Rabu, 10 Juni 2026


Medan, BMN - Wali Kota Tebing Tinggi, H. Iman Irdian Saragih, secara resmi menerima Piagam Penghargaan dari Kementerian Hukum Republik Indonesia atas komitmen tinggi dalam mendukung kemudahan akses pelayanan hukum bagi masyarakat.

Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Hukum RI, Dr. Supratman Andi Agtas, S.H., M.H., dan disaksikan oleh Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution. Momentum ini berlangsung dalam rangkaian acara Peresmian Pos Bantuan Hukum (Posbankum) Desa/Kelurahan se-Provinsi Sumatera Utara di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumatera Utara, Medan, Rabu (10/06/2026).

Menteri Hukum RI, Supratman Andi Agtas, dalam arahannya menekankan bahwa kehadiran Posbankum di tingkat desa dan kelurahan merupakan pilar penting dalam mewujudkan kesetaraan di mata hukum.

“Pos Bantuan Hukum ini bukan hanya simbol, tetapi wadah nyata untuk memberikan dukungan hukum kepada masyarakat desa dan kelurahan. Kita harus memperkuat sistem hukum, melatih para legal, dan memastikan regulasi berjalan cepat serta efektif,” tegas Menkum RI.

Lebih lanjut, Menkum RI menggarisbawahi bahwa arah hukum modern saat ini lebih mengedepankan pendekatan keadilan restoratif (restorative justice). Menurutnya, esensi utama hukum bukan sekadar menghukum pelaku, melainkan memulihkan situasi sosial masyarakat dan merajut kembali tali persaudaraan di tengah masyarakat.

“Yang terpenting bukan hanya pemberian hukuman ke pelaku, tetapi pemulihan situasi sosial sehingga bisa merajut kembali persaudaraan,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pemerintah pusat. Ia menegaskan kesiapan seluruh desa di Sumatera Utara untuk mengadopsi teknologi guna mengoptimalkan program ini.

“Kita menghadapi tantangan hukum dan ekonomi yang kompleks. Karena itu, koordinasi antara pemerintah daerah dan masyarakat sangat penting. Saya mengajak semua pihak untuk bekerja sama menyelesaikan masalah di tingkat desa demi keadilan sosial dan kesejahteraan bersama,” ujar Gubernur Sumut Bobby Nasution.

Merespons penghargaan tersebut, Wali Kota Tebing Tinggi, H. Iman Irdian Saragih, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya. Ia menegaskan bahwa penghargaan ini merupakan buah dari kerja keras seluruh jajaran Pemko Tebing Tinggi dan menjadi motivasi besar untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat kesadaran hukum masyarakat, serta mendukung program strategis pemerintah di bidang hukum dan hak asasi manusia.

“Kami di Tebing Tinggi siap bersinergi penuh dengan pemerintah pusat dan provinsi. Kehadiran Posbankum ini akan menjadi sarana strategis bagi masyarakat untuk mendapatkan pendampingan hukum yang adil dan transparan. Ini bukti keseriusan kita dalam membangun tata kelola pemerintahan yang baik," ungkap Wali Kota Iman Irdian Saragih.

Wali Kota berharap, lewat optimalisasi Posbankum, kepercayaan masyarakat terhadap kepastian hukum dan kehadiran pemerintah dapat semakin diperkuat.

Pada kesempatan tersebut, penghargaan serupa juga diserahkan kepada seluruh pemerintah kabupaten/kota se-Sumatera Utara yang telah menunjukkan komitmen serupa dalam mendirikan Posbankum di wilayah masing-masing.

Turut hadir dalam acara tersebut, Kepala Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN) Min Usihen, Pj. Sekretaris Daerah Provinsi Sumut Sulaiman Harahap, unsur Forkopimda Sumut, para bupati/wali kota se-Sumut, serta Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumut Ignatius Silalahi.

Sementara dari jajaran Pemko Tebing Tinggi, tampak hadir mendampingi Wali Kota di antaranya Kepala Dinas P3APM Syah Irwan, Kepala Bagian Hukum Moch. Ilham, Kepala Bagian Prokopim Setdako Faisal Ahmad, serta tim peliputan Diskominfo Kota Tebing Tinggi.

(*)


Langkat, BMN - Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH meresmikan Masjid Raudhatut Tauhid yang berlokasi di Dusun II Tambang, Desa Dogang, Kecamatan Gebang, Jumat (5/6/2026). Peresmian ditandai dengan pemotongan pita dan penandatanganan prasasti sebagai simbol resmi beroperasinya masjid tersebut untuk digunakan masyarakat dalam menjalankan berbagai aktivitas keagamaan.

Kedatangan Bupati Langkat bersama rombongan disambut hangat oleh Camat Gebang Syofian Tarigan, S.Sos., M.AP., Kepala Desa Dogang Ilyas, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga setempat yang antusias menghadiri momen bersejarah tersebut. Turut mendampingi Bupati, Ketua MUI Langkat H. Zulkifli Ahmad Dian, Lc., MA., Ketua PWI Langkat Darwis Sinulingga, dan sejumlah tamu undangan lainnya.

Dalam laporannya, Ketua Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Raudhatut Tauhid, Marwan Syahputra, menjelaskan bahwa masjid tersebut berawal dari sebuah mushala yang dibangun pada tahun 2020 di atas tanah wakaf seluas dua rante yang diberikan oleh Ustaz Heru. Seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat akan sarana ibadah yang lebih memadai, mushala tersebut kemudian dikembangkan menjadi masjid dengan ukuran bangunan 13 x 15 meter.

Marwan menyampaikan bahwa pembangunan Masjid Raudhatut Tauhid merupakan hasil dari semangat kebersamaan dan dukungan berbagai pihak. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus memakmurkan masjid, tidak hanya dengan melaksanakan ibadah wajib, tetapi juga melalui kegiatan keagamaan, pendidikan Islam, serta pembinaan generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak dan religius.

Pada kesempatan itu, Marwan juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam proses pembangunan masjid, termasuk Ketua PWI Langkat Darwis Sinulingga yang turut memberikan dukungan hingga berdirinya Masjid Raudhatut Tauhid.

Sementara itu, Camat Gebang Syofian Tarigan menyampaikan rasa syukur atas selesainya pembangunan dan peresmian masjid tersebut. Ia berharap keberadaan Masjid Raudhatut Tauhid dapat menjadi pusat kegiatan keagamaan dan sosial kemasyarakatan yang memberikan manfaat besar bagi warga Desa Dogang dan sekitarnya.

Dalam sambutannya, Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH menyampaikan apresiasi atas semangat gotong royong dan kepedulian masyarakat yang berhasil mengembangkan sebuah mushala menjadi masjid yang representatif.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Langkat, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas keberadaan masjid ini yang sebelumnya berstatus mushala. Kehadiran Masjid Raudhatut Tauhid merupakan wujud nyata kepedulian masyarakat terhadap syiar Islam dan pembangunan kehidupan beragama,” ujar Bupati.

Syah Afandin menegaskan bahwa masjid memiliki peran penting tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan umat dan generasi muda. Menurutnya, masjid harus menjadi wadah pendidikan karakter, pembentukan akhlak, serta penguatan nilai-nilai keislaman bagi anak-anak dan remaja.

“Masjid jangan hanya ramai saat salat berjamaah, tetapi juga harus hidup dengan kegiatan keagamaan yang mampu membina generasi muda agar memiliki akhlak mulia, cinta agama, dan mampu menjadi penerus pembangunan daerah,” tegasnya.

Ia berharap Masjid Raudhatut Tauhid dapat menjadi pusat pembinaan umat, sarana mempererat ukhuwah Islamiyah, serta melahirkan berbagai kegiatan positif yang memperkuat kehidupan beragama dan keharmonisan masyarakat.

Peresmian Masjid Raudhatut Tauhid berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan. Kegiatan ditutup dengan doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur atas berdirinya rumah ibadah tersebut. Masyarakat berharap kehadiran masjid ini dapat menjadi pusat syiar Islam dan membawa manfaat yang besar bagi generasi sekarang maupun yang akan datang di Desa Dogang, Kecamatan Gebang.

(Samuel)


Langkat, BMN - Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH secara resmi melepas 50 peserta kafilah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Kabupaten Langkat untuk mengikuti MTQ Tingkat Provinsi Sumatera Utara Tahun 2026. Acara pelepasan berlangsung di Rumah Dinas Bupati Langkat, Rabu (10/6/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Bupati didampingi jajaran pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Langkat, para official, serta perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Langkat.

Ketua Umum LPTQ Kabupaten Langkat, H. Amril, S.Sos., M.AP., menyampaikan bahwa sebanyak 50 kafilah dan 7 official diberangkatkan untuk mengikuti 21 cabang perlombaan pada MTQ Tingkat Provinsi Sumatera Utara yang akan digelar di Gedung Astaka, Medan, mulai 15 hingga 25 Juni 2026.

Menurut Amril, seluruh peserta yang diberangkatkan merupakan putra-putri terbaik hasil seleksi MTQ tingkat Kabupaten Langkat. Sebelum bertanding, para peserta juga telah menjalani pembinaan intensif dan akan mengikuti Training Center (TC) selama tiga hari guna memantapkan kesiapan mereka menghadapi kompetisi.

“Anak-anak yang kita utus ini merupakan hasil seleksi MTQ Kabupaten Langkat yang telah kita laksanakan. Mereka juga telah mendapatkan pembinaan dan akan mengikuti TC selama tiga hari sebelum bertanding,” ujarnya.

Amril menambahkan, pada pelaksanaan MTQ Provinsi Sumatera Utara tahun sebelumnya, Kabupaten Langkat berhasil meraih posisi tiga besar. Oleh karena itu, pihaknya berharap capaian tersebut minimal dapat dipertahankan, bahkan ditingkatkan pada tahun ini.

“Tahun lalu Kabupaten Langkat berhasil masuk tiga besar. Mudah-mudahan tahun ini prestasi tersebut dapat dipertahankan atau bahkan ditingkatkan. Kami mohon bimbingan dan arahan dari Bapak Bupati agar kafilah Langkat dapat mempersembahkan hasil terbaik untuk daerah,” katanya.

Sementara itu, Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran LPTQ Kabupaten Langkat yang telah bekerja keras melakukan pembinaan sehingga Kabupaten Langkat kembali mendapat kesempatan mengirimkan kafilah terbaik untuk berlaga di tingkat provinsi.

Ia berharap para peserta dapat memberikan penampilan terbaik dan mampu meningkatkan prestasi yang telah diraih pada tahun sebelumnya.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus LPTQ yang telah bekerja keras membina para peserta. Mudah-mudahan prestasi tahun lalu dapat ditingkatkan, dan jika belum memungkinkan, setidaknya mampu dipertahankan di posisi tiga besar,” ujar Syah Afandin.

Lebih lanjut, Bupati berpesan agar para peserta tidak semata-mata berorientasi pada gelar juara. Menurutnya, nilai utama dari MTQ adalah bagaimana Al-Qur’an dapat diamalkan dan disebarluaskan dalam kehidupan sehari-hari.

“Kepada seluruh peserta, jangan hanya berpikir tentang juara. Yang lebih penting adalah setelah perlombaan selesai, apa pun hasilnya, kalian dapat menjadi agen syiar Al-Qur’an di tengah keluarga dan masyarakat. Ajak masyarakat untuk mempelajari, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an demi keberkahan Kabupaten Langkat yang kita cintai,” pesannya.

Pada kesempatan tersebut, Syah Afandin juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Langkat dalam mendukung pengembangan generasi Qur’ani. Ia menekankan bahwa peserta yang mewakili Kabupaten Langkat merupakan putra-putri daerah yang telah melalui proses pembinaan secara serius.

“Kami dari pemerintah daerah telah menunjukkan kesungguhan agar ananda semua mendapatkan hasil maksimal. Karena itu saya menegaskan bahwa yang mewakili Kabupaten Langkat haruslah putra-putri daerah. Kami juga menyadari masih terdapat berbagai kekurangan dalam proses pembinaan dan akan terus melakukan perbaikan ke depan,” tegasnya.

Acara pelepasan berlangsung penuh semangat dan doa bersama agar kafilah Kabupaten Langkat dapat mengharumkan nama daerah pada ajang MTQ Tingkat Provinsi Sumatera Utara Tahun 2026.

(Samuel)


Langkat, BMN – Kapolres Binjai AKBP Mirzal Maulana, S.I.K., S.H., M.M., M.H., didampingi Kabag Ops Polres Binjai KOMPOL Kusnadi serta para Pejabat Utama (PJU) Polres Binjai, menghadiri kegiatan peletakan batu pertama pembangunan PT Natural Tirta Segar (NTS) yang berlokasi di Dusun VII Kutambaru, Desa Namukur Utara, Kecamatan Sei Bingai, Kabupaten Langkat, Selasa (9/6/2026) pukul 14.00 WIB.

Kehadiran Kapolres Binjai beserta rombongan disambut langsung oleh jajaran manajemen PT Natural Tirta Segar dan para tamu undangan yang hadir. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembukaan acara sebagai tanda dimulainya pembangunan perusahaan yang bergerak di bidang produksi air minum tersebut.

Dalam sambutannya, perwakilan PT Natural Tirta Segar, Ricky Tyahyono, mengucapkan terima kasih kepada seluruh tamu undangan yang telah hadir serta memberikan dukungan terhadap pembangunan perusahaan. Ia berharap proses pembangunan dapat berjalan lancar dan keberadaan PT NTS nantinya mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar, baik melalui peningkatan perekonomian maupun terciptanya lapangan pekerjaan baru.

Sementara itu, Kapolres Binjai AKBP Mirzal Maulana, S.I.K., S.H., M.M., M.H., menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas undangan yang diberikan kepada Polres Binjai untuk turut hadir dalam momentum penting tersebut. Menurutnya, di tengah situasi ekonomi global yang masih penuh tantangan dan ketidakpastian, investasi yang masuk ke daerah merupakan langkah positif yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Kehadiran PT Natural Tirta Segar diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar dan menjadi salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di Kabupaten Langkat dan Sumatera Utara pada umumnya," ujar Kapolres.

Usai sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan pemotongan nasi tumpeng oleh perwakilan PT Natural Tirta Segar yang kemudian diserahkan kepada Kapolres Binjai dan para tamu undangan sebagai simbol rasa syukur serta terjalinnya hubungan silaturahmi dan sinergitas yang baik antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat.

Sebagai rangkaian penutup acara, Kapolres Binjai bersama seluruh tamu undangan dan manajemen PT Natural Tirta Segar melaksanakan prosesi peletakan batu pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan perusahaan tersebut.

Kegiatan kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama yang menjadi simbol komitmen dan optimisme seluruh pihak dalam mendukung investasi yang berdampak pada kemajuan ekonomi masyarakat. Kehadiran PT Natural Tirta Segar diharapkan menjadi angin segar bagi warga sekitar melalui terciptanya peluang kerja, peningkatan pendapatan masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah di tengah kondisi ekonomi yang masih dinamis dan penuh tantangan.

(Torong)


Langkat, BMN - Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo, S.H., S.I.K., M.Si. kembali menunjukkan kepedulian dan perhatian nyata kepada masyarakat melalui kegiatan sosial program bedah rumah dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara Ke-80 Tahun 2026 yang dilaksanakan pada Senin, 08 Juni 2026 di Lingkungan VIII Parit Pinang, Kelurahan Hinai Kiri, Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo, S.H., S.I.K., M.Si. turun langsung bersama para PJU Polres Langkat meninjau kondisi rumah seorang warga lanjut usia bernama Ibu Ginah yang selama ini hidup dalam keterbatasan.

Kehadiran Kapolres Langkat menjadi bentuk nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan dan perhatian.

Kegiatan bedah rumah tersebut berawal dari informasi yang beredar di media sosial mengenai kondisi kehidupan Ibu Ginah, sehingga mengundang kepedulian Kapolres Langkat untuk turun langsung membantu memperbaiki rumah yang ditempati agar lebih layak huni, aman, dan nyaman.

Didampingi Kapolsek Secanggang AKP Pamilu Hutagaol SH, personel Polres Langkat, personel Polsek Secanggang, Lurah Hinai Kiri Bapak Andi, serta Kepling Lingkungan VIII Saudara Sudarman, Kapolres Langkat menyerahkan bantuan material pembangunan berupa 3.000 batu bata, 35 sak semen, dan pasir sebanyak 2 mobil pick up untuk mendukung proses pembangunan rumah Ibu Ginah.

Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo, S.H., S.I.K., M.Si. menyampaikan bahwa program bedah rumah tersebut merupakan bagian dari pengabdian Polri kepada masyarakat sekaligus bentuk kepedulian sosial dalam momentum Hari Bhayangkara Ke-80 Tahun 2026.

Menurutnya, Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, namun juga harus hadir membantu masyarakat yang mengalami kesulitan.

Melalui kegiatan sosial tersebut, Kapolres Langkat berharap hubungan silaturahmi antara Polri dan masyarakat semakin erat serta dapat memperkuat sinergitas dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Langkat.

Lurah Hinai Kiri Bapak Andi turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kapolres Langkat beserta jajaran Polres Langkat atas kepedulian dan bantuan yang diberikan kepada warganya.

Menurutnya, bantuan tersebut sangat membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya Ibu Ginah yang selama ini hidup dalam kondisi keterbatasan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolres Langkat beserta jajaran atas bantuan dan perhatian yang diberikan kepada warga kami, semoga kegiatan sosial seperti ini terus membawa manfaat bagi masyarakat,” ujar Bapak Andi.

Ibu Ginah pun menyampaikan rasa haru dan terima kasih kepada Kapolres Langkat atas perhatian dan bantuan yang diberikan sehingga rumah yang ditempatinya dapat diperbaiki menjadi lebih aman dan nyaman untuk dihuni bersama keluarga.

Selain melaksanakan kegiatan sosial, Polres Langkat juga terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat melalui layanan Call Center 110 sebagai bentuk pelayanan cepat tanggap kepolisian kepada masyarakat.

(Samuel)


Tebing Tinggi, BMN - Pemerintah Kota (Pemko) Tebing Tinggi terus bergerak cepat melakukan langkah-langkah strategis demi menjaga stabilitas harga pangan dan menekan laju inflasi. Salah satu aksi konkret yang dilakukan adalah melalui Gerakan Tanam Serentak Bawang Merah yang dipusatkan di lahan Kelompok Tani Sumber Rezeki, Kelurahan Mekar Sentosa, Kecamatan Rambutan, Selasa (9/6/2026).

Aksi tanam serentak ini diintegrasikan dengan pelaksanaan High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Tebing Tinggi sebagai upaya nyata dalam memperkuat ketahanan pangan lokal.

Wali Kota Tebing Tinggi, H. Iman Irdian Saragih, dalam arahannya menegaskan bahwa Pemko Tebing Tinggi terus melakukan berbagai langkah strategis untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, termasuk komoditas bawang merah yang selama ini menjadi salah satu penyumbang inflasi.

“Melalui TPID, Pemerintah Kota Tebing Tinggi terus melakukan pemantauan dan analisis terhadap perkembangan harga pasar serta melaksanakan berbagai langkah preventif dan korektif guna mengendalikan inflasi. Bawang merah merupakan salah satu komoditas yang perlu mendapat perhatian karena berpotensi memberikan kontribusi terhadap kenaikan inflasi,” ujar Wali Kota.

Pada kesempatan itu, Wali Kota juga menyampaikan apresiasi kepada Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sumatera Utara yang telah memberikan dukungan nyata berupa bantuan sarana budidaya bawang merah kepada para petani lokal.

"Kolaborasi harmonis antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, dan kelompok tani harus terus diperkuat agar program pengendalian inflasi ini berdampak jangka panjang dan berkelanjutan," tambahnya sembari memotivasi para petani agar semakin produktif mengembangkan budidaya bawang merah maupun komoditas hortikultura lainnya sehingga mampu meningkatkan produksi dan kesejahteraan petani.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Tebing Tinggi, Iboy Hutapea, melaporkan bahwa Kelurahan Mekar Sentosa merupakan salah satu sentra pertanian yang tidak hanya mengembangkan bawang merah, tetapi juga padi sawah, cabai merah, serta berbagai jenis sayuran seperti sawi, bayam, kangkung, timun dan kacang panjang.

Lebih lanjut ia menjelaskan, pada musim tanam kali ini, luas areal persawahan yang telah ditanami mencapai 791 hektare. Sementara itu, untuk Gerakan Tanam Serentak Bawang Merah kali ini memanfaatkan lahan produktif seluas dua hektare milik Kelompok Tani Sumber Rezeki.

“Melalui kegiatan ini diharapkan minat petani untuk membudidayakan bawang merah semakin meningkat. Dengan harga jual yang masih cukup baik di tingkat petani, komoditas ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani,” kata Iboy Hutapea.

Menurutnya, tingginya biaya produksi, terutama untuk pengadaan bibit, pupuk, pestisida dan sarana produksi lainnya, menjadi tantangan yang dihadapi petani. Karena itu, dukungan berbagai pihak, termasuk Bank Indonesia, sangat dibutuhkan guna membantu keberlanjutan usaha tani bawang merah di Kota Tebing Tinggi.

Asisten Direktur Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara, Tutut Tiana, mengatakan Bank Indonesia berkomitmen mendukung berbagai program pengendalian inflasi di daerah. Selama ini, kerja sama dengan Pemerintah Kota Tebing Tinggi telah dilakukan melalui sejumlah program, seperti pengembangan kelompok tani cabai merah, peluncuran Toko Pemantau Inflasi (Topis), hingga pelatihan sistem peringatan dini (early warning system) untuk pemantauan harga pangan.

“Inflasi yang terkendali sangat penting untuk menjaga pertumbuhan ekonomi daerah. Karena itu, Bank Indonesia terus mendukung berbagai program pengendalian inflasi, termasuk melalui subsidi ongkos angkut komoditas pangan dan penguatan kapasitas pemerintah daerah dalam memantau perkembangan harga. Mengingat keterbatasan lahan pertanian di Kota Tebing Tinggi, diperlukan strategi penguatan pasokan melalui perdagangan antarwilayah agar ketersediaan pangan tetap terjaga dan harga tetap stabil,” terang Tutut Tiana.

Pada momentum tersebut, Wali Kota Tebing Tinggi turut menyerahkan bantuan stimulan berupa bibit cabai merah dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian kepada para petani. Acara kemudian dilanjutkan dengan penanaman bibit bawang merah secara simbolis oleh Wali Kota bersama jajaran Forkopimda, perwakilan Bank Indonesia, perangkat daerah serta para petani.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Daerah Kota Erwin Suheri Damanik, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Reza Aghista, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Marimbun Marpaung, Kepala Satpol PP Benny Erikson Hamonangan Hutajulu, Camat Rambutan Muhammad Hersan Koto, Kabag Perekonomian dan SDA Safaruddin, Kepala BPS Tebing Tinggi Azantaro, serta para kelompok tani di Kecamatan Rambutan.

(*)

Selasa, 09 Juni 2026


Barumun, BMN - Bhabimkamtibmas Polsek Barumun Aipda Zulkifli Hasibuan mewakili Kapolsel Barumun menghadiri Kegiatan Kunjungan tim Monitoring Desa/Kelurahan Provinsi Sumatera Utara Kategori IVA TEST Tahun 2026 Di kecamatan Lubuk Barumun, kabupaten Palas, Selasa (09/7/2025). Pukul 10.00 Wib sampai Selesai, tepatnya Di Aula TK Sutan Sinaloan Lubis Desa Pasar Latong, Kecamatan Lubuk Barumun, Kabupaten Padang Lawas.

Kegiatan ini dihadiri oleh Asisten II Kabupaten Padang Lawas, Ketua Tim Monitoring Provinsi, Tim PKK Kabupaten Padang Lawas., Camat Kecamatan Lubuk Barumun, Camat Kecamatan Barang Lubu Sutam, Danramil 08 Barumun, Kapolsek Barumun Diwakili Bhabimkamtibmas Lubuk Barumun, Ketua MUI Lubuk Barumun, Kades Se Lubuk Barumun, Tokoh Agama Lubuk Barumun serta lainnya.

Kapolres Padang Lawas AKBP Dodik Yuliyanto, SIK., melalui Kasat Binmas IPTU Arwin, SH, Dalam kegiatan ini, Tim Monitoring Provinsi melakukan peninjauan langsung terhadap pelaksanaan program-program pemberdayaan masyarakat yang dijalankan oleh kader PKK di tingkat Desa/kalurahan.

Kegiatan berlangsung tertib dan lancar, mencerminkan semangat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga dan pembangunan desa.

"Kehadiran Bhabinkamtibmas Polsek Barumun Polres Padang Lawas pada kegiatan ini sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pemberdayaan masyarakat serta menjaga situasi tetap kondusif selama pelaksanaan kegiatan". Pungkasnya.

(Torong)

(Humas Polres Padang Lawas)

 

Tebing Tinggi, BMN - Pemerintah Kota (Pemko) Tebing Tinggi terus mematangkan langkah transformasi digital guna mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan memodernisasi pelayanan publik. Hal ini menjadi fokus utama Wali Kota Tebing Tinggi H. Iman Irdian Saragih dalam audiensi jajaran pimpinan PT Bank Sumut Cabang Tebing Tinggi di Ruang Utama Lantai 4 Balai Kota, Selasa (9/6/2026).

Pertemuan ini juga sekaligus menjadi momen pisah sambut pimpinan Bank Sumut Cabang Tebing Tinggi, dari pejabat lama Muhammad Fadil kepada pimpinan baru, Chairul Amin Pane.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Tebing Tinggi menegaskan komitmen penuh pemerintah daerah untuk memperkuat sinergi dengan Bank Sumut sebagai mitra strategis pembangunan daerah. Fokus utama kolaborasi ke depan adalah penerapan sistem pembayaran digital berbasis Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) Dinamis yang dijadwalkan meluncur (launching) pada 1 Juli mendatang.

"Kami berharap kerja sama ini tidak hanya sebatas layanan perbankan konvensional, tetapi juga menjadi motor penggerak dalam mendukung digitalisasi sistem pembayaran dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kolaborasi kuat antara pemerintah dan sektor perbankan adalah kunci. Dengan semangat kebersamaan, kita dapat mewujudkan Tebing Tinggi yang maju dan sejahtera," ujar Wali Kota.

Sebagai langkah konkret, Bank Sumut memperkenalkan aplikasi e-pasar SUMUT Merchant yang terintegrasi dengan sistem QRIS Dinamis. Inovasi ini dirancang agar pembayaran retribusi pasar dan toko langsung tercatat secara otomatis dalam database, sehingga Dinas Perdagangan dapat memantau aktivitas pembayaran retribusi tanpa perlu melakukan verifikasi manual (cross-check).

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kota Tebing Tinggi, Sri Imbang, memaparkan bahwa penerapan QRIS Dinamis ini akan diadopsi secara bertahap oleh setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Pada tahap awal, terdapat tiga sektor utama yang menjadi prioritas. Pertama, QRIS Pasar yang menjadi proyek percontohan (pioneer) pertama di Provinsi Sumatera Utara untuk digitalisasi retribusi pasar.

Kedua, QRISTO (QRIS Restoran), yang merupakan sistem pembayaran terpisah (split payment). Lewat sistem ini, hak pajak daerah milik Pemko dan hak pendapatan pemilik restoran akan otomatis terbagi saat transaksi terjadi. Uji coba perdana akan diterapkan di Rumah Makan Takari.

Ketiga, QRIS PBB yang memudahkan wajib pajak membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) secara nontunai dan langsung terdata secara real-time, yang mana mulai 1 Juli masyarakat sudah bisa membayar PBB dengan QRIS dinamis sekaligus akan dilakukan launching.

"Mudah-mudahan tiga program utama ini segera terealisasi, dan secara paralel diterapkan juga QRIS Parkir, QRIS Rusunawa, serta sektor lainnya," jelas Sri Imbang.

Pimpinan Bank Sumut Cabang Tebing Tinggi periode sebelumnya, Muhammad Fadil, menyampaikan apresiasi mendalam atas dukungan dan kemitraan yang solid dari Pemko Tebing Tinggi selama masa kepemimpinannya.

"Kami berterima kasih atas kolaborasi yang telah terjalin dengan baik. Semoga kerja sama ini terus berlanjut dan semakin kuat di bawah kepemimpinan yang baru,” ungkapnya.

Sementara itu, pimpinan baru Bank Sumut Cabang Tebing Tinggi, Chairul Amin Pane, menekankan komitmennya untuk melanjutkan dan meningkatkan sinergi yang telah dibangun.

 “Kami siap berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Tebing Tinggi dalam berbagai program, khususnya mendukung transformasi digital dan penguatan ekonomi lokal,” tegas Chairul.

Audiensi ini juga menyinggung tantangan dalam mencapai target ekonomi daerah, termasuk perlunya dukungan dari semua pihak untuk meningkatkan efektivitas program. Diskusi mencakup konektivitas pasar dengan sistem database pemerintah, transparansi perdagangan, serta pemanfaatan aplikasi digital untuk memudahkan pelacakan transaksi.

Turut hadir dalam audiensi tersebut Kabag Prokopim Setdako Faisal Ahmad, jajaran manajemen Bank Sumut Cabang Tebing Tinggi, serta Tim Peliputan Dinas Kominfo Kota Tebing Tinggi.

(*)


Binjai, BMN - Mengasah kemampuan dalam menembak tentunya sangat diperlukan sebagai bentuk melatih diri dalam keterampilan menembak yang mana hari ini perbakin(persatuan menembak dan berburu seluruh indonesia)memfasilitasi kegiatan latihan menembak yang diselenggarakan pada selasa pagi 09/06/26 pada pukul 09.00 wib dilapangan menembak arhanud II/wby dijalan ikan arwana kelurahan timbang langkat kecamatan binjai timur

Pada latihan ini kapolres binjai Akbp Mirzal Maulana SIK.,SH.,MM.,MH didampingi oleh waka polres binjai Kompol Sofyan Nasution SH MH bersama dengan pju polres binjai turut hadir dilokasi tersebut untuk memupuk silaturahmi diantara forkopimda binjai tentunya

Kegiatan awal dibuka oleh ketua harian perbakin kota binjai Dodi dan menyampaikan bahwa ini merupakan salah satu cara untuk mempererat silaturahmi dan juga mengasah kembali kemampuan diri dalam menggunakan senjata sekaligus sebagai pengingat dan ajang latihan yang telah difasilitasi oleh perbakin.

kegiatan menembak langsung dimulai yang mana dalam sesi pertama diisi oleh kajari binjai iwan setiawan,kadiskes dr Sugianto Sp.,M.Pd,danyon II/wby Letkol Arh Wahyu Hidayat SH.,M.Tr.Han,waka polres binjai,kalapas binjai M Mukaffi dan juga kepala bpbd binjai Rudi Iskandar Baroes

Disesi berikutnya kapolres binjai pun ikut mengasah keterampilan menembak diikuti oleh kalapas,danyon arhanud II/wby,kadis kesehatan kota binjai dan dari hasil yang didapatkan bahwa kapolres binjai masih unggul berdasarkan nilai pada sasaran tembak tersebut

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan lancar dan para tamu undangan yang hadir yang mengkuti kegiatan tersebut mengucapkan terimakasih atas kesempatan yang telah diberikan oleh perbakin kota binjai dan berharap kegiatan positif ini dapat diselnggarakan setiap tahunnya dan diakhir kegiatan perbakin kota binjai memberikan cendramata kepada danyon arhanud II/WBY.

(Torong)


Medan, BMN - Korban penganiayaan KN (41) didampingi tim kuasa hukum dari Kantor Hukum Pelita Konstitusi Medan usai membuat laporan dugaan pelanggaran etik oknum penyidik Polsek Medan Baru ke Bidang Propam Polda Sumut, Senin (8/6/2026).

Korban penganiayaan berinisial KN (41) resmi melaporkan dugaan pelanggaran etik yang dilakukan oknum penyidik Polsek Medan Baru ke Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Sumatera Utara,

Kuasa hukum korban, Dongan Nauli Siagian, S.H., bersama Bayu Subronto, S.H., dan Arief Cahyadi, S.H., menyebut laporan tersebut dibuat karena penanganan kasus penganiayaan yang dialami kliennya dinilai tidak profesional dan terkesan dipermainkan.

Menurut Dongan Nauli, pelaku penganiayaan bahkan disebut telah dilepaskan hanya beberapa jam setelah diamankan oleh pihak kepolisian. Polsek tersebut

“Hari ini kami membuat laporan ke Propam karena penanganan kasus penganiayaan terhadap klien kami terkesan dipermainkan oleh penyidik dan Kanit Polsek Medan Baru. Padahal saksi dan bukti visum sudah jelas,” ujar Dongan Nauli saat ditemui di Mapolda Sumut.

Ia menjelaskan, peristiwa penganiayaan tersebut terjadi pada Sabtu, 9 Mei 2026, di kawasan Jalan Cempaka Gang Tarigan, Lingkungan IV, Medan Polonia.

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka pada bagian pelipis kanan dan kiri serta tengkuk akibat serangan menggunakan senjata tajam yang diduga dilakukan pelaku.

Korban kemudian membuat laporan polisi dengan Nomor:

STTLP/B/444/V/2026/SPKT/POLSEK MEDAN BARU/POLRESTABES MEDAN/POLDA SUMATERA UTARA.

Namun, pihak kuasa hukum menilai proses penanganan perkara berjalan tidak semestinya dan terkesan berat sebelah terhadap korban.

“Kami meminta agar Kapolsek Medan Baru, Kanit Reskrim, dan penyidik yang menangani kasus ini diperiksa secara internal. Bila terbukti melakukan pelanggaran, kami meminta agar dicopot dari jabatannya agar tidak merugikan masyarakat luas lainnya,” tegas Dongan.

Selain itu, kuasa hukum juga mengungkap dugaan adanya permintaan uang oleh oknum penyidik kepada korban dengan alasan untuk mempercepat proses penangkapan dan penahanan pelaku.

“Penyidik meminta uang kepada klien kami dengan alasan untuk Kapolsek dan Kanit Reskrim agar segera melakukan penangkapan dan penahanan. Awalnya klien kami menolak karena sebagai korban justru dimintai uang,” ungkapnya.

Karena merasa keselamatannya dan keluarganya terancam, korban akhirnya disebut meminjam uang dan menyerahkannya kepada oknum penyidik berinisial Bripka SR.

Kuasa hukum berharap Propam Polda Sumut dapat bertindak profesional dan transparan dalam menindaklanjuti laporan tersebut demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Polsek Medan Baru maupun Polda Sumut terkait laporan dugaan pelanggaran etik tersebut.

(Tiem)
Diberdayakan oleh Blogger.