketahui, tersangka sudah empat kali melancarkan aksi serupa dengan tujuan akhir Tangerang dan Palembang," sambung Kombes Pol Andy Arisandi.


Sementara itu, pada kasus kedua, petugas menangkap seorang sopir travel berinisial MA di Jalan Lintas Siantar–Parapat. Ia kedapatan membawa 151 kilogram ganja asal Mandailing Natal yang hendak dikirim ke Medan menggunakan mobil Innova Reborn.


"Berdasarkan pemeriksaan, MA mengaku ini adalah aksi ketiganya setelah sebelumnya berhasil meloloskan masing-masing 90 kg ganja," terangnya.


Pengungkapan ketiga merupakan hasil pengembangan jaringan internasional di wilayah Rokan Hilir, Riau. Dalam operasi ini, polisi meringkus tiga tersangka berinisial S, R, dan IR dengan barang bukti 50 kilogram sabu.


Jaringan tersebut diketahui menggunakan modus transaksi antar kapal di tengah laut (ship to ship) yang berasal dari Malaysia.


"Barang haram ini awalnya direncanakan mendarat di Labuhanbatu, namun karena mereka mencium pergerakan petugas, lokasi pemindahan digeser ke Rokan Hilir sebelum akhirnya kami sergap," tambah Kombes Andy.


Para tersangka yang berprofesi sebagai kuli bangunan dan sopir travel itu rencananya akan membawa sabu tersebut ke Medan dan Padang untuk diedarkan.


Meski sejumlah pelaku telah diamankan, Polda Sumut menegaskan bahwa pengembangan kasus masih terus dilakukan. Saat ini, aparat tengah memburu satu orang yang telah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) dan diduga sebagai pengendali utama jaringan tersebut.


Polda Sumut juga berharap upaya pemberantasan narkotika di wilayah Sumatera Utara dapat terus ditingkatkan hingga mencapai target bebas narkoba (zero narcotics). Masyarakat diimbau untuk tidak ragu melaporkan setiap informasi terkait penyalahgunaan narkoba di lingkungan masing-masing.(panji)



Medan | Bandar Meriah News
- Pertemuan Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution dengan Anggota DPR RI Fraksi NasDem Prananda Surya Paloh  menjadi perhatian publik setelah narasi dukungan politik dari Partai NasDem mencuat ke ruang media. 


“Pertemuan yang dikemas dalam agenda makan malam tersebut dapat dibaca sebagai bagian dari dinamika konsolidasi elite politik nasional di 2026, “ kata Pengamat Komunikasi dari UIN Sumatera Utara Medan, Dr. Fakhrur Rozi, M.I.Kom, Rabu (29/04/2026).


Peminat kajian komunikasi digital ini melihat narasi yang dibangun di media massa khususnya dalam unggahan dua tokoh itu di media sosial. Terlihat strategi komunikasi politik yang sedikit berbeda antara Bobby Nasution dan Prananda Surya Paloh.


Prananda melalui akun Instagram pribadinya menekankan aspek kelembagaan dan sinergi politik. Dalam unggahannya, ia menyampaikan terima kasih kepada Bobby Nasution atas jamuan hangat dan kebersamaan dalam silaturahmi tersebut.


“Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat silaturahmi, membangun komunikasi yang konstruktif, serta mempererat sinergi antara Partai NasDem dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara,” demikian narasi yang ditulis dalam unggahan tersebut.


Narasi serupa turut diunggah akun resmi Partai NasDem, @official_nasdem. Kehadiran akun resmi partai dalam distribusi pesan itu menunjukkan bahwa pertemuan tersebut tidak semata diposisikan sebagai agenda personal, melainkan memiliki nilai komunikasi politik kelembagaan.


“Penggunaan istilah seperti sinergi, komunikasi konstruktif, dan penyebutan langsung Partai NasDem serta Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menunjukkan itu. Bahasa yang digunakan Prananda sangat institusional. Ini bukan sekadar unggahan silaturahmi personal, tetapi pesan politik bahwa hubungan NasDem dengan Bobby dan Pemprov Sumut berada dalam tone positif,” ujarnya.


Akun instagram dari elite politik saat ini bekerja sebagai ruang sinyal-sinyal politik. Pesan politik tidak selalu disampaikan lewat konferensi pers, tetapi melalui caption, visual, dan siapa yang ikut mengunggah.


Sementara, Bobby Nasution justru memilih pendekatan yang lebih personal dan cair. Dalam unggahannya, Bobby menulis, “Terimakasih sudah berkunjung, Abang Prananda Surya Paloh. Semoga silaturahmi ini tetap terjaga dan terus berjalan baik.”


Dr. Rozi menilai pilihan diksi Bobby memperlihatkan strategi komunikasi yang lebih fleksibel secara politik. “Bobby tidak membawa narasi institusi atau koalisi politik secara eksplisit. Ia menggunakan pendekatan relasional dan kekeluargaan. Ini penting untuk menjaga ruang komunikasi tetap terbuka tanpa terlihat terlalu politis,” ujarnya.

Hal lain yang turut menjadi perhatian adalah absennya dokumentasi pertemuan tersebut di akun resmi Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, yakni @pemprovsumut dan @infosumut yang dikelola Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut.


“Kalau diunggah akun resmi pemerintah, maknanya bisa bergeser menjadi komunikasi institusional negara dengan partai politik. Dengan tidak diunggah, ruang tafsirnya tetap berada pada level hubungan personal dan komunikasi politik informal,” katanya.


Dr. Rozi menilai, dalam era politik digital saat ini, keputusan untuk mengunggah atau tidak mengunggah sebuah pertemuan sama pentingnya dengan isi pertemuan itu sendiri. “Politik hari ini bukan hanya soal apa yang dilakukan elite, tetapi bagaimana aktivitas itu dikurasi di media sosial. Instagram telah menjadi panggung baru komunikasi kekuasaan,” ujarnya.

Situasi Politik Nasional


Lebih jauh, Dr. Rozi menilai pertemuan itu dapat dibaca sebagai upaya membangun ruang komunikasi lintas poros politik.  Pertemuan elite sering kali lebih penting daripada isi pertemuannya sendiri. “Artinya, publik membaca pesan politik dari siapa bertemu siapa,” ujarnya.


Menurut dia, pertemuan Bobby dan Prananda memperlihatkan adanya proses rekonsolidasi elite. Dia menilai Bobby Nasution saat ini dipersepsikan bukan semata sebagai kepala daerah, tetapi mulai masuk dalam radar politik nasional.  Narasi dukungan dari Prananda kata Rozi, dapat diklaim sebagai bentuk endorsement atau legitimasi simbolik terhadap posisi politik Bobby di masa depan.


“Walaupun belum bicara kontestasi 2029 secara terbuka, elite biasanya mulai membangun positioning jauh lebih awal. Pertemuan seperti ini penting untuk membaca arah komunikasi dan kemungkinan konfigurasi politik ke depan,” katanya.(torong)


 

Samosir| Bandar Meriah News- Bupati Samosir Vandiko T. Gultom bersama Dandim 0210/TU Ronald Tampubolon meresmikan pembangunan 30 sumur bor bantuan Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal Maruli Simanjuntak di Desa Pardomuan Nauli, Kecamatan Pangururan.

 

Program ini merupakan jawaban atas kelangkaan air bersih yang selama ini dialami masyarakat, Rabu (29/04/2026)


Bantuan ini didapatkan melalui upaya lobi dan kerja sama strategis dengan pemerintah pusat, termasuk dukungan dari Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan. 


Dari total 50 titik di wilayah Kodim, 30 titik dialokasikan khusus untuk Samosir dengan target penyelesaian dalam waktu dua bulan.

 

Bupati Vandiko menegaskan bahwa meski keterbatasan anggaran, pembangunan tetap bisa berjalan maksimal melalui sinergi lintas sektor. 


Dengan adanya 30 sumur bor ini, ditambah 4 titik lainnya dari sumber anggaran berbeda, total akan ada 34 titik sumber air baru yang siap melayani kebutuhan dasar masyarakat.

 

Dandim Ronald Tampubolon memastikan TNI akan bekerja maksimal, sementara masyarakat menyambut baik program ini sebagai berkah yang sangat dinantikan demi meningkatkan kualitas hidup mereka.(Indra Sinurat)

  



Medan| Bandar Meriah News
 -  Senin (27/04/2026), personel Satuan Brimob Polda Sumatera Utara kembali menunjukkan kesigapan dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat. Saat melaksanakan patroli Blue Light di kawasan Jalan William Iskandar, tepatnya di depan Sport Center Pancing, petugas mendapati adanya kerumunan warga yang menyebabkan kemacetan arus lalu lintas.


Mengetahui situasi tersebut, personel patroli segera menghampiri lokasi dan menemukan telah terjadi kecelakaan lalu lintas. Tanpa menunda waktu, petugas langsung berkoordinasi dengan Polrestabes Medan guna melaporkan kejadian serta menerima arahan penanganan lebih lanjut.


Atas arahan yang diberikan, personel Satuan Brimob Polda Sumut dengan sigap mengevakuasi korban kecelakaan menuju Rumah Sakit Haji Medan agar segera mendapatkan penanganan medis. Tindakan cepat dan responsif ini turut membantu mengurai kemacetan serta memastikan situasi di lokasi tetap aman dan terkendali.


Kegiatan patroli tersebut dipimpin oleh Bintara Kompi 4 Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Sumut, AIPTU Bonar Tampubolon, yang bertugas sebagai Komandan Regu Patroli.


Komandan Satuan Brimob Polda Sumut, Kombes Pol. Rantau Isnur Eka, S.I.K., M.M., M.H., M.Han., menegaskan kepada seluruh personel agar selalu mengedepankan keselamatan serta kepentingan masyarakat dalam setiap pelaksanaan tugas.


Melalui kehadiran aktif di lapangan, Satuan Brimob Polda Sumut terus berkomitmen memberikan rasa aman serta pelayanan cepat dan tepat bagi masyarakat, khususnya dalam menghadapi situasi darurat di wilayah hukum Sumatera Utara.(panji)

 


Medan |Bandar Meriah News - Dalam rangka menciptakan situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif, Satuan Brimob Polda Sumatera Utara melaksanakan Patroli Blue Light secara intensif di sejumlah titik strategis wilayah Kota Medan pada Senin malam (28/04/2026) hingga Selasa dini hari (29/04/2026).


Kegiatan yang dimulai pukul 21.00 WIB hingga 03.00 WIB tersebut menyasar berbagai kawasan rawan gangguan keamanan, meliputi Simpang Tiga Metrologi, Pintu Tol Tanjung Mulia, Simpang Lapangan Gajah Mada, Pajak Aksara, serta kawasan Sport Centre. Kehadiran patroli bersenjata lengkap dengan lampu rotator biru ini menjadi langkah preventif dalam menekan potensi kejahatan jalanan, aksi begal, balap liar, geng motor, serta berbagai bentuk kriminalitas yang meresahkan masyarakat pada malam hari.


Komandan Satuan Brimob Polda Sumut, Kombes Pol. Rantau Isnur Eka, S.I.K., M.M., M.H., M.Han., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen penuh Brimob dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan rasa aman kepada masyarakat.


“Patroli Blue Light dilaksanakan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan, menekan aksi kriminalitas, serta memastikan kehadiran negara melalui Brimob benar-benar dirasakan masyarakat, khususnya dalam mencegah begal dan kejahatan jalanan di Kota Medan,” tegas beliau.


Melalui patroli rutin yang terarah dan berkesinambungan ini, Satuan Brimob Polda Sumut terus memperkuat stabilitas keamanan wilayah serta menunjukkan kesiapsiagaan tinggi dalam menjaga masyarakat dari berbagai ancaman kamtibmas. Dengan kehadiran Brimob di tengah masyarakat, diharapkan tercipta rasa aman yang semakin kuat sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan nyaman tanpa rasa khawatir. Satuan Brimob Polda Sumut akan terus hadir sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kondusifitas wilayah Sumatera Utara.(panji)

Selasa, 28 April 2026

 


 

Samosir |Bandar Meriah News - Wakil Bupati Samosir, Ariston Tua Sidauruk, menghadiri acara Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026.

 

Dalam acara yang dibuka langsung oleh Mendagri Muhammad Tito Karnavian ini, ditekankan pentingnya kompetisi sehat antar daerah untuk mendorong peningkatan kinerja. 


Tito menegaskan agar pemimpin daerah mampu bergerak cepat berbasis data dalam mengendalikan inflasi, menurunkan angka pengangguran, kemiskinan, dan stunting melalui sinergi serta inovasi.l, Selasa (28/04/2026)

 

Sementara itu, Wabup Ariston menyatakan bahwa keikutsertaan Samosir dalam kegiatan ini menjadi ruang belajar dan motivasi untuk terus berinovasi. 


Ia berkomitmen memperkuat kolaborasi dengan pusat dan daerah lain demi mewujudkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan, khususnya dalam penanganan isu-isu strategis daerah.(Indra Sinurat)

 


Medan| Bandar Meriah News - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas menerima langsung rekomendasi DPRD Kota Medan terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025.

Laporan tersebut diserahkan oleh Ketua DPRD Kota Medan, Wong Chun Sen Tarigan melalui sidang Paripurna yang berlangsung di gedung DPRD Kota Medan, Selasa (28/04/2026).

Dihadapan anggota dewan yang hadir, Rico Waas menyampaikan apresiasi mendalam kepada Panitia Khusus (Pansus) dan seluruh jajaran perangkat daerah yang telah bekerja keras menuntaskan pembahasan dokumen LKPJ ini.

Dirinya mengakui, proses pembahasan LKPJ diwarnai dengan dinamika yang konstruktif. Namun baginya, hal tersebut adalah bukti nyata komitmen dan sinergi antara Pemko Medan dan DPRD dalam mengawal transparansi dan akuntabilitas.

"Dinamika dalam pembahasan harus kita maknai sebagai bentuk sinergi untuk perbaikan ke depan. Rekomendasi berupa catatan strategis, saran, dan koreksi ini akan menjadi bahan evaluasi sekaligus pedoman kami untuk meningkatkan kinerja pemerintahan kedepan," kata Rico Waas yang hadir didampingi Sekda Kota Medan, Wiriya Alrahman.

Secara garis besar, Rico Waas menggarisbawahi dua hal utama dalam penetapan Keputusan DPRD Kota Medan, pertama yakni sebagai bahan evaluasi strategis. Catatan dari anggota dewan mencakup urusan desentralisasi, tugas pembantuan, hingga tugas umum pemerintahan akan diintegrasikan ke dalam kebijakan mendatang.

Lalu kedua, penetapan rekomendasi ini, bilang Rico Waas lagi, semakin mempertegas hubungan kemitraan yang erat demi mencapai kualitas tata kelola pemerintahan yang lebih bersih dan efisien.

"Dengan semangat kebersamaan dan komitmen kuat, kami optimis mampu mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat,"ujar Rico Waas.

Terakhir, Rico Waas kembali menyampaikan ucapan terimakasih kepada anggota DPRD Kota Medan yang senantiasa mendukung program dan kebijakan Pemko Medan.

"dukungan ini semakin memotivasi kami dalam memberikan pelayanan terbaik untuk menjawab permasalahan-permasalahan pembangunan kota yang ada di tengah-tengah masyarakat,"tutupnya.(fit)

  


Belawan | Bandar Meriah  News  
- Respon cepat ditunjukkan oleh Sat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan bersama Polsek Belawan dalam mengungkap kasus penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Dalam waktu kurang dari 4 jam sejak kejadian, pelaku berhasil diamankan pada Senin (27/04/2026) malam.

Tersangka yang berhasil ditangkap yakni MS (17), warga Kelurahan Belawan I. Dari tangan pelaku, petugas turut mengamankan barang bukti berupa 1 unit sepeda motor serta pakaian yang digunakan saat melakukan aksi penganiayaan.

Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Rosef Efendi, SIK., MH., CPHR., melalui Kasat Reskrim AKP Agus Purnomo, SH., MH., menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada Senin (27/04/2026) sekitar pukul 19.30 WIB di Jalan KL. Yos Sudarso, tepatnya di depan Gereja GBKP, Kelurahan Belawan Bahari, Kecamatan Medan Belawan.

“Awal kejadian, korban bersama saksi masing-masing mengendarai sepeda motor keluar dari Pajak Baru dan melintas di lokasi kejadian. Pada saat bersamaan, tersangka bersama rekannya juga melintas, lalu secara tiba-tiba tersangka menendang sepeda motor korban hingga terjatuh,” ujar AKP Agus Purnomo.

Akibat kejadian tersebut, korban MFR terjatuh dan mengalami luka serius.

“Saksi sempat mengejar pelaku yang melarikan diri ke arah Kota Belawan, namun tidak berhasil. Saat kembali ke lokasi, saksi melihat korban sudah terkapar dengan kondisi mengeluarkan darah dari telinga dan bagian belakang kepala,” jelasnya.

Korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit PHC Belawan untuk mendapatkan pertolongan medis, namun nyawa korban tidak dapat diselamatkan.

“Mendapatkan informasi kejadian tersebut, tim gabungan Sat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan dan Polsek Belawan langsung melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku,” tambahnya.

Dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim AKP Agus Purnomo, SH., MH., bersama Kasat Narkoba AKP A.R. Riza, tim berhasil memperoleh informasi keberadaan pelaku.

“Pelaku diketahui berada di rumah mertuanya di Kampung Nelayan Seberang, Kelurahan Belawan I. Tim langsung bergerak ke lokasi dan berhasil mengamankan tersangka pada pukul 23.00 WIB,” ungkapnya.

Dari hasil pemeriksaan awal, tersangka mengakui perbuatannya. “Tersangka mengaku melakukan perbuatannya bersama satu orang rekannya yang saat ini masih dalam pengejaran. Motif sementara karena tersangka merasa tersinggung setelah korban berteriak ke arahnya saat berpapasan,” jelas AKP Agus Purnomo.

Saat ini, tersangka telah diamankan di Sat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut.

Pihak kepolisian menegaskan komitmennya dalam menindak tegas setiap tindak kejahatan serta terus melakukan pengembangan guna menangkap pelaku lainnya yang terlibat.(panji)

  


Belawan| Bandar Meriah News -
  Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Rosef Efendi, SIK., MH., CPHR., melaksanakan kegiatan silaturahmi dengan pengurus organisasi kemasyarakatan Lembaga Asli Anak Belawan (LAAB) pada Senin (27/04/2026) di Muara Seafood, Jalan Karo, Kecamatan Medan Belawan. Dalam kegiatan tersebut, Kapolres bertemu dengan pengurus LAAB di antaranya Ust. Nabawi selaku Ketua Umum, Ust. Mansur sebagai Penasehat, serta Robert selaku Ketua Harian. 

Turut mendampingi Kapolres yakni Wakapolres Kompol Dedy Dharma, Kasat Intelkam AKP Teguh Raya Putra, Kasi Humas Kompol Edy Suranta, dan Kapolsek Belawan AKP Ponijo, S.IP.

Dalam pertemuan tersebut, Kapolres menegaskan komitmennya untuk membuka ruang komunikasi seluas-luasnya dengan masyarakat.

“Selaku pimpinan di Polres Pelabuhan Belawan, kami membuka pintu selebar-lebarnya kepada masyarakat untuk berdialog, sehingga kami dapat memahami persoalan yang ada dan menentukan solusi yang tepat,” ujar AKBP Rosef Efendi.

Ia juga menegaskan bahwa sebagai anggota Polri, pihaknya memiliki tanggung jawab penuh dalam menjaga keamanan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Secara pribadi dan institusi, kami telah disumpah sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat serta bertanggung jawab penuh terhadap keamanan di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan,” tambahnya.

Kapolres berharap adanya dukungan dari tokoh masyarakat dan organisasi kemasyarakatan agar upaya kepolisian dapat berjalan maksimal.

“Kami berharap dukungan dari tokoh-tokoh dan organisasi yang ada di Belawan serta seluruh masyarakat, sehingga upaya yang kami lakukan dapat maksimal dalam menciptakan rasa aman,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan bahwa Polri akan terus berupaya menghilangkan rasa takut masyarakat terhadap tindak kriminalitas.

“Kami akan memaksimalkan upaya-upaya Polri untuk menghilangkan rasa takut masyarakat atas tindakan kriminal yang terjadi,” tegasnya.

Sementara itu, pengurus LAAB menyampaikan harapan agar Kapolres dapat meluangkan waktu untuk berdialog langsung dengan masyarakat.

“Kami berharap Bapak Kapolres dapat melaksanakan kegiatan dialog dengan masyarakat agar keluh kesah warga dapat tersampaikan secara langsung,” ujar salah satu pengurus.

Pihak LAAB juga menyatakan kesiapan untuk mendukung kepolisian dalam menjaga keamanan di wilayah Belawan.

“LAAB siap membantu Polres Pelabuhan Belawan dalam pengungkapan kasus-kasus kejahatan yang meresahkan masyarakat dan berharap upaya tersebut dapat terus berkelanjutan,” ungkapnya.

Selain itu, para ulama yang tergabung dalam LAAB juga siap berperan aktif dalam menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada masyarakat.

“Kami para ulama siap menjadi media penyampaian pesan kamtibmas kepada masyarakat agar Belawan menjadi wilayah yang aman dan nyaman,” tutupnya.

Kegiatan ini diharapkan dapat mempererat sinergi antara kepolisian dan organisasi kemasyarakatan dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan.(panji)

Diberdayakan oleh Blogger.