Selasa, 15 September 2026



Binjai| Bandar Meriah News
- Kapolres Binjai AKBP R. Bimo yang diwakili Wakapolres Binjai Kompol Sofyan H. Nasution, S.H., M.H., menghadiri kegiatan Maulid Arba’in di Masjid As-Syakirin, Jalan Binjai Kuala, Dusun VI, Desa Sei Limbat, Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat, Selasa (15/09/2026) malam. Kegiatan turut dihadiri Kapolsek Selesai AKP Bambang Nurmiono, S.H., M.H., sejumlah PJU Polres Binjai, serta sekitar 300 jamaah.


Kegiatan mengangkat tema “Memperingati Kisah Nabi Muhammad SAW” dengan tausiah oleh Habib Salim Al Haddad dan doa oleh Kyai Jalalaludin AT.-Tijani dari Bandung. Rangkaian acara meliputi pembukaan, pembacaan Al-Fatihah, sambutan Ketua BKM Masjid As-Syakirin Febrianto, sambutan Wakapolres Binjai, tausiah, pembacaan Maulid Qiyam dan shalawat Nabi oleh santri Pondok Pesantren Habib Ahmad Kota Binjai, doa dan penutup.


Dalam sambutannya, Wakapolres Binjai mengajak masyarakat menjaga situasi Kamtibmas agar tetap aman dan kondusif, mengaktifkan kembali poskamling, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap gangguan keamanan. Ia juga mengimbau para orang tua untuk mengawasi anak-anak agar tidak terlibat kenakalan remaja, termasuk geng motor, serta mengajak masyarakat meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.


Sementara itu, Habib Salim Al Haddad dalam tausiahnya mengajak jamaah mengenal sejarah dan perjalanan Nabi Muhammad SAW sebagai teladan umat, mencintai Rasulullah SAW, mengagungkan Allah SWT, serta menjaga perilaku terhadap sesama dengan tidak menyakiti anak-anak. Kegiatan Maulid Arba’in ini merupakan pelaksanaan ke-30 di Masjid As-Syakirin dan menjadi bagian dari rangkaian kegiatan selama 40 hari di masjid-masjid wilayah Kota Binjai dan Kabupaten Langkat.



Kegiatan yang dihadiri tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, remaja masjid, ibu-ibu perwiritan dan masyarakat Kecamatan Selesai tersebut berakhir pukul 22.30 WIB dalam keadaan aman dan terkendali. Rangkaian Maulid Arba’in selanjutnya dijadwalkan pada Rabu (16/9/2026) di Masjid Al-Hidayah, Kecamatan Binjai Selatan, dan Kamis (17/9/2026) di Masjid Al-Muttaqin, Cengkeh Turi, Kecamatan Binjai Utara.(Humas Polres Binjai/Torong)



   



Samosir | Bandar Meriah News
- Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan Sumatera Utara menyerahkan aset penataan Kawasan Water Front City (WFC) Pangururan dan Kawasan Tele kepada Pemerintah Kabupaten Samosir. Penyerahan aset tersebut ditandai dengan penandatanganan Berita Acara Serah Terima Hibah Barang Milik Negara (BMN) oleh Bupati Samosir Vandiko T. Gultom bersama Kepala Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan Sumatera Utara Kementerian PU, Yenni Mulyadi, di Food Court WFC Pangururan, Selasa (15 /09/ 2026).


Aset yang diserahkan dengan nilai lebih dari Rp169 miliar tersebut berupa penataan jalan, irigasi dan jaringan pada Kawasan Water Front City Pangururan dan Kawasan Tele. Pembangunan dilaksanakan oleh Kementerian PU pada tahun 2021–2022, kemudian dilanjutkan dengan optimalisasi penataan kawasan pada tahun 2024.


Dengan dilaksanakannya serah terima hibah ini, aset penataan kedua kawasan tersebut secara resmi menjadi milik Pemerintah Kabupaten Samosir untuk dikelola, dirawat dan dikembangkan secara berkelanjutan.


Bupati Samosir Vandiko T. Gultom menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian PU, khususnya Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan Sumatera Utara, atas dukungan dan sinergi yang telah terjalin sejak awal pelaksanaan pembangunan.


"Setelah sekian lama, apa yang kita programkan dalam pembangunan ini akhirnya sampai pada tahap dapat dihibahkan. Ini semua karena kita bersinergi dengan baik. Dalam pelaksanaan program tentu ada suka dan duka, termasuk berbagai kendala seperti persoalan lahan, namun semuanya dapat kita lalui karena sinergi yang baik," ujar Vandiko.


Menurut Vandiko, penataan Kawasan Water Front City dan Kawasan Tele telah memberikan wajah baru bagi Kabupaten Samosir serta memberikan dampak positif terhadap pengembangan pariwisata dan perekonomian masyarakat.


"Atas nama Pemerintah Kabupaten Samosir, kami mengucapkan terima kasih. Kami berharap serah terima hibah aset hari ini dapat kami lanjutkan dengan merawat aset ini dengan baik," katanya.


Vandiko menegaskan, Pemerintah Kabupaten Samosir memahami bahwa pembangunan yang telah diberikan pemerintah pusat harus diimbangi dengan tanggung jawab daerah dalam menjaga dan mengembangkan aset tersebut.


"Kami memahami bahwa selain meminta pembangunan, kami juga harus mampu merawat dan mengembangkan apa yang sudah dibangun untuk kemajuan masyarakat Samosir," tegasnya.


Bupati juga meminta perangkat daerah terkait segera menyusun langkah-langkah pengelolaan dan pemeliharaan aset agar dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan.


Selain itu, Vandiko berharap sinergi yang telah terjalin dengan baik antara Pemerintah Kabupaten Samosir dan Kementerian PU dapat terus dilanjutkan, termasuk dalam rencana penataan kawasan Tano Ponggol ke depan.


Dalam kesempatan tersebut, Bupati Samosir juga menyampaikan usulan penyediaan air baku bagi masyarakat Kabupaten Samosir yang saat ini masih dalam tahap penyusunan DID. Ia berharap Kementerian PU dapat memberikan perhatian sekaligus pendampingan dalam proses perencanaan dan desain, sehingga program yang disusun sesuai dengan spesifikasi dan ketentuan Kementerian PU.


"Ini menjadi kebutuhan kami. Mohon perhatian dari PU. Kami berharap dalam proses desain DID ini juga ada pendampingan, sehingga apa yang kami rencanakan sesuai dengan spesifikasi Kementerian PU," harap Vandiko.


Sementara itu, Kepala Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan Sumatera Utara Kementerian PU, Yenni Mulyadi, menyampaikan apresiasi atas terlaksananya pembangunan dan penyerahan aset tersebut.


"Kami bangga karena apa yang sudah dibangun dapat memberikan manfaat dengan baik. Ini menjadi catatan positif bagi kita untuk terus menjalin kerja sama dalam pembangunan," ujar Yenni.


Ia berharap aset yang telah diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Samosir dapat dikelola dengan baik sehingga semakin memberikan manfaat bagi masyarakat.


"Semoga setelah ini aset ini semakin baik dan bermanfaat bagi Samosir dan masyarakatnya. Penataan kawasan sudah selesai dan perbaikan akhir juga sudah selesai. Semoga tidak ada lagi kerusakan," katanya.


Yenni juga menyampaikan bahwa Kementerian PU akan terus mendukung sinergi pembangunan dengan Pemerintah Kabupaten Samosir, termasuk dalam rencana penataan kawasan Tano Ponggol ke depan.


Serah terima hibah aset ini menjadi bagian penting dalam keberlanjutan pengelolaan kawasan strategis di Kabupaten Samosir. Pemerintah Kabupaten Samosir selanjutnya memiliki tanggung jawab untuk menjaga, merawat dan mengoptimalkan aset tersebut guna mendukung pengembangan pariwisata serta peningkatan perekonomian masyarakat.(indra sinurat )





 Langkat| Bandar Meriah News - Kapolres Langkat AKBP Hannry P.H. Tambunan, S.E., S.I.K., didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Langkat Ny. Rika Hannry, menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat melalui kegiatan santunan dan pemberian tali asih kepada anak yatim, Selasa (15/09/2026).

Kegiatan berlangsung di Dapur MBG SPPG Polri Bela Rakyat, tepatnya di Jalan Lintas Binjai–Kuala, Kelurahan Bela Rakyat, Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat.

Sebanyak 30 anak yatim menerima santunan dalam suasana yang penuh kehangatan dan keberkahan. Kegiatan turut dihadiri para Pejabat Utama (PJU) Polres Langkat yang memberikan dukungan serta perhatian kepada anak yatim.

Kapolres Langkat AKBP Hannry P.H. Tambunan mengatakan, kegiatan tersebut menjadi momentum bagi jajaran Polres Langkat untuk berbagi kebahagiaan sekaligus mempererat kedekatan antara Polri dan masyarakat.

“Ini menjadi momentum bagi kita untuk berbagi, menebar kebaikan, dan hadir lebih dekat di tengah masyarakat. Semangat kami adalah Polri untuk Masyarakat, bukan hanya dalam menjalankan tugas penegakan hukum, tetapi juga hadir sebagai pelayan kemanusiaan yang menjunjung tinggi nilai-nilai sosial dan kepedulian,” ujar AKBP Hannry.

Menurutnya, kepedulian terhadap masyarakat merupakan bagian penting dari pelaksanaan tugas Polri. Kehadiran polisi di tengah masyarakat diharapkan tidak hanya dirasakan dalam aspek keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui aksi sosial yang memberikan manfaat secara langsung.

AKBP Hannry menegaskan, Polres Langkat akan terus berupaya hadir sebagai mitra masyarakat, khususnya bagi mereka yang membutuhkan perhatian dan dukungan.

“Polri akan terus hadir bersama masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui berbagai kegiatan sosial. Semoga santunan ini dapat memberikan manfaat dan menjadi penyemangat bagi anak-anak kita untuk terus belajar dan meraih cita-cita,” pungkasnya.

Kegiatan santunan tersebut menjadi wujud nyata komitmen Polres Langkat untuk membangun hubungan yang semakin dekat dengan masyarakat melalui pendekatan yang humanis, peduli, dan penuh kebersamaan.

Kegiatan ini merupakan implementasi dari program POLISI LANGKAT GARUDA KSATRIA, yang diinisiasi Kapolres Langkat dengan semangat Gagah Berani untuk Dicintai Masyarakat, Kuat, Sadar Aturan, Taat, Responsibility, Inovatif, dan Aman.

Melalui semangat “Satu Langkah, Satu Hati untuk Langkat yang Aman dan Damai,” Polres Langkat terus menghadirkan Polri yang humanis, responsif, dan dekat dengan masyarakat. Sebab, keamanan yang berkelanjutan lahir dari komunikasi yang terjalin, kepercayaan yang tumbuh, dan kebersamaan dalam menjaga lingkungan. (ros)


Senin, 14 September 2026

  



Samosir | Bandar Meriah  News - Pemerintah Kabupaten Samosir bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Samosir menyepakati Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (P-KUA) dan Perubahan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (P-PPAS) Tahun Anggaran 2026. Kesepakatan tersebut ditandatangani Bupati Samosir Vandiko T. Gultom bersama Ketua DPRD Kabupaten Samosir Nasip Simbolon dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Samosir, di Ruang Rapat DPRD Samosir, Senin (14/09/2026).


Rapat Paripurna dibuka secara resmi oleh Ketua DPRD Samosir Nasip Simbolon didampingi Wakil Ketua DPRD Sarhockel Tamba, setelah dinyatakan memenuhi kuorum dengan kehadiran 17 anggota DPRD Kabupaten Samosir.


Turut hadir Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk, Sekretaris Daerah Kabupaten Samosir Marudut Tua Sitinjak, Pabung Samosir T. Siringo-ringo, perwakilan Kejaksaan, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Samosir.


Penandatanganan Nota Kesepakatan dilakukan setelah penyampaian laporan Badan Anggaran DPRD Kabupaten Samosir yang dibacakan Anggota DPRD Parluhutan Samosir. Kesepakatan tersebut merupakan hasil pembahasan antara Badan Anggaran DPRD bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).


Dalam hasil pembahasan, pagu anggaran APBD Kabupaten Samosir Tahun Anggaran 2026 mengalami perubahan dari sebelumnya sekitar Rp 776 miliar lebih menjadi sekitar Rp 838 miliar lebih. Dengan demikian, terdapat penambahan sekitar Rp 62 miliar lebih yang selanjutnya dituangkan dalam pagu indikatif masing-masing perangkat daerah.


Bupati Samosir Vandiko T. Gultom dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD Kabupaten Samosir atas kerja keras dan komitmen selama proses pembahasan hingga tercapainya kesepakatan bersama.


"Terima kasih dan apresiasi kepada DPRD Kabupaten Samosir atas kerja keras yang tidak kenal lelah dalam pembahasan, sehingga pada hari ini kita dapat mencapai kesepakatan bersama terhadap Perubahan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2026," ujar Vandiko.


Menurutnya, sinergitas antara Pemerintah Kabupaten Samosir dan DPRD perlu terus ditingkatkan sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperbaiki kualitas perencanaan dan penganggaran, terlebih di tengah keterbatasan sumber daya yang ada.


Vandiko menjelaskan, hasil kesepakatan P-KUA dan P-PPAS tersebut selanjutnya menjadi pedoman bagi perangkat daerah dalam menyusun perubahan Rencana Kerja Anggaran (RKA), yang kemudian dikompilasi menjadi Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026.


"Harapan kita bersama, tahapan penyusunan Perubahan APBD Tahun 2026 ini dapat berjalan dengan lancar melalui kolaborasi yang harmonis dan konstruktif, hingga nantinya dapat tercapai persetujuan bersama tepat waktu," katanya.


Lebih lanjut disampaikan, P-KUA dan P-PPAS Tahun Anggaran 2026 merupakan langkah penting dalam mewujudkan program prioritas sebagai penjabaran dari perubahan Rencana Kerja Pemerintah Daerah Tahun 2026.


Selain itu, perubahan anggaran tersebut juga diarahkan untuk menyinkronkan kebijakan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui penyesuaian pendapatan serta mengoptimalkan penggunaan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) tahun sebelumnya.


Seluruh proses tersebut dilakukan dalam rangka mendukung pencapaian sasaran pembangunan Kabupaten Samosir sebagaimana tertuang dalam Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2025 tentang RPJMD Kabupaten Samosir Tahun 2025-2029 dengan visi "Samosir Unggul, Inklusif dan Berkelanjutan."


Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Samosir Nasip Simbolon berharap setelah kesepakatan P-KUA dan P-PPAS ditandatangani, proses penyusunan Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 dapat segera dilanjutkan.


"Setelah KUA-PPAS ini disepakati, Ranperda tentang APBD 2026 diharapkan dalam waktu yang tidak terlalu lama dapat diajukan kepada DPRD untuk dibahas, sehingga program dan kegiatan yang telah direncanakan dapat segera dilaksanakan pada waktu yang tersisa," ujar Nasip.


Ia menegaskan, APBD yang disusun bersama harus memuat program-program prioritas yang berpihak kepada kepentingan masyarakat.


Dengan ditandatanganinya Nota Kesepakatan P-KUA dan P-PPAS Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026, Pemerintah Kabupaten Samosir dan DPRD selanjutnya akan melanjutkan tahapan penyusunan Perubahan APBD 2026. Diharapkan seluruh tahapan dapat berjalan tepat waktu, transparan dan konstruktif demi mendukung pelaksanaan pembangunan serta pelayanan kepada masyarakat Kabupaten Samosir. ( indra sinurat )



 



Binjai | Bandar Meriah News  -  Komitmen kuat Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Binjai, AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H., dalam memberantas tindak pidana kejahatan jalanan, khususnya kasus 3C (Pencurian dengan Kekerasan, Pencurian dengan Pemberatan, dan Pencurian Kendaraan Bermotor), kembali dibuktikan di lapangan.

Jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Binjai sukses mengamankan seorang pria berinisial DN alias Fuek (41).

Pelaku diringkus tanpa perlawanan saat berada di kawasan Jalan T. Amir Hamzah, Kecamatan Binjai Utara, atas keterlibatannya dalam kasus pencurian dengan pemberatan (Curat) yang meresahkan warga, Senin (14/09/2026) dini hari sekira pukul 02.00 WIB.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, penangkapan ini bermula dari laporan korban berinisial YL (45), warga Jalan Gumba, Kelurahan Cengkeh Turi, Kecamatan Binjai Utara, yang rumahnya baru saja disatroni maling.

Dalam menjalankan aksinya, pelaku tergolong nekat dengan membobol rumah korban menggunakan peralatan khusus.

Petugas kepolisian yang melakukan penangkapan turut mengamankan sejumlah barang bukti dari tangan pelaku berupa dua buah obeng dan satu buah tang. Alat-alat tersebut diduga kuat digunakan pelaku untuk mencongkel jendela rumah korban hingga berhasil masuk dan menggasak barang berharga.

Akibat aksi kejahatan tersebut, korban YL harus menanggung kerugian material yang ditaksir mencapai Rp 16.000.000 (enam belas juta rupiah).

Adapun barang-barang milik korban yang raib digondol pelaku meliputi satu unit sepeda motor merek Honda Beat, satu unit telepon genggam merek Xiaomi, serta satu unit ponsel merek Itel.

Saat ini, pelaku beserta seluruh barang bukti hasil kejahatan telah digelandang ke Markas Komando Satreskrim Polres Binjai guna menjalani pemeriksaan intensif serta proses hukum lebih lanjut sesuai peraturan yang berlaku.

Menanggapi keberhasilan pengungkapan kasus tersebut, Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda menegaskan bahwa penindakan tegas terhadap para pelaku kejahatan merupakan wujud nyata komitmen Polri dalam memberikan perlindungan serta rasa aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat.

Ia memastikan jajarannya akan terus siaga menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukum Kota Binjai agar tetap kondusif.

Kapolres juga mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat agar tidak ragu untuk segera melapor apabila menemukan atau mengetahui adanya potensi gangguan keamanan di lingkungan sekitar tempat tinggal mereka.

“Masyarakat yang mengetahui adanya gangguan kamtibmas dapat segera menghubungi layanan Call Center Polri 110,” tegas AKBP R. Bimo Moernanda menutup imbauannya. (Humas Polres Binjai/Torong) 



 



Medan | Bandar Meriah  News - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Medan Tahun Anggaran 2027. Nota Keuangan tersebut disampaikan dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Kota Medan, Senin (14/09/2026).

​Dalam rapat yang dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Medan, Wong Chun Sen, Rico Waas memproyeksikan belanja daerah pada APBD TA 2027 mencapai Rp7,16 triliun lebih. Anggaran ini dialokasikan untuk mengoptimalkan 17 program prioritas pembangunan daerah.

​"Alokasi anggaran akan diarahkan secara proporsional untuk memperkuat berbagai sektor, mulai dari bidang pendidikan, kesehatan, percepatan pembangunan infrastruktur, hingga pemberdayaan UMKM dan pengelolaan lingkungan. Hal ini demi mewujudkan Medan Bertuah yang Inklusif, Maju, Berkelanjutan melalui Semangat Transformasi Menuju Medan Satu Data," ujar Rico Waas di hadapan pimpinan dan anggota dewan yang hadir.

​Dalam penyampaian Nota Keuangan tersebut, Rico Waas juga menjabarkan struktur pendapatan daerah Kota Medan pada TA 2027 yang diproyeksikan sebesar Rp6,98 triliun lebih. Pendapatan ini bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), pendapatan transfer, serta lain-lain pendapatan daerah yang sah.

​Sementara itu, guna menutup defisit antara belanja dan pendapatan daerah, pembiayaan penerimaan daerah diproyeksikan berada di angka Rp175 miliar. Dana pembiayaan ini dialokasikan untuk mendukung program-program strategis yang belum terpenuhi dari penerimaan pendapatan daerah.

​"Setiap alokasi yang direncanakan harus berjalan secara efektif, efisien, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat. Sinergi antara eksekutif dan legislatif menjadi pijakan utama untuk mewujudkan kesejahteraan warga Medan," kata Rico Waas.

​Rapat paripurna tersebut turut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap, Pj Sekda Kota Medan Erfin Fahrurrazi, jajaran pimpinan Perangkat Daerah, hingga para camat se-Kota Medan.(bundo)



Binjai | Bandar Meriah News
- Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H., terus menunjukkan komitmennya dalam membangun generasi muda yang berkarakter melalui program “Police Go To School”. Sebagai wujud nyata program tersebut, Kapolres Binjai mengarahkan para Kapolsek jajaran untuk turun langsung ke sekolah-sekolah sebagai pembina upacara dan memberikan edukasi serta pesan-pesan kamtibmas kepada para pelajar.


Kegiatan dilaksanakan oleh Kapolsek Binjai AKP Siti Asiyah, M.Pd, di Sekolah Rakyat Desa Tandem Hilir I, Kecamatan Hamparan Perak, Kapolsek Binjai Barat AKP G.T. Siregar, S.H., M.H., di Sekolah Gajah Mada, Kapolsek Binjai Utara AKP Antonius Pasta Sitepu, S.H., M.H., di SMP Negeri 6 Binjai, serta Kapolsek Binjai Kota AKP Diah Retnosari, S.T., S.H., M.Tr.AP, di SMK Putra Anda.


Dalam arahannya, para pelajar diajak untuk lebih giat belajar, disiplin dan menjauhi berbagai perilaku negatif seperti bullying/perundungan, bijak dalam menggunakan media sosial, geng motor, begal, ikut-ikutan untuk demontrasi dan kenakalan remaja lainnya. Siswa juga diimbau untuk tertib berlalu lintas serta tidak menggunakan knalpot brong.


Melalui program ini, Kapolres Binjai berharap para pelajar dapat menjadi generasi penerus bangsa yang berprestasi, berkarakter dan turut menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat. Para pelajar juga diimbau untuk bekerja sama dengan Polri dan segera melaporkan gangguan kamtibmas melalui Layanan Polisi 110.


Program “Police Go To School” merupakan wujud kepedulian dan komitmen Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H., dalam menghadirkan Polri yang dekat dengan dunia pendidikan serta aktif membina generasi muda menuju masa depan yang lebih baik., terang AKBP Bimo Moernanda.(Humasresbinjai/torong)

Minggu, 13 September 2026

  


Langkat | Bandar Meriah News 
- Sebagai wujud komitmen dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Bhabinkamtibmas Desa Marike Polsek Salapian, Aiptu Edi Ginting, melakukan kunjungan ke Pos Keamanan Lingkungan (Poskamling) Dusun Pondok Tangsi, Desa Marike, Kecamatan Salapian, Kabupaten Langkat.Jum'at (13/09/2026) malam.

Kegiatan sambang ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara aparat kepolisian dan warga dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman.

Saat berkunjung, Aiptu Edi berdiskusi dengan petugas poskamling dan warga setempat mengenai berbagai upaya preventive untuk mencegah gangguan keamanan. Aiptu Edi memberikan arahan terkait pentingnya kewaspadaan dan keaktifan warga dalam mengawasi lingkungan sekitar serta segera melaporkan hal-hal mencurigakan kepada pihak berwenang.

Kehadiran Bhabinkamtibmas di Poskamling Dusun Pondok Tangsi ini mendapat apresiasi dari masyarakat yang merasa semakin percaya diri dan terlindungi. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk meningkatkan komunikasi dan koordinasi dalam menjaga ketertiban sosial serta menumbuhkan rasa kebersamaan di antara warga.

Dengan langkah nyata seperti ini, diharapkan keamanan di Desa Marike, khususnya di Dusun Pondok Tangsi, semakin terjaga dengan baik. 

Aiptu Edi berkomitmen untuk terus mendampingi dan mendukung masyarakat dalam menjaga ketentraman demi terciptanya lingkungan yang harmonis dan kondusif.

Kegiatan ini merupakan implementasi dari program POLISI LANGKAT GARUDA KSATRIA, yang diinisiasi Kapolres Langkat dengan semangat Gagah Berani untuk Dicintai Masyarakat, Kuat, Sadar Aturan, Taat, Responsibility, Inovatif, dan Aman.

Melalui semangat “Satu Langkah, Satu Hati untuk Langkat yang Aman dan Damai,” Polres Langkat terus menghadirkan Polri yang humanis, responsif, dan dekat dengan masyarakat.(ros)

 



Binjai | Bandar Meriah News
- Kapolres Binjai, AKBP R. BIMO MOERNANDA, S.I.K, M.H. diwakili oleh Kapolsek Binjai, AKP SITI ASIYAH, M.Pd., beserta 5 orang personel Polsek Binjai untuk melaksanan pengamanan dan pendampingan rumah ibadah/Gereja di wilayah hukum Polsek Binjai, Minggu (13/09/2026), mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai.

Kegiatan ini dilaksanakan di beberapa Gereja Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, antara lain: Gereja El Saddai (Pdt. Winta), Gereja HKBP Pasar VII (pdt. S. Batu Bara), serta Gereja HKBP Pasar 5,5 C (Pdt. Dekinda Elisabeth, M. Pd.).

Dalam pelaksanaannya, personel tidak hanya melakukan pengamanan ibadah, tetapi juga memantau kegiatan donor darah di Gereja El Saddai, Desa Tandam Hilir I, serta membagikan snack dan air minum kepada anak-anak jemaat di Gereja HKBP Pasar VII. Kehadiran personel bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh jemaat yang sedang beribadah. 

Hasil kegiatan menunjukkan kegiatan donor darah berjalan lancar, seluruh rangkaian ibadah berjalan tertib dan aman, serta pihak Gereja El Saddai menyambut baik kehadiran dan dukungan pengamanan dari Polsek Binjai. Secara keseluruhan, situasi berlangsung aman dan kondusif.

Serta tak lupa pihak gereja mengucapkan trimakasih yang setinggi -tingginya kepada bapak Kapolres Binjai.

"Kami berkomitmen terus hadir di tengah tengah masyarakat, menjaga keamanan dan ketertiban, serta mendukung kegiatan-kegiatan yang positif demi kemaslahatan bersama," ujar Kapolsek Binjai, AKP SITI ASIYAH, M.Pd.(Humasresbinjai/torong)

 


   



Samosir | Bandar Meriah News
-  Suara bising knalpot brong yang berpotensi mengganggu kenyamanan masyarakat dan wisatawan menjadi perhatian serius Polres Samosir.

Dalam patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) yang digelar Sabtu malam hingga Minggu 13 September 2026 dini hari, polisi berhasil mengamankan 17 unit sepeda motor yang menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis.


Patroli dimulai sekitar pukul 23.45 WIB dan berakhir sekitar pukul 01.00 WIB. Hanya dalam waktu sekitar satu jam, belasan kendaraan tersebut ditemukan petugas saat menyisir sejumlah ruas jalan di wilayah hukum Polres Samosir.


Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolres Samosir AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan, S.I.K., M.H., bersama Wakapolres Samosir Kompol Manumpak Hatorangan Sitorus, S.H., serta sejumlah pejabat utama dan personel gabungan Polres Samosir.


Patroli menyasar sejumlah lokasi, di antaranya Jalan Pangururan–Simanindo, Jalan Pangururan–Palipi, kawasan Jembatan Tano Ponggol–Jalan Aek Rangat serta sejumlah ruas jalan di Kecamatan Pangururan.


Selain menyasar kendaraan berknalpot brong, patroli tersebut juga dilakukan sebagai langkah preventif untuk mencegah aksi begal, geng motor, balap liar serta tindak pidana 3C, yakni pencurian dengan kekerasan, pencurian dengan pemberatan dan pencurian kendaraan bermotor.


Dari hasil patroli, sebanyak 17 Unit Sepeda Motor ditemukan menggunakan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis.


Kendaraan yang ditindak terdiri dari berbagai jenis, di antaranya Honda Supra, Honda Beat, Honda Vario, Kawasaki KLX, Honda CB150R, Honda CBR, Honda GL Pro, Yamaha Mio, Honda MegaPro, Honda CB dan Honda Grand.

Sejumlah kendaraan juga ditemukan tanpa tanda nomor kendaraan bermotor.


Pengendara kendaraan yang ditindak diketahui tidak hanya berasal dari Kabupaten Samosir. Sebagian di antaranya merupakan masyarakat dari Kota Medan, Kota Pematangsiantar dan Kabupaten Samosir, serta terdapat pengendara dari wilayah lainnya.


Terhadap seluruh kendaraan tersebut, petugas melakukan penindakan berupa tilang sesuai ketentuan yang berlaku.


Meski salah satu sasaran utama patroli adalah mengantisipasi aksi balap liar dan geng motor, petugas tidak menemukan adanya kegiatan tersebut selama pelaksanaan KRYD.


Kapolres Samosir sebelumnya menekankan kepada personel agar pelaksanaan patroli dilakukan secara profesional dan humanis.


Personel juga diminta menghindari tindakan arogan yang dapat menurunkan citra Polri serta segera melaporkan apabila ditemukan kejadian menonjol.


Plt. Kasi Humas Polres Samosir BrigPol Gunawan Situmorang mengatakan, patroli KRYD merupakan bagian dari upaya Polres Samosir dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.


“Maksud dan tujuan dilaksanakannya Patroli KRYD Polres Samosir ini yakni dalam rangka Harkamtibmas serta mengantisipasi adanya ancaman tindak pidana jalanan seperti aksi begal, geng motor, balap liar, tindak pidana 3C maupun tindak pidana lainnya yang mungkin dapat terjadi di wilayah hukum Polres Samosir,” ujar Gunawan.


Ia menegaskan, kegiatan tersebut juga bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat serta wisatawan yang berada di Kabupaten Samosir.


“Berikan kenyamanan kepada masyarakat dan wisatawan di Kabupaten Samosir,” tegasnya.


Sebanyak 41 personel Polres Samosir dilibatkan dalam pelaksanaan patroli berdasarkan Surat Perintah Kapolres Samosir Nomor: Sprin/853/VIII/Pam.3.3./2026 tanggal 12 September 2026.


Hingga patroli berakhir sekitar pukul 01.00 WIB, situasi Kamtibmas di wilayah hukum Polres Samosir terpantau aman dan kondusif.


Polres Samosir memastikan kegiatan serupa akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya menciptakan keamanan, ketertiban dan kenyamanan bagi masyarakat maupun wisatawan, khususnya pada malam hingga dini hari.( indra)




Diberdayakan oleh Blogger.