Minggu, 28 November 2021

  


Ajibata | Bandar Meriah News - Pemerintah akan menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 di seluruh daerah jelang Natal dan 2021 dan Tahun Baru 2022. 

Menyikapi akan diterapkannya PPKM Level 3 Nataru, Kapolda Sumut, Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjutak didampingi Karo Ops Kombes Pol Desman Tarigan, Dir Binmas Kombes Pol Sofyan, Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi dan Wadir Sabhara AKBP Benny Hutajulu menyambangi Pelabuhan Ajibata.

Setibanya di Pelabuhan Ajibata, Kapolda Sumut langsung mengecek beberapa warga yang hendak menyebrang ke Pelabuhan Ambarita untuk selalu mematuhi protokol kesehatan.

Bahkan, jenderal bintang itu turut menanyakan kartu atau sertifikat vaksin kepada masyarakat sebagai syarat perjalanan agar bisa menyebrang melalui Pelabuhan Ajibata.

Panca mengatakan, kedatangannya ke Pelabuhan Ajibata untuk melihat sejauh mana kesiapan ASDP dalam menghadapi Natal dan Tahun Baru 2022.

"Yang pertama saya pastikan teman-teman di pelabuhan meyakinkan semua penumpang baik berangkat dari Pelabuhan Ajibata ke Ambarita begitu juga sebaliknya dalam keadaan sehat," katanya, Minggu (28/11/2021).

"Kemudian sesuai instruksi Mendagri bahwa setiap masyarakat yang akan berpergian melalui pelabuhan wajib menunjukkan surat vaksinasi," tambah Kapoldasu.

Panca meminta kepada pihak Pelabuhan Ajibata untuk menyiapkan aplikasi vaksinasi sehingga setiap orang yang sudah divaksin tinggal mengscannya melalui barcode dan bisa masuk ke pelabuhan.

"Apabila ada masyarakat yang datang ke pelabuhanan belum divaksin kewajiban kita untuk memvaksin. Oleh karena itu saya minta agar di Pelabuhan Ajibata disediakannya tempat pemeriksaan dan vaksinasi," pintanya.

Panca menambahkan, jelang Natal dan Tahun 2022 Pelabuhan Ajibata dan Dinas Perhubungan harus mempersiapkan ketersedian kapal yang baik.

"Ini sebagai peringatan awal, nanti saya akan ke sini lagi. Mumpung masih ada waktu untuk mempersiapkan semuanya dalam menghadapi Natal dan Tahun Baru," pungkasnya. (panji)


Sabtu, 27 November 2021

  


Simalungun | Bandar Meriah News - Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara dan Polres Jajaran menyelenggarakan vaksinasi secara serentak diseluruh daerah dengan target 47.360 dosis, Sabtu (27/11/2o21).

Dalam pelaksanaan vaksinasi yang digelar secara serentak itu, Kapolda Sumut, Irjen Pol Drs RZ Panca Putra Simanjuntak MSi, meninjau vaksinasi bagi 1.800 orang yang berlokasi di PT Murida, Desa Pengkolan, Kecamatan Bosar Maligas, Kabupaten Simalungun.

Panca mengatakan, kedatangan ke Kabupaten Simalungun untuk mengecek pelaksanaan vaksinasi serentak yang diperuntukan bagi masyarakat, lansia dan pelajar, dalam mempercepat pembentukan herd immunity masyarakat.

"Saya berangkat dari Dairi ke Simalungun untuk mengejar capaian vaksinasi disini guna mendukung program pemerintah pusat," katanya.

Panca mengungkapkan, hari ini dirinya menginstruksikan seluruh Polres se Sumatera Utara untuk menggelar vaksinasi atas instruksi Kapolri, Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, karena masih ada beberapa daerah yang capaian vaksinasinya tertinggal.

"Masih ada beberapa daerah yang capaian vaksinasinya masih dibawah 50 persen. Sehingga, saya kejar untuk menutupi ketertinggalan capaian vaksinasi yang masih di bawah 50 persen," ungkapnya.

Panca menerangkan, untuk capaian vaksinasi di Sumatera Utara masih 50 persen. Oleh karena itu dengan digelarnya vaksinasi secara serentak dengan target 47.360 dosis capaian vaksinasi di Sumatera Utara bisa di atas 50 persen.

"Kita harapkan dengan pelaksanaan vaksinasi secara serentak ini Sumut bisa di atas 50 persen diakhir November. Nantinya diakhir Desember mencapai 70 persen sesuai instruksi pemerintah pusat," terangnya.

Pantauan di lapangan, Kapolda Sumut turut menyampaikan imbauan kepada masyarakat yang telah mengikuti vaksinasi untuk tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

"Terus sampaikan kepada warga lainnya dan keluarga yang belum divaksin untuk mau divaksin karena baik bagi kesehatan serta tubuh dalam mencegah penularan pandemi Covid-19," ucap Panca.

"Menjelang Natal dan Tahun baru masyarakat jangan kemana-mana, Perayaan Natal di rumah saja, Jangan sampai karena kita abai prokes malah menjadi klaster baru penyebaran Covid-19 di daerah kita masing-masing," pungkasnya.(panji)


 


Medan | Bandar Meriah News -
 Polda Sumut menyimpan banyak Polisi berprestasi, yang benar-benar dicintai masyarakat karena perilakunya. Salah satunya adalah Aiptu Jonni Ilham Hasibuan  Anggota Polsek Tiga Juhar, Polres Deliserdang, ini telah menyunat puluhan anak-anak kurang mampu secara gratis. 

"Saya ingin mendermawakan kemampuan yang saya miliki untuk rakyat yang kurang mampu. Saya siap ke mana pun untuk menyunat anak anak yang tak punya biaya," ujar anggota Polisi ini saat diwawancarai wartawan, Sabtu (27/11/2021)

Dari info yang diperoleh wartawan, kegiatan amal anggota polisi ini didapat wartawan dari laporan Kapolsek Tiga Juhar, AKP Salija SH, ke Polres Deliserdang. Dalam laporan tersebut diketahui, Aiptu Joni Ilham Hasibuan telah menyunat Febrian Sitepu (14), warga Dusun I, Desa Sibunga-bunga, Kecamatan STM Hilir, Kami (25/11/2021). 

Kepada wartawan, Jonni mengungkapkan, dirinya telah mengkhitan sebanyak 57 anak kurang mampu keliling dari desa ke desa. "Ini sudah ada lagi satu warga yang menghubungi kami minta di khitan. Kita akan terus berbuat untuk membantu masyarakat," ujarnya. (panji)



 


Medan | Bandar Meriah  News -
 Kapolsek Medan Baru Teuku Fathir beserta Kanit Intelkam Polsek Medan Baru Iptu Sulkarnaen Hasibuan melaksanakan pemantauan pelaksanaan Vaksinasi Dosis II di Lapangan Serbaguna, Kampung Sejahtera, Jalan KH.Zainul Arifin Medan, Sabtu (27/11/2021) pukul 11.50 wib.

Hadir dalam pelaksanaan kegiatan ini Lurah Petisah Tengah M Hafiz T.A Parinduri dan Ketua PPPKS (Perkumpulan Pemuda Pemudi Kampung Sejahtera) Aminurasid.

Kemudian dari tenaga kesehatan yang melaksanakan kegiatan vaksinasi berasal dari TNI AU Lanud Soewondo Medan sebanyak 1 (satu) team berjumlah 8 orang serta 257 (dua ratus lima puluh tujuh) orang yang akan di vaksin dosis tahap 2.

PS Kasi Humas Polsek Medan Baru Aiptu Berlin Sianturi menyebutkan pada pelaksanaan vaksinasi dosis tahap 2, juga dilakukan Dialog Luar Studio RRI Medan dengan tema “HIDUP BERDAMPINGAN DENGAN ALAM”.

“Dalam pelaksanaan pemantauan vaksinasi dosis 2 ini, Bapak Kapolsek Medan Baru berdialog dengan warga masyarakat kampung sejahtera yang mengikuti kegiatan vaksin,” kata Aiptu Berlin Sianturi.

Selain berdialog dengan masyarakat, Kapolsek Medan Baru turut bersilaturahmi dengan ketua PPPKS dan mengapresiasi atas terlaksananya kegiatan vaksinasi dosis tahap 2.

“Selama kegiatan berlangsung situasi aman kondusif dan tetap mematuhi protokol kesehatan,” pungkasnya. (fit)



Jumat, 26 November 2021

  


Deli Serdang | Bandar Meriah  News - Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Yemi Mandagi, SIK yang diwakili oleh Wakapolresta Deli Serdang Akbp Julianto P. Sirait, SH, SIK, bersama Komunitas Sedekah Jumat (KSJ) memberikan bantuan paket sembako kepada warga, Jumat (26/11/2021)

Hadir juga pada kegiatan ini Kabag SDM Polresta Deli Serdang Kompol Dr. Srimin Pinem, SH, MKn selaku Dewan Pembina KSJ Kab. Deli Serdang, personil Polresta Deli Serdang dan Komunitas Sedekah Jumat (KSJ). Paket sembako ini diberikan kepada 3 orang anak penyandang disabilitas (berkebutuhan khusus) dan 7  Orang warga masyarakat yang membutuhkan ditengah masa pandemi saat ini yang bertempat tinggal di Desa Baru Dusun II Kecamatan Batang Kuis Kabupaten Deli Serdang.

Tampak Wakapolresta Deli Serdang Akbp Julianto P. Sirait, SH, SIK, bersama pengurus KSJ Kab. Deli Serdang turun langsung kerumah warga masyarakat untuk menyalurkan/memberikan tali asih berupa bantuan sembako tersebut.

Saat diwawancarai oleh awak media, Wakapolrsta Deli Serdang Akbp Julianto P. Sirait, SH, SIK, mengatakan “kita turun langsung untuk memberikan bantuan sembako kepada masyarakat dengan maksud dan tujuan agar tepat sasaran kepada warga yang benar-benar membutuhkan”, Ujarnya.

“Harapannya kegiatan Jumat Barokah bersama KSJ Kab. Deli Serdang ini dapat bermanfaat dan dapat meringankan beban kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat dan kegiatan Sedekah Jumat ini rutin kita laksanakan setiap minggunya”, Tutup Wakapolresta Deli Serdang. (panji/raja s dachi)


 


Dairi| Bandar Meriah News - Kepolisian Resort (Polres) Dairi telah menetapkan sembilan orang sebagai tersangka dalam kasus kerusuhan dan pencurian dengan kekerasan serta pengrusakan kotak suara Pilkades di Desa Bertungen Julu, Kecamatan Tiga Lingga, Kabupaten Dairi.

Kesembilan orang yang telah ditetapkan tersangka itu berinisial IP, JWG, DHS, FS, KG, RDS, TJT, ATA, dan SB,

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi yang didampingi Wadir Reskrimum Polda Sumut, AKBP Alamsyah, mengatakan dalam rilisnya, awalnya Sat Reskrim Polres Dairi dibantu Dit Reskrimum Polda Sumut mengamankan 12 orang diduga melakukan kerusuhan dan pencurian kota suara saat berlangsungnya Pilkades di Desa Bertungen Julu, Kamis (25/11/2021) kemarin.

"Dari hasil pemeriksaan penyidik menetapkan 9 tersangka dari 12 orang yang diamankan, saat ini cakades no 2 pun sedang kita minta keterangan katanya di Mapolres Dairi, Jumat (26/11/2021).

Hadi mengungkapkan, sembilan orang yang ditetapkan tersangka terbukti melakukan aksi pencurian kotak suara serta memukuli anggota polisi saat melaksanakan tugas pengamanan.

"Kesembilan orang yang kita tetapkan tersangka memiliki peran yang berbeda diantaranya 9 orang merampas dan merusak kotak suara, 2 orang yang merobek surat suara dimana 1 orang lagi masih dalam pencarian serta 1 orang yang memprovokasi massa," ucapnya

Lebih lanjut, ia menerangkan petugas turut menyita barang bukti berupa satu kotak suara dan surat suara yang telah dirusak para pelaku kerusuhan.

"Terhadap kesembilan tersangka atas perbuatannya dikenakan pasal 365 subs psl 363 dan atau pasal 170 ayai (1) subs pasal 406 ayat (1) KUHPidana dan terancam 9 tahun kurungan penjara," tegas mantan Kapolres Biak Papua

Kabid Humas juga menambahkan keributan yang terjadi karena pasangan calon kepala desa nomor urut II keberatan atas hasil akhir penghitungan surat suara.

"Pada saat kotak suara akan dibawa ke kantor kecamatan oleh petugas P2KD yang dikawal anggota kepolisian dan Babinsa ada puluhan orang yang merebut dan merusak kotak suara hingga surat suara berhamburan, tapi berkat kesigapan petugas dari 4 kotak suara yang akan dibawa 1 kotak suara yang mengalami rusak berikut kertas suaranya," kata Hadi

Kondisi desa bertungen Julu pasca keributan tersebut saat ini masih dijaga oleh personil gabungan TNI dan Polri

"Saat ini kita masih menyiagakan 1 kompi gabungan Brimob sabhara dan TNI untuk memonitor dan menjaga situasi, Alhamdulillah situasi disana Kondusif masyarakat dan tokoh-tokohnya saling membantu tugas Personil yang mengamankan disana," pungkas Hadi. (panji/lipsum)




Dairi | Bandar Meriah News -
Respon cepat yang dilakukan Kapolda Sumut, Irjen Pol Drs RZ Panca Putra Simanjuntak Msi, dalam mengatasi keributan di Desa Bertungen Julu, Kabupaten Dairi, saat menggelar Pilkades 2021, mendapat apresiasi.

Apresiasi itu pun disampaikan Ketua Forkala dan Himpunan Masyarakat Pakpak (Himpak), H. Raja Ardin Ujung SH, di Mapolres Dairi, Jumat (26/11/2021).

"Saya sangat apresiasi tindakan dan langkah Kapolda Sumut dan Polres Dairi dalam meredam keributan yang terjadi saat Pilkades di Desa Bertungen Julu," katanya.

Raja mengungkapkan, dirinya telah mengetahui kronoligis keributan di Desa Bertungen Julu saat pelaksanaan penghitungan surat suara Pilkades 2021 yang sudah sesuai mekanisme pemilihan. Menurutnya, seharusnya masyarakat bisa menahan diri dan mempercayakan prosesnya kepada pihak penyelenggara Pilkades.

"Karena ada perbedaan saat penghitungan suara malah bertindak main hakim sendiri dan melanggar hukum. Sehingga malah merugikan diri sendiri," ungkapnya.

Tokoh masyarakat kab Dairi tersebut menyampaikan bahwa walau di Kab. Dairi ini berbeda-beda ras suku dan agama kita harapkan semua bersaudara jangan karna pilkades kita jadi ribut satu desa, satu kampung dan tidak saling sapa, karna Pilkades hanya di selengarakan dalam 5 tahun sekali

"Jangan gara-gara Pilkades membuat tali persaudaraan dan kerukunan dalam bermasyarakat menjadi renggang. Seharusnya Pilkades ini lebih memperkuat hubungan persaudaraan. Karena Pilkades sifatnya hanya 5 tahun sekali sementara kita hidup berdampingan setiap hari," harapnya.

Tokoh Masyarakat Kab. Dairi menghimbau kepada masyarakat Kec.Tigalinga dan juga kepada Tokoh-tokoh Marga Silima yang berada di Kec. Tigaligga untuk memberikan masukan dan penganyoman kepada masyarakat yang bersangkutan

H. Raja mengharapkan kepada tokoh tokoh adat berikan masukan kepada masyarakat yang ada di 15 kecamatan di Kabupaten Dairi berikan masukan kepada saudara-saudara kita yang mengikuti tahapan pilkades baik pendukung dan pejabat sementara

"Oleh karena itu saya minta kepada seluruh masyarakat serta para tokoh adat untuk tetap menjaga hubungan persaudaran kekerabatan yang selama ini sudah berjalan dengan baik, tetap tenang tidak terprovokasi dan Semoga daerah-daerah lain yang melaksanakan Pilkades pada tahun ini juga berjalan baik lancar," pungkasnya. (panji/lipsum)


  


Dairi |Bandar Meriah News - Kapolda Sumut, Irjen Pol Drs RZ Panca Putra Simanjuntak Msi, mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan Pilkades 2021.

"Pilkades merupakan pesta demokrasi yang riil. Jadi masyarakat harus menyalurkan suaranya dengan baik, saling menjaga persaudaraan dan jangan berseteru. Kita wajib bersama-sama menyukseskan pemilihan berjalan aman, lancar kondusif," katanya, Jumat (26/11/2021).

Pelaksanaan Pilkades 2021 di TPS 01 dan O2 Desa Bertungen Julu, Kecamatan Tiga Lingga, Kabupaten Dairi, usai penghitungan surat suara berujung ricuh, Kamis (25/11/2021).

Pasalnya, pasangan calon kepala desa nomor urut 2 keberatan atas hasil akhir penghitungan surat suara. Pada saat Kotak suara akan dibawa ke Kantor kecamatan oleh petugas P2KD yang dikawal oleh anggota kepolisian dan Babinsa ada puluhan orang yang merebut dan merusak kotak suara hingga surat suara berhamburan dan ada anggota Polri yang mengawal terluka terkena pukulan dan tendangan dari massa

Mengetahui adanya keributan itu, Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak bersama Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu, Karo Ops Kombes Desman Tarigan, Dansat Brimob, Dir Binmas Kombes Sofyan, Kabid Humas Kombes Hadi Wahyudi, Danyonif 125/SMB Letkol Inf Budianto Hamdani Damanik, dan Kasdim 0206/Dairi Mayor Inf Sunarto, Wadir Sabhara AKBP Beny Hutajulu, mendatangi Desa Bertungen Julu, Jumat (26/11/2021) dini hari.

Di sana, Kapolda Sumut bersama Bupati Dairi mengumpulkan para tokoh masyarakat Desa Bertungen Julu melakukan mediasi serta menyampaikan imbauan agar peristiwa keributan tidak terulang kembali dan meminta tokoh masyarakat menghimbau para pelaku menyerahkan diri

Dalam pertemuan mediasi, Bupati Dairi, Eddy Keleng Ate Berutu, mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk harus menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.

"Kita kan semua saudara, tidak usah ribut-ribut, tidak ada sejarahnya di desa ini ribut karena Pilkades, kejadian ini membuat malu saya sebagai Bupati, Percayakan penanganan kasus ini kepada aparat penegak hukum, Saat ini aparat hukum sudah mengumpulkan bukti-bukti tolong dibantu tokoh-tokoh masyarakat supaya prosesnya segera tuntas," imbaunya.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi, menambahkan insiden perampasan dan perusakan kotak suara itu dapat diatasi dan diamankan kembali oleh personel TNI-Polri

"Situasi di Desa Bertungen Julu sudah kondusif, walau tadi ada anggota kita yang terluka karena dipukul oleh massa tapi Alhamdulillag kondusif, Kita mengimbau kepada pihak yang merasa keberatan atas hasil pemungutan suara dalam Pilkades 2021 silahkan menempuh jalur hukum sesuai aturan yang telah ditetapkan," pungkasnya.(panji)


Kamis, 25 November 2021


Medan | Bandar Meriah News -
 Wali Kota Medan Bobby Nasution mengajak semua pihak, termasuk Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, untuk bersama-sama menangani permasalahan ekonomi yang merupakan dampak dari pandemi Covid-19.

Ajakan ini disampaikannya saat memberi sambutan dalam acara kunjungan kerja Ketua DPD RI, AA Lanyalla Mahmud Mattalitti dengan Kesultanan Deli di Istana Maimun Medan, Kamis (25/11) malam. Turut hadir dalam pertemuan itu antara lain Gubsu Edy Rahmayadi diwakili Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Zumri Sulthony, Ketua Umum Majelis Adat Kerajaan Nusantara (MAKN) Edy Wirabumi, para raja, sultan, kepala adat yang tergabung dalam MAKN, mewakili Kesultanan Deli O.K. Saidin, para datuk empat suku, Ketua PMI Sumut Rahmat Shah, dan Kadis Kebudayaan Medan O.K. Zulfi.

Bobby Nasution mengatakan, pandemi Covid-19 bukan hanya berdampak pada kesehatan masyarakat, namun jugaperekonomian. Menurutnya, dibutuhkan percepatan penuntasan masalah perekonomian agar tidak menjadi krisis sosial.

“Kami ajak semua pihak untuk menangani persoalan ekonomi yang merupakan dampak dari pandemi Covid-19 ini, termasuk DPD RI,” ucap Bobby Nasution.

Saat itu, Bobby Nasution juga menyampaikan, selama empat hari dalam sepekan terakhir ini, tidak ada penambahan kasus konfirmasi Covid-19 di Medan. Memang, lanjutnya, dalam dua hari terakhir ditemukan kasus, namun jumlahnya di bawah angka lima.

“Ini tidak akan membuat kita lengah. Kita terus berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk memutus mata rantai penularan Covid-19,” sebut Bobby Nasution.

Dia juga menyampaikan, Pemko Medan juga berkomitmen melestarikan kekayaan adat etnis di Medan yang beragam. Salah bentu komitmen itu adalah mewajibkan seluruh ASN di Pemko Medan mengenakan baju adat Sumut setiap hari Jumat.

“Ini merupakan bentuk komitmen dan dukungan kami terhadap adat istiadat etnis yang ada di Medan,” ucapnya.  

Dalam kesempatan itu Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, mengatakan, Kesultanan Melayu Deli telah memberikan banyak sumbangsih untuk Indonesia dan dunia.

Dia mengatakan, sumbangan yang paling jelas dari Kesultanan Melayu Deli adalah bahasa Melayu, yang digunakan sebagai bahasa nasional Indonesia, Malaysia dan Brunei Darussalam, serta beberapa negeri Melayu lainnya.

“Begitu juga sistem pemerintahan kerajaan yang bersumber dari Bustanussalatin, menjadi panduan bagi Kesultanan-Kesultanan Islam di seluruh Nusantara. Termasuk pakaian adat Melayu seperti peci, songkok atau kopiah, menjadi bagian dari pakaian nasional kita,” kata LaNyalla.

Peradaban Melayu Deli juga menghasilkan ikon-ikon budaya, terutama Istana Maimun dan Masjid Raya Al-Mansun. Kedua bangunan bersejarah ini adalah bukti kebesaran serta keberadaan peradaban Melayu Deli di Sumatera Utara.

Selain itu, lanjutnya, sistem integrasi masyarakat yang heterogen dan majemuk juga disumbangkan oleh peradaban Melayu Deli bagi sistem integrasi masyarakat secara nasional atau dunia Melayu yang lebih luas.

“Sungguh luar biasa sumbangsih peradaban Kesultanan Deli. Artinya, peradaban unggul Kesultanan yang berdiri sejak tahun 1632 ini, tercatat dalam sejarah dunia,” ujarnya.

Sumbangsih dan dukungan konkret Kerajaan Nusantara, sangat penting  dalam proses lahirnya NKRI. Oleh karena itu, Lanyalla menyebut Kerajaan dan Kesultanan Nusantara adalah salah satu pemegang saham utama negeri ini.(safrizal)



Sergai | Bandar Meriah News -
Bencana banjir di beberapa kecamatan di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) menjadi perhatian banyak pihak, tak terkecuali para legislator pusat.

Hal ini terlihat ketika Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) La Nyalla Mahmud Mattalitti beserta rombongan hadir ke Sergai dan memantau langsung kondisi Sungai Belutu yang meluap dan pengungsi korban banjir di Sei Rampah, Kamis (25/11/2021).

Di kesempatan ini Bupati Sergai H. Darma Wijaya menyampaikan jika bencana banjir yang terjadi tahun ini merupakan yang terparah sejak 20 tahun belakangan. Ia menyebut, ada beberapa faktor yang ditenggarai jadi penyebab meluapnya air ke pemukiman warga.

“Aliran air sungai tidak lancar karena sedimentasi yang mengakibatkan pendangkalan. Lalu, bagian hilir sungai juga menyempit. Apalagi ditambah dengan cuaca ekstrim yang mengakibatkan banjir rob dan curah hujan yang tinggi. Akumulasi dari faktor-faktor ini mengakibatkan banjir yang parah,” ucap Bupati Sergai.

Bupati kemudian merinci, sampai hari ke 24 banjir di Sergai, ada sekitar 6.000 kepala keluarga atau kurang lebih 34.000 jiwa yang tersebar di 5 kecamatan yang terdampak bencana banjir yaitu di Sei Rampah, Tebing Tinggi, Tanjung Beringin, Sipispis dan Dolok Masihul.

Bupati kemudian menegaskan, hal yang dibutuhkan saat ini bukan melulu sekadar bantuan sembako, namun masyarakat ingin agar banjir yang sudah jadi masalah langganan tiap tahun ini bisa usai dan tidak terjadi lagi.

“Karena itu kami berkomitmen untuk menggalang sinergi, mencari solusi yang terbaik bagi masalah banjir ini. Kami mengapresiasi banyak pihak yang menunjukkan perhatian yang tinggi terhadap hal ini, baik dari pemerintah provinsi dan pusat serta pihak-pihak lain yang turut membantu Pemkab Sergai menghadapi tantangan ini. Kami berharap kehadiran Bapak-bapak dari DPD RI pada hari ini bisa menjadi dukungan penting bagi Kabupaten Sergai untuk menuntaskan persoalan banjir,” ucap Bang Wiwiek, sapaan akrabnya, sembari menyebut jika normalisasi sebagai solusi banjir di Sergai akan dilaksanakan dalam waktu dekat.

Sementara itu Ketua DPD RI La Nyalla Mattalitti berjanji akan meneruskan aspirasi masyarakat Sergai lewat Bupati Darma Wijaya ke pusat.

“Atas bencana banjir ini, kami jelas turut prihatin. Semoga bisa segera ditemukan solusi terbaik untuk permasalah ini. Kami dari DPD RI akan menyuarakan permasalahan ini ke pusat agar penanganan banjir bisa lebih maksimal,” ucapnya.

Senada dengan Ketua DPD RI, Dedy Iskandar Batubara yang merupakan anggota senator DPD asal Sumut juga menyebut kunjungan pihaknya pada hari ini bertujuan untuk menggalang kerja sama demi menemukan jalan keluar paling komprehensif bagi masalah banjir di Sergai.

“Kami di DPD hadir pada hari ini untuk melihat bagaimana proses penanganan bencana banjir yang sudah dijalankan. Kami juga akan berkomunikasi dengan kementerian terkait agar penanganan banjir ini bisa disegerakan dan jadi solusi jangka panjang,” harapnya.

Di tempat yang sama, Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Sumut Rahmad Shah, menyebut jika pihaknya berkomitmen memberikan perhatian maksimal bagi Kabupaten Sergai.

“Kami dari PMI Sumut sudah menyiapkan tenaga medis untuk memastikan kondisi para pengungsi mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik. Kami berharap masyarakat Sergai yang jadi korban bencana banjir bisa bersabar dan tetap kuat menghadapi cobaan ini,” tutur Rahmad Shah.

Ikut hadir dalam tinjauan ini Anggota DPD RI di antaranya Muhammad Nuh dan Pdt. Williem T. P. Simarmata serta para Kepala OPD terkait.(rian)

Diberdayakan oleh Blogger.