Senin, 09 Februari 2026



Samosir| Bandar Meriah News - Kabupaten Samosir terpilih sebagai tempat Penganugerahan Desa Budaya Se-Indonesia. Pelaksanaan dari 5 Desa Budaya terpilih tahun 2025 diumumkan langsung di Huta Sinapuran Desa Simanindo Kecamatan Simanindo, Samosir. 


Lima desa yakni Desa Cibaliung (Kabupaten Pandeglang, Banten), Desa Duarato (Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur), dan Desa Suak Timah (Kabupaten Aceh Barat, Aceh), Desa Tanjung Isuy (Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur), serta Desa Tebat Patah (Kabupaten Muaro Jambi, Jambi), Senin (09/02/2026) 


Melalui paparannya, Bupati Samosir, Vandiko T. Gultom menyatakan penunjukan ini merupakan pengakuan negara atas komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Samosir bersama masyarakat untuk merawat nilai-nilai budaya yang hidup dan berkembang di setiap desa, sekaligus memperkuat posisi sebagai pusat pengembangan desa budaya yang berkelanjutan.  


“Samosir memang kecil secara wilayah, tetapi dari sekian banyak daerah di Indonesia, Menteri memilih Samosir. Ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi kami,” ungkap Vandiko.


Vandiko mengucapkan selamat kepada seluruh peserta Anugerah Desa Budaya. Berharap peserta dapat menikmati keindahan alam dan kekayaan budaya Samosir, sekaligus saling belajar berbagi pengalaman dalam upaya pelestarian budaya serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di setiap daerah. 


Sementara itu Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengatakan 5 desa budaya  terpilih menjadi contoh bagi desa di Indonesia, telah menunjukkan kekayaan budaya yang sangat beragam "Mega diversity". Desa budaya bagian tonggak penting penjaga sehingga budaya kedepan harus berkelanjutan. "Budaya tidak akan pernah habis selama ada manusia , mari mejadi penjaga budaya agar terus hidup, berlanjut dari generasi ke generasi" ucap Fadli


Melihat budaya Samosir, Menteri Kebudayaan mengakui bahwa Samosir memiliki banyak potensi yang layak diakselerasi ketingkat nasional. Ia juga mengapresiasi Opera Batak dengan para maestro , juga penampilan paduan suara yang sangat bagus.


Sejalan dengan Presiden RI Prabowo Subianto, Menteri Kebudayaan menekankan gerakan ASRI menjadikan bagian yang harus digerakkan menjadi satu ekosistim.


Lebih lanjut Fadli Zon menambahkan Kemajuan budaya harus  dilakukan bersama-sama mulai dari pusat ke desa dan juga komunitas budaya. Untuk kemajuan budaya Batak Menteri Kebudayaan memberikan janji untuk menulis budaya Batak dalam buku secara  komprehensif.


 "Dengan dukungan semua pihak , kita bisa majukan budaya. Sesuai perintah konstitusi kita harus  memajukan budaya termasuk budaya  Batak sebab  dimana-mana selalu ada orang Batak   di dunia , semoga budaya dan peradaban Batak semakin maju", tutupnya. (Indra Sinurat)

 


 Langkat| Bandar Meriah News - Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH melalui Wakil Bupati Langkat Tiorita Br Surbakti, SH menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Langkat dalam rangka Penetapan Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD Masa Sidang I Tahun Ke-II Tahun Anggaran 2026. Kegiatan tersebut digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Langkat, Senin (09/02/2026).

Rapat paripurna ini dipimpin oleh Ketua DPRD Kabupaten Langkat Sribana Perangin Angin dan dihadiri para Wakil Ketua serta segenap anggota DPRD Langkat, unsur Forkopimda, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para Camat, serta undangan lainnya.

Dalam sambutan Bupati Langkat yang disampaikan Wakil Bupati Tiorita Br Surbakti, ditegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Langkat menyambut baik dan mengapresiasi peran DPRD dalam menjembatani serta memperjuangkan aspirasi masyarakat melalui Pokok-Pokok Pikiran DPRD.

Bupati Syah Afandin menilai, Pokir DPRD memiliki peran strategis dalam perencanaan pembangunan daerah, khususnya sebagai salah satu rujukan dalam penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) serta program dan kegiatan tahunan pemerintah daerah.

“Pemerintah daerah siap bersinergi dan berkolaborasi dengan DPRD dalam merealisasikan berbagai program pembangunan yang telah dirancang, guna mewujudkan Langkat yang lebih maju, berdaya saing, dan berkelanjutan,” demikian disampaikan Wakil Bupati membacakan sambutan Bupati.

Lebih lanjut ditegaskan, Pokir DPRD bukan sekadar dokumen formal, melainkan representasi suara rakyat yang dihimpun melalui kegiatan reses dan forum dialog bersama masyarakat. Keberadaannya diharapkan mampu menjamin keterwakilan aspirasi rakyat, mendorong partisipasi publik dalam pembangunan, serta meningkatkan akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan anggaran daerah.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Langkat Sribana Perangin Angin menegaskan bahwa Pokok-Pokok Pikiran DPRD merupakan hasil penjaringan aspirasi masyarakat yang dihimpun melalui kegiatan reses anggota dewan dan berbagai forum diskusi.

“Pokok-Pokok Pikiran DPRD ini merupakan wujud nyata komitmen kami dalam menyuarakan dan memperjuangkan kepentingan masyarakat Kabupaten Langkat. Kami berharap pemerintah daerah dapat menjadikannya sebagai salah satu prioritas dalam penyusunan program dan kebijakan pembangunan,” ujarnya.

Sebelumnya, Ristya Chayani selaku anggota Badan Anggaran DPRD Kabupaten Langkat menyampaikan laporan hasil pembahasan Pokir DPRD. 

Ia menjelaskan bahwa Pokir yang telah disetujui merupakan hasil reses dan penjaringan aspirasi masyarakat yang selanjutnya dirumuskan menjadi rekomendasi kegiatan, selaras dengan sasaran dan arah kebijakan RPJMD Kabupaten Langkat.

Dengan ditetapkannya Pokok-Pokok Pikiran DPRD Masa Sidang I Tahun Ke-II Tahun Anggaran 2026 ini, DPRD Kabupaten Langkat menegaskan komitmennya dalam menjalankan fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan. Sinergi antara eksekutif dan legislatif diharapkan mampu memastikan setiap kebijakan pembangunan benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat serta membawa dampak nyata bagi kesejahteraan warga Kabupaten Langkat.

Menutup sambutannya, Bupati Langkat melalui Wakil Bupati menyampaikan harapan agar seluruh upaya dan kerja keras dalam membangun daerah senantiasa mendapat perlindungan dan ridho Allah Subhanahu wa ta’ala, demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat Kabupaten Langkat.(ros)

 


Samosir | Bandar Meriah News - Sebagai Peringatan Hari Pers Nasional di Samosir berlangsung hangat dan penuh kebersamaan. 


Bupati dan Wabup Samosir hadir sekaligus menyapa pers di Kezia Beach, ikut juga hadir Ketua DPRD Samosir, Kasi Humas Polres Samosir R. Simarmata, Asisten I, II dan III, serta pimpinan OPD juga organisasi kepemudaan. 


Kehadiran Bupati dan Wabup sebagai bukti kebersamaan sekaligus dukungan sinergitas  kepada media yang bertugas di Samosir. Acara sederhana dengan penuh keakraban dan makna yang ditandai pemotongan kue  dan dihadiri para insan pers yang bertugas di Samosir dengan tema "Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat", Senin (09/02/2026) 


Bupati Vandiko tak lupa mengucapkan selamat Hari Pers Nasional. "Biarlah hari ini tidak hanya seremonial, akan tetapi dapat menjadi momen silaturahmi antar pers dengan Pemkab Samosir serta saling meningkatkan dengan rasa kebersamaan," ucapnya.


Sementara itu, Kapolres Samosir,  diwakili Kasi Humas R. Simarmata menyampaikan instansi kepolisian tidak anti kritik. "Kepolisian tidak anti kritik  tapi jangan menghakimi, dengan peran pers dan hari pers hari ini  kita bangun Samosir, dengan menjual potensi pemandangan yang cukup indah ini. 


Ditambahkan Ketua Panitia Effendi Naibaho, bahwa hari pers bukan hanya perayaan seremonial  tapi momen refleksi bagi wartawan mengembangkan sayap sebagai wartawan yang lebih profesional.


"Bertambahnya usia pers semoga dapat menjalankan tugas semakin informatif dan akurat serta menjaga demokrasi. Pers sebagai pilar keempat, senantiasa menjunjung tinggi etika dan profesionalisme," ucapnya. 


Ia berharap pers Samosir memberikan kontribusi bagi masyarakat dengan menyajikan berita yang menghadirkan fakta dan kebenaran serta tanggung jawab sosia. (Indra Sinurat)

 


Langkat| Bandar Meriah  News - Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH yang diwakili Wakil Bupati Langkat Tiorita Br. Surbakti, SH menghadiri acara Pengucapan Janji dan Pemasangan Cap (Capping Day) Akademi Kebidanan (Akbid) Langkat Angkatan XXIV Tahun Akademik 2025–2026, yang digelar di Aula Akbid Pemda Langkat, Senin (09/02/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Langkat dr. Juliana, MM, Kepala Badan Kesbangpol Faisal Badawi, para Dewan Pembina, Pengawas dan Pengurus Akbid Langkat, civitas akademika, serta orang tua mahasiswa.

Direktur Akbid Langkat Alfi Laili, S.Keb., S.KM., M.Kes dalam laporannya menyampaikan bahwa mahasiswa Tahun Akademik 2025–2026 merupakan hasil seleksi penerimaan mahasiswa baru melalui ujian tertulis dan ujian kesehatan. Dari proses seleksi tersebut, sebanyak 29 mahasiswa dinyatakan diterima.

Ia menjelaskan, selama satu semester proses belajar mengajar telah dilaksanakan sesuai kurikulum dan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI). Setelah mengikuti ujian akhir semester dan ujian praktik, sebanyak 27 mahasiswa dinyatakan lulus Semester I.

Adapun 10 mahasiswa terbaik Semester I Akbid Langkat adalah:

1. Asmarani dengan IP 3,89

2. Sintiya Agustin dengan IP 3,86

3. Aulia Astari dengan IP 3,86

4. Azizah dengan IP 3,83

5. Sazkia Enggita Candhani dengan IP 3,78

6. Novia Tri Rahayu dengan IP 3,78

7. Intan Maulida dengan IP 3,75

8. Fany Darliani dengan IP 3,72

9. Intan Tamara dengan IP 3,69

10. Nurul Ema Yuanda dengan IP 3,69

Sementara itu, Wakil Bupati Langkat Tiorita Br. Surbakti dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada seluruh mahasiswa yang mengikuti prosesi pemasangan cap sebagai simbol awal pengabdian di dunia kebidanan.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Langkat, saya mengucapkan selamat dan sukses kepada ananda sekalian. 

Apa yang dilaksanakan hari ini merupakan hasil kerja keras yang memerlukan pengorbanan biaya, waktu dan pikiran. Namun pengorbanan tersebut tidak akan sia-sia karena akan bermanfaat bagi diri sendiri, keluarga, masyarakat, bangsa dan negara,” ujarnya.

Ia menegaskan, prosesi pemasangan cap bukan sekadar seremoni, melainkan penanda kesiapan mahasiswa untuk menempuh pendidikan profesi dengan tanggung jawab moral dan spiritual yang tinggi.

“Dengan mengikuti prosesi pemasangan cap, berarti saudara telah siap menjadi seorang bidan. 

Setiap bidan harus memiliki jiwa penolong dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Sumpah dan janji yang telah diucapkan harus benar-benar ditepati dan dilaksanakan karena berkaitan dengan janji kepada Tuhan Yang Maha Kuasa,” tegasnya.

Sebagai tenaga kesehatan yang menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan ibu dan anak, menurut Tiorita, seorang bidan harus memiliki penguasaan disiplin ilmu yang baik, dibarengi dengan sikap dan karakter yang terpuji. Karakter tersebut akan meningkatkan kepercayaan dan simpati masyarakat terhadap pelayanan yang diberikan.

Ia juga mengingatkan para mahasiswa bahwa dinamika masyarakat terus berkembang, sehingga menuntut tenaga kesehatan untuk selalu meningkatkan kompetensi dan kapasitas diri.

“Belajar tidak hanya terbatas di bangku perkuliahan. Pengalaman para senior dapat menjadi referensi berharga dalam mendukung tugas-tugas di lapangan nantinya,” pesannya.

Kepada seluruh civitas akademika Akbid Langkat, Wakil Bupati berharap agar terus menunjukkan kinerja profesional dalam mengelola institusi pendidikan tersebut, sehingga mampu mencetak tenaga kebidanan yang unggul dan berdaya saing.

Sementara kepada para orang tua mahasiswa, ia menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas keseriusan dalam mendukung pendidikan anak-anak mereka hingga menapaki profesi di bidang kesehatan.

“Selamat kepada bapak dan ibu yang telah membekali putra-putrinya untuk menjadi tenaga kesehatan yang akan mengabdi bagi masyarakat,” tutupnya.

Prosesi Capping Day Angkatan XXIV tersebut berlangsung khidmat dan penuh haru, menjadi momentum penting bagi mahasiswa Akbid Langkat dalam meneguhkan komitmen pengabdian di bidang kesehatan ibu dan anak.(ros)

 


Langkat,| Bandar Meriah  News -  Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo, S.H., S.I.K., M.Si memimpin upacara bendera sekaligus memberikan pembinaan kepada para pelajar di Sekolah Yayasan Pendidikan Islam Al-Ihsan, Desa Pertumbukan, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat, Senin (09/02/2026) pagi.

Upacara tersebut diikuti oleh siswa-siswi TK, SD, MTs, MA, dan SMA, serta dihadiri para Pejabat Utama Polres Langkat, Kepala Desa Pertumbukan, Kepala Sekolah, para tenaga pengajar, dan seluruh murid Yayasan Pendidikan Islam Al-Ihsan.

Dalam amanatnya selaku pembina upacara, Kapolres Langkat menekankan pentingnya para pelajar berada di lingkungan yang positif, disiplin dalam belajar, serta menjauhi segala bentuk kenakalan remaja yang dapat merusak masa depan.

Kapolres Langkat juga mengingatkan para pelajar, agar menjauhi narkoba dan perundungan (bullying). Ia menegaskan bahwa perundungan bukan hanya menyakiti secara fisik, tetapi juga dapat berdampak serius terhadap kesehatan mental korban hingga berujung pada tindakan yang membahayakan diri sendiri.

Selain itu, AKBP David Triyo Prasojo menegaskan bahwa tata tertib dan peraturan sekolah dibuat bukan untuk menyulitkan, melainkan untuk membentuk karakter disiplin sejak dini agar para pelajar siap menghadapi kehidupan bermasyarakat yang sarat aturan dan hukum.

Kapolres Langkat turut menekankan pentingnya tertib berlalu lintas dan patuh hukum. 

Ia mengingatkan bahwa masa depan para pelajar masih panjang dan dapat terhambat akibat kecelakaan lalu lintas yang sebenarnya dapat dicegah dengan disiplin dan penggunaan perlengkapan keselamatan.

Menjawab isu nasional terkait adanya anak sekolah dasar yang meninggal dunia akibat tekanan ekonomi keluarga karena tidak mampu membeli buku dan alat tulis, Kapolres Langkat menegaskan bahwa tidak boleh ada anak yang merasa sendirian atau putus asa karena keterbatasan ekonomi.

Ia mengimbau agar setiap permasalahan yang dihadapi pelajar disampaikan kepada guru, orang tua, kepala desa, Bhabinkamtibmas, maupun pihak kepolisian, serta mengajak masyarakat memanfaatkan Call Center Polri 110 sebagai sarana pengaduan dan bantuan.

Sebagai bentuk kepedulian nyata, Kapolres Langkat memberikan bantuan tali asih sebagai pengganti untuk membeli peralatan sekolah dan alat tulis kepada 10 siswa-siswi TK dan SD. Kepala Sekolah Yayasan Pendidikan Islam Al-Ihsan, Muhammad Rizal, S.Pd, menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas kehadiran Kapolres Langkat yang dinilai memberikan motivasi serta perhatian besar terhadap dunia pendidikan.(ros)


Samosir | Bandar Meriah News
- Kapolres Samosir AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan melakukan peninjauan Program Makan Bergizi Gratis (SPPG) sekaligus makan bersama pelajar SD Negeri 10 Lumban Suhi-suhi Toruan, Kecamatan Pangururan, Senin (09/02/2026)

 

Acara dihadiri oleh jajaran Polres Samosir, pengurus Bhayangkari, kepala sekolah Monita Ria Hernawati Sihombing, guru, dan seluruh siswa.


Kapolres memeriksa menu makanan yang terdiri dari nasi putih, ikan nila semur kuning, tahu crispy, tumis bunga kol wortel, serta buah jeruk, sekaligus memastikan kualitas, kebersihan, dan distribusi yang tepat sasaran.

 

Setelah makan bersama, Kapolres menggelar kuis edukatif dengan hadiah kotak pensil dan cokelat, kemudian membagikan alat belajar berupa buku tulis, pulpen, dan kaos kaki kepada 140 siswa. 


Sebanyak 21 siswa yang memiliki sepatu kurang layak juga menerima sepatu baru, dengan Kapolres secara langsung memakainya kepada salah satu pelajar.

 

Kegiatan berakhir sekitar pukul 13.00 WIB dengan penuh kehangatan. Polres Samosir menegaskan komitmennya mendukung tumbuh kembang generasi muda melalui pemenuhan gizi, pendidikan, dan kepedulian sosial.(Indra Sinurat)

Minggu, 08 Februari 2026



Jakarta | Bandar Meriah News - Polri menyelenggarakan rapat koordinasi bersama Kementan, Perum Bulog, BPK, Asosiasi Pabrik Pakan Ternak, dan Himbara di Mabes Polri, Minggu (08/02/2026)


Kegiatan yang diikuti seluruh gugus tugas Polda secara daring dan dipimpin Brigjen Langgeng Purnomo sebagai Wakil Posko Gugus Tugas Ketahanan Pangan ini bertujuan memperkuat ekosistem pertanian jagung pakan ternak dan meningkatkan kesejahteraan petani.

 

Indonesia berhasil tidak mengimpor jagung pakan ternak pada 2025. "Rakor ini kami laksanakan untuk konsolidasi dan kolaborasi menjalankan strategi ke depan tahun 2026 menjadi lebih baik lagi," ujar Brigjen Langgeng.

 

Di sisi permodalan, Polri menjembatani Poktan jagung untuk mengakses Kredit Usaha Rakyat (KUR) melalui Himbara. BRI sebagai bagian dari Himbara telah menyiapkan plafond KUR Mikro sebesar 180 triliun rupiah untuk bidang pertanian tahun 2026. 


Implementasi sudah terlihat di Nagreg dan Ciamis (Jawa Barat), di mana petani mendapatkan kredit untuk menanam dan memperluas lahan.

 

Untuk menjaga stabilitas harga dan memutus rantai tengkulak, Polri bekerja sama dengan Bulog yang akan menyerap hasil panen. Berdasarkan Surat Dinas Internal nomor SDI-217/DU000/PD.02.01/12012026 tanggal 12 Januari 2026.


Bulog menargetkan pengadaan 1 juta ton jagung untuk cadangan pangan dengan harga 6.400 rupiah per kilogram sesuai Harga Pembeliani⁸ Pemerintah (HPP).

 

"Fokus kami adalah menjaga agar harga jagung di tingkat petani minimal sesuai dengan HPP. Di Jabar dan Kalsel, kolaborasi ini telah mendorong pembelian dengan harga yang berpihak petani," jelas Brigjen Langgeng.

 

Program ini juga bertujuan mengembangkan lahan tidur dan meningkatkan produksi jagung nasional. Dengan pendampingan manajerial, diharapkan petani dapat membayar pinjaman tepat waktu dan meningkatkan taraf hidup secara berkelanjutan.(Indra Sinurat)

 


 

Samosir| Bandar Meriah News - Kapolres Samosir AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan, S.I.K., menggelar kunjungan dan mengikuti Ibadah Minggu bersama sekitar 70 Kepala Keluarga (KK) umat HKBP Bonandolok di Desa Bonan Dolok, Kecamatan Sianjur Mulamula, Minggu (08/02/2026) 


Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda awal kepemimpinannya untuk memperkenalkan diri dan memahami kondisi masyarakat langsung.

 

Didampingi Pejabat Utama Polres Samosir, Kapolsek Harian, serta personel terkait, Kapolres disambut oleh pendeta, pimpinan gereja, dan pengurus huria. Ibadah dipimpin Calon Pendeta Rahmat Simamora dengan berjalan khidmat.

 

Pimpinan HKBP Bonandolok, Pdt. Belman Sagala, menyampaikan ucapan selamat datang dan apresiasi. Menurutnya, kunjungan tersebut adalah kehormatan bagi jemaat yang tergolong kecil. "Anugerah Tuhan dalam menegakkan hukum hendaknya dimanfaatkan sebaik mungkin. Kami dukung penuh kinerja Polri, termasuk Bhabinkamtibmas yang aktif mendampingi masyarakat," ujarnya.

 

Dalam kesempatan itu, Kapolres menyampaikan pesan kamtibmas dan mengajak warga menjaga kenyamanan serta keharmonisan. Ia menekankan pentingnya nilai-nilai Dalihan Natolu – saling menghormati antar hula-hula, dongan tubu, dan boru – sebagai dasar menyelesaikan permasalahan dengan musyawarah dan rasa kekeluargaan. "Polri hadir untuk melindungi dan melayani, namun peran masyarakat sangat krusial dalam menciptakan desa yang aman dan kondusif," jelas Kapolres.

 

Kegiatan yang berakhir sekitar pukul 12.30 WIB bertujuan mempererat sinergitas antara Polri dengan tokoh agama dan masyarakat. 


Acara ditutup dengan pemberian bingkisan kepada jemaat, dengan situasi yang tetap aman dan tertib selama berlangsung.(Indra Sinurat)

 


 

Samosir| Bandar Meriah News - Menteri Kebudayaan Republik Indonesia Fadli Zon mengunjungi Kabupaten Samosir, yang disambut Bupati Vandiko T. Gultom dan Wakil Bupati Ariston Tua Sidauruk di Cagar Budaya Huta Simarmata, Desa Hariara Pohan, Kecamatan Harian, Minggu (08/02/2026)


Menteri meninjau beberapa objek wisata dan cagar budaya, antara lain Huta Simarmata, Museum Pusaka Batak (Kecamatan Pangururan), dan Museum Hutabolon (Kecamatan Simanindo). Di Huta Simarmata, ia melihat aktivitas masyarakat dan kearifan lokal yang terjaga, termasuk sarkofagus batu, sopo, losung, dan parik huta.

 

Fadli Zon mengaku kagum dengan kondisi perkampungan yang memiliki sarkofagus besar dan sekitar 10 rumah adat berusia ratusan tahun yang tidak menggunakan paku namun tetap terawat baik. Ia menyatakan kawasan ini layak ditetapkan sebagai Cagar Budaya Nasional karena menjadi monumen penting bagi bangsa dan sarat nilai budaya.

 

Menteri berharap adanya kolaborasi antar pemerintah pusat, provinsi, daerah, dan masyarakat untuk segera menetapkan Huta Simarmata sebagai cagar budaya provinsi kemudian nasional. Pemerintah pusat siap mendukung revitalisasi.

 

Bupati Vandiko menyambut baik kunjungan ini sebagai bentuk perhatian pemerintah pusat terhadap pelestarian budaya Batak Toba. Pemerintah Kabupaten Samosir akan mempersiapkan seluruh persyaratan untuk mendukung penetapan status nasional.

 

Setelah meninjau lokasi, Menteri dijadwalkan memberikan apresiasi pada Desa Budaya Huta Sinapuran, Kecamatan Simanindo. Turut hadir sejumlah pejabat terkait dari Kementerian Kebudayaan dan pihak OPD lainnya.(Indra Sinurat)

 




 Langkat | Bandar Meriah  News - Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH memimpin Apel Gabungan Pemerintah Kabupaten Langkat yang dirangkaikan dengan penyerahan santunan kepada 46 ahli waris anggota Korpri serta penyerahan satu unit mobil pemadam kebakaran, di Halaman Kantor Bupati Langkat, Senin (08/02/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Langkat Tiorita Br Surbakti, SH, para Asisten dan Staf Ahli Bupati, pejabat eselon II, III, IV, pejabat fungsional, serta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Non ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Langkat.

Dalam amanatnya, Bupati Syah Afandin menegaskan arah kebijakan pembangunan daerah dengan mendorong sektor pariwisata sebagai motor penggerak ekonomi baru di Kabupaten Langkat. Ia secara khusus meminta seluruh jajaran pemerintah daerah untuk memaksimalkan pengembangan 30 desa wisata yang telah ditetapkan.

“Saya mengajak kita semua untuk fokus pada sektor yang memiliki potensi besar dalam menggerakkan perekonomian, membuka lapangan kerja, sekaligus melestarikan budaya kita, yaitu sektor pariwisata, khususnya pengembangan 30 desa wisata yang telah ditetapkan,” tegas Bupati.

Menurutnya, 30 desa wisata tersebut tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Langkat dengan karakteristik dan daya tarik yang beragam, mulai dari wisata alam, budaya, religi, kuliner hingga sejarah. Keberagaman tersebut menjadi kekuatan kolektif yang harus dikelola secara terarah dan berkelanjutan.

“Setiap desa memiliki cerita dan keunikan tersendiri. Ini adalah aset kolektif kita yang harus dijaga dan dikembangkan bersama,” ujarnya.

Bupati juga menekankan pentingnya integrasi dan sinergi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam mendukung pengembangan desa wisata. Ia menggarisbawahi lima langkah strategis yang harus dijalankan bersama, yakni penguatan kolaborasi lintas sektor, pemberdayaan masyarakat, inovasi dan branding destinasi, pembangunan infrastruktur pendukung, serta menjaga keberlanjutan program.

“Pemerintah Kabupaten Langkat hadir bukan hanya sebagai regulator, tetapi sebagai penggerak utama dalam menciptakan perubahan yang nyata. Tiga puluh desa wisata itu adalah tiga puluh titik harapan baru bagi perekonomian kita,” ungkapnya optimistis.

Syah Afandin menyatakan keyakinannya, dengan kerja keras, sinergi, dan dukungan seluruh elemen masyarakat, Kabupaten Langkat mampu tumbuh sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Sumatera Utara.

Pada kesempatan yang sama, Bupati didampingi Wakil Bupati serta pengurus Korpri menyerahkan santunan STM kematian kepada 46 ahli waris anggota Korpri Kabupaten Langkat dengan total nilai Rp115 juta. Santunan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas Korpri kepada keluarga anggota yang telah wafat.

“Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Semoga almarhum dan almarhumah diampuni segala dosanya, diterima amal ibadahnya, dan ditempatkan di surga Allah SWT,” ucap Bupati.

Selain itu, sebagai bentuk komitmen terhadap peningkatan pelayanan dan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana, Bupati Langkat juga menyerahkan satu unit mobil pemadam kebakaran untuk operasional wilayah Kecamatan Bahorok dan sekitarnya.

Dalam apel tersebut, Bupati turut menyampaikan capaian membanggakan Pemerintah Kabupaten Langkat di bidang kearsipan. Berdasarkan surat Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia tertanggal 12 Januari 2026, Kabupaten Langkat berhasil meraih Juara I Tingkat Digitalisasi Arsip Tahun 2025 dari 33 kabupaten/kota se-Provinsi Sumatera Utara.

Prestasi tersebut menjadi bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Langkat dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang modern, transparan, dan berbasis digital, sekaligus memperkuat fondasi pelayanan publik yang profesional dan akuntabel.(ros)

Diberdayakan oleh Blogger.