Kamis, 24 September 2026

 


Medan | Bandar Meriah  News
- Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan pembangunan Puskesmas Tuntungan di Jalan Bunga Melati, Kelurahan Kemenangan Tani, harus dikerjakan tepat waktu dan diikuti peningkatan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Penegasan itu disampaikan Rico Waas saat meninjau langsung progres pembangunan Puskesmas Tuntungan, Kamis (24/09/2026). Dalam peninjauan tersebut, Rico ingin memastikan setiap tahapan pekerjaan berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.

Saat tiba di lokasi, Rico Waas mendengarkan penjelasan Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (Perkimcikataru) Kota Medan Jhon Ester Lase serta penanggung jawab pekerjaan terkait perkembangan pembangunan puskesmas tersebut. Turut hadir Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan Surya Syahputra.

Rico Waas meminta proses pembangunan tidak mengalami keterlambatan. Ia menegaskan, pekerjaan awal berupa pembangunan pondasi ditargetkan dapat diselesaikan dalam waktu tiga minggu.

“Harus tepat waktu. Pengerjaan awal pondasi dalam tiga minggu harus selesai,” tegas Rico Waas 

Menurut Rico Waas, pembangunan fasilitas kesehatan tidak boleh hanya berorientasi pada berdirinya bangunan baru. Lebih dari itu, kehadiran gedung puskesmas harus memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kualitas pelayanan kesehatan yang diterima masyarakat.

“Pelayanan puskesmas harus lebih bagus. Jangan sudah dibangun, tetapi pelayanan tidak meningkat,” Jelas Rico Waas 

Rico Waas mengatakan, pembangunan dan revitalisasi fasilitas kesehatan merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Medan dalam memperkuat pelayanan publik, khususnya di bidang kesehatan. Infrastruktur yang memadai harus berjalan beriringan dengan pelayanan medis yang profesional, cepat, dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.

Puskesmas Tuntungan menjadi salah satu fasilitas kesehatan yang mendapat perhatian Pemko Medan. Pembangunan ini merupakan bagian dari program pembangunan kembali tiga puskesmas serta revitalisasi 28 fasilitas kesehatan di Kota Medan.

Melalui pembangunan tersebut, Pemko Medan tidak hanya ingin menghadirkan fasilitas kesehatan dengan kondisi fisik yang lebih baik, tetapi juga memastikan masyarakat memperoleh akses pelayanan kesehatan yang semakin layak dan berkualitas.

Karena itu, Rico meminta seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan Puskesmas Tuntungan bekerja sesuai target dan menjaga kualitas pekerjaan sejak tahap awal hingga selesai.

Bagi Rico Waas pembangunan gedung merupakan bagian dari proses. Target akhirnya adalah menghadirkan fasilitas kesehatan yang benar-benar memberikan manfaat bagi warga.

Sementara itu Kepala Dinas Perkimcikataru Kota Medan, Jhon Ester Lase, menjelaskan bahwa Puskesmas Medan Tuntungan dibangun setinggi dua lantai guna memaksimalkan keterbatasan lahan yang ada. Langkah peningkatan struktur bangunan ini dilakukan untuk memperluas kapasitas ruangan agar pelayanan medis kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal.

"Rencana kita bangun dua lantai karena lahannya terbatas, jadi kita tingkatkan agar kapasitas ruangan bertambah. Kita targetkan minggu ketiga Desember sudah selesai. Bagaimanapun kondisinya, walau cuaca hujan nanti, kita tetap totalitas agar akhir tahun bisa kita selesaikan demi pelayanan masyarakat," ujar Jhon Ester Lase saat meninjau progres pembangunan.

Menurut Jhon  Lase, gedung baru Puskesmas Medan Tuntungan ini nantinya akan dilengkapi dengan sekitar 30 ruangan multifungsi. Fasilitas pelayanan yang disiapkan meliputi Ruang Rawat Inap, Unit Gawat Darurat (UGD), Poliklinik, Laboratorium, hingga Ruang Farmasi.

Jhon Ester Lase memaparkan, Puskesmas Medan Tuntungan merupakan satu dari tiga puskesmas di Kota Medan yang dibangun total dari nol, selain Puskesmas Rengas Pulau (Marelan) dan Puskesmas Glugur Darat (Medan Timur). Ia pun tidak menampik bahwa pengerjaan di Puskesmas Medan Tuntungan sempat mengalami kendala teknis sehingga sedikit terlambat dibandingkan proyek puskesmas lainnya.

"Puskesmas Tuntungan ini memang prosesnya agak lambat dibanding Rengas Pulau dan Glugur Darat karena kemarin sempat ada proses tender ulang. Namun saat ini pengerjaan terus dikejar. Kami optimis dan berkomitmen proyek ini wajib selesai tepat waktu di akhir tahun demi menjamin kenyamanan dan akses pelayanan kesehatan warga," pungkasnya.(torong/safrizal)

  


Langkat | Bandar Meriah News
-  Satuan Pembinaan Masyarakat (Satbinmas) Polres Langkat melaksanakan program N3 Kamtibmas (Ngopi, Ngeteh, Ngobrol Keamanan dan Ketertiban Masyarakat) bersama warga di Jalan KHZ Arifin, Kelurahan Stabat Baru, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, Kamis (24/09/2026).

Kegiatan dipimpin Ps. Kasat Binmas Polres Langkat IPTU Sigit Adrianto, SE., bersama personel Satbinmas Polres Langkat.

Program N3 Kamtibmas dilaksanakan sebagai sarana untuk mempererat komunikasi dan silaturahmi antara Polri dengan masyarakat. Selain itu, kegiatan tersebut menjadi ruang bagi personel kepolisian untuk menyerap informasi, aspirasi, maupun permasalahan terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang berkembang di lingkungan warga.

Kapolres Langkat AKBP Hannry P.H. Tambunan, S.E., S.I.K., melalui Ps. Kasat Binmas IPTU Sigit Adrianto, SE., menyampaikan sejumlah imbauan kamtibmas kepada masyarakat, salah satunya terkait Layanan Call Center 110 Polres Langkat yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk menyampaikan laporan, keluhan, informasi tindak pidana, maupun permasalahan lain yang membutuhkan respons kepolisian.

Masyarakat juga diajak untuk bersama-sama mendukung tugas kepolisian dalam menjaga harkamtibmas dengan meningkatkan kepedulian terhadap keamanan lingkungan dan menjadi polisi bagi diri sendiri.

“Keamanan dan ketertiban bukan hanya menjadi tanggung jawab Polri, tetapi membutuhkan peran serta seluruh masyarakat. Dengan kepedulian dan kebersamaan, situasi kamtibmas yang aman dan kondusif dapat terus diwujudkan,”ujar IPTU Sigit.

Selain itu, personel Satbinmas mengimbau masyarakat agar tidak menggunakan knalpot blong karena dapat mengganggu kenyamanan masyarakat serta ketertiban di lingkungan.

Dalam kegiatan tersebut, Satbinmas Polres Langkat turut memperkenalkan semangat Polres Langkat sebagai Garuda Ksatria, yakni Garuda: Gagah Berani Untuk Dicintai Masyarakat dan Ksatria: Kuat, Sadar Aturan, Taat Responsibility, Inovatif dan Aman.

Melalui kegiatan N3 Kamtibmas, terjalin komunikasi dan silaturahmi yang baik antara Polri dengan masyarakat. Warga juga menyampaikan berbagai informasi dan masukan mengenai situasi kamtibmas di lingkungan sekitar.

Satbinmas Polres Langkat menegaskan bahwa kegiatan komunikasi langsung dengan masyarakat akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya membangun kemitraan antara Polri dan masyarakat sekaligus menciptakan situasi kamtibmas yang aman, tertib dan kondusif di wilayah hukum Polres Langkat.(ros)




Binjai | Bandar Meriah News
- Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H., memperkuat sinergitas dengan Bawaslu Kabupaten Langkat melalui kegiatan silaturahmi yang berlangsung di Ruang Kerja Kapolres Binjai, Jalan Sultan Hasanuddin No. 1, Binjai, Kamis (24/09/2026).


Dalam pertemuan tersebut, Kapolres Binjai bersama Ketua Bawaslu Kabupaten Langkat Supriadi, S.H., serta jajaran membahas pentingnya komunikasi dan koordinasi antarlembaga dalam mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman dan kondusif.


Kapolres Binjai menegaskan bahwa Polres Binjai siap membangun kolaborasi dengan seluruh stakeholder, termasuk Bawaslu Kabupaten Langkat, sesuai tugas dan kewenangan masing-masing.


“Sinergitas dan komunikasi yang baik menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas kamtibmas. Polres Binjai siap bersinergi dengan Bawaslu Kabupaten Langkat dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif,” ujar Kapolres.


Ketua Bawaslu Kabupaten Langkat Supriadi, S.H., menyambut baik kegiatan silaturahmi tersebut. Ia berharap koordinasi dan komunikasi antara Bawaslu dan Polres Binjai semakin solid dalam pelaksanaan tugas sesuai kewenangan masing-masing," ucap Ketua 


Turut hadir Komisioner Bawaslu Kabupaten Langkat Ahmad Kurniawan Harahap, S.Sos., Muhammad Abdul Hakim, S.Pd., serta staf keuangan Reidho.(Humasresbinjai/torong)



Rabu, 23 September 2026


  Langkat | Bandar Meriah  News - Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Langkat Tiorita Br. Surbakti, SH melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke UPT Puskesmas Tanjung Beringin, Kecamatan Hinai, dan SMP Negeri 1 Stabat, Rabu (23/09/2026).

Sidak dilakukan untuk memastikan kedisiplinan aparatur sekaligus melihat secara langsung kualitas pelayanan, kondisi sarana dan prasarana, serta kesiapan lingkungan pelayanan pemerintah dan pendidikan dalam memberikan layanan kepada masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, Tiorita didampingi Plt. Kepala Inspektorat Langkat Drs. Basrah Pardomuan., Kepala BPKAD Drs. M. Iskandarsyah, Kadis PPKB dan PPA Indri Nugraheni., Plh. Kabag Umum Beni Sukmaria Ginting., Plh. Protokol Muhammad Nawawi, serta Camat Hinai Bahrum.

Setibanya di UPT Puskesmas Tanjung Beringin, Tiorita langsung meninjau aktivitas pelayanan kepada masyarakat. Ia melihat proses pelayanan sekaligus berdialog dengan petugas untuk memperoleh gambaran langsung mengenai pelaksanaan pelayanan kesehatan kepada pasien.

Tiorita juga memeriksa absensi pegawai di ruang tata usaha. Dari hasil peninjauan, masih ditemukan pegawai yang belum disiplin dalam pelaksanaan absensi manual.

Menanggapi hal tersebut, Tiorita menegaskan pentingnya kedisiplinan aparatur karena kehadiran pegawai berkaitan langsung dengan kelancaran pelayanan publik.

Ia meminta seluruh pegawai menjalankan tugas dan tanggung jawab secara profesional serta mematuhi ketentuan yang berlaku.(sfn)

“Disiplin harus menjadi perhatian bersama. Kehadiran dan tanggung jawab pegawai sangat menentukan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” tegas Tiorita.

Selain aspek kedisiplinan, Tiorita meninjau gudang obat untuk melihat ketersediaan dan kondisi obat-obatan yang menjadi bagian penting dalam mendukung pelayanan kesehatan masyarakat.

Peninjauan dilanjutkan ke ruang rawat inap dan sejumlah fasilitas pendukung, termasuk toilet. Dalam kesempatan tersebut, Tiorita menekankan pentingnya menjaga kebersihan seluruh lingkungan puskesmas, terutama ruang pelayanan dan fasilitas yang digunakan langsung oleh pasien.

Menurutnya, fasilitas kesehatan tidak hanya dituntut memberikan pelayanan medis, tetapi juga harus mampu menghadirkan lingkungan yang bersih, nyaman dan mendukung proses pemulihan pasien.

“Pelayanan kesehatan harus didukung lingkungan yang bersih dan nyaman. Ini menjadi tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.

Usai meninjau Puskesmas Tanjung Beringin, rombongan melanjutkan sidak ke SMP Negeri 1 Stabat. Di sekolah tersebut, Tiorita kembali memeriksa aspek kedisiplinan melalui absensi guru dan tenaga kependidikan.

Tiorita menekankan agar seluruh guru dan staf meningkatkan kedisiplinan serta melaksanakan tugas sesuai tanggung jawab masing-masing. Menurutnya, kehadiran dan ketertiban tenaga pendidik merupakan bagian penting dalam memastikan proses belajar mengajar berjalan optimal.

Dalam kesempatan itu, Tiorita juga memberikan penegasan kepada kepala sekolah terkait tanggung jawab pengelolaan sumber daya manusia di lingkungan sekolah.

“Seluruh SDM yang ada di sekolah merupakan tanggung jawab kepala sekolah. Karena itu, pengawasan dan pembinaan terhadap kedisiplinan guru maupun staf harus dilakukan secara konsisten,” tegasnya.

Tiorita berharap sidak tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk membangun budaya kerja yang disiplin, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memastikan fasilitas pemerintah dan pendidikan dikelola secara baik.

Ia juga mendorong setiap perangkat pelayanan untuk terus melakukan evaluasi dan pembenahan, baik dari sisi kedisiplinan pegawai, kualitas pelayanan, kebersihan lingkungan maupun pengelolaan sarana pendukung.

Dengan demikian, kata Tiorita, masyarakat dapat memperoleh pelayanan pemerintah yang tertib, nyaman, responsif dan maksimal.(ros)

 


Medan | Bandar Meriah News -
Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Surya meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) menyatukan langkah untuk mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada Semester II Tahun 2026. Upaya tersebut dinilai penting untuk memastikan target penerimaan daerah tercapai sekaligus menjaga kinerja keuangan daerah sesuai target yang telah ditetapkan.


Hal itu disampaikan Wagub Sumut Surya saat memimpin Rapat Pimpinan (Rapim) Akselerasi Percepatan Target Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Semester II Tahun 2026 di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Nomor 30 Medan, Rabu (23/09/2026).


“Dalam optimalisasi pendapatan ini, kita harus satu bahasa dan satu langkah untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah. Terutama kepada 15 OPD dan BUMD,” ujar Surya.


Untuk mempercepat pencapaian target tersebut, Pemprov Sumut telah membentuk Tim Optimalisasi Penerimaan Retribusi Daerah. Berdasarkan Keputusan Gubernur, Wagub Sumut bertindak sebagai Ketua Tim, didampingi Sekretaris Daerah sebagai Sekretaris dan Kepala Badan Pendapatan Daerah sebagai Koordinator Tim.


Tim teknis tersebut juga melibatkan Bappelitbang, BKAD, Inspektorat dan Biro Hukum. Surya meminta Sekretaris Daerah dan instansi terkait memastikan seluruh anggota tim teknis hadir dalam setiap evaluasi, sehingga berbagai kendala dalam pencapaian target penerimaan dapat segera ditindaklanjuti.


Dalam rapat tersebut, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Provinsi Sumut Timur Tumanggor memaparkan realisasi anggaran per 22 September 2026. Total pendapatan daerah telah mencapai Rp8,9 triliun atau 69,8% dari target Rp12,8 triliun. Capaian tersebut meningkat dibandingkan periode yang sama pada 2025 yang berada di angka 59,06%.


Sementara itu, PAD terealisasi sebesar 59,15% atau sekitar Rp4,1 triliun dari target Rp6,9 triliun. Pendapatan transfer telah terealisasi 82,66% atau Rp4,8 triliun dari target Rp5,8 triliun, sedangkan total belanja terealisasi 51,8% dari pagu Rp12,8 triliun.


BKAD Sumut juga memaparkan rincian capaian PAD dari sektor pajak daerah, retribusi daerah dan hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan. Untuk pajak daerah, target yang ditetapkan sebesar Rp6,2 triliun dengan realisasi Rp3,5 triliun atau 56,59%.


Adapun realisasi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) mencapai 51,23%, Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) 65%, dan Pajak Air Permukaan sebesar Rp141 miliar dari target Rp147 miliar. Sementara itu, Pajak Rokok terealisasi sebesar 50%.


Pada sektor retribusi daerah, dari target Rp243 miliar telah terealisasi Rp165 miliar atau 67,96%. Capaian tersebut menjadi salah satu bagian yang terus dievaluasi untuk memastikan target penerimaan daerah hingga akhir tahun dapat tercapai.


Sementara itu, PAD yang berasal dari hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan melalui BUMD ditargetkan sebesar Rp407 miliar. Hingga 22 September 2026, realisasinya mencapai Rp325 miliar atau 79,7%.


Di antaranya, PT Bank Sumut telah menyetorkan dividen/kontribusi sebesar Rp265 miliar dari target Rp350 miliar. Selain itu, terdapat realisasi 100% pada pos BUMD Bank Sumut sebesar Rp45,5 miliar, sedangkan PT PPSU telah mencapai realisasi 103,23% atau Rp6,9 miliar.


Pemprov Sumut berharap evaluasi berkala dan pengawasan ketat yang dilakukan Tim Optimalisasi dapat mempercepat pencapaian target penerimaan. Dengan koordinasi dan langkah bersama seluruh OPD serta BUMD, target pendapatan daerah pada akhir tahun anggaran 2026 diharapkan dapat tercapai secara maksimal.(torong)


  


Langkat | Bandar Meriah News 
- Plt Bupati Kabupaten Langkat Tiorita Br.Surbakti menerima audiensi/Silaturahmi Persatuan Wartawan Langkat Indonesia(PWLI) diruang Rapat Bupati Langkat Rabu(23/09/2026).Hadir mendampingi Plt Bupati  Langkat Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Wahyudiharto.S.STP.M.Si,Kaban Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Drs.M.iskandarsyah,PLh Kabag Protokol Iwan. M.Nawawi.S.STP Kabag Tapem,Plh.Kabag Umum Beni Sukmaria.S.Kom.MAP,Kadis PPKB dan PPA Indri Nugraheni.SE.MM.Akt.

Pertemuan ini menjadi momentum awal terjalinnya sinergi antara lembaga Eksekutif dan insan pers dalam mendukung keterbukaan informasi serta pengawasan pembangunan di Daerah.

Audiensi dipimpin oleh Ketua Risman Sinulingga dan Sekjen PWLI Langkat  S.Husni,Wakil Ketua Agus Sitepu,Deputi Bidang investigasi Hermansyah,Deputi Bidang  Humas,Media,Informasi dan Publikasi,IT Arihta Sembiring, dan Karno Sitepu,Deputi Bidang, OKK dan SDM,L.Depari. 

Dalam kesempatan tersebut, Risman mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada PLT Bupati Langkat yang telah menerima kunjungan Pengurus PWLI Langkat. "Kami berharap pertemuan ini menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi dalam mendukung pembangunan Daerah melalui penyebaran informasi yang akurat dan kredibel,”ujarnya.

Sementara Sekjen PWLI Langkat S.Husni dalam kesempatan tersebut,mengucapakan selamat kepada Ibu Tiorita Br.Surbakti Atas Penetapan beliau sebagai Plt  Bupati Langkat."Kami berharap dibawah kepemimpinan Ibu Tiorita sebagai Plt Bupati  Langkat dapat lebih baik maju dan Rakyat sejahtra,"ujar Sekjen.

Selanjutnya Ia  menambahkan bahwa pertemuan ini merupakan langkah awal menjalin sinergitas antar PWLI dan Pemerintah Daerah."Tujuan kami adalah menyampaikan latar belakang terbentuknya PWLI dan sekaligus memperkenalkan para Wartawan yang tergabung di dalamnya,serta memohon arahan serta dukungan dari Ibu Plt.Bupati Langkat,” ujarnya

Ia juga memaparkan bahwa anggota PWLI Langkat adalah wartawan/jurnalis yang terdiri dari puluhan media baik online maupun cetak yang memiliki badan hukum.dan PWLI  juga memiliki Legalitas dari Kementrian Hukum dan HAM RI.dan sudah terdaftar di Kesbangpolinmas Kabupaten Langkat, PWLI hadir dan dibentuk atas dasar keinginan bersama para kaum jurnalis/insan Pers, untuk memperkuat peran Jurnalis lokal dalam pembangunan Daerah.Khususnya Daerah Kabupaten Langkat.

"Jadi kami ingin memperkenalkan diri dan siap menjalin kemitraan dengan segenap komponen yang ada di kabupaten Langkat,salah satunya lembaga Eksekutif dan dalam waktu dekat kami juga ingin melakukan audiensi dengan Pimpinan unsur Forkopimda Kabupaten Langkat,"ujar Husni.

Menanggapi hal tersebut,Plt.Bupati Langkat Tiorita Br.Surbakti,menyampaikan apresiasi dan dukungan atas berdirinya PWLI Langkat. 

Kami atas nama Pemerintah Daerah,menyambut baik kehadiran PWLI sebagai mitra strategis dalam mendorong transparansi publik dan pengawasan pembangunan. Mari terus kita bersinergi  demi Langkat yang lebih maju,” ujarnya.

Terkait penyebaran informasi, PLT.Buati Langkat Tiorita Br.Surbakti berharap kepada PWL-I langkat dapat menyampaikan berita yang benar, akurat, dan bermanfaat bagi Masyarakat. Ia mengingatkan agar tidak menyebarkan berita bohong atau hoaks yang berpotensi merusak persatuan dan kesatuan di tengah Masyarakat

Kami membuka ruang Kritik yang membangun,karena kritik merupakan bagian penting dalam Proses Perbaikan tata kelola Pemerintahan,selama kritik itu disampaikan dengan cara yang benar.

"Harapan kami kepada para wartawan media online maupun cetak yang tergabung dalam wadah PWLI dapat memberikan informasi yang seimbang, informasi yang benar-benar memberikan edukasi kepada masyarakat baik itu mengenai kegiatan sosial,ekonomi maupun capaian Pemerintah  dalam Pembangunan daerah,"ujarnya.

Diujung dialog ia, juga menyampaikan terimakasih atas kunjungan Pengurus PWLI Langkat dan Pemerintah Daerah selalu membuka pintu komunikasi dengan para Wartawan."Kami akan selalu terbuka terhadap informasi dan komunikasi dari rekan-rekan pers.dan kalau ada informasi penting dapat disampaikan ke Dinas Kominfo dan siap berdiskusi kapan pun dibutuhkan,” tegasnya.(ri/ros)

 


Binjai | Bandar Meriah News
- Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H., menegaskan komitmennya dalam memberantas berbagai bentuk kejahatan di wilayah hukum Polres Binjai. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pengungkapan dua kasus pencurian dengan pemberatan (Curat) oleh jajaran Satreskrim Polres Binjai.


Dua terduga pelaku yang diamankan yakni RA alias Adek (29) dan ZE alias Ucok (46). Keduanya kini telah diamankan di Satreskrim Polres Binjai untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.


Kasat Reskrim Polres Binjai AKP Hotdiatur A.W. Purba, S.Tr.K., S.I.K., M.H., menjelaskan, RA alias Adek diduga melakukan pencurian terhadap empat unit kondenser AC dari dinding ruko milik WS (46) pada 15 Agustus 2026. Pelaku diamankan pada Selasa (22/09/2026) sekitar pukul 11.00 WIB di Jalan Jenderal Jamin Ginting, Kecamatan Binjai Selatan.


Terpisah, Sementara itu ZE alias Ucok diduga melakukan pencurian satu unit sepeda motor Honda CRF BK 2009 RBT dari dalam rumah korban MF (38) di Desa Namu Ukur Selatan, Kecamatan Sei Bingai, pada 5 September 2026. Pelaku ditangkap pada Selasa (22/09/2026) sekitar pukul 11.30 WIB di Desa Peragahan, Kecamatan Sei Bingai, Kabupaten Langkat.


“Terhadap kedua terduga pelaku saat ini masih dilakukan proses penyidikan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai dengan hukum yang berlaku,” tegas Kasat Reskrim.


Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H., mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi kejahatan serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya tindak pidana di lingkungan masing-masing.


Pengungkapan ini merupakan bagian dari komitmen Polres Binjai dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta memberikan rasa aman bagi warga di wilayah hukum Polres Binjai," tegas AKBP Bimo Moernanda.(Humasresbinjai/torong/(23/09/2026)



  


Langkat | Bandar Meriah  News
- Kapolres Langkat AKBP Hannry P.H. Tambunan, S.E., S.I.K., memusnahkan barang bukti narkotika hasil pengungkapan sejumlah kasus. Barang bukti yang dimusnahkan terdiri dari 370,62 gram sabu, 90 butir pil ekstasi, serta 17,468 gram ganja.

Pemusnahan dilakukan sebagai bagian dari proses penyidikan sekaligus untuk melengkapi administrasi sebelum perkara dilimpahkan kepada pihak kejaksaan.

“Pemusnahan barang bukti harus dilaksanakan, salah satu tujuannya agar barang bukti tersebut tidak disalahgunakan,” terang AKBP Hannry, Rabu (23/09/2026).

Untuk memastikan proses pemusnahan berjalan transparan dan sesuai ketentuan, kegiatan tersebut disaksikan sejumlah pihak terkait, mulai dari Pengadilan, Kejaksaan hingga pengawasan internal dari Propam.

“Kita memastikan barang bukti yang ada hari ini betul-betul kita musnahkan dengan benar,”Tegasnya.

Barang bukti yang dimusnahkan adalah 370,62 gram sabu, 90 butir pil ekstasi  dengan cara direbus menggunakan kompor gas, dan 17,468 gram ganja di musnahkan dengan cara di bakar, Cara tersebut dilakukan agar narkotika tidak dapat digunakan kembali.

Sebelum dimusnahkan, barang bukti terlebih dahulu diperiksa kandungannya oleh tim Bidlabfor Polda Sumut untuk memastikan jenis dan kandungan narkotika yang akan dihancurkan.

"Selanjutnya, hasil penghancuran tersebut dimasukkan ke dalam limbah pembuangan sesuai prosedur," kata AKBP Hannry .

AKBP Hannry menambahkan, seluruh tahapan pemusnahan dilakukan bersama pihak terkait untuk memastikan proses berlangsung secara transparan, sesuai prosedur, dan dapat dipertanggungjawabkan.

"Selain memberikan kepastian hukum terhadap barang bukti hasil pengungkapan perkara, pemusnahan juga menjadi upaya mencegah narkotika kembali beredar dan membahayakan masyarakat,"Ucap AKBP Hannry.

Melalui keberhasilan pengungkapan dan pemusnahan ini, Polres Langkat mengestimasikan telah berhasil menyelamatkan sekitar 54.457 jiwa masyarakat dari bahaya narkotika.

Pemusnahan tersebut menjadi bagian dari komitmen Polres Langkat dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Langkat.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi implementasi program Polisi Langkat Garuda Ksatria yang diinisiasi Kapolres Langkat dengan semangat “Gagah Berani untuk Dicintai Masyarakat, Kuat, Sadar Aturan, Taat, Responsibility, Inovatif, dan Aman.”


Melalui semangat “Satu Langkah, Satu Hati untuk Langkat yang Aman dan Damai,” Polres Langkat terus berkomitmen menghadirkan pelayanan kepolisian yang humanis, responsif dan dekat dengan masyarakat.(ros)

  

 


Medan | Bandar Meriah  News
- Ketua Fraksi PAN-Perindo, T. Bahrumsyah, pimpin Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Perubahan Perda No. 1 tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.


Hal itu di ketahui pada rapat internal DPRD Kota Medan tentang pemilihan komposisi personalia Pansus, Selasa (22/09/2026). Turut mendampingi, David RG Sinaga, sebagai Wakil Ketua.


Usai penetapan menjadi Ketua Pansus, Bahrumsyah, kepada wartawan, Rabu (23/09/2026) menyampaikan Pansus akan semaksimal mungkin melakukan pembahasan bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD), khususnya yang berurusan dengan pajak dan retribusi.


Wakil Ketua Komisi III itu, tidak menampik pajak daerah dan retribusi daerah Kota Medan masih jauh dari harapan. Sebab, hampir setiap tahun anggaran target pajak daerah dan retribusi daerah tidak pernah memenuhi target. "Padahal, ketersediaan potensi pajak daerah dan retribusi daerah itu cukup besar," katanya.


Selain itu, sebut Bahrumsyah, dalam pembahasan nantinya juga akan ada perubahan sejumlah konsideran dalam pasal-pasal yang ada di dalam Ranperda. Hal ini untuk memaksimalkan penarikan pajak daerah dan retribusi daerah.


Terkait kebocoran, Bahrumsyah, menegaskan nantinya di dalam perubahan tersebut akan diarahkan agar penarikan pajak daerah dan retribusi daerah dilakukan secara online atau digitalisasi. "Memang, saat ini sejumlah penarikan sejumlah pajak daerah sudah dilakukan secara online. Kita ingin, nantinya penarikan segala bentuk pajak daerah dan retribusi daerah dilakukan secara online," ujarnya.


Bahrumsyah berharap, dengan perubahan Ranperda menjadi Perda nantinya, hasil pajak daerah dan retribusi daerah Kota Medan akan semakin maksimal, sehingga pembangunan di Kota Medan juga akan maksimal. Sebab, pajak daerah tersebut untuk membiayai pembangunan Kota Medan.


Di ketahui, Pemkot Medan mengajukan perubahan Ranperda tentang Perubahan Perda Kota Medan Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. Selain mengikuti regulasi yang lebih tinggi, perubahan ini juga untuk memaksimalkan pajak daerah dan restribusi daerah Kota Medan. (fit )

 



Medan | Bandar Meriah News
- Dukungan bagi anak-anak penyandang disabilitas intelektual untuk terus berprestasi di bidang olahraga mendapat perhatian serius dari Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas. Saat menerima audiensi jajaran Special Olympics Indonesia (SOIna) Sumatera Utara, Rico Waas bahkan berinteraksi langsung dengan para atlet yang akan membawa nama Sumatera Utara pada Pekan Special Olympics Nasional (PESONAS) II Tahun 2026 di Kupang, Nusa Tenggara Timur, Oktober mendatang.

Di hadapan para atlet, pelatih dan pengurus SOIna Sumut, Rico Waas menegaskan Pemko Medan tidak akan mengabaikan keberadaan dan potensi anak-anak disabilitas intelektual. Menurutnya, mereka memiliki hak yang sama untuk mendapatkan perhatian, pembinaan, kesempatan berprestasi, hingga masa depan yang jelas.

“Kita tidak melupakan atlet anak spesial ini. Mereka harus mendapatkan kebutuhan dan perhatian. Apa yang bisa kami bantu dalam menjalankan ini, akan kita lihat,” ujar Rico Waas didampingi Kadis Sosial Khoiruddin Rangkuti dan Kadispora T Chairuniza di Balai Kota, Rabu (23/09/2026).

Rico Waas juga menyampaikan keinginannya untuk melihat langsung para atlet bertanding sekaligus mengetahui perkembangan pembinaan yang dilakukan SOIna. Rico berharap dukungan terhadap atlet disabilitas intelektual dapat terus diperkuat sehingga mereka memiliki ruang untuk berprestasi dan menunjukkan kemampuan.

Dalam audiensi tersebut, Ketua SOIna Sumut August Sinaga bersama jajaran pengurus dan pelatih menyampaikan persiapan keberangkatan atlet Sumatera Utara mengikuti Pekan Special Olympics Nasional (PESONAS) II Tahun 2026 di Kupang, Nusa Tenggara Timur, pada Oktober mendatang. Mereka meminta doa dan dukungan Pemko Medan bagi para atlet yang akan bertanding.

PESONAS merupakan ajang olahraga nasional bagi penyandang disabilitas intelektual yang mempertandingkan tujuh cabang olahraga. Selain menjadi wadah kompetisi, ajang tersebut juga menjadi bagian dari seleksi atlet untuk mewakili Indonesia pada Special Olympics World Games 2027 di Santiago, Chili.

SOIna Sumut juga meminta dukungan Pemko Medan untuk membentuk SOIna tingkat Kota Medan. Kehadiran organisasi tersebut diharapkan memperluas pembinaan olahraga khusus bagi penyandang disabilitas intelektual sekaligus membuka kesempatan yang lebih luas bagi mereka untuk berprestasi.

Salah satu atlet yang hadir dalam audiensi tersebut adalah atlet lari, atlet renang Putra Abbas dan Zidan. Serta atlet lari Jhon dan atlet Bocce Mika Hutahaean.

Kehadiran para atlet menjadi bagian dari upaya memperkenalkan potensi dan prestasi anak-anak penyandang disabilitas intelektual kepada pemerintah dan masyarakat.(torong/safrizal)

Diberdayakan oleh Blogger.