Sabtu, 14 Mei 2022

 


Medan | Bandar Meriah News - Apresiasi dan ucapan selamat disampaikan Wali Kota Medan Bobby Nasution kepada seluruh jajaran pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Perkumpulan Marga Toga Aritonang Sumatera Utara periode 2022 - 2027 dilantik. Orang nomor satu di Pemko Medan ini berharap agar para pengurus dapat mengemban amanah dengan sebaik-baiknya menuju pencapaian visi dan misi organisasi.

Hal ini disampaikan Bobby Nasution saat menghadiri pelantikan Pengurus DPD Perkumpulan Marga Toga Aritonang Sumatera Utara periode 2022 - 2027 secara virtual di Hotel Danau Toba Jalan Imam Bonjol Medan, Sabtu (14/05/2022). Pelantikan ini turut dihadiri langsung Wakil Wali Kota Medan H Aulia Rachman.

Apresiasi atas pelantikan ini, kata Bobby Nasution, karena Tugu Toga Aritonang atau disebut juga Monumen Aritonang yang terletak di Desa Aritonang (Desa Dolok Ambar), tepatnya di Kecamatan Muara, Kabupaten Tapanuli Utara  disebut-sebut merupakan Ikon baru Kabupaten Tapanuli Utara .

"Tugu Aritonang yang dibangun ini untuk mengingatkan generasi saat ini tentang nilai-nilai yang sudah diwariskan dari para leluhur. Selain sebagai pengingat, Monumen Aritonang juga dibangun untuk menghormati para terdahulu. Tentunya ini menjadi simbol bahwa marga Aritonang telah memberikan kontribusi yang luar biasa di Sumut, khususnya di Kabupaten Tapanuli Utara," kata Bobby Nasution.

Dihadapan seluruh pengurus DPD Perkumpulan Marga Toga Aritonang Sumut, Bobby berharap  Marga Toga Aritonang ini bisa bersama-sama dengan seluruh lapisan masyarakat dan Pemko Medan berjalan beriringan serta berkolaborasi bersama untuk mencapai tujuan yang sudah ditetapkan bersama, khususnya untuk kemajuan Kota Medan. 

"Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus yang dilantik. Semoga dapat menjalankan amanah organisasi ini kedepannya. Mudah-mudahan melalui kegiatan ini dapat bermanfaat bagi wilayah sekitar kita dan orang-orang terdekat kita," harapnya.(safrizal)



Jumat, 13 Mei 2022

 


Medan | Bandar Meriah Indonesia Berkibar News - 
Menjelang libur panjang tanggal 15-16 Mei ini, Direktorat Lalu lintas Polda Sumut menyiagakan personel di jalur wisata rawan bencana dan kepadatan yang kerap dilintasi pengendara dan diprediksi bakal padat yakni Medan-Berastagi.

Guna mengantisipasi kemacetan dan bencana alam, Dit Lantas Polda Sumut menyiagakan alat berat dan mobil derek guna mempercepat proses evakuasi apabila ada kendaraan rusak dan bencana longsor.

Direktur Lalu Lintas Polda Sumut (Dirlantas Poldasu) Kombes Indra Darmawan Iriyanto mengatakan, penyiagaan ini mengantisipasi jumlah kendaraan yang diperkirakan meningkat

Apalagi di hari Sabtu diperkirakan sudah banyak masyarakat yang berlibur lantaran perkantoran dan pemerintahan libur.

"Kita masih standby di lokasi, hanya jumlah anggota disesuaikan dengan tingkat kerawanan yang ada. Kita juga siagakan alat-alat berat maupun derek di lokasi rawan bencana," kata Kombes Indra Darmawan Iriyanto, Jumat (13/05/2022).

Pihaknya juga telah berkordinasi dengan instansi terkait mengantisipasi bencana yang membutuhkan evakuasi cepat seperti PLN jika ada tiang listrik tumbang seperti beberapa waktu lalu di jalur Medan-Berastagi.

"Kita juga berkordinasi dengan pemerintah setempat dan juga standby alat-alat berat maupun derek di lokasi rawan bencana," ucapnya lagi.

Dir Lantas Polda Sumut juga menghimbau kepada masyarakat yang ingin menghabiskan waktu libur bersama keluarga tetap berhati-hati dan mematuhi peraturan. Tetap Waspada utamakan keselamatan. (fit/panji)

  


Medan | Bandar Meriah News  -Zulkifli Ketua Forum Wartawan Polri (FWP) Polda Sumut mengapresiasi kerja Kapolda Sumut Irjen Panca, yang tak kenal lelah tanpa henti mengendalikan anak buahnya dalam memberikan rasa aman bagi warga Sumut. 

"Sepanjang pengalaman kita di Polda Sumut ini, Irjen Panca satu satunya pejabat yang dalam kesehariannya hanya memikirkan pekerjaan. Tak ada hari tanpa kerja baginya," ucap Zulkifli, Ketua FWP, Kamis (12/05/2022).

Karena itu pula, lanjut Zulkifli, tak heran apabila saat ini Irjen Panca 'banjir' apresiasi, karena memang kerjanya yang mumpuni, terutama dalam pengungkapan sejumlah kasus, terutama yang merupakan atensi Kapolri. Seperti yang terbaru, penangkapan terhadap dua tersangka yang terlibat kasus pelemparan bus Sartika sehingga menyebabkan seorang penumpang tewas. 

"Tak butuh waktu lama, Polres Batubara dan Polda Sumut dapat meringkus kedua tersangkanya," sebut Zulkifli. 

Selain itu, lanjutnya, Kapolda Irjen Panca juga begitu concern pada pemberantasan begal yang memang sangat meresahkan masyarakat. Tujuannya, tak lain untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat.  

"(Irjen Panca) seperti tak pernah lelah. Terus bekerja, agar tingkat kriminal menurun. Untuk itu, masyarakat Sumut wajib menyampaikan rasa terimakasih kepada Irjen Panca. Mungkin, kita yang sehari-hari bekerja sebagai penyambung lidah rakyat bisa mewakili," urai wartawan senior ini. 

Dilanjutkan Zulkifli, sebagai seorang jurnalis, dirinya juga melihat kepuasan masyarakat Sumatera Utara atas kinerja Irjen Panca. Apalagi mampu menuntaskan kasus-kasus yang menonjol dengan waktu relatif cepat. 

"Jadi wajar, apabila banyak yang mengapresiasi kinerja Kapolda,  karena memang pantas diapresiasi," sebut Zulkifli, seraya menyatakan bahwa Irjen Panca tak sungkan bila harus turun langsung ke lapangan, dan bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Dan menurutnya, apa yang dilakukan Kapolda Sumut Irjen Panca, tak terlepas dari peran wakilnya, Brigjen Pol Dadang Hartanto, yang juga dikenal sangat humanis dan dekat dengan awak media.  

"Pasangan ini (Irjen Panca dan Brigjen Dadang)  memang sudah sangat klop. Keduanya sama-sama smart dan ulet. Yang tak kalah pentingnya, keduanya saling mengisi sehingga mampu menjaga kekompakan seluruh personil Polda Sumut," ujar Zulkifli, mengakhiri. (fit/panji)

  


Jakarta | Bandar Meriah News - Pimpinan Komisi I DPR RI mengutuk keras tragedi penembakan terhadap Jurnalis Al-Jazeera, Shireen Abu Akleh yang sedang meliput serangan Israel di kamp pengungsian Jenin, dan Mahkamah Internasional segera melakukan penyelidikan terkait peristiwa itu, Tepi Barat.

Tindakan pembunuhan brutal yang dilakukan tentara Israel tidak dapat dibenarkan dengan dalih apa pun. Sebab, Shihreen bertugas dengan mengenakan rompi bertuliskan pers.

“Saya Meutya Hafid, Ketua Komisi I DPR RI mengutuk keras pembunuhan wartawan yang sedang bertugas di wilayah pendudukan Palestina,” tegas Ketua Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid dalam dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (12/05/2022).

Meutya menuturkan, berdasarkan ketentuan hukum humaniter internasional, jurnalis atau wartawan yang berada di situasi konflik bersenjata harus mendapatkan perlindungan dari kedua belah pihak yang bertikai.

“Saya berpendapat bahwa penembakan terhadap Wartawan Shireen Abu Akleh oleh pasukan Israel termasuk dalam pelanggaran berat menurut Konvensi Jenewa 1949,” tuturnya.

Dalam Konvensi Jenewa tentang hukum humaniter internasional mengatur tentang perlindungan terhadap wartawan baik sebagai warga sipil maupun sebagai wartawan. Hal ini dapat dilihat dalam ketentuan Pasal 4 ayat A sub 4 Konvensi IV Jenewa 1949 dan Pasal 79 Protokol Tambahan I 1977.

“Di mana wartawan merupakan salah satu pihak yang harus dilindungi dalam sengketa bersenjata dan selayaknya diperlakukan sebagai warga sipil,” tegas mantan Jurnalis Senior yang pernah meliput di wilayah konflik tersebut.

Dengan aturan tersebut, Meutya berpandangan bahwa tindakan penembakan brutal terhadap Shireen Abu Akleh merupakan sebuah pelanggaran HAM berat yang masuk ke dalam kategori kejahatan perang, karena telah melanggar ketentuan yang telah diatur dalam Konvensi Jenewa 1949.

Atas dasar itu, Meutya menyerukan kepada seluruh pemerintah, parlemen, dan komunitas internasional untuk menuntut Israel agar bertanggungjawab atas pembunuhan Shireen Abu Akleh.

Tuntutan kepada Israel ini untuk mengingatkan pada semua pihak bahwa jurnalis yang meliput situasi konflik harus dipastikan keamanan dan perlindungannya setiap saat.

 “Saya menuntut pada Mahkamah Pidana Internasional (ICC) untuk membuka penyelidikan pidana pada para pelaku yang terlibat termasuk komandan yang bertanggung jawab dalam pembunuhan. Sudah saatnya para pelaku kejahatan perang ini diadili dan dimintai pertanggungjawaban pidana internasional,” katanya.

Lebih lanjut, Meutya meminta Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI untuk menggalang kerja sama internasional untuk penyelidikan segera dan menyeluruh. Lalu, bagi mereka yang bertanggung jawab didesak untuk dimintai pertanggungjawaban.

“Saya juga meminta Kemlu untuk menggalang solidaritas internasional untuk memastikan hukum dan norma internasional ditegakkan demi melindungi wartawan yang sedang bertugas dan pekerja media tidak lagi menjadi sasaran perang,” pungkasnya. (fit)


Kamis, 12 Mei 2022

 


Deli Serdang | Bandar Meriah News 
-Bupati Deli Serdang H Ashari Tambunan menghadiri Silaturahmi Pimpinan Ormas Islam dan Tokoh Agama Kabupaten Deli Serdang, di Kantor MUI Deli Serdang, Kamis (12/05/2022).

Hadir juga pada kesempatan tersebut, Kakan Kemenag Deli Serdang Drs. Abdul Haris Harahap, Asisten 1 Deli Serdang Drs. Citra Efendi Capah, Kadis Kominfo Stan Deli Serdang Dr.Dra.Hj. Miska Gewasari, MA, Kadis Pendidikan Deli Serdang Yudi Hilmawan,SE,MM, Ketua FKUB Deli Serdang H. Waluyo,  Ketua MUI Deli Serdang Amir Panatagama Spd.I,  Ketua BKPRMI Deli Serdang Zailani Dalimunthe SH, Ketua PD Al-Washliyah Deli Serdang M. Soleh S.Ag, Ketua PCNU Deli Serdang H. Timur Tumanggor, S.Sos.MAP, Ketua PD Muhammadiyah Deli Serdang H.Ibnu Hajar, Ketua DMI Deli Serdang H. Sulaiman Hasibuan,  Ketua Mathalul Amwar Deli Serdang H.A. Taufik Lubis, S.Ag, kabag Kesra Deli Serdang Ali Mukti Harahap S.Ag, Kabag Prokopim Deli Serdang M. Ari Mulyawan H, SH,M.AP,  Para Ulama dan Tokoh Agama.

Dalam sambutannya, Bupati H Ashari Tambunan kembali menyampaikan ucapan selamat hari raya Idul Fitri 1443 Hijriah Mohon maaf lahir dan batin di iringi dengan doa Semoga semua amal ibadah bapak ibu sekalian selama bulan suci Ramadhan yang baru lalu menjadi amal ibadah yang berterima dan mendapat balasan yang berlipat ganda dari Allah subhanahu wa ta'ala.

Bupati juga mengucapkan rasa syukurnya, karena hari ini bisa bertemu bersilaturahmi dan saling menyampaikan ucapan Selamat atas keberhasilan melewati dan melaksanakan segala amal ibadah di bulan suci Ramadhan dan kesempatan untuk saling bermaaf-maafan sebuah tradisi yang amat sangat baik dan berharap Semoga semua yang baik yang kita dapatkan selama bulan suci itu bisa kita pertahankan di masa-masa yang datang sampai  yang berikutnya.

Bupati H Ashari Tambunan juga mengingatkan, bahwa niat yang baik untuk meningkatkan silaturahmi di antara sesama kita menjaga hubungan silaturahim yang selama ini menurutnya telah terjalin dengan baik dengan bersama kita bisa berbincang-bincang untuk menyampaikan, pendapat masing-masing apa yang kita rasa baik untuk kita laksanakan di  dalam konteks untuk bagaimana Kabupaten Deli Serdang, bisa terus kita upayakan maju, sejahtera, religius dan rukun dalam kebhinekaan. (raja/torong)








  


Medan | Bandar Meriah News - Kabaharkam Polri, Komjen Pol Arief Sulistyanto, melaksanakan kunjungan kerja (kunker) ke Markas Komando Polairud Polda Sumut, Belawan, Kamis (12/05/2022).

Didampingi Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak, Waka Polda Sumut Brigjen Pol Dadang Hartanto, setibanya di Mapolairud Polda Sumut, Kabaharkam Polri Komjen Pol Arief Sulistyanto disambut Direktur Polairud Polda Sumut Kombes Pol Toni Ariadi Affendi bersama sejumlah personel.

"Kedatangan saya untuk memberikan penghargaan kepada personel Kapal Kedidi Baharkam Polri karena berhasil mengungkap peredaran ganja seberat 49 kg," katanya.

Usai memberikan penghargaan kepada personel, Kabaharkam Polri bersama Kapolda Sumut, Waka Polda Sumut dan Direktur Polairud Polda Sumut mengecek kondisi Kapal Kedidi. 

Komjen Pol Arief Sulistyanto berharap agar personel Kapal Kedidi terus meningkatkan patroli laut dalam menjaga perairan lautan di Indonesia agar tidak susupi masuknya narkoba.

"Penghargaan yang diberikan ini agar kira menjadi motivasi dalam melaksanakan patroli menjaga lautan Indonesia," harapnya.

Pada kesempatan itu, Kabaharkam Polri, Komjen Pol Arief Sulistyanto, turut memberikan paket bingkisan kepada masyarakat pesisir usai mengikuti vaksinasi massal di Kapal Poliklinik Terapung milik Direktorat Polairud Polda Sumut.

"Target vaksinasi di Sumatera Utara sudah melebihi capaian target. Namun begitu Polda Sumut tetap menggelar vaksinasi dan terus berjalan. Angka penyebaran pandemi Covid-19 telah mengalami penurunan," pungkasnya.(panji/fit)

  


Deli Serdang | Bandar Meriah  News -Wakil Bupati (Wabup) Deli Serdang, HM Ali Yusuf Siregar mengikuti Apel Siaga Tim Pendampingan Keluarga Nusantara Bergerak yang diselenggarakan secara serentak di seluruh kabupaten/kota melalui video conference (vidcon), Kamis (12/05/2022).

Wabup didampingi Kepala Bappeda Litbang Kabupaten Deli Serdang Ir Remus Hasiholan Pardede MSi, Kadis P3A dan P2KB Era Permata Sari SH MM, mewakili Kadis Kesehatan PC IBI Deli Serdang Marina Sitepu SST MKes, Kadis PMD Drs Khairul Azman MAP, Camat Lubuk Pakam Danang Purnama Yudha SSTP beserta istri, dan TP PKK Kabupaten Deli Serdang dan Kecamatan Lubuk Pakam, mengikuti vidcon tersebut di Aula Cendana, Lantai II, Kantor Bupati Deli Serdang. 

Kepala BKKBN RI, Hasto Wardoyo dalam sambutannya, menekankan kepada Tim Pendamping agar lebih jeli dalam memberikan pemahaman kepada calon pengantin dan juga keluarga baru dalam mencegah terjadinya stunting.

Sementara ity, Kepala Staf Kepresidenan RI, Jend (Purn) Dr Moeldoko, menyampaikan salah satu tugas Kepala Staf Kepresidenan adalah mengawal semua program yang berhubungan dengan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.

Dijelaskannya, target penurunan stunting 20 persen di tahun 2024, agar bisa tercapai Pemerintah Republik Indonesia, dengan adanya kerjasama antara bidan Indonesia, TP PKK, Kader KB dan seluruh unsur lapisan dan golongan masyarakat sehingga target tersebut dapat terlaksana.

"Saya akan pastikan kepada Presiden, target tersebut akan tercapai sehingga beliau tidak perlu khawatir akan percepatan penurunan angka stunting," ucapnya.

Di kesempatan itu pula, Menko PMK, Muhadjir Effendy dalam sambutanya yang dibacakan Deputi III Kementrian PMK, Agus Suprapto, mengemukakan dalam rangka mencapai target penurunan stunting, merupakan sebuah tanggung jawab tidak kecil. Namun, dengan adanya kerjasama antara bidan seluruh Indonesia, TP PKK dan Kader KB diyakini target itu akan tercapai.

"Dalam rangka mempercepat penurunan stunting, saya harapkan kepada seluruh kabupaten/kota agar lebih meningkatkan sarana dan prasarana dalam meningkatkan kinerja para tim pendamping keluarga sejahtera, sehingga lebih mempermudah petugas kita untuk memberikan pemahaman dan edukasi kepada masyarakat, baik kepada calon pengantin begitu juga dengan kepada keluarga baru," jelasnya. 

Kepada Pemerintah kelurahan maupun desa juga agar lebih mengaktifkan tim percepatan penurunan stunting, sehingga masyarakat bisa memahami karena desa dan kelurahan adalah ujung tombak dari pemerintahan tingkat bawah sampai tingkat pusat. (raja/torong)


Rabu, 11 Mei 2022

 


Medan | Bandar Meriah News - 
Penyidik Direkorat (Dit) Reskrimsus Polda Sumut telah menyerahkan tersangka dokter berinisial G yang memberikan suntik vaksin kosong ke JPU Kejari Medan.

Penyerahan tersangka dokter Ke JPU itu dibenarkan Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi, Rabu (11/05/2022).

"Berkasnya sudah tahap II dan dinyatakan lengkap sehingga penyidik Dit Reskrimsus Polda Sumut menyerahkan dokter inisial G yang ditetapkan sebagai tersangka atas kasus pemberian suntik vaksin kosong ke JPU," katanya.

Penyerahan terhadap tersangka G oleh Penyidik Polda Sumut diterima Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejati Sumut Febrina Sebayang dan Rahmi Syafrina di Ruang Tahap II Bidang Pidana Umum (Pidum) Kejaksaan Negeri Medan.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) MedanTeuku Rahmatsyah melalui Kasi Intelijen Simon, mengatakan penyerahan tahap II dari penyidik Polda Sumut sudah selesai dilakukan.

"Selanjutnya, Jaksa Penuntut Umum sedang menyiapkan dakwaannya agar dapat segera dilimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Medan. Namun, tersangka tidak dilakukan penahanan," ungkapnya.

Diketahui, pemberian suntik vaksin kosong dilakukan oknum dokter berinisial G saat menjadi vaksinator pada kegiatan vaksinasi anak berusia 6-11 tahun di SD Wahidin, Senin 17 Januari 2022 lalu.

Saat pelaksanaan vaksinasi berlangsung, orang tua murid tersebut memvideokan anaknya sedang menjalani vaksinasi. 

Setelah dilihat videonya, diduga vaksin diberikan kepada anaknya kosong. Kemudian orang tua anak memberitahu tahu kepada anggota keluarga lainnya dan video itu pun viral di media sosial.

Atas perbuatannya, tersangka disangkakan melanggar Pasal 14 ayat 1 dan atau Pasal 14 ayat 2 UU RI nomor 4 tahun 1984 tentang wabah penyakit menular.(panji/fit)


 


Medan | Bandar Meriah  News - Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kajati Sumut) Idianto, SH, MH menyampaikan apresiasi kepada pemenang lomba karya tulis jurnalistik dan mahasiswa dengan tema 'Penghentian Penuntutan dengan Pendekatan Keadilan Restoratif (Restorative Justice)' pada acara penyerahan hadiah kepada pemenang di aula lantai 3 Kantor Kejati Sumut Jalan AH Nasution Medan, Rabu (11/05/2022).

"Pemilihan tema tentang Restorative Justice menjadi salah satu upaya yang dilakukan Kejaksaan untuk mensosialisasikan Peraturan Jaksa Agung No. 15 Tahun 2022 tentang Penghentian Penuntutan dengan Pendekatan Keadilan Restoratif," kata Idianto.

Dalam rentang waktu Januari sampai April 2022, kata mantan Direktur Terorisme dan Lintas Negara Jampidum Kejagung ini bahwa Kejati Sumut telah menghentikan penuntutan terhadap 54 perkara pidana dengan pendekatan keadilan restoratif. 

"Perlu kami sampaikan bahwa, seluruh usulan penghentian penuntutan dengan pendekatan keadilan restoratif yang diajukan dari Kejari ke Kejati Sumut ada juga yang belum dapat  diusulkan ke Jampidum Kejagung RI dengan berbagai pertimbangan," tegasnya. 

Lebih lanjut Idianto menyampaikan peran jurnalis dan mahasiswa dalam mensosialisasikan Perja ini lewat karya tulisnya akan memberikan pemahaman yang lebih kepada masyarakat tentang program-program yang ada di Kejaksaan.

Sebelumnya, Ketua Panitia Lomba yang juga Asintel Kejati Sumut I Made Sudarmawan menyampaikan bahwa lomba karya tulis dibagi menjadi dua kategori. Untuk kategori jurnalis ada 16 peserta dan kategori mahasiswa ada 12 peserta. Total ada 28 peserta yang mengikuti lomba karya tulis ini.

"Dengan pertimbangan menghargai karya tulis para peserta, maka semua karya tulis yang masuk diikutkan dalam penilaian dewan juri. Semua karya tulis yang masuk ke panitia kita apresiasi dan dinilai oleh dewan juri," tandasnya.

Dekan Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara Dr. Mahmul Siregar juga menyampaikan apresiasi kepada Kejati Sumut yang telah memberikan ruang bagi jurnalis dan mahasiswa dalam menguji kemampuan mereka untuk menulis.

"Tema yang dipilih tentang keadilan restoratif yang menjadi salah satu upaya Kejaksaan dalam menghentikan penuntutan. Semoga kegiatan seperti ini menjadi agenda berkesinambungan yang dilaksanakan Kejati Sumut ke depan," katanya.

Selanjutnya, Ketua Dewan Juri Dr Arifin Saleh Siregar membacakan berita acara hasil penilaian dewan juri. Untuk kategori jurnalis, juara I Apriadi Gunawan (The Jakarta Post/Forum Keadilan), juara II Robert Siregar (Metro Online) dan Juara III Tonijer Hutagalung (Orbit Digital). 

Untuk kategori mahasiswa, juara I M Husni Baihaqi (USU), juara II Fanny Octaviana Gea (USM Indonesia) dan juara III Iman Sejati Zendrato (USM Indonesia). 

Hadiah berupa piala, sertifikat dan uang pembinaan kepada para pemenang kategori jurnalis diserahkan Kajati Sumut Idianto dan kepada pemenang kategori mahasiswa diserahkan dewan juri Rizal R Surya. 

Hadir juga pada kesempatan itu Asdatun Dr Prima Idwan Mariza, Asbin Sufari, Aswas RM Ari Priyoagung, Kabag TU Rahmat Isnaini, Kasi Penkum Yos A Tarigan , Dekan Fakultas Ekonomi USM Indonesia, Ka Prodi USM Indonesia, para wartawan.(irwan)

  


CATATAN: ZULKIFLI TANJUNG, REDAKTUR SENIOR

Medan | Bandar Meriah News- 56 tahun bukan waktu yang pendek. Jika dia manusia, sudah berstatus kakek-kakek. Sudah melahirkan  dua generasi. Anak dan cucu. Pun begitu dengan Harian Medan Pos, kini usianya sudah genap 56 tahun. Telah melahirkan anak yang tangguh. Kini, sang anak sedang mempersiapkan cucu untuk meneruskan usianya agar mencapai 100 tahun.

Dibesut oleh Almarhum Ibrahim Sinik, Medan Pos lahir 9 Mei, 56 tahun silam. Kini, setelah Almarhum wafat estafet harian kriminal pertama di Medan ini dikendalikan oleh putranya, Farianda Putra Sinik SE. Almarhum Ibrahim Sinik sukses melahirkan wartawan-wartawan handal. Bahkan, anak kandungnya saat ini menjabat Ketua PWI dan Ketua SPS Sumut. Jabatan ini, adalah cita-cita Almarhum Pak Ibrahim (demikian saya menyapa beliau) untuk sang anak.

Saya mengenal Almarhum Pak Ibrahim di tahun 96. Ketika itu, saya yang baru tamat SLTA diajak ayah saya, Almarhum Ali Yusran, untuk bekerja di kantor yang terletak di Jalan Perdana tersebut. Saat itu, ayah saya yang lebih dikenal dengan sebutan Datok menjabat sebagai Redaktur Pelaksana (Redpel) di Majalah Detektif Spionase. Masih media dalam Grup Harian Medan Pos. Tegas dan murah menelurkan ilmu, adalah ciri khas Pak Ibrahim. Sehingga tak heran, Medan Pos banyak melahirkan wartawan-wartawan top di Kota Medan.

Salah satu yang tak terlupakan dari Harian Medan Pos adalah Almarhum Ray Paty. 30 tahun lalu, nyaris tak satu pun pejabat polisi di Sumut yang tak mengenal Almarhum. Wartawan paling top di Kepolisian. Medan Pos pun, menjadi satu-satunya koran kriminal yang paling disegani. Banyak ilmu yang saya peroleh dari kedua sesepuh ini. Setelah Almarhum Ray Paty, ada nama Almarhum M Tegap Ginting Munthe. Almarhum pun, banyak mengajarkan saya untuk menjadi wartawan. Mereka, adalah orang-orang tangguh yang di masanya membesarkan  Harian Medan Pos.

Kini, ketiga wartawan top itu telah tiada. Hanya Al-Fatihah yang mampu kami kirimkan. Pasti, ketiganya tenang di alam sana. Karena banyak ilmu yang telah mereka tularkan, yang sangat bermanfaat bagi kami generasi penerusnya. Hingga hari ini, Harian Medan Pos masih bertahan. Bahkan, anak kandung Almarhum Ibrahim Sinik pun telah menjabat sebagai Ketua PWI. Meski tak melihat langsung, Almarhum Ibrahim Sinik pasti merasa bangga. Sungguh, tongkat estafet Harian Medan Pos berjalan seperti yang dia harapkan.

Sebagai generasi  kedua, yang punya tekad melahirkan  generasi tangguh berikutnya, Farianda pun memiliki sejumlah strategi. Atas pertimbangan Medan Pos adalah tempat lahir, saya pun tak menolak saat diajak ikut serta kembali bergabung di media yang dulunya bernama Sinar Pembangunan ini.  Tekad dan tujuan kami sama, ingin meneruskan cita-cita dan petuah para orang tua kami. Lebih dari itu, kami ingin Harian Medan Pos tetap jaya, tetap menjadi media yang kuat. Kuat dalam memberikan  informasi, dan kuat dalam melaksanakan tugas utama sebagai kontrol sosial.

Tentu tak mudah dalam mewujudkan cita-cita tersebut. Berbagai gempuran dirasakan oleh Harian Medan Pos dalam bertahan  hidup, di tengah-tengah menjamurnya media online. Koran, nyaris tak dibutuhkan lagi. Namun, dengan tekad baja, demi melahirkan  generasi ketiga yang tangguh, kami pun siap tempur. Ulang tahun ke-56 ini pun menjadi moment. Moment untuk bisa bangkit, berdiri kuat dan menjadi tangguh. Selamat ulang tahun untukmu Harian Medan Pos. Tetaplah mampu melahirkan wartawan-wartawan tangguh, wartawan-wartawan top.(fit)

Diberdayakan oleh Blogger.