Senin, 10 Agustus 2026

 


Langkat | Bandar Meriah  News
- Sebagai bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan dan pembinaan karakter generasi muda, Kapolres Langkat AKBP Hannry P.H. Tambunan, S.E., S.I.K., hadir langsung sebagai pembina upacara bendera di Yayasan Pendidikan Putra Jaya Jabal Rahman pada Senin, (10/08/2026  sekira pukul 07.30 WIB.


Kegiatan yang dilaksanakan oleh Polres Langkat tersebut turut dihadiri para Pejabat Utama (PJU) Polres Langkat beserta sejumlah personel Polres Langkat, Kepala Sekolah, para tenaga pengajar, staf sekolah, serta seluruh siswa-siswi Yayasan Pendidikan Putra Jaya Jabal Rahman.


Dalam amanatnya, Kapolres Langkat AKBP Hannry P.H. Tambunan menyampaikan bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam menentukan masa depan bangsa.


Karena itu, para pelajar diminta untuk terus semangat belajar, menghormati orang tua dan guru, serta menjauhi segala bentuk kenakalan remaja yang dapat merusak masa depan.


Mengingatkan agar para siswa tidak terlibat tawuran, geng motor, maupun penyalahgunaan narkotika yang saat ini menjadi perhatian serius kepolisian.


"AKBP Hannry P.H. Tambunan kenakalan remaja biasanya berawal dari hal-hal kecil, seperti tidak mematuhi aturan sekolah dan salah memilih lingkungan pergaulan.


Kapolres Langkat turut memberikan edukasi kepada para siswa agar bijak menggunakan media sosial di era post-truth, di mana opini dan informasi yang belum tentu benar dapat dengan mudah memengaruhi masyarakat.


Para pelajar diingatkan agar melakukan validasi dan verifikasi sebelum mempercayai maupun menyebarkan suatu informasi sehingga tidak terlibat dalam penyebaran berita bohong ataupun fitnah.


Kapolres juga mengajak para siswa untuk menjauhi tindakan bullying maupun perundungan di lingkungan sekolah.

Setiap manusia diciptakan berbeda-beda dan tidak ada seorang pun yang ingin dilahirkan dengan kekurangan ataupun kondisi fisik tertentu. Karena itu, para pelajar diminta untuk saling menghormati, menghargai, dan menjaga hubungan pertemanan yang baik.


Tidak hanya itu, Kapolres juga menekankan pentingnya disiplin dan tertib berlalu lintas, termasuk penggunaan helm saat berkendara.


Aturan lalu lintas dibuat demi keselamatan masyarakat, khususnya generasi muda usia produktif sebagai penerus bangsa menuju Indonesia Emas 2045 sebagaimana cita-cita Presiden RI Prabowo Subianto.


Di akhir amanatnya, Kapolres Langkat berpesan kepada seluruh siswa-siswi agar tetap semangat dalam meraih cita-cita, belajar dengan sungguh-sungguh, menghormati orang tua dan guru, serta menjauhi segala bentuk perbuatan negatif.


Doa dan harapannya agar kelak para pelajar menjadi orang-orang sukses, berguna bagi masyarakat, serta mampu membawa nama baik keluarga, bangsa, dan negara.


Para guru dan siswa-siswi terlihat antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan serta penyampaian motivasi dari Kapolres Langkat.


Kehadiran Polri di lingkungan sekolah diharapkan dapat memberikan semangat positif sekaligus meningkatkan kesadaran hukum dan kedisiplinan di kalangan pelajar.


Di akhir kegiatan, Polres Langkat mengimbau masyarakat apabila membutuhkan bantuan maupun pelayanan kepolisian agar segera menghubungi Call Center Polri 110 yang aktif selama 24 jam.


Kegiatan tersebut merupakan implementasi dari program Polisi Langkat Garuda Ksatria, yang diinisiasi oleh Kapolres Langkat dengan semangat “Gagah Berani untuk Dicintai Masyarakat, Kuat, Sadar Aturan, Taat, Responsibility, Inovatif, dan Aman.”



Melalui semangat “Satu Langkah, Satu Hati untuk Langkat yang Aman dan Damai,” Polres Langkat terus berkomitmen menghadirkan sosok Polri yang humanis, responsif, serta dekat dengan masyarakat.(ros)

Minggu, 09 Agustus 2026




 


Gunungsitoli| Bandar Meriah News
- Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Muhammad Bobby Afif Nasution berkomitmen memperluas akses pendidikan bagi warga  Kepulauan Nias, khususnya di bidang kesehatan. Komitmen tersebut disampaikan saat mengunjungi Poltekkes Kemenkes Medan Kampus Gunungsitoli, Minggu (09/08/2026).


Dalam kunjungan tersebut, Bobby Nasution menerima laporan bahwa dari 66 mahasiswa yang diterima pada semester pertama, hanya 23 mahasiswa yang dapat melanjutkan perkuliahan. Sementara 43 mahasiswa lainnya belum dapat mengikuti pendidikan karena terkendala biaya.


Menurut Bobby Nasution, kondisi tersebut perlu menjadi perhatian bersama karena pendidikan kesehatan memiliki peran strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia yang dibutuhkan daerah, khususnya untuk memperkuat layanan kesehatan di Kepulauan Nias.


“Ini menjadi perhatian kita bersama. Di satu sisi, Kepulauan Nias masih membutuhkan tenaga kesehatan yang memadai. Di sisi lain, anak-anak kita harus mendapatkan kesempatan yang sama untuk mengakses pendidikan dan meraih masa depan yang lebih baik,” ujar Bobby Nasution.


Untuk itu, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara akan menjajaki kolaborasi dengan pemerintah kabupaten/kota se-Kepulauan Nias serta berbagai pemangku kepentingan guna memperluas dukungan pembiayaan pendidikan bagi mahasiswa.


Bobby menjelaskan, saat ini sebagian mahasiswa telah memperoleh dukungan beasiswa. Ke depan, Pemprov Sumut akan mengkaji berbagai skema agar jumlah penerima bantuan pendidikan dapat ditingkatkan.


“Kita akan menghitung dan merumuskan skema yang terbaik. Harapannya, melalui kolaborasi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, serta rumah sakit yang ada di Kepulauan Nias, semakin banyak mahasiswa yang dapat memperoleh dukungan pembiayaan pendidikan,” katanya.


Menurut Bobby, investasi di bidang pendidikan kesehatan merupakan langkah penting untuk menyiapkan tenaga kesehatan yang kompeten sekaligus membuka peluang kerja bagi generasi muda di Kepulauan Nias.


Ia berharap tidak ada lagi mahasiswa yang harus menghentikan pendidikan karena kendala ekonomi, sehingga kebutuhan tenaga kesehatan di wilayah Kepulauan Nias dapat terpenuhi secara bertahap dan berkelanjutan.


“Kita ingin memastikan anak-anak Nias memiliki kesempatan untuk menyelesaikan pendidikan mereka. Dengan begitu, mereka nantinya dapat kembali mengabdi dan memperkuat pelayanan kesehatan di daerahnya,” ujar Bobby Nasution. (torong)

 


Medan |Bandar Meriah News  
- Satresnarkoba Polrestabes Medan, kembali menunjukkan komitmen nyata dalam hal pemberantasan narkoba. Setelah sebelum sarang narkoba di kawasan Sei Mencirim “diratakan dan dibumihanguskan”, kini giliran sarang narkoba di bantaran Rel Kereta Api Tembung yang merupakan jalur kereta api bandara yang disikat.


Penggerebekan, dilakukan pada Sabtu (08/08/2026) sore kemarin dengan melibatkan personel gabungan Polrestabes Medan.


Dipimpin Kasatresnarkoba Polrestabes Medan, AKBP Rafli Yusuf Nugraha, SH, SIK, MIP, tim gabungan merangsek masuk ke bantaran rel kereta api Tembung, dari beragam penjuru untuk mengepung sarang narkoba yang berdiri sepanjang 300 meter di bantaran rel kereta.


Strategi matang itu pun berbuah manis, usai 3 pelaku yang satu diantaranya merupakan pengedar, berhasil diringkus.


“Kami amankan 3 orang yang memiliki peran mulai dari pengguna, pengedar, hingga aktor intelektual dibalik sarang narkoba ini,” ungkap Rafli didampingi seluruh Perwira Satresnarkoba Polrestabes Medan, Minggu (9/8) sore.


Selain meringkus 3 pelaku, tim gabungan juga menyita narkoba yang jumlahnya tak biasa. Terdapat lebih dari 3 kilogram ganja, disita dari barak - barak narkoba, mulai dari yang sudah dikemas menjadi paket siap edar, dan ganja yang masih berbentuk bal.


Selain ganja, sejumlah paket sabu siap edar dan puluhan alat hisapnya, juga disita petugas dalam penggerebekan ini.


“Ada sekitar 3 kilogram ganja kami sita dan sejumlah barang bukti narkoba lain. Kami juga menyita 2 senapan angin, dan belasan senjata tajam, yang kami paham betul ini akan digunakan untuk menyerang petugas,” tambah Rafli.


Dalam penggerebekan ini, petugas sempat mendapat perlawanan dari oknum warga yang diduga bagian dari sindikat narkoba.


Petugas, dilempari batu oleh oknum warga, meskipun akhirnya petugas berhasil mengendalikan keadaan dengan meletuskan sejumlah tembakan peringatan ke udara.


“Untuk menuju tempat ini tidak mudah, kami harus melewati gang sempit dan bahkan harus menaiki tangga karena barak narkoba terletak di bantaran rel kereta. Kami juga sempat diserang oknum warga, meskipun akhirnya kami berhasil mengendalikan keadaan,” terang Rafli.


Agar praktek serupa tidak terulang, tim gabungan kemudian menghancurkan dan membakar seluruh barak narkoba yang ada. Petugas, memastikan akan mengawasi tempat ini, dan penegakan hukum serupa dipastikan akan kembali dilakukan jika praktek jual beli narkoba kembali ditemukan.


“Kami berkomitmen untuk seluruh pelaku baik pengedar maupun bandar, dan seluruh jaringan akan kami putus, dan hukum akan tetap kami tegakkan,” pungkas Rafli.(torong/p)

  


Langkat| Bandar Meriah News
-  Dalam upaya mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, Polres Langkat melaksanakan kegiatan Minggu Kasih bersama puluhan jemaat di GPdi Lembah Pujian Jalan Kutab Pajak Stabat Kota, Kecamatan Stabat Kabupaten Langkat , Minggu (09/08/2026).

 

Kapolres Langkat AKBP Hannry P.H. Tambunan, S.E., S.I.K., didampingi Kapolsek Stabat AKP Zulkarnain, para Pejabat Utama (PJU) Polres Langkat, serta personel Polsek Stabat, tiba di lokasi dan pada pukul 09.55 WIB bersama jemaat memasuki gereja untuk mengikuti ibadah.


Ibadah Minggu Gereja dipimpin oleh Pendeta Pdt. Budi Kasenda S.Th., yang berlangsung dengan khidmat dan penuh sukacita.


Usai ibadah, Kapolres Langkat menyampaikan sambutan sekaligus pesan kamtibmas kepada seluruh jemaat. Dalam arahannya, Kapolres menegaskan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat adalah sebagai pelayan dan pengayom.


“Jangan takut kepada polisi, karena polisi adalah pelayan masyarakat. Kami hadir untuk melindungi dan memberikan rasa aman,” ujar Kapolres.


Kapolres juga mengajak jemaat GPdi Lembah Pujian Jalan Kutab Pajak Stabat Kota, untuk terus menjalin sinergitas dengan kepolisian. Apabila terdapat informasi terkait gangguan kamtibmas di tengah masyarakat, khususnya di Jalan Kutab Pajak Stabat Kota, warga diminta tidak ragu melaporkannya kepada pihak kepolisian.


Selain itu, Kapolres mensosialisasikan layanan Call Center 110 Polres Langkat yang dapat diakses secara gratis.


“Apabila tidak memungkinkan bertemu langsung dengan petugas polisi, masyarakat dapat menghubungi Call Center 110. Layanan ini gratis, dapat dihubungi kapan saja dan di mana saja, karena kami siaga 1×24 jam,” tegasnya.


Kegiatan dilanjutkan dengan sesi foto bersama antara Kapolres, pendeta, personel kepolisian, dan seluruh jemaat GPdi Lembah Pujian, sebagai simbol kebersamaan dan sinergi.


Melalui kegiatan Minggu Kasih ini, Polres Langkat menunjukkan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, memperkuat kemitraan, serta menjaga situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah Kabupaten Langkat.


Kegiatan tersebut merupakan implementasi dari program Polisi Langkat Garuda Ksatria, yang diinisiasi oleh Kapolres Langkat dengan semangat “Gagah Berani untuk Dicintai Masyarakat, Kuat, Sadar Aturan, Taat, Responsibility, Inovatif, dan Aman.”


Melalui semangat “Satu Langkah, Satu Hati untuk Langkat yang Aman dan Damai,” Polres Langkat terus berkomitmen menghadirkan sosok Polri yang humanis, responsif, serta dekat dengan masyarakat.(ros)

Sabtu, 08 Agustus 2026

 



Medan | Bandar Meriah News - Anggota Komisi II DPRD Kota Medan, Tia Ayu Anggraini, mendesak Wali Kota Medan Rico Waas melalui Dinas Kesehatan Kota Medan segera melakukan rehabilitasi fasilitas Puskesmas di kawasan Medan Utara, khususnya bangun kembali Puskesmas Pembantu (Pustu) Labuhan Deli. 

Pasalnya, masyarakat yang bermukim di Kelurahan Labuhan Deli harus menempuh jarak beberapa kilo meter ketika hendak berobat ke Puskesmas terdekat. Selain itu, sarana dan prasarana serta ketersediaan tenaga kesehatan yang ada di Pustu Labuhan Deli nantinya harus kompeten. Agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal. 

"Ini harus menjadi perhatian serius pak Wali Kota Rico Waas. Sudah dua tahun Pustu Labuhan Deli masuk dalam wacana program pembangunan, tapi sampai sekarang belum terealisasi juga. Jangan sampai masyarakat kesulitan dapatkan layanan kesehatan hanya karena bangunan Pustu Labuhan Deli saat ini bangunan fisiknya sudah rusak parah," ungkap Tia, Sabtu (08/08/2026).

Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Medan ini menyebut, material Pustu Labuhan Deli yang tak kunjung dibangun saat ini menjadi sasaran penjarahan oknum-oknum yang tak bertanggungjawab. 

"Miris kita lihatnya ketika warga mem-video-kan aksi penjarahan itu. Ini bisa juga terjadi di Puskesmas ataupun Pustu yang luput dari pengawasan aparatur setempat," imbuhnya.

Ketua Tunas Indonesia Raya (TIDAR) Sumatera Utara ini menambahkan, Medan Utara merupakan kawasan dengan jumlah penduduk yang cukup besar sehingga membutuhkan pelayanan kesehatan yang cepat, mudah, dan berkualitas. 

"Apalagi di Kelurahan Labuhan Deli masuk ke dalam kawasan yang butuh perhatian serius Pemko Medan. Masyarakat di sana sering terdampak banjir rob yang genangan airnya bisa bertahan berhari-hari. Masyarakat berhak mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak. Jangan sampai ada perbedaan kualitas pelayanan antara wilayah Medan Utara dengan wilayah lainnya di Kota Medan," ketusnya.

Tia berharap, Wali Kota Medan Rico Waas menjadikan pembangunan Pustu Labuhan Deli ini prioritas utama di tahun anggaran 2026 ini. Sehingga wajah Medan Utara berubah sesuai dengan janji kampanye pemerintahan Rico-Zaki.

"Kami di DPRD tentu akan mendukung setiap program yang bertujuan meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat. Yang terpenting, program tersebut benar-benar direalisasikan sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh warga," pungkasnya. (fit)



Gunungsitoli | Bandar Meriah News
-  Gubernur Sumatera Utara (Gubsu)Muhammad Bobby Afif Nasution meminta seluruh Kepala Daerah se-Kepulauan Nias segera mengusulkan Bantuan Keuangan Provinsi (BKP) Tahun Anggaran 2027. Langkah tersebut dinilai penting agar program pembangunan dapat segera dilaksanakan sejak awal tahun anggaran.


Hal itu disampaikan Bobby Nasution  saat memimpin Rapat Koordinasi Pelaksanaan BKP di kediaman sementara Gubernur Sumut, Gunungsitoli, Sabtu (08/08/2026).


“Untuk 2027, kalau bisa disegerakan usulannya, sehingga awal tahun 2027 sudah bisa dilaksanakan,” kata Bobby.


Bobby juga meminta para bupati dan wali kota memprioritaskan usulan program yang berdampak langsung pada masyarakat, terutama di sektor perekonomian, fasilitas kesehatan, dan fasilitas pendidikan.


Pada Tahun Anggaran 2026, Pemerintah Provinsi Sumut menyalurkan Bantuan Keuangan Provinsi sekitar Rp53 miliar kepada pemerintah kabupaten/kota di Kepulauan Nias. Dana tersebut digunakan untuk berbagai program pembangunan, mulai dari perbaikan dan pembangunan jalan, irigasi, pembangunan sekolah, hingga pembangunan sumur bor.


Adapun rincian alokasi BKP meliputi Kabupaten Nias Utara sebesar Rp23,42 miliar, Kabupaten Nias Rp8 miliar, Kabupaten Nias Selatan Rp7,95 miliar, Kabupaten Nias Barat Rp5 miliar, dan Kota Gunungsitoli sebesar Rp9,32 miliar.


Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Sumut Dikky Anugerah berharap BKP yang telah disalurkan Pemprov Sumut benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.


“Kita harap BKP yang disalurkan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," kata Dikky.


Rapat koordinasi tersebut digelar untuk memastikan sejauh mana pelaksanaan program BKP Tahun Anggaran 2026 telah berjalan, sekaligus memperoleh gambaran kebutuhan program yang akan diusulkan pada Tahun Anggaran 2027.


Turut hadir dalam rapat tersebut Bupati Nias Utara Amizaro Waruwu, Bupati Nias Selatan Sokhiatulo Laia, Bupati Nias Barat Eliyunus Waruwu, Bupati Nias Yaatulo Gulo, Wali Kota Gunungsitoli Sowa’a Laoli, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sumut Chandra Dalimunthe, serta Kepala Dinas Pendidikan Sumut Alexander Sinulingga. (torong)




Binjai | Bandar Meriah News - Satuan Reserse Narkoba Polres Binjai kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Dalam kurun waktu tiga hari, petugas berhasil menangkap lima pria yang diduga terlibat dalam peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Binjai.


Kelima tersangka masing-masing berinisial A (21), DS (45), RRL (35), AG alias Boneng (45), dan WK (23). Mereka diamankan di sejumlah lokasi berbeda, yakni Jalan Danau Poso dan Jalan Ir. Juanda, Kecamatan Binjai Timur, pada Selasa (4/8/2026), serta Jalan Jenderal Gatot Subroto, Kecamatan Selesai, dan Desa Sambirejo, Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat, pada Kamis (06/08/2026).


Dari penindakan tersebut, polisi mengamankan barang bukti berupa sabu dengan berat bruto 34,27 gram, 21 plastik transparan berisi narkotika, tiga sekop dari pipet, dua unit telepon seluler, dua dompet penyimpanan narkoba, dua sepeda motor, serta uang tunai Rp130 ribu yang diduga hasil penjualan narkotika.


Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H., melalui Kasat Resnarkoba AKP Ismail Pane, S.H., M.H., menegaskan bahwa pengungkapan tersebut merupakan bentuk keseriusan Polres Binjai dalam memberantas peredaran narkotika.


“Polres Binjai akan terus melakukan penindakan tegas terhadap pelaku penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” tegas AKP Ismail Pane.


Kelima tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Satresnarkoba Polres Binjai untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Para tersangka dijerat Pasal 114 ayat (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika jo. Pasal 609 ayat (2) huruf a UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP jo. UU Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.


Kapolres Binjai juga mengimbau masyarakat untuk berperan aktif membantu kepolisian dalam pemberantasan narkoba maupun tindak kejahatan lainnya dengan menyampaikan informasi melalui Call Center Polri 110.


“Polres Binjai tetap berkomitmen memberantas peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Binjai,” tegas AKBP R. Bimo Moernanda.(Humas Polres Binjai/Torong)



 




Langkat | Bandar Meriah  News 
 - Semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia mulai terasa di tengah masyarakat Kabupaten Langkat. Personel Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Langkat membagikan Bendera Merah Putih kepada para nelayan di wilayah Kecamatan Babalan, Sabtu (08/08/2026).


Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 11.00 WIB tersebut menyasar sejumlah kawasan pesisir, di antaranya Jalan Pelabuhan, Sei Bilah, Taman Bunga, dan wilayah sekitarnya.


Bendera Merah Putih yang dibagikan tersebut selanjutnya dipasang oleh para nelayan di atas kapal masing-masing sebagai bentuk kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia sekaligus menyemarakkan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.


Kapolres Langkat AKBP Hannry P.H. Tambunan, S.E., S.I.K., Melalui Kasat Polairud Polres Langkat AKP R. Lubis, SH, MH, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Polri untuk mengajak seluruh elemen masyarakat turut memeriahkan momentum kemerdekaan dengan cara sederhana namun penuh makna.


“Bendera Merah Putih bukan sekadar simbol negara, tetapi juga menjadi pengingat akan perjuangan para pahlawan dan semangat persatuan. Kami mengajak para nelayan untuk bersama-sama menyemarakkan HUT Kemerdekaan RI,” ujar AKP R. Lubis.


Dalam kegiatan tersebut, personel Satpolairud juga menyempatkan diri berdialog dan bersilaturahmi dengan para nelayan. Kehadiran polisi di tengah masyarakat pesisir diharapkan semakin mempererat hubungan serta membangun komunikasi yang positif.


Para nelayan menyambut baik kegiatan tersebut. Mereka mengaku senang dan mengapresiasi kepedulian personel Satpolairud Polres Langkat yang secara langsung membagikan Bendera Merah Putih.


“Kami mengucapkan terima kasih kepada bapak-bapak polisi yang sudah memberikan bendera. Ini akan kami pasang di kapal sebagai bentuk ikut memeriahkan Hari Kemerdekaan,” ungkap salah seorang nelayan.


Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar. Antusiasme masyarakat menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan tidak hanya hadir di pusat-pusat kota, tetapi juga berkibar di tengah aktivitas para nelayan di perairan Langkat.


Melalui kegiatan tersebut, Polres Langkat terus menunjukkan komitmennya untuk hadir dekat dengan masyarakat, membangun komunikasi yang humanis, sekaligus menumbuhkan rasa nasionalisme di berbagai lapisan masyarakat.


Semangat tersebut sejalan dengan tagline “Satu Langkah, Satu Hati untuk Langkat yang Aman dan Damai”, serta semangat POLISI LANGKAT GARUDA KSATRIA yang mengedepankan sosok polisi yang gagah berani, dicintai masyarakat, kuat, sadar aturan, taat, bertanggung jawab, inovatif, dan aman.(ros)

Jumat, 07 Agustus 2026



Binjai | Bandar Meriah News
- Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H., menggelar silaturahmi bersama komunitas ojek online (ojol) Kota Binjai di Aula Anindya Polres Binjai, Jumat (07/08/2026) pukul 16.00 WIB.


Kegiatan ini bertujuan mempererat sinergi antara Polri dan komunitas ojol sebagai mitra dalam mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di Kota Binjai.


Dalam arahannya, Kapolres mengajak seluruh pengemudi ojek online untuk senantiasa mematuhi peraturan lalu lintas, mengutamakan keselamatan saat berkendara, serta menjadi pelopor keselamatan di jalan raya.


Selain itu, AKBP R. Bimo Moernanda juga mensosialisasikan layanan Call Center 110 Polres Binjai sebagai sarana bagi masyarakat, termasuk para pengemudi ojol, untuk segera melaporkan apabila mengetahui atau mengalami gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).


"Komunitas ojek online merupakan mitra strategis Polri. Melalui sinergi yang baik, kita bersama-sama dapat menciptakan situasi kamtibmas dan lalu lintas yang aman, tertib, dan kondusif di Kota Binjai," ujar Kapolres.(Humas Polres Binjai/Torong)



 


Nias Utara | Bandar Meriah News
- Gubernur Sumatera Utara (Gubsu ) Muhammad Bobby Afif Nasution akan membangun rumah produksi kelapa di Nias Utara. Program tersebut diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah hasil kelapa yang diproduksi para petani setempat.


Rencana pembangunan rumah produksi tersebut disampaikan Bobby saat kegiatan Sapa Daerah di Lauru Fadoro, Nias Utara, Jumat (07/08/2026). Rumah produksi itu akan dilengkapi berbagai fasilitas, di antaranya mesin produksi kopra, solar dryer, mesin pengupas batok, mesin pemilah, serta peralatan pendukung lainnya.


Selain menghasilkan kopra, rumah produksi tersebut juga akan mengembangkan produksi arang batok kelapa. Berdasarkan data Bapperida Sumut, alokasi anggaran untuk pembangunan rumah produksi kelapa tersebut mencapai Rp2 miliar dan direncanakan mulai dibangun tahun ini.


Pada tahun ini, Gubernur Bobby Nasution mengalokasikan anggaran sekitar Rp500 miliar untuk pembangunan Kepulauan Nias. Nias Utara menjadi salah satu daerah yang mendapatkan program pembangunan tersebut.


“Untuk Kepulauan Nias sendiri tahun lalu kami anggarkan dari seluruh anggaran kami itu kurang lebih ada Rp250 miliar sampai Rp300 miliar. Tahun ini kami tingkatkan hampir menjadi Rp500 miliar untuk kepulauan Nias. Kabar baik khusus untuk Nias Utara dari Rp500 miliar,” kata Bobby.


Pemprov Sumut telah menetapkan arah pembangunan Kepulauan Nias ke dalam tiga tema utama, yakni sentra perekonomian, sentra produksi, dan pariwisata. Nias Utara diarahkan sebagai salah satu sentra produksi di Kepulauan Nias.


Dalam kegiatan tersebut, Bobby juga menerima berbagai aspirasi masyarakat Lauru Fadoro. Aspirasi tersebut diserap untuk selanjutnya ditindaklanjuti melalui program pembangunan Pemerintah Provinsi.


Bupati Nias Utara Amizaro Waruwu mengatakan, daerahnya memiliki potensi besar dalam produksi kelapa. Ia pun mengapresiasi rencana pembangunan rumah produksi kelapa yang menjadi salah satu program Gubernur Bobby Nasution.


“Nias Utara ini potensinya pariwisata dan kelapa, kelapa ini, lebih 30 km dari sini kelapa semua, tahun 2026 ini banyak program pak Gubernur di Nias Utara, salah satunya Rumah Kelapa di Desa ini dan pembangunan beberapa ruas Jalan," kata Amizaro.


Sementara itu, salah seorang warga, Bakti Adil Waruwu, mengaku terharu atas kedatangan Gubernur Sumut ke Desanya. Ia berharap perhatian Pemerintah terhadap potensi pariwisata dan kelapa di Nias Utara terus ditingkatkan.


"Kami terharu, 80 tahun merdeka baru ini kami bertemu Gubernur Sumatera Utara,” kata Bakti.(torong)

Diberdayakan oleh Blogger.