Sabtu, 18 Juli 2026






Nias Barat| Bandar Meriah News
- Gubernur Sumatera Utara (Gubsu ) Muhammad Bobby Afif Nasution memastikan pembangunan jalan penghubung Kabupaten Nias Selatan (Nisel) dan Kabupaten Nias Barat (Nisbar) segera dimulai pada Agustus 2026. Kepastian tersebut disampaikan saat meninjau langsung kondisi ruas jalan di jalur pantai barat yang selama ini mengalami kerusakan parah.


Peninjauan dilakukan Bobby Nasution dalam rangkaian agenda berkantor di Kepulauan Nias, Sabtu (18/07/2026). Bersama rombongan, ia menyusuri ruas jalan mulai dari Desa Silimbowo Siwalawa, Kecamatan Lolowau, Nias Selatan, hingga Kecamatan Sirombu, Nias Barat, untuk memastikan kesiapan pembangunan infrastruktur di jalur strategis tersebut.


Saat berada di lokasi plang proyek pembangunan jalan milik Dinas Bina Marga, Bina Konstruksi, dan Cipta Karya (BMBKCK), Bobby menegaskan pembangunan akan dilakukan secara bertahap, dimulai dari Kecamatan Lolowau menuju wilayah Nias Barat.


"Untuk tahap pertama ini, kita kerjakan pembangunan jalan dari sini (Kecamatan Lolowau) sampai ke Nias Barat," ujar Bobby kepada warga.


Selain meninjau jalan, Bobby  juga mengecek kondisi Jembatan Lahomi yang mengalami kerusakan pada sebagian struktur sehingga sementara waktu ditutup menggunakan batang kelapa.


"Kita kerjakan bertahap ya bapak/ibu, nggak bisa sekaligus. Untuk tahun ini kita mulai bulan depan (Agustus 2026)," ujar Bobby, seraya menyebutkan tahap awal pembangunan akan mencakup sepanjang 2,3 kilometer.


Dalam kesempatan tersebut, Bobby juga merespons aspirasi masyarakat terkait perbaikan jaringan irigasi yang mengairi sekitar 500 hektare sawah. Saat ini, sebagian besar saluran irigasi tidak lagi berfungsi optimal akibat keterbatasan pasokan air.


"Sebenarnya kalau arealnya 1.000 sampai 3.000 hektare, itu baru urusan provinsi. Sedangkan di bawah itu, menjadi tanggung jawab pemerintah kabupaten. Namun kalau memang diperlukan, kita (Pemprov Sumut) bisa bantu sebagian," kata Bobby didampingi Ketua TP PKK Sumut Kahiyang Ayu.


Bobby juga mengingatkan masyarakat agar mendukung dan menjaga proses pembangunan sehingga dapat berjalan lancar. Menurutnya, pekerjaan seperti pembangunan drainase di sekitar permukiman warga membutuhkan dukungan penuh dari masyarakat.


Sementara itu, warga Kecamatan Lolowau, Lestari Buulolo, menyampaikan rasa syukur atas dimulainya pembangunan jalan yang telah dinantikan masyarakat selama puluhan tahun.


"Kami terima kasih sekali kepada Pak Gubernur sudah mau membangun jalan ini. Apalagi beliau kan datang langsung ke lokasi melihat kondisinya. Tentu ini yang kami harapkan," ujar Lestari.


Menurut Lestari, pembangunan jalan tersebut tidak hanya mempermudah mobilitas masyarakat, tetapi juga membuka peluang besar bagi pengembangan sektor pariwisata di kawasan pantai barat Pulau Nias yang memiliki potensi alam sangat indah.


Selain meninjau jalan dan jembatan, Gubernur bersama rombongan dari Pemerintah Kabupaten Nias Selatan dan Nias Barat juga menyapa masyarakat di sepanjang jalur yang dilalui. Bobby turut mengunjungi Puskesmas Lahusa yang baru diresmikan serta meninjau salah satu sekolah di Kecamatan Sirombu, Nias Barat.(torong)




Nias Selatan| Bandar Meriah News
-  Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Muhammad Bobby Afif Nasution memerintahkan penanganan cepat seorang pasien penderita tumor ganas yang ditemuinya saat kunjungan kerja di Kabupaten Nias Selatan. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut memastikan seluruh biaya pengobatan dan operasi pasien tersebut akan ditanggung hingga proses penanganan selesai.


Saat meninjau pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di halaman Puskesmas Lagundri, Kabupaten Nias Selatan, Sabtu (18/07/2026), Bobby Nasution bertemu langsung dengan Padimasi Ziraluo, warga yang telah menderita tumor ganas di lengannya selama 11 tahun. Melihat kondisinya, Bobby langsung memerintahkan Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumut untuk segera membawa pasien ke Medan guna menjalani operasi.


"Ibu tidak usah pikirkan makan, biaya, yang lain, kita akan obati, ibu fokus pengobatannya, kita akan segera bawa ke Medan untuk segera dioperasi," kata Bobby Nasution.


Selain menemui Padimasi, Bobby Nasution juga meninjau dua pasien yang sedang menjalani tindakan medis di Bus Operasi Mobile milik Pemprov Sumut. Menurutnya, layanan kesehatan bergerak tersebut akan diperkuat agar mampu menjangkau lebih banyak masyarakat di berbagai daerah.


"Kita akan menambah busnya tahun depan, termasuk tenaga medisnya sembari menunggu peningkatan fasilitas Puskesmas dan RS di daerah-daerah," kata Bobby Nasution yang datang bersama Ketua TP PKK Sumut Kahiyang Ayu.


Padimasi mengaku bersyukur mendapat perhatian langsung dari Gubernur Sumut. Ia juga berterima kasih karena seluruh biaya pengobatan dan operasinya dipastikan ditanggung oleh Pemerintah Provinsi Sumut.


"Saya sangat berterima kasih, mudah-mudahan cepat bisa diobati, sudah 11 tahun ini dan terus makin besar dan semakin sakit," kata Padimasi.


Kunjungan tersebut merupakan hari keempat Bobby Nasution berkantor di Kepulauan Nias. Setelah dari Nias Selatan, ia dijadwalkan melanjutkan agenda bertemu masyarakat di Kota Gunungsitoli sebelum kembali ke Medan pada Senin (20/7/2026).(torong)


 


Binjai | Bandar Meriah News
- Kapolres Binjai, AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H., selaku Pembina Bhayangkari, mengadakan kegiatan tatap muka dengan jajaran Bhayangkari Cabang Binjai. Acara ini berlangsung hangat di Aula Anindya Polres Binjai, Jalan Sultan Hasanuddin No. 1, Kota Binjai, pada Jumat (17/07/2026).

Dalam arahannya, AKBP Bimo mengajak seluruh anggota Bhayangkari untuk senantiasa mendukung kinerja suami dalam menjalankan tugas kepolisian. Beliau juga menekankan pentingnya kebijaksanaan dalam bermedia sosial di era digital saat ini.

"Ibu-ibu Bhayangkari tidak dibenarkan membuat atau menyebarkan konten yang bersifat negatif. Kita harus selalu mencerminkan perilaku dan gaya hidup yang bersahaja," terang AKBP Bimo.

Lebih lanjut, Kapolres mengingatkan bahaya kejahatan siber yang kian marak dan memakan banyak korban. Beliau secara khusus mengimbau agar seluruh anggota waspada dan menghindari jeratan pinjaman online (pinjol) maupun judi online (judol). Tidak kalah penting, beliau juga meminta para ibu untuk secara aktif mengawasi putra-putrinya dalam penggunaan media sosial.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Bhayangkari Cabang Binjai, Ny. Tika Bimo, turut mengajak seluruh anggota untuk senantiasa menjaga kehormatan dan jati diri sebagai Bhayangkari. Senada dengan arahan Kapolres, ia kembali mengingatkan pentingnya menunjukkan sikap serta perilaku yang sederhana dalam kehidupan sehari-hari.


Sebagai penutup rangkaian kegiatan, Kapolres Binjai bersama Ketua Bhayangkari menyerahkan tali asih kepada para guru TK Kemala Bhayangkari Binjai dan para Warakawuri. Penyerahan tali asih ini menjadi bentuk nyata apresiasi dan kepedulian keluarga besar Polres Binjai.(Humas Polres Binjai/Torong)

Jumat, 17 Juli 2026




Nisel| Bandar Meriah News
- Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Muhammad Bobby Afif Nasution berkomitmen merevitalisasi Situs Megalitik Tetegewo di Desa Hilisao'ötö, Kecamatan Siduaori, Kabupaten Nias Selatan (Nisel). Revitalisasi tersebut dilakukan untuk melestarikan warisan peradaban leluhur sekaligus mengembangkan kawasan itu sebagai destinasi wisata sejarah unggulan di Kepulauan Nias.


Komitmen tersebut disampaikan Bobby Nasution saat mengunjungi Situs Megalitik Tetegewo bersama Duta Besar Prancis, Fabien Penone, Jumat (17/07/2026) sore. Situs yang menyimpan ratusan artefak batu berusia ribuan tahun itu dinilai memiliki nilai sejarah dan budaya yang sangat penting bagi masyarakat adat Nias.


Dalam kunjungan tersebut, Bobby Nasution bersama rombongan berjalan kaki sekitar 200 meter dari titik pemberhentian kendaraan menuju lokasi situs. Menyusuri jalur menanjak, mereka mendengarkan penjelasan warga mengenai sejarah keberadaan Tetegewo sebagai peninggalan leluhur yang pernah bermukim di kawasan perbukitan.


Di lokasi, Bobby Nasution menyimak kisah mengenai susunan batu-batu megalitik beserta berbagai ukiran dan artefak yang menjadi jejak peradaban masyarakat adat Nias. Susunan batu tersebut diyakini memiliki kemiripan dengan pondasi rumah adat Nias yang hingga kini menjadi identitas budaya masyarakat setempat.


Meski berada di puncak bukit dengan medan yang cukup curam, masyarakat berharap keberadaan situs tersebut tetap terjaga dan mendapat perhatian pemerintah, khususnya melalui penataan kawasan serta peningkatan akses infrastruktur.


"Jadi karena ini peninggalan sejarah penting bagi masyarakat adat Nias, maka ini harus dijaga. Dan yang terpenting juga bagaimana kita bisa merevitalisasi situs ini dan yang lainnya juga, agar batu-batu yang ada ini tetap terjaga," ujarnya.


Menurut Bobby Nasution, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut akan melakukan revitalisasi menyeluruh terhadap situs peninggalan sejarah tersebut, baik dari sisi fisik maupun pengelolaan kawasan. Upaya itu juga diarahkan untuk memperkuat promosi Tetegewo sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Kepulauan Nias.


"Kita ingin membangun Nias, dan untuk situs peninggalan sejarah ini bukan hanya tempatnya saja. Tetapi bagaimana keberadaan artefak-artefak ini bisa menjadi masukan untuk masyarakat dari sisi wisatanya. Ini tugas kita bersama, dan kami Pemprov Sumut akan melakukan revitalisasi," sebut Bobby Nasution.


Sementara itu, warga Nias Selatan, Hulu, mengaku bangga atas perhatian yang diberikan Bobby Nasution terhadap pembangunan di Kepulauan Nias, termasuk pelestarian situs sejarah yang berada jauh dari pusat kota.


"Kalau bisa tempat ini dibangun lebih bagus lagi, kami tentu sangat berterimakasih. Apalagi kami dengar, Pak Gubernur sudah berapa kali datang ke Nias. Ini menambah harapan kami supaya peninggalan sejarah ini bisa dikunjungi banyak wisatawan," ujar Hulu.


Kehadiran Gubernur Bobby Nasution bersama rombongan juga disambut antusias masyarakat. Ratusan warga memadati kawasan Situs Megalitik Tetegewo untuk menyapa dan mengabadikan momen melalui foto bersama.(torong)


 


Nisel | Bandar Meriah News
  - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mengajak Duta Besar Prancis untuk Indonesia, Fabien Penone, mengunjungi dua situs megalitik bersejarah di Kabupaten Nias Selatan (Nisel), yakni Bawomataluo dan Tetegewo, Jumat (17/07/2026). Kunjungan tersebut menjadi momentum untuk memperkenalkan kekayaan sejarah, budaya, dan potensi pariwisata Kepulauan Nias kepada dunia internasional.


Situs Megalitik Bawomataluo diperkirakan berusia sekitar 300 tahun, sedangkan Situs Megalitik Tetegewo diperkirakan telah berusia sekitar 5.000 tahun. Keunikan kedua situs tersebut, dipadukan dengan kekayaan budaya masyarakat Nias, membuat Dubes Prancis terkesan.


"Luar biasa, setelah saya melihatnya, ini sangat menarik dan saya rasa kita bisa memperkuat kerja sama pariwisata karena ini sangat menarik terutama bagi ilmuwan, apalagi kita ada kerja sama dengan universitas di Medan," kata Fabien Penone usai mengunjungi Situs Megalitik Bawomataluo.


Bobby Nasution menjelaskan, semula pertemuannya dengan Dubes Prancis direncanakan berlangsung di Medan. Namun, karena saat ini ia sedang berkantor di Kepulauan Nias, Fabien Penone justru tertarik datang langsung untuk melihat berbagai situs megalitik yang dimiliki daerah tersebut.


"Awalnya mau ketemu di Medan, tetapi kita sedang berkantor di Nias. Setelah kita perlihatkan keindahan Nias, adat budaya, situs Tetegewo dan Bawomataluo, beliau sangat tertarik dan datang ke sini," kata Bobby Nasution didampingi Ketua TP PKK Sumut Kahiyang Ayu.


Bobby berharap kunjungan Dubes Prancis dapat mendorong meningkatnya jumlah wisatawan mancanegara, khususnya dari Prancis, ke Kepulauan Nias. Menurutnya, hal tersebut sejalan dengan semakin eratnya hubungan kerja sama antara Indonesia dan Prancis di berbagai bidang, termasuk kebudayaan.


"Kita tentu berharap kunjungan wisatawan asing khususnya asal Prancis semakin meningkat setelah kunjungan ini, apalagi saat ini Indonesia dan Prancis sedang memperkuat kerja sama termasuk kerja sama bidang budaya," ungkap Bobby Nasution.


Selama berada di Bawomataluo, Bobby Nasution dan Fabien Penone disambut dengan tarian tradisional serta prosesi adat khas Nias Selatan. Keduanya juga menyaksikan tarian perang, mendengarkan sejarah Desa Bawomataluo, serta tradisi lompat batu yang telah menjadi ikon budaya masyarakat Nias.


Kunjungan tersebut merupakan rangkaian hari ketiga Bobby Nasution berkantor di Kepulauan Nias. Setelah itu, ia dijadwalkan meninjau panti jompo serta sejumlah ruas jalan di Kabupaten Nias Selatan dan Nias Barat.(torong)





Padang Lawas | Bandar Meriah News
- Kapolres Padang Lawas, AKBP Dodik Yuliyanto, SIK., menghadiri upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-19 Kabupaten Padang Lawas yang digelar di Lapangan Kantor Bupati Padang Lawas, Jumat (17/07/2026). 


Kehadiran Kapolres Padang Lawas dalam upacara tersebut merupakan bentuk dukungan Polri terhadap Pemerintah Daerah Kabupaten Padang Lawas dalam memperingati hari jadi daerah sekaligus memperkuat sinergi lintas sektor. Momentum peringatan HUT ini juga menjadi refleksi perjalanan pembangunan Kabupaten Padang Lawas dalam berbagai bidang.


Adapun yang bertindak sebagai Inspektur Upacara Bupati Kabupaten Padang Lawas Putra Mahkota Alam Hasibuan, S.E, yang bertindak sebagai Perwira Upacara Asisten II Kabupaten Padang Lawas Marza Jennova M.M, dan Komandan Upacara Camat Huristak Arif Tas-tas Harahap. 


Barisan Upacara terdiri dari Barisan TNI, Barisan Polres Padang Lawas, Barisan Sat Pol PP Kab. Padang Lawas, Barisan Dishub Kabupaten Padang Lawas, Barisan BPD Kabupaten Padang Lawas, Barisan Korpri Kabupaten Padang Lawas, Barisan Tenaga Kerja Kabupaten Padang Lawas., Barisan Sekolah Dasar Kabupaten Padang Laws.


Upacara Selesai Dilanjutkan Dengan Penyerahan Cindera Mata / Bingkisan Kepada Tokoh Pemekaran, Penyerahan Penghargaan Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan Kabupaten Padang Lawas, Pemberian Tali Asih Kepada ASN Purna bakti dan Meninggal dunia

Dan Pemotongan Nasi Tumpeng.


“Saya, Kapolres Padang Lawas, beserta seluruh jajaran mengucapkan selamat memperingati Hari Jadi Kabupaten Padang Lawas ke-19 Tahun 2026. Semoga Padang Lawas dapat terus maju dalam mempercepat langkah pembangunan, seperti tema ‘Tano Adat Digomgom Ibadat, Luruskan Niat Teruslah Bermanfaat, Padang Lawas Maju, Mandiri, Amanah, Jaya, dan Unggul’,” ujar Kapolres usai pelaksanaan upacara peringatan HUT-19 Kabupaten Padang Lawas.


Upacara peringatan HUT Kabupaten Padang Lawas berlangsung tertib dan lancar. Selama kegiatan berlangsung, situasi kamtibmas terpantau aman dan kondusif. Polres Padang Lawas turut memastikan pengamanan kegiatan berjalan optimal sehingga rangkaian acara dapat dilaksanakan dengan baik.


"Melalui peringatan HUT Kabupaten Padang Lawas ini, diharapkan semangat kebersamaan dan persatuan seluruh elemen masyarakat semakin kuat dalam mendukung pembangunan dan kemajuan daerah di masa mendatang". Pungkas Kapolres. 


Giat Upacara tersebut turut dihadiri oleh Bupati Kabupaten Padang Lawas Putra Mahkota Alam Hasibuan, S.E, Wakil Bupati Kabupaten Padang Lawas H. Achmad Fauzan Nasution, S.H.I., M.Pd.i., Wakil Bupati Tapanuli Selatan H. Jafar Syahbuddin Ritonga, Kapolres Padang Lawas AKBP Dodik Yuliyanto, S.I.K, Dandim 0212/TS diwakili Pabung Kodim 0212/TS wilayah Kabupaten Palas Mayor Soleh Hasibuan  Mewakili Danyon 123/RJ Kapt Inf Fadhusi Zega, Kajari Kab. Padang Lawas Hasbi Kurniawan, S.H., M.H, Ketua Pengadilan Agama Kabupaten Padang Lawas Darman Harun Lubis., Sekda Kabupaten Padang Lawas Panguhum Nasution. 


Selain itu juga terlíhat Ketua Bawaslu Kabupaten Padang Lawas Alex Sabar Nasution, Kepala Rutan Kelas IIB Sibuhuan Simson Bangun, Para Asisten Pemkab Padang Lawas, Para Pimpinan OPD Pemkab Padang Lawas, Para Camat Se Kabupaten Padang Lawas, Para Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama Kabupaten Padang Lawas, Para Ibu PKK Kabupaten Padang Lawas dan Para Tamu Undangan lainnya. (Humas Polres Padang Lawas/Torong)




Padang Lawas| Bandar Meriah News
- Guna memastikan kelancaran arus lalu lintas di titik rawan kepadatan, personel Polsek Sosa Polres Padang Lawas Bripka Julham Hasibuan melaksanakan kegiatan pengamanan sekaligus pengaturan lalu lintas di Spbu 14227345 pasir julu, di Desa Pasir julu, Kecamatan Sosa Julu Kabupaten Padang Lawas, Jumat (17/07/2026). Pukul 09.30 wib sampai selesai. 


Kegiatan ini difokuskan pada area depan SPBU Jalan lintas Sibuhuan-Sosa-Riau untuk mengantisipasi adanya penyempitan jalan akibat antrean kendaraan yang hendak mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM).


Upaya ini merupakan langkah preventif Polri dalam mencegah terjadinya kemacetan panjang serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pengguna jalan yang melintas.


Kapolres Padang Lawas AKBP Dodik Yuliyanto, SIK., melalui Kapolsek Sosa AKP Eko Ady Ranto, SH, MH menyampaikan Hadirnya Polri ditengah-tengah masyarakat sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat. Arus Lalu Lintas di seputaran Spbu dalam keadaan aman dan Lancar.


Personil Polsek Sosa juga Memberikan himbauan kepada pengendara R2 dan R4 agar tetap mengikuti antrian dan tidak membuat Keributan.  Pengisian bbm hingga saat ini masih berjalan lancar. 


"Untuk saat ini Spbu 14227345 pasir Julu MEMILIKI CUKUP STOK BBM PERTALITE, PERTAMAX DAN BIO SOLAR SERTA DEXLITE, diperkirakan stok tersebut masih cukup sampai dengan hari ini. Selama pelaksanaan kegiatan situasi dalam keadaan aman dan Kondusif, " Ujar AKP Eko Ady Ranto. 


Dalam kesempatan tersebut, lanjut Kapolsek petugas di lapangan juga memberikan imbauan secara humanis kepada para pengendara yang sedang mengantri. 


"Masyarakat diminta untuk tetap tertib dan tidak menggunakan badan jalan utama sebagai area antrean, karena hal tersebut berpotensi mengganggu hak pengguna jalan lainnya dan memicu kemacetan'. Tandanya. 


Sementara ditempat lainnya, Ps Kasubsi Penmas Polres Padang Lawas Bripka Ginda K Pohan, Bapak Kapolres juga menegaskan bahwa kehadiran petugas di tengah masyarakat adalah bentuk pelayanan prima untuk menjaga kondusivitas wilayah. 


"Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan lalu lintas yang tertib dan lancar demi kenyamanan kita bersama," ujarnya.


Selama berlangsung situasi berjalan dengan aman dan lancar, melalui kegiatan ini Polres Padang Lawas dan Jajarannya Polsek Sosa terus menghimbau agar kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas dapat terus meningkat. (Humas Polres Padang Lawas/Torong)

Kamis, 16 Juli 2026




Nias| Bandar Meriah News
- Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution meninjau Pelabuhan Roro di Kota Gunungsitoli. Pelabuhan ini akan dikembangkan menjadi pusat distribusi logistik untuk Kepulauan Nias. 


Kepala Dinas Perhubungan Sumut Yuda Pratiwi Setiawan mengatakan jika pelabuhan ini dibangun oleh Kementerian Perhubungan pada 2019 dan diserahkan ke Pemkot Gunungsitoli. Dalam proses pengembangan nanti, aset pelabuhan bakal diserahkan sementara ke Pemprov Sumut. 


"Dibangun 2019 oleh Kementerian Perhubungan, kemarin Mei 2026 sudah diserahkan sepenuhnya aset pelabuhan ini ke Gunungsitoli," kata Yuda Pratiwi Setiawan saat paparan ke Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Bobby Nasution, Kamis (16/07/2026). 


Yuda menjelaskan jika pelabuhan ini selama ini digunakan untuk pelabuhan penumpang tujuan Kabupaten Aceh Singkil. Dermaga kapal nanti juga bakal dikembangkan sehingga kapal besar dapat berlabuh. 


"Untuk dermaga panjangnya 90 meter, pelabuhan ini hanya menampung kapal penumpang seminggu 3 kali itu dari Singkil dengan muatan kapal kecil, kapal mutiara, sehingga kondisi dermaga ini belum bisa kita buat jadi dermaga logistik," ucapnya. 


Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Sumut, Dikky Anugerah, menjelaskan pengembangan pelabuhan direncanakan dikerjakan dalam 3 tahun. Tahun 2029 awal, pelabuhan logistik ditargetkan bakal beroperasi. 


"Tujuannya kan akhirnya kita punya pusat distribusi zona Kepulauan Nias, kalau desain yang kita siapkan Pak Gubernur ada 3 tahun, 2026 ini memang persiapan perencanaan, di 2027 sudah persiapan teknis dan pembangunan infrastruktur, sambil berjalan kita sudah menyiapkan penyelesaian operasional di 2028," jelas Dikky Anugerah. 


Pelabuhan Roro bakal menjadi pusat logistik untuk Kepulauan Nias. Sehingga harga di Kepulauan Nias terkendali. 


"Pusat distribusi ini bukan hanya mengirim barang luar ke dalam, tapi juga komoditas lokal untuk didistribusikan (ke luar). Kalau ini tercapai, pengendalian harga termasuk inflasi tidak tergantung pada distribusi barang dari luar," ujarnya. 


Dikky menuturkan dalam pengembangan pelabuhan ini direncanakan memakai alternatif finance. Termasuk juga dalam pengelolaannya ke depan. 


"Termasuk juga ini kan ada pusat logistik dan pengelolaannya juga Pak, jadi rencana memang ada alternatif finance yang lagi kita siapkan, apakah misalnya bekerjasama dengan BUMD kita atau dengan pihak swasta," tuturnya.


Wali Kota Gunungsitoli Sowa'a Laoly menyebutkan jika pihaknya bakal menyiapkan kekurangan lahan untuk pengembangan. Luas lahan di Pelabuhan Roro saat ini 2,5 hektare. 


"Sesuai dengan komitmen awal bahwa Pemerintah Kota Gunungsitoli akan menyiapkan kekurangan lahan yang dibutuhkan dalam pengembangan ini, seluruh masyarakat Kota Gunungsitoli kami mendahulukan mengucapkan terima kasih," sebut Sowa'a Laoly.(torong)


Padang Lawas | Bandar Meriah News
- ​Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Padang Lawas (Satreskrim Polres Palas), berhasil mengamankan sebanyak 34 botol minuman keras (miras) atau minuman yang Berakohol berbagai jenis di Kabupaten Palas, Senin (13/07/2026), kemarin. 


Kapolres Palas AKBP Dodik Yuliyanto, SIK., melalui Kasat Reskrim Polres Palas AKP Irwansyah Sitorus, SH, MH., mengatakan, puluhan botol minuman keras diamankan dari Desa Batang bulu, Kecamatan Barumun, Kabupaten Palas. 


“Petugas mengamankan puluhan botol miras yang dijual oleh THN dirumahnya yang berada di wilayah Desa Batang Bulu tersebut,” ucapnya AKP Irwansyah kepada awak media Kamis (16/07/2026). 


Lanjut Kasat Reskrim, mengaku mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa Pada hari senin tanggal 13 Juli 2026 Pukul 22.00 wib saat personil Satreskrim Polres Palas melakukan tugas penyelidikan di wilayah desa Batang bulu, kecamatan Barumun, Kabupaten Palas ditemukan Ada nya Penjual minuman alkohol yang berada di rumah THN.


Adapun barang bukti 34 (tiga puluh empat) botol minuman yang diduga mengandung alcohol dengan perincian sebagai berikut :

1. 14 (Empat belas) botol minuman alcohol dengan jenis Guinness hitam, 

2. ⁠4 (empat) botol minuman alcohol dengan jenis bear Bintang., 

3. ⁠6 (enam) botol minuman alcohol denga jenis atlas leci.

4. ⁠ 4 (empat) botol minuman alcohol dengan jenis kawa-kawa. 


Selanjutnya,  5. ⁠2 (dua) botol minuman alcohol dengan jenis kamput., 

6. ⁠1 (satu) botol minuman alcohol dengan jenis anggur putih. 

7. ⁠1 (satu) botol minuman alcohol dengan jenis Ice land. Dan 

8. ⁠1 (satu) botol minuman alcohol dengan jenis Bae. 


Kemudian petugas mengamankan 34 (tiga puluh empat) botol minuman alcohol tersebut ke Mako polres Palas guna dilakukan proses penyelidikan lebih lanjut. 


“Kami mendapatkan laporan dari masyarakat dan melakukan penyelidikan lalu menggelar patroli dan melakukan penangkapan sekitar pukul 23:00 Wib,” bebernya.


Kasat Reskrim mengatakan, penertiban peredaran miras ini dilakukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta melindungi generasi muda dari bahaya minuman keras. 


Sedangkan untuk tindakan yang sudah dilakukan yakni berupa 1. Mengamankan 34 (tiga puluh empat) botol minuman alcohol ke Mako polres Palas, 

2. Membuat Serah Terima Barang dan Berita Acara Serah Terima Barang, dan

3. Mencatat identitas pemilik rumah tempat penyimpanan botol minuman alcohol. 


“Kami berterima kasih atas informasi yang disampaikan oleh masyarakat. Peredaran miras sering menjadi pemicu terjadinya gangguan kamtibmas ataupun kriminalitas, sehingga perlu ditindak tegas, ujar AKP Irwansyah Sitorus, SH., MH.



Proses penindakan berjalan lancar tanpa perlawanan, dan penjual akan dikenakan sanksi sesuai peraturan yang berlaku. Situasi di lokasi kejadian terpantau aman dan kondusif. (Humas Polres Palas/Torong)

 



Nias Barat| Bandar Meriah News
-  Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) akan meningkatkan pelayanan 20 puskesmas menjadi rawat inap pada tahun ini. 

Hal itu dikatakan Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution  usai meninjau Puskesmas Mandrehe di Kabupaten Nias Barat, Kamis (16/07/2026).

Puskesmas Mandrehe menjadi salah satu puskesmas yang ditingkatkan fasilitasnya tahun ini. 

"Ada 20 Puskesmas tahun ini akan kami perbaiki, tergantung usulan dari bupati/wali kota, ini Pak Bupati Nias Barat mengusulkan di sini, mudah-mudahan bisa memenuhi kebutuhan masyarakat," kata Bobby Nasution. 

Menurut Gubsu, Puskesmas Mandrehe menjadi tujuan dari 20 desa di Kabupaten Nias Barat. Sebab, jarak ke rumah sakit daerah mencapai 60 Km. 

"Puskesmasnya salah satu yang sebenarnya secara letak dekat dengan masyarakat karena di sini ada 20 desa dengan 23 ribu penduduk, jarak ke rumah sakit 60 Km, " jelasnya. 

Bobby mengatakan, Presiden Prabowo telah membangun RSUD di Nias Barat. Sehingga Pemprov Sumut meningkatkan fasilitas Puskesmas di daerah. 

"Kemarin Bapak Presiden sudah membangun rumah sakit daerah di sini, sangat bagus sekali, kami dari pemerintah provinsi menafsirkan salah satu program presiden di bidang kesehatan jadi kami dari provinsi coba membenahi Puskesmas-Puskesmas biar nggak semua masyarakat ke rumah sakit karena salah satu kendalanya adalah aksesnya," katanya. 

Puskesmas Mandrehe sendiri bakal ditingkatkan sehingga dapat menampung 10 pasien rawat inap. Selain itu, alat kesehatan juga bakal ditingkatkan oleh pemerintah daerah. 

"Jadi ini kita perbaiki fasilitasnya, salah satunya ini bisa menjadi rawat inap, tadi hanya ada 2 tempat tidur dan fasilitasnya minim sekali, jadi kita akan buat isinya ada 10 bed, bisa melakukan persalinan, dokter juga," ungkapnya. 

Selain meningkat fasilitas, Pemprov Sumut juga meningkatkan SDM tenaga kesehatan. Pemprov Sumut memberikan beasiswa untuk dokter spesialis. 

"Beasiswa dokter spesialis dari pemerintah provinsi di USU dan UGM, tahun kemarin ada 16 dan tahun ini ada 5 lagi tes khusus dari Kepulauan Nias, jadi dari sisi SDM nya coba kita tingkatkan, dari sisi fasilitas cob kita perbaiki," tuturnya.

Untuk mengisi kekosongan dokter yang sedang belajar, sebut Bobby Nasution,  sebelum memilih puskesmas, Pemprov Sumut  melakukan perjanjian dengan kabupaten kota agar, dokter bisa dirotasi sambil menunggu kebutuhan.(torong)

Diberdayakan oleh Blogger.