Jumat, 23 Oktober 2026

 




Medan | Bandar Meriah  News -  Ikatan Media Online (IMO) Indonesia Sumatera Utara mengecam keras aksi pembakaran hutan yang terjadi di sejumlah daerah. Pemerintah dan aparat penegak hukum didesak segera mengusut tuntas kasus tersebut serta menindak tegas pihak-pihak yang terbukti terlibat.


Ketua DPW IMO Indonesia Sumatera Utara, HA Nuar Erde, meminta Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memberikan perhatian serius terhadap persoalan kebakaran hutan. Ia menegaskan, penegakan hukum harus dilakukan secara tegas tanpa pandang bulu demi melindungi kelestarian lingkungan dan kepentingan masyarakat luas.


Menurut HA Nuar Erde, pembakaran hutan merupakan persoalan serius yang tidak boleh dianggap sepele. Selain merusak ekosistem dan mengancam kelestarian alam, kebakaran hutan juga berpotensi menimbulkan kabut asap, mengganggu kesehatan masyarakat, serta berdampak terhadap kehidupan sosial dan ekonomi warga lainnya.


“Kami mengecam keras tindakan pembakaran hutan. Kami meminta Presiden Prabowo Subianto mendorong pengusutan secara menyeluruh agar pihak-pihak yang terbukti terlibat segera diproses sesuai hukum yang berlaku. Jangan ada kompromi terhadap pelaku yang terbukti melakukan pembakaran hutan,” tegas HA Nuar Erde pada Jumat 23 Oktober 2026 di Medan.


Ia juga meminta aparat penegak hukum mengungkap penyebab kebakaran secara transparan, menelusuri pihak-pihak yang bertanggung jawab, serta memastikan proses hukum berjalan profesional dan berkeadilan.


Menurutnya, upaya penanganan kebakaran hutan tidak cukup hanya dengan memadamkan api. Pemerintah juga perlu memperkuat pengawasan, melakukan pencegahan secara berkelanjutan, serta menindak setiap pelanggaran hukum yang terbukti menyebabkan kerusakan hutan.


Sekretrulis IMO Indonesia Sumut : Jangan Beri Ruang bagi Pelaku Pembakaran Hutan


Senada dengan Ketua IMO Indonesia Sumatera Utara, Sekretaris IMO Indonesia Sumatera Utara, Harun Al Rasyid, turut mengecam keras aksi pembakaran hutan yang dilaporkan terjadi di sejumlah daerah.


Harun mendesak pemerintah bersama aparat penegak hukum segera melakukan penyelidikan menyeluruh dan menangkap pihak-pihak yang terbukti terlibat dalam pembakaran hutan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.


Ia menilai, ketegasan pemerintah sangat diperlukan agar persoalan kebakaran hutan tidak terus berulang dan kerusakan lingkungan dapat dicegah sejak dini.


“Jangan beri ampun dalam arti jangan ada toleransi terhadap pelanggaran hukum yang terbukti dilakukan oleh pelaku pembakaran hutan. Pemerintah dan aparat penegak hukum harus bertindak tegas, mengusut tuntas kasus-kasus tersebut, serta membawa pihak yang bertanggung jawab ke proses hukum,” tegas Harun Al Rasyid.


Ia juga menekankan bahwa perlindungan hutan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan keseriusan pemerintah, aparat penegak hukum, dan seluruh elemen masyarakat.


Pengurus IMO Sumut Serukan Penegakan Hukum


Sikap tegas tersebut turut menjadi perhatian jajaran pengurus IMO Indonesia Sumatera Utara. Organisasi itu mengecam keras segala bentuk pembakaran hutan yang melanggar hukum dan mendesak pemerintah segera mengambil langkah nyata untuk mengungkap kasus serta menindak pihak-pihak yang bertanggung jawab.


IMO Indonesia Sumatera Utara berharap penanganan kebakaran hutan tidak berhenti pada upaya pemadaman, tetapi dilanjutkan dengan penyelidikan yang menyeluruh, penegakan hukum yang konsisten, serta penguatan pengawasan di kawasan rawan kebakaran.


Organisasi tersebut juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga kelestarian lingkungan dan melaporkan dugaan pembakaran hutan kepada pihak berwenang melalui jalur yang tepat.


IMO Indonesia Sumatera Utara menegaskan bahwa hutan merupakan aset penting bagi keberlangsungan kehidupan. Karena itu, segala bentuk tindakan yang terbukti merusak lingkungan harus ditangani secara serius sesuai peraturan perundang-undangan.


Mereka berharap pemerintah pusat dan daerah dapat memperkuat koordinasi dalam mencegah kebakaran hutan, mengungkap pihak yang bertanggung jawab, serta memastikan penegakan hukum berjalan tanpa pandang bulu demi menjaga kelestarian alam bagi generasi mendatang. (Hendri)

Kamis, 22 Oktober 2026



Medan | Bandar Meriah News
- Santri tidak hanya dituntut menjaga tradisi keilmuan dan nilai-nilai keislaman, tetapi juga harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman melalui penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi. Peran tersebut dinilai penting untuk menyiapkan generasi unggul yang mampu berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Pesan itu disampaikan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas melalui Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Muhammad Sofyan, saat memimpin Upacara Peringatan Hari Santri Nasional Tingkat Kota Medan Tahun 2026 di Kampus 2 Taman Pendidikan Islam Pondok Pesantren Modern Darul Hikmah, Jalan Sisingamangaraja, Medan Amplas, Kamis (22/10/2026).

Dalam upacara tersebut, Muhammad Sofyan membacakan sambutan Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, yang mengusung tema "Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”. Hadir Kakankemenag Kota Medan Impun Siregar, Ketua MUI Kota Medan Hasan Matsum, Kabag Kesra Setda Kota Medan Agus Maryono dan sejumlah Pimpinan Pondok Pesantren se- Kota Medan.

Sambutan Menag tersebut menegaskan bahwa santri memiliki tanggung jawab besar dalam menentukan masa depan bangsa. Jika dahulu para santri turut berjuang merebut dan mempertahankan kemerdekaan, kini perjuangan tersebut harus dilanjutkan melalui penguasaan ilmu, pengembangan teknologi, inovasi, serta penguatan akhlak dan integritas.

Menurut amanat Menteri Agama yang dibacakan Muhammad Sofyan, peringatan Hari Santri setiap 22 Oktober merupakan momentum untuk mengenang perjuangan para ulama dan santri dalam sejarah kemerdekaan Indonesia.

"Salah satu tonggak penting perjuangan tersebut adalah Resolusi Jihad yang dicetuskan KH Hasyim Asy’ari pada 22 Oktober 1945. Seruan tersebut membangkitkan semangat umat Islam untuk mempertahankan kemerdekaan dan turut menggerakkan perlawanan rakyat yang mencapai puncaknya dalam peristiwa 10 November 1945", katanya.

Dijelaskan Sofyan, sejarah itu menjadi pengingat bahwa santri bukan hanya penjaga nilai-nilai agama, melainkan juga bagian penting dari perjalanan bangsa. Karena itu, penghormatan terhadap jasa para ulama dan pendahulu tidak cukup dilakukan melalui upacara seremonial, tetapi harus diwujudkan dalam pengabdian, karya, dan kontribusi nyata bagi negara.

Dalam amanat tersebut, para santri juga diajak mempersiapkan diri menghadapi Indonesia Emas 2045, ketika Indonesia genap berusia 100 tahun. Cita-cita mewujudkan bangsa yang maju, sejahtera, dan berdaya saing membutuhkan sumber daya manusia yang unggul, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, serta memiliki akhlak mulia.

"Para santri diingatkan agar tidak mempertentangkan tradisi pesantren dengan kemajuan zaman. Penguasaan ilmu agama harus berjalan beriringan dengan ilmu pengetahuan dan teknologi, sehingga santri mampu menjadi generasi yang teguh memegang nilai-nilai keislaman sekaligus terbuka terhadap perubahan", ujar Sofyan.

Lebih lanjut, kata Sofyan, santri diajak menjadi pelopor kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, penjaga kerukunan, penggerak kemandirian ekonomi, serta sahabat bagi lingkungan.

"Nilai-nilai agama diharapkan menjadi sumber inspirasi untuk menyebarkan kedamaian, menjaga kelestarian bumi, dan membangun kehidupan masyarakat yang lebih baik. Perbedaan juga harus disikapi sebagai bagian dari kehidupan berbangsa yang perlu dirawat melalui semangat persaudaraan dan kebersamaan", jelasnya.

Menutup amanatnya, Menteri Agama mengajak seluruh santri dan keluarga besar pesantren untuk terus menjaga tradisi, mengembangkan inovasi, memperkuat persaudaraan, serta mempersiapkan diri untuk masa depan bangsa.

“Selamat Hari Santri Tahun 2026. Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas!” demikian pesan penutup amanat tersebut.(torong/safrizal)

Rabu, 21 Oktober 2026

   



Medan | Bandar Meriah News 
- Pergantian tugas Konsul Jenderal Jepang di Medan, Furugori Toru, diharapkan tidak mengakhiri hubungan baik yang telah terbangun, tetapi justru membuka peluang kerja sama yang lebih luas antara Jepang dan Kota Medan di berbagai sektor strategis.

Harapan tersebut disampaikan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas melalui Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Medan, Muhammad Sofyan, dalam resepsi perpisahan Furugori Toru di Function Room Lantai 1 JW Marriott Hotel Medan, Rabu (21/10/2026) malam.

Dalam sambutan yang dibacakan Asisten Pemerintahan Dan Kesejahteraan, Rico Waas menilai, hubungan persahabatan dengan negara-negara sahabat menjadi salah satu modal penting bagi Kota Medan untuk terus berkembang sebagai kota yang terbuka terhadap kolaborasi internasional. Karena itu, hubungan baik antara Medan dan Jepang diharapkan terus diperkuat melalui kerja sama di bidang ekonomi, pendidikan, kebudayaan, serta sektor lainnya yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Perpisahan pada hari ini hendaknya bukan menjadi akhir dari hubungan yang telah terjalin, melainkan menjadi awal dari persahabatan yang semakin erat di masa mendatang,” katanya

Atas nama Pemko Medan dan masyarakat, Rico Waas turut menyampaikan apresiasi kepada Furugori Toru atas dedikasi dan kontribusinya selama menjalankan tugas sebagai Konsul Jenderal Jepang di Medan.

Menurut Rico Waas, kehadiran Furugori Toru telah menjadi bagian dari perjalanan hubungan persahabatan antara Jepang dan Kota Medan. Kontribusi tersebut diharapkan menjadi fondasi untuk membangun komunikasi dan sinergi yang lebih kuat pada masa mendatang.

Rico Waas juga menegaskan bahwa Kota Medan senantiasa terbuka menyambut kehadiran sahabat dari berbagai negara. Dengan keberagaman budaya dan keramahan masyarakatnya, Medan memiliki potensi untuk terus memperluas hubungan dengan dunia internasional.

Rico Waas berharap Furugori Toru membawa kenangan baik selama bertugas di Medan, mulai dari keberagaman budaya, kehangatan masyarakat, hingga kekayaan kuliner khas kota ini.

"Meski masa tugasnya berakhir, diharapkan kedekatan yang telah terbangun tetap terpelihara. Pengalaman dan hubungan yang diperoleh selama bertugas di Medan diharapkan dapat menjadi bagian dari jalinan persahabatan yang terus berlanjut", Jelasnya.

Menutup sambutan Rico Waas, Asisten Pemerintahan Dan Kesejahteraan menyampaikan doa agar Furugori Toru senantiasa diberikan kesehatan, kebahagiaan, dan kesuksesan dalam melanjutkan pengabdian di tempat yang baru.

Ia juga menegaskan bahwa Kota Medan akan selalu terbuka untuk menyambut kembali kehadiran Furugori Toru, sekaligus menjaga persahabatan yang telah terjalin antara masyarakat Medan dan Jepang.

Hadir dalam pertemuan tersebut Anggota DPR RI Maruli Siahaan, mewakili Gubernur Sumut, Abu Kosim, para Konsul Negara Sahabat dan sejumlah Pimpinan lembaga ataupun Organisasi.(torong/syafrizal)



Padang Lawas Utara | Bandar Meriah News
- Kapolres Padang Lawas Utara, AKBP Dhery Fajariandono, S.I.K., M.H., menghadiri acara penyambutan kepulangan Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-PNG Kewilayahan di Papua TA 2025-2026 Yonif 123/Rajawali, Rabu (21/10/2026).


Kegiatan yang dimulai pukul 07.30 WIB tersebut dihadiri oleh sejumlah pimpinan daerah dan unsur Forkopimda, di antaranya Wakil Bupati Padang Lawas Utara, Kapolres Tapanuli Selatan, Kapolres Padangsidimpuan, Kapolres Mandailing Natal, serta Sekda Kota Padangsidimpuan.


Rangkaian acara diawali dengan penyambutan kedatangan prajurit Satgas, dilanjutkan dengan prosesi pengalungan bunga sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi serta pengabdian para personel selama bertugas di perbatasan. Setelah itu, dilaksanakan upacara resmi penyambutan yang diikuti seluruh peserta.


Suasana haru dan penuh rasa syukur menyelimuti jalannya tradisi adat tepung tawar yang digelar sebagai doa keselamatan bagi seluruh personel Yonif 123/Rajawali yang telah kembali dari medan tugas. Acara kemudian diakhiri dengan sesi ramah tamah bersama jajaran pimpinan dan tamu undangan.


AKBP Dhery Fajariandono menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas pengabdian para prajurit yang telah menjaga keutuhan NKRI di wilayah perbatasan Papua. Seluruh rangkaian kegiatan penyambutan berlangsung aman, tertib, dan lancar hingga selesai.(torong)

 



Binjai | Bandar Meriah News - Menindaklanjuti pemberitaan media online terkait dugaan praktik perjudian di "Desa Tandem Hilir, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, serta Jalan Titi Gantung, Kelurahan Limau Sundai, Kecamatan Binjai Kota, Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H., langsung memerintahkan jajarannya melakukan pengecekan ke lokasi.


Melalui Kasat Reskrim Polres Binjai AKP Hotdiatur A.W. Purba, S.Tr.K., S.I.K., M.H., personel Unit Pidum mendatangi kedua lokasi pada Rabu (21/10/2026) sekitar pukul 11.00 WIB untuk melakukan penyelidikan.

Pengecekan tersebut merupakan tindak lanjut atas informasi yang dimuat media online Liputan16.com dan Seputaran Kita Online.


Namun, berdasarkan hasil pengecekan di kedua lokasi, petugas tidak menemukan adanya praktik perjudian sebagaimana diberitakan." terang Kasat Reskrim 


Kapolres Binjai menegaskan bahwa setiap informasi masyarakat maupun pemberitaan media terkait dugaan tindak pidana akan ditindaklanjuti melalui pengecekan dan penyelidikan guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.


Polres Binjai juga mengimbau masyarakat agar segera melaporkan apabila mengetahui adanya aktivitas perjudian atau gangguan kamtibmas, sehingga dapat segera ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum yang berlaku," tegas AKBP Bimo Moernanda.(Humasresbinjai/torong)





Binjai | Bandar Meriah  News
-  Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H., memperkuat sinergi dengan organisasi kemasyarakatan melalui silaturahmi bersama Pengurus Al-Washliyah Kota Binjai di Joglo Polres Binjai, Jalan Sultan Hasanuddin No. 1, Rabu (21/10/2026) pukul 11.00 WIB.


Dalam pertemuan audensi tersebut, Kapolres Binjai menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada panitia HUT Al-Washliyah ke-96 Tahun 2026 yang telah bersilaturahmi dengan Polres Binjai.


Kapolres mengajak Al-Washliyah terus bersinergi dengan Polres Binjai untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap aman dan kondusif. Ia juga menyatakan kesiapan Polres Binjai mendukung pelaksanaan HUT Al-Washliyah ke-96 yang dijadwalkan pada 30 November 2026," terang AKBP Bimo Moernanda.


Ketua Panitia, Adlan Nasution, S.Pd., mengapresiasi sambutan Kapolres Binjai serta dukungan yang diberikan dalam rangka persiapan peringatan HUT Al-Washliyah tersebut. 


Al-Washliyah Kota Binjai juga menyatakan kesiapan untuk terus bekerja sama dengan Polres Binjai dalam menjaga ketertiban dan kondusivitas kamtibmas.



Melalui silaturahmi ini, Kapolres Binjai berharap sinergi antara kepolisian dan elemen masyarakat semakin kuat, sehingga tercipta situasi yang aman, damai, dan kondusif bagi seluruh warga Kota Binjai," ucap Kapolres Binjai.(Humasresbinjai/torong)



 


Binjai | Bandar Meriah News
- Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H., memberikan penghargaan kepada 12 personel berprestasi serta menyerahkan sertifikat pembinaan dan pelatihan kepada 8 personel dalam upacara di Lapangan Apel Polres Binjai, Jalan Sultan Hasanuddin No. 1, Rabu (21/10/2026) pukul 07.30 WIB.


Kapolres Binjai menegaskan, penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi pimpinan atas kinerja, dedikasi, loyalitas, kreativitas, dan prestasi personel dalam menjalankan tugas maupun memberikan manfaat bagi masyarakat.


“Jadikan prestasi sebagai motivasi untuk terus berbuat terbaik. Jangan cepat puas dengan pencapaian yang ada, tetapi teruslah berinovasi, meningkatkan kemampuan, dan menjaga integritas dalam setiap pelaksanaan tugas,” tegas AKBP R. Bimo Moernanda.


Adapun personel penerima penghargaan meliputi IPDA Endra Susanto atas dedikasinya mengajar Al-Qur’an bagi anak-anak dan masyarakat di Kecamatan Selesai. Sementara itu, AIPTU Sersanli M. Siagian, S.H., AIPTU Iswadi, AIPTU Robin Simanjuntak, S.H., BRIPKA David B.J. Tarigan, S.H., BRIGPOL Wulida D.A. Lubis, BRIGPOL Rizki P. Pardede, S.H., serta Penata TK-I Zul Hermi, S.H., menerima penghargaan atas loyalitas dalam pelaporan pembangunan Zona Integritas di Polres Binjai.


Penghargaan juga diberikan kepada AIPTU Usman, AIPDA Samsuriadi Lubis, S.H., Indra Wijaya, S.H., dan BRIGPOL Teguh Setyadi atas dedikasi serta loyalitas dalam menyelesaikan berbagai permasalahan di tengah masyarakat.


Selain itu, delapan personel menerima sertifikat pembinaan dan pelatihan, yakni IPDA Fransius G. Agustus, S.H., AIPDA Jerepana Gurusinga, AIPDA Rianda Sari, S.H., BRIPTU Danar C. Simanjuntak, BRIPTU Aristyo Tarigan, S.H., BRIPKA Ferry Juna Barus, S.H., AIPDA Ngarakken Bangun, dan BRIPKA Sendi Achari.


Kapolres menekankan bahwa pembinaan dan pelatihan merupakan bagian dari upaya meningkatkan keterampilan serta kompetensi personel. Ilmu yang diperoleh diharapkan tidak berhenti pada sertifikat, tetapi diterapkan dan dikembangkan untuk mendukung pelaksanaan tugas serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat," terang AKBP Bimo Moernanda 



Melalui pemberian penghargaan dan sertifikat tersebut, Kapolres Binjai berharap seluruh personel semakin termotivasi untuk berprestasi, terus belajar, menjaga integritas, dan memberikan pengabdian terbaik bagi institusi Polri serta masyarakat Kota Binjai," ucap Kapolres Binjai.(Humasresbinjai/torong)

 



Binjai | Bandar Meriah News
-  Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H., melaksanakan kegiatan Kumpul Bersama Masyarakat di Warung Pak Sangkot, Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Limau Mungkur, Kecamatan Binjai Barat, Rabu (21/10/2026) pukul 09.00 WIB. Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Prioritas Kapolri Quick Wins Presisi melalui program Polri Bersama Masyarakat.


Kegiatan tersebut dihadiri Wakapolres Binjai Kompol Sofyan H. NST, S.H., M.H., para pejabat utama Polres Binjai, Kapolsek Binjai Barat AKP Andri GT. Siregar, S.H., M.H., perwakilan Kecamatan Binjai Barat, Lurah Limau Mungkur, unsur Bhabinkamtibmas, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, kepala lingkungan, serta sekitar 50 warga.


Dalam pertemuan tersebut, Kapolres Binjai menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menjalin komunikasi secara langsung dengan masyarakat sekaligus mendengarkan keluhan, saran, dan masukan terkait situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).


Sejumlah aspirasi disampaikan warga, di antaranya permintaan peningkatan patroli malam untuk mengantisipasi aktivitas kelompok anak muda yang meresahkan dan diduga berkaitan dengan geng motor, penambahan penerangan jalan serta pemasangan CCTV di titik rawan kejahatan, hingga pemberantasan peredaran narkoba di Kota Binjai.


Menanggapi aspirasi tersebut, Kapolres Binjai menjelaskan bahwa Polres Binjai telah membentuk Tim Libas yang difokuskan pada penanggulangan kejahatan jalanan, pelaksanaan patroli rutin, serta pemeliharaan kamtibmas. Terkait kebutuhan penerangan jalan dan pemasangan CCTV, pihaknya akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah guna mencari solusi bersama.


Sementara itu, mengenai peredaran narkoba, Kapolres Binjai menegaskan komitmen Polres Binjai untuk menindak tegas pelaku sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Masyarakat juga diimbau untuk berperan aktif memberikan informasi melalui layanan Call Center Polri 110, dengan tetap memperhatikan mekanisme perlindungan identitas pelapor.


Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin komunikasi dan sinergi yang semakin baik antara Polri dan masyarakat, sekaligus menjadi sarana untuk memperoleh informasi secara langsung mengenai situasi kamtibmas di lingkungan warga.



Kegiatan berakhir sekitar pukul 10.00 WIB dan ditutup dengan foto bersama. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Polres Binjai dalam mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif melalui pendekatan yang humanis serta kemitraan bersama masyarakat.(Humasresbinjai/torong)



Selasa, 20 Oktober 2026

  


Medan| Bandar Meriah News
- Pemerintah Kota (Pemko) Tebing Tinggi kembali mengukir prestasi dalam pelaksanaan keterbukaan informasi publik. Hal ini dibuktikan dengan keberhasilan Pemko Tebing Tinggi meraih predikat Informatif dalam ajang Penganugerahan Keterbukaan Informasi Publik KI Sumut Award 2026 yang digelar di Aula Raja Inal, Kantor Gubernur Sumatera Utara, Medan, Selasa (20/10/2026).


Penghargaan tertinggi dalam keterbukaan informasi publik tersebut diterima oleh Pemerintah Kota Tebing Tinggi melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tebing Tinggi.


Mewakili Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution, Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara H. Surya, B.Sc., menegaskan bahwa keterbukaan informasi merupakan pilar utama dalam membangun tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan terpercaya.


"Tujuan utama kita bukan sekadar meraih penghargaan, tetapi memastikan masyarakat betul-betul merasakan manfaat keterbukaan informasi. Kita bertugas melayani dan memudahkan masyarakat. Keterbukaan adalah cara kita melayani sekaligus membangun kepercayaan publik," ujar Wagub Surya dalam arahannya.


Wagub Surya menambahkan, keterbukaan informasi jangan hanya dianggap sebagai kewajiban administratif semata, melainkan harus menjadi budaya kerja dalam penyelenggaraan pemerintahan. Hal itu perlu didukung oleh tata kelola data yang tertib, optimalisasi peran Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID), serta pemanfaatan teknologi digital dengan tetap memperhatikan perlindungan data pribadi dan informasi yang dikecualikan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.


Wagub Surya juga mengucapkan selamat kepada seluruh badan publik yang berhasil meraih predikat Informatif. Menurutnya, penghargaan tersebut hendaknya menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan informasi sekaligus menjadi contoh praktik baik bagi instansi lainnya.


Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua Komisi Informasi (KI) Pusat, Hafidha Farwa, mengingatkan pentingnya penguatan peran PPID dan transformasi digital untuk memperluas akses informasi bagi masyarakat. Ia menekankan bahwa Monitoring dan Evaluasi (Monev) yang dilakukan bukan hanya instrumen penilaian kepatuhan, melainkan sarana mendorong mutu pelayanan publik menuju Indonesia Emas 2045.


"Penghargaan ini harus menjadi motivasi untuk memperkuat pelayanan publik. Jadikan ini budaya kerja, perkuat peran PPID agar lebih responsif, dan pastikan transformasi digital benar-benar memperluas akses informasi masyarakat demi menyongsong Indonesia Emas 2045," tegasnya.


Hafidha turut mengapresiasi Komisi Informasi Provinsi Sumatera Utara atas penyelenggaraan KI Sumut Award 2026. Ia juga mendorong penguatan sinergi antara Komisi Informasi Pusat, Komisi Informasi Provinsi, pemerintah daerah, dan seluruh badan publik melalui perbaikan berkelanjutan.


Sementara itu, Ketua KI Provinsi Sumatera Utara, Abdul Haris Nasution, menjelaskan bahwa KI Sumut Award 2026 menerapkan standar penilaian yang lebih ketat dibanding tahun-tahun sebelumnya. Nilai ambang batas (passing grade) untuk meraih predikat Informatif dinaikkan dari 80 menjadi 90.


"Dari hasil Monev tahun ini, sebanyak 24 pemerintah kabupaten/kota di Sumut berhasil meraih predikat Informatif, tiga daerah masuk kategori Menuju Informatif, lima berpredikat Tidak Informatif, dan satu daerah tidak mengisi instrumen," papar Haris. 


Kota Tebing Tinggi menjadi salah satu daerah yang berhasil menembus standar kualifikasi tertinggi tersebut.


Haris berharap hasil KI Sumut Award 2026 menjadi bahan evaluasi bagi seluruh badan publik untuk terus memperkuat komitmen terhadap keterbukaan informasi melalui penyediaan informasi yang akurat, berkala, dan mudah diakses masyarakat.


“Capaian ini sekaligus menjadi bahan evaluasi untuk mendorong peningkatan kualitas layanan informasi, transparansi penyelenggaraan pemerintahan, serta pemenuhan hak masyarakat dalam memperoleh informasi publik,” ujarnya.


Merespons capaian ini, Kepala Dinas Kominfo Kota Tebing Tinggi, Ghazali Rahman, menyampaikan rasa syukur sekaligus menegaskan bahwa predikat ini membawa tanggung jawab besar bagi Pemko Tebing Tinggi.


"Predikat Informatif ini bukan sekadar pencapaian seremonial, melainkan pendorong bagi kami untuk terus berbenah. Keterbukaan informasi adalah soal bagaimana pemerintah hadir memberikan informasi yang akurat, transparan, dan mudah diakses oleh masyarakat," tegas Ghazali.


Ghazali menambahkan, Diskominfo Kota Tebing Tinggi akan terus memperkuat koordinasi antar perangkat daerah serta mengoptimalkan peran PPID dan kanal komunikasi digital. Ghazali menekankan bahwa keberhasilan dan keberlanjutan keterbukaan informasi membutuhkan sinergi dan komitmen bersama seluruh instansi di lingkungan Pemko Tebing Tinggi dalam menyediakan informasi yang berkualitas. Hal ini menjadi bagian penting untuk mempertahankan predikat Informatif sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan pemerintahan.


Melalui raihan ini, Pemko Tebing Tinggi berkomitmen memperkuat transparansi dan akuntabilitas demi mewujudkan pelayanan publik yang responsif, partisipatif, serta semakin dipercaya oleh masyarakat.


Acara penganugerahan ini turut dihadiri oleh para kepala daerah se-Sumatera Utara, pimpinan BUMD, serta perwakilan instansi vertikal di wilayah Sumut.(fit)



Binjai | Bandar Meriah News
-  Polres Binjai meraih Piagam Penghargaan Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) Sempurna Semester I Tahun 2026.


Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas kinerja pelaksanaan anggaran yang optimal dan pengelolaan keuangan yang akuntabel.


Piagam penghargaan tersebut diterima Kapolres Binjai, AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H., melalui Kabagren Polres Binjai, KOMPOL Arnawaty, S.H., M.H., dalam kegiatan yang berlangsung di Aula Putri Hijau, Gedung Keuangan Negara Medan, pada hari Selasa(20/10/2026).


Penghargaan diberikan oleh Kementerian Keuangan Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Perbendaharaan, Kantor Wilayah Provinsi Sumatera Utara, Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Tipe A1 Medan I.


Capaian IKPA Sempurna ini menjadi motivasi bagi Polres Binjai untuk terus meningkatkan kualitas perencanaan, pelaksanaan, dan pertanggungjawaban anggaran secara transparan serta sesuai ketentuan yang berlaku.


Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda menegaskan komitmen Polres Binjai untuk terus meningkatkan profesionalisme dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran, sehingga setiap dukungan anggaran dapat digunakan secara efektif untuk menunjang pelaksanaan tugas kepolisian dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.



Penghargaan ini diharapkan menjadi penyemangat bagi seluruh personel Polres Binjai untuk terus menjaga integritas, meningkatkan kinerja, serta memberikan pelayanan terbaik demi terwujudnya Polri yang profesional, transparan, dan dipercaya masyarakat," ujar AKBP Bimo Moernanda.(Humasresbinjai/torong)



Diberdayakan oleh Blogger.