Minggu, 02 Agustus 2026

 


Medan| Bandar Meriah News
- Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) 2026 resmi ditutup dengan mencatatkan putaran uang sekitar Rp50 miliar selama penyelenggaraan satu bulan. Capaian tersebut menjadi bukti bahwa ajang yang telah memasuki usia ke-50 tahun ini memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi pelaku usaha dan masyarakat.


Ke depan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara akan terus memperkuat iklim investasi, meningkatkan daya saing daerah, serta menghadirkan layanan publik yang semakin baik agar dampak positif PRSU dapat berkelanjutan.


Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara Surya saat menutup PRSU 2026 di Jalan Jenderal Gatot Subroto, Medan, Minggu (02/08/2026).


“Setiap daerah punya potensi masing-masing dan Pemprov Sumut akan terus mendorong untuk lebih berkembang dengan memperkuat iklim investasi, daya saing daerah dan layanan publik yang baik,” kata Surya.


Surya juga mengingatkan agar PRSU tidak hanya menjadi agenda tahunan semata tanpa memberikan dampak yang berkelanjutan. Menurutnya, penyelenggaraan PRSU telah membangun kolaborasi dengan berbagai pihak untuk menyukseskan ajang kebanggaan masyarakat Sumut tersebut.


“Semoga kolaborasi di PRSU ini menjadi energi untuk lebih banyak menarik investasi, meningkatkan UMKM kita, pariwisata dan sektor-sektor lainnya,” ujarnya.


Direktur Utama PT Pembangunan Prasarana Sumatera Utara (PPSU) Ferry Indra mengatakan, total kunjungan selama PRSU 2026 mencapai 161.309 orang. Menurutnya, penyelenggaraan tahun ini mengusung semangat transformasi dengan tidak hanya berfokus pada jumlah pengunjung, tetapi juga kualitas penyelenggaraan.


Selain menjadi ajang promosi daerah dan produk unggulan, PRSU 2026 juga mengumumkan para pemenang berbagai perlombaan, antara lain dance kontemporer, menyanyi, senam kreasi, stand terbaik, dan sejumlah kompetisi lainnya. Selama penyelenggaraan, sekitar 3.000 pengisi acara turut memeriahkan kegiatan, dengan 75% di antaranya merupakan penampil lokal asal Sumut.


“Belum memenuhi target yang diharapkan, tetapi kita tidak hanya memandang kuantitas, tetapi juga kualitas, kualitas keamanan, kenyamanan, tata kelola, dan ini merupakan proses transformasi PRSU ke arah yang lebih baik lagi,” kata Ferry.


Turut hadir pada penutupan PRSU 2026 Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Sumut Sulaiman Harahap, unsur Forkopimda, para konsul dan konsul jenderal negara sahabat, Bupati dan Walikota se-Sumut, perwakilan BUMN dan BUMD, serta pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Sumut.(torong)

 

 


Sibolangit| Bandar Meriah  News
- DPRD Kota Medan menggelar Rapat Kerja (Raker) 2026 dengan tema "Transformasi Fungsi DPRD Kota Medan Melalui Inovasi dan Digitalisasi Guna Membawa Akselerasi Pembangunan Kota Medan Yang Maju dan Inklusif".


Ketua DPRD Kota Medan, Wong Chun Sen menegaskan Raker ini menjadi komitmen bersama dalam merumuskan program kerja DPRD Kota Medan untuk satu tahun ke depan.


"Raker ini menjadi momen perencanaan kerja DPRD Medan untuk satu tahun ke depan dalam menerjemahkan aspirasi rakyat yang terukur dan akuntabel yang berdampak nyata bagi pembangunan Kota Medan," ujar Wong Chun Sen saat pembukaan Raker di The Hill, Sibolangit, Minggu (02/08/2026).


Ia menekankan kepada seluruh peserta Raker agar meninggalkan cara-cara lama. Trifungsi dewan harus mengakselerasi laju pembangunan Kota Medan, yang tidak hanya membangun secara fisik tapi juga menyentuh masyarakat pinggiran, lansia, dan anak-anak.


"Kita ingin Kota Medan tumbuh menjadi kota yang digital dan modern, serta generasi yang cerdas dan sehat," tegasnya.


Menurut Wong, Raker ini memiliki arti strategis. Dibutuhkan pemikiran konstruktif dan kritis dalam mengawal anggaran agar berjalan transparan, mendorong lahirnya Perda yang mendorong pembangunan kota, serta memastikan Perda yang sudah disahkan dapat diimplementasikan Pemko Medan.


"Hasil Raker ini akan jadi masukan utama yang dapat diimplementasikan Sekretariat DPRD Kota Medan. Kami harap transformasi digital DPRD Medan menjadi jembatan perkuat mitra strategis dengan Pemko Medan," ujarnya.


"Semoga kerja keras menjadi ladang pengabdian bagi masyarakat Kota Medan yang kita cintai," pungkas Wong.


Wali Kota Medan: Jangan Bekerja Biasa-Biasa Saja, Harus Gerak Cepat


Wali Kota Medan, Rico Waas yang hadir dalam Raker tersebut mengatakan jika Raker dimaknai dengan baik, hasilnya juga akan baik.


"Kami harap Raker ini bisa jadi ruang berpikir yang serius dan matang, agar pola kerja DPRD dan Pemko Medan akan semakin baik," ujar Rico Waas.


Ia menegaskan DPRD Medan dipercaya masyarakat untuk menghasilkan produk hukum daerah yang baik. Karena itu, ia meminta peserta Raker menyerap insight dari para narasumber.


"Pola kerja kita tidak bisa biasa-biasa saja, harus gerak cepat," paparnya.


Dalam kesempatan itu, Rico memaparkan Indikator Kinerja Utama (IKU) Pemko Medan dan mengajak DPRD berkolaborasi merancang pembangunan.


"Perlu kolaborasi besar tentang rencana pengembangan investasi kita. Kami mengajak dewan, merancang bersama pembangunan Kota Medan," katanya.


Menurut Rico, Kota Medan sebagai kota besar di bagian barat Indonesia memiliki potensi besar. Jika marketnya tidak diambil, Medan akan menjadi kota biasa saja. Namun jika diambil, PAD akan meningkat dan masyarakat lebih sejahtera.


"Hingga kini, banyak sekali pelaku UMKM yang berkembang. Ini harus dijaga agar peningkatan ekonomi tidak stagnan, apalagi menurun," jelasnya.


Rico juga menekankan efektivitas dan efisiensi kerja serta membuka komunikasi langsung dengan anggota dewan.


"Bila ada permasalahan di Dapil anggota dewan masing-masing, jangan segan-segan WA saya. Silakan hubungi saya langsung. Mulai dari Trantibum, masalah infrastruktur dan lainnya. Semoga hubungan eksekutif dan legislatif bisa lebih erat lagi," tutupnya.


Sementara Ketua Panitia Raker DPRD Kota Medan, Erisda Hutasoit menjelaskan Raker 2026 ini berdasar PP Nomor 18 Tahun 2017 tentang Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota DPRD, Perda Nomir 21 Tahun 2025, serta Hasil Badan Musyawarah DPRD Kota Medan dan lainnya 


"Tujuan Raker ini untuk penyusunan dan pelaksanaan program kerja DPRD Kota Medan Tahun Anggaran 2027, optimalisasi fungsi dewan dalam pembentukan Perda, serta sinergi dengan Pemko Medan," ujarnya. (fit)



Padang Lawas | Indonesia Berkibar News
- Suasana hening dan dingin di penghujung malam di Kecamatan Barumun tiba-tiba pecah. Sabtu malam (01/8/2026), jarum jam menunjukkan pukul 23.00 WIB ketika tim Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) bersama Si Propam Polres Padang Lawas memulai langkah menyusuri lorong-lorong penginapan setempat. 


Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) yang berlangsung hingga Minggu dini hari (02/08/2026) pukul 02.00 WIB itu melahirkan temuan yang memprihatinkan: lima pasangan non-muhrim terjaring di dalam kamar.


Namun, alih-alih hanya berujung pada proses hukum yang dingin atau sanksi administratif formal, Polres Padang Lawas memilih pendekatan humanis yang menyentuh akar persoalan nurani.


Sentuhan Rohani di Balik Jeruji Pendataan


Setelah diamankan dan menjalani pendataan serta interogasi di Mapolres, kelima pasangan tersebut tidak langsung dipulangkan begitu saja. Polisi merangkul Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Padang Lawas untuk memberikan pembinaan kerohanian secara langsung.


Ruangan yang biasanya diisi riuh pemeriksaan berubah menjadi tenang saat lantunan nasehat dan tausyiah terdengar. Pendekatan ini sengaja dirancang untuk membuka mata dan hati para pelaku bahwa tindakan yang mereka lakukan bukan sekadar pelanggaran hukum positif, melainkan cidera moral yang nyata.


Kapolres Padang Lawas, AKBP Dodik Yulianto, melalui Kasat Reskrim AKP Irwansah Sitorus, menegaskan pentingnya keterlibatan ulama dalam menangani kasus-kasus moral di wilayahnya. Menurutnya, penegakan hukum akan jauh lebih bermakna jika disertai dengan upaya penyadaran jiwa.


"Kami menyadari masih banyak kekurangan dan keterbatasan dalam tugas kami. Oleh karena itu, kami sangat mengharapkan kerja sama yang baik dengan para ulama. Jika ada sesuatu hal atau masukan, beritahukan dan telepon kami. Kami selalu berupaya bekerja semaksimal mungkin," ujar AKP Irwansah terbuka di hadapan pengurus MUI.


Menjaga Marwah "Serambi Makkah"


Langkah progresif kepolisian ini mendapat apresiasi hangat dari Ketua Komisi Dakwah MUI Kabupaten Padang Lawas, Ustadz H. Ansor Harahap. Dalam tausyiahnya yang menyejukkan sekaligus tegas, Ustadz Ansor mengingatkan kembali identitas Kabupaten Padang Lawas yang akrab dijuluki sebagai Serambi Makkah.


Menurut Ustadz Ansor, penertiban pekat seperti ini adalah hal yang sangat dirindukan dan diharapkan oleh seluruh lapisan masyarakat Padang Lawas untuk menjaga kesucian daerah mereka.


"Perbuatan zina dalam Islam adalah haram dan termasuk dosa besar yang sangat dibenci Allah SWT. Kejadian ini membawa dampak moral yang besar bagi masyarakat. Ingatlah, perbuatan ini membuat kita hina di hadapan Allah dan juga hina di mata manusia," tutur Ustadz Ansor di hadapan para pasangan yang tertunduk lesu.


Beliau juga menggugah nurani para pelaku untuk tidak meratapi nasib secara keliru, melainkan mengambil momentum ini sebagai titik balik untuk bertaubat dengan sungguh-sungguh (taubatan nasuha) dan tidak mengulangi kesalahan yang sama.


Kolaborasi Tanpa Henti untuk Moral Bangsa


Di akhir pembinaan, Ustadz Ansor menyampaikan harapan besar agar ketegasan dan kepedulian yang ditunjukkan oleh Sat Reskrim Polres Padang Lawas di bawah kepemimpinan AKP Irwansah Sitorus terus berlanjut secara konsisten.


"Saya meyakini kebaikan dan niat tulus yang dilakukan oleh Pak Kasat Reskrim beserta jajaran ini akan mendapatkan balasan kebaikan yang melimpah dari Allah SWT," pungkasnya.


Operasi malam itu bukan sekadar catatan angka dalam lembar laporan kepolisian, melainkan cermin pengingat bersama. Di tengah gempuran modernisasi, sinergi antara umara (pemerintah/kepolisian) dan ulama di Padang Lawas membuktikan bahwa menjaga ketertiban umum tak cukup hanya dengan ketegangan razia, tetapi juga dengan sentuhan kasih sayang dan bimbingan rohani.(Humas Polres Palas/Torong)

 


Karo | Bandar Meriah News
 -  Festival Bunga dan Buah (FBB) Kabupaten Karo Tahun 2026 resmi ditutup pada Sabtu(01/08/2026) malam setelah berlangsung selama tiga hari dengan menghadirkan beragam pertunjukan seni, budaya, promosi UMKM, hingga hiburan dari artis nasional. Ribuan masyarakat memadati Open Stage Taman Mejuah-juah, Berastagi, sementara personel Polres Karo bersama unsur pengamanan gabungan memastikan seluruh rangkaian acara berlangsung aman dan kondusif.


Mengusung tema "The Eternal of Karo Paradise – Pesona Abadi Tanah Karo", hari terakhir festival diawali dengan kegiatan business matching dan berbagai penampilan seni serta musik dari musisi lokal. Sekitar pukul 15.00 WIB, acara resmi dibuka dan disaksikan kurang lebih 5.000 pengunjung yang memadati kawasan Open Stage Taman Mejuah-juah.


Panitia kemudian mengumumkan para pemenang berbagai kategori lomba, meliputi merangkai bunga, fashion show anak dan remaja, tari kreasi, mobil hias, serta pawai kontingen sebagai rangkaian apresiasi kepada peserta yang telah memeriahkan festival.


Kapolres Karo AKBP Pebriandi Haloho, S.H., S.I.K., M.Si., memantau secara langsung pelaksanaan pengamanan oleh personel Polres Karo yang disiagakan di sejumlah titik strategis guna menjaga keamanan, ketertiban dan kelancaran jalannya acara.


Dalam sambutannya, Bupati Karo Brigjen Pol. (Purn.) dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes. menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, peserta, aparat pengamanan, serta masyarakat yang telah mendukung suksesnya Festival Bunga dan Buah Tahun 2026.


Bupati menyebut festival tahun ini berlangsung lancar dan menjadi kebanggaan masyarakat Kabupaten Karo. Ia juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pada tahun mendatang agar Festival Bunga dan Buah semakin berkelas dan mampu menjadi agenda bertaraf internasional. Pada kesempatan tersebut, Bupati secara resmi menutup Festival Bunga dan Buah Kabupaten Karo Tahun 2026.


Memasuki malam hari, suasana semakin semarak dengan penampilan sejumlah musisi lokal, termasuk The Outline Band yang mengajak unsur Forkopimda bernyanyi bersama di atas panggung. Antusiasme pengunjung mencapai puncaknya saat artis nasional Anggi Marito tampil membawakan delapan lagu populer yang disambut meriah oleh ribuan penonton.


Rangkaian acara ditutup dengan Closing Ceremony dan pertunjukan fireworks yang menghiasi panggung. Sekitar pukul 23.30 WIB, seluruh rangkaian Festival Bunga dan Buah Kabupaten Karo Tahun 2026 resmi berakhir.


Kapolres Karo AKBP Pebriandi Haloho menyampaikan bahwa berkat sinergi seluruh unsur pengamanan, pelaksanaan festival selama tiga hari dapat berjalan dengan aman, tertib dan kondusif.


"Polres Karo bersama TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, serta seluruh pihak terkait berkomitmen memberikan pengamanan maksimal sehingga seluruh rangkaian Festival Bunga dan Buah 2026 dapat berlangsung dengan lancar dan masyarakat dapat menikmati setiap kegiatan dengan aman dan nyaman," ujar Kapolres.(humaspolreskaro/panji)


 


Padang Lawas| Bandar Meriah News
- Upaya menciptakan situasi kondusif dan mengantisipasi penyakit masyarakat (pekat) terus digencarkan oleh aparat kepolisian. Tim gabungan Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) bersama Seksi Propam Polres Padang Lawas menggelar operasi razia di sejumlah kamar penginapan di wilayah Kecamatan Barumun, Kabupaten Padang Lawas.


Operasi pekat yang berlangsung sejak Sabtu malam (01/08/2026) hingga Minggu dini hari (02/08/2026) sekitar pukul 02.00 WIB tersebut berhasil menjaring setidaknya lima pasangan yang diduga kuat bukan suami istri sah.


Mewakili Kapolres Padang Lawas AKBP Dodik Yulianto, Kasat Reskrim Polres Padang Lawas AKP Irwansah Sitorus—didampingi Kasi Propam Iptu Salim serta Kanit Pidum Ipda Arpan Harahap—menjelaskan bahwa razia ini berfokus pada penegakan hukum dan pencegahan potensi kejahatan di area penginapan.


"Langkah ini kami ambil guna menjaga ketertiban umum serta mencegah maraknya tindakan asusila dan praktik kriminalitas, seperti prostitusi terselubung hingga potensi peredaran gelap narkoba di kawasan penginapan," ujar AKP Irwansah dalam keterangannya, Minggu (02/08/2026).


Pembinaan dan Pendataan


Usai terjaring dalam kamar penginapan, kelima pasangan tersebut langsung digelandang ke Mapolres Padang Lawas untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh penyidik Sat Reskrim.


Selain pendataan identitas, pihak kepolisian juga memberikan imbauan serta pembinaan khusus agar para pelaku tidak mengulangi perbuatannya di kemudian hari.


"Seluruh pasangan yang terjaring kami minta keterangannya di Mapolres. Setelah itu, kami berikan pembinaan secara persuasif agar mereka menyadari kekeliruannya dan tidak mengulangi perbuatan serupa," pungkas AKP Irwansah.


Guna memastikan situasi wilayah tetap aman dan terkendali, Polres Padang Lawas berkomitmen untuk terus meningkatkan patroli serta razia rutin di tempat-tempat keramaian dan penginapan yang berpotensi menjadi lokasi pelanggaran pekat.(Humas Polres Palas/Torong)

 



Karo | Bandar Meriah News - Polres Karo bergerak cepat mengamankan seorang pria yang diduga melakukan tindak pidana pembunuhan terhadap seorang wiraswasta di kawasan pertokoan jual beli handphone Plaza Kabanjahe, Kecamatan Kabanjahe, Kamis (30/7/2026) sore.


Peristiwa tragis tersebut terjadi sekitar pukul 17.00 WIB di Jalan Sudirman, Komplek Plaza Kabanjahe Lorong 2. Korban, A.J.S. alias D., meninggal dunia akibat insiden tersebut.


Personel Polres Karo yang sedang berada di sekitar lokasi dan melihat ada keributan, segera mengamankan seorang pria yang diduga sebagai pelaku, berinisial KT(60). Kepada petugas, pria tersebut mengaku telah melakukan penikaman terhadap korban.


Personel Tim Cobra Satreskrim yang tiba di lokasi, langsung membawa tersangka beserta barang bukti ke Mapolres Karo untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.


Dari tangan tersangka, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu bilah pisau beserta sarungnya, satu topi merah, sepasang sandal hitam, serta satu layar telepon genggam bekas yang berlumuran darah.


Keluarga korban yang awalnya mendapat informasi melalui sambungan telepon bahwa korban tengah terlibat keributan di Plaza Kabanjahe, hingga akhirnya menerima kabar bahwa korban telah meninggal dunia, langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polres Karo.


Kapolres Karo AKBP Pebriandi Haloho, S.H., S.I.K., M.Si., melalui Kasi Humas AKP Pedoman Maha, membenarkan adanya pengungkapan kasus tersebut.


"Benar, sesaat setelah kejadian personel yang berada di lokasi segera mengamankan terduga pelaku sehingga situasi dapat segera dikendalikan. Saat ini tersangka telah diamankan dan penyidik Satreskrim masih melakukan pemeriksaan secara intensif untuk mengungkap secara utuh motif maupun rangkaian peristiwa yang terjadi," ujar AKP Pedoman Maha.


Saat ini, tersangka diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku dan disangkakan melanggar Pasal 458 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang dugaan tindak pidana pembunuhan. Penyidik masih mendalami kasus ini, mengumpulkan alat bukti serta memeriksa sejumlah saksi untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut, termasuk motif tersangka melakukan tindakan ini.(humaspolreskaro/panji)




Sabtu, 01 Agustus 2026




Deli Serdang| Bandar Meriah News
- Gubernur Sumatera Utara (Gubsu)Muhammad Bobby Afif Nasution kembali menyoroti tingginya harga avtur di Bandara Internasional Kualanamu yang dinilai menjadi salah satu hambatan pengembangan industri penerbangan di Sumatera Utara.


Pernyataan itu disampaikan Bobby saat menghadiri penerbangan perdana Wings Air rute Bandara Internasional Kualanamu (KNO) menuju Bandara Jenderal Besar AH Nasution, Mandailing Natal (Madina), Sabtu (01/08/2026).


Menurut Bobby, Kualanamu memiliki potensi besar sebagai pintu gerbang Indonesia bagian barat. Namun, tingginya harga avtur membuat daya saing bandara tersebut belum optimal dibandingkan sejumlah bandara lain di kawasan regional.


Ia mengungkapkan sejumlah maskapai bahkan memilih mengisi bahan bakar pesawat di bandara lain, termasuk di luar negeri, karena dinilai lebih murah  dibandingkan mengisi penuh di Kualanamu.


"Saya dengar ada maskapai yang memilih mengisi bahan bakar di bandara lain karena biaya avtur di Kualanamu masih tinggi. Ini tentu menjadi perhatian bersama," kata Bobby.


 Ia berharap anggota DPR RI asal Sumatera Utara ikut mendorong pembahasan kebijakan yang dapat membuat harga avtur di Kualanamu lebih kompetitif.


Bobby mengatakan isu tersebut bukan hal baru. Menurutnya, persoalan tingginya harga avtur di Kualanamu sudah beberapa kali disampaikannya, baik saat menjabat Wali Kota Medan maupun pada awal masa jabatannya sebagai Gubernur Sumatera Utara.


"Kita berharap persoalan ini bisa kembali dibahas dengan pemerintah pusat karena Kualanamu memiliki posisi strategis sebagai gerbang Indonesia bagian barat," ujarnya.


Bobby menilai penyesuaian harga avtur akan berdampak langsung terhadap peningkatan aktivitas penerbangan, pembukaan rute-rute baru, serta pertumbuhan sektor pariwisata dan perekonomian daerah.


Dalam kesempatan itu, Bobby juga mengapresiasi Lion Group yang membuka penerbangan langsung Kualanamu-Mandailing Natal melalui Wings Air.


Menurutnya, rute baru tersebut akan mempermudah mobilitas masyarakat karena selama ini akses menuju Madina membutuhkan waktu perjalanan yang relatif panjang.


"Dengan adanya penerbangan langsung ini, jarak dan waktu tempuh menjadi lebih singkat. Masyarakat Medan maupun Mandailing Natal akan mendapatkan akses yang lebih cepat dan lebih mudah," katanya.


Penerbangan perdana Wings Air rute Kualanamu-Madina diharapkan dapat memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan sektor pariwisata di Kabupaten Mandailing Natal.(torong)

 



Binjai| Bandar Meriah News -
Polsek Binjai berkolaborasi dengan unsur TNI dan Kepala Desa Tandem Hulu I menggerebek lokasi yang diduga menjadi sarang narkoba di Desa Tandem Hulu I, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, Jumat (31/07/2026), sebagai bentuk komitmen memberantas peredaran narkoba.


Penggerebekan dipimpin langsung Kapolsek Binjai AKP Siti Aisyah, M.Pd., setelah menerima laporan masyarakat dan berkoordinasi dengan unsur TNI serta pemerintah desa. Saat tim gabungan tiba di lokasi, barak sudah dalam keadaan kosong. Namun, hasil penyisiran menemukan barang bukti berupa 3 bong, 8 mancis, dan 20 plastik klip bening yang diduga digunakan untuk penyalahgunaan narkoba.


Selanjutnya, tim gabungan membongkar dan memusnahkan barak tersebut dengan cara dibakar guna mencegah kembali dimanfaatkan sebagai tempat penyalahgunaan narkoba.


Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H., mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif memberikan informasi melalui layanan Call Center 110. Polres Binjai menegaskan komitmennya dalam memberantas peredaran narkoba demi menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.(Humas Polres Binjai)

 



Binjai | Bandar Meriah News– Bentuk keseriusan dan komitmennya guna berantas narkoba, Satuan Reserse Narkoba Polres Binjai berhasil mengungkap jaringannya serta menangkap 2 (dua) orang pria yang diduga sebagai bandarnya di wilayah hukum polres Binjai.


Dari pengungkapan tersebut, petugas mengamankan 2 (dua) orang tersangka masing-masing berinisial AIM (50) & BHH (24) di dua lokasi berbeda yang berada di wilayah hukum Polres Binjai.


Adapun lokasi penangkapan tersebut yaitu, di jalan Trob Megawati kelurahan Tunggorono dan jalan Soekarno-Hatta Kelurahan Tunggorono, Kecamatan Binjai Timur pada hari Rabu(  29/07/2026).


Dari hasil penindakan tersebut, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa narkotika jenis sabu dengan total berat bruto 4,15 gram, 3 buah plastik transparan berisi narkoba, uang tunai Rp. 100.000,- (hasil penjualan narkoba)


Kapolres Binjai, melalui Kasat Resnarkoba AKP Ismail Pane, S.H., M.H., menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan bentuk komitmen Polres Binjai dalam memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukum polres Binjai,


“Polres Binjai akan terus melakukan penindakan tegas terhadap para pelaku penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba demi menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” tegasnya., tegas Kasat Narkoba.


Saat ini kedua pelaku dan barang bukti telah diamankan di Satresnarkoba Polres Binjai, guna proses penyidikan lebih lanjut. Serta dijerat dengan pasal 114 ayat (2) UU RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika Jo pasal 609 ayat (2) huruf a UU No 1 tahun 2023 tentang KUHP Jo UU No 1 tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana. ucap AKP Ismail Pane, S.H., M.H.,


Kapolres Binjai, juga mengimbau masyarakat agar terus berperan aktif membantu kepolisian dengan memberikan informasi melalui coll center 110, keberhasilan pengungkapan kasus kejahatan diharapkan mampu memberikan rasa aman & nyaman bagi masyarakat. Kami tetap berkomitmen untuk brantas terhadap peredaran narkoba di Wilkum Polres Binjai. tegas AKBP Bimo.(Humasresbinjai/torong)







Binjai | Bandar Meriah News
- Dalam rangka mempererat silaturahmi dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama, Polsek Binjai Barat melaksanakan kegiatan Jum’at Berkah di Panti Asuhan G’Nade, Kelurahan Limau Mungkur, Kecamatan Binjai Barat.


Kegiatan diisi dengan pemberian bantuan berupa kebutuhan pokok kepada anak-anak panti asuhan. Melalui kegiatan ini, Polsek Binjai Barat ingin berbagi kebahagiaan sekaligus menunjukkan bahwa Polri senantiasa hadir dan peduli terhadap masyarakat.



Semoga bantuan yang diberikan dapat bermanfaat, meringankan kebutuhan, serta membawa kebahagiaan dan keberkahan bagi anak-anak di Panti Asuhan G’Nade.



Polri Hadir, Polri Peduli, Polri Berbagi.Jum’at Berkah-Berbagi Kebaikan, Menebar Keberkahan.(Humas Polres Binjai/Torong)

Diberdayakan oleh Blogger.