Makin Banyak Pasangan Baru Menikah Di Aceh Tengah Memanfaatkan Inovasi Mampate

Rabu, 24 Agustus 2022

 


Takengon | Bandar Meriah News - Layanan publik Mampate (Menikah Mendapat KK dan KTP-E) yang merupakan inovasi bersama Disdukcapil dan Kantor Kemenag Aceh Tengah semakin banyak dimanfaatkan oleh warga Aceh Tengah yang akan melangsungkan pernikahan.

Seperti yang terlaksana di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pegasing, Rabu (24/08/2022), dua pasang pengantin yaitu  pasangan Afri Aerlangga dengan Ernita Sary dan pasangan Miswandi dengan Putri Narisalia, langsung menerima dokumen kependudukan berupa KTP Elektronik dan Kartu Keluarga (KK) baru usai melangsungkan pernikahan di KUA tersebut.

Kepala KUA Kecamatan Pegasing, Tgk. Mahbub Fauzie mengatakan inovasi Mampate sangat efektif dan memberi kemudahan bagi pasangan yang baru menikah untuk langsung mendapatkan dokumen kependudukan.

"Pastinya ini sangat membantu, apalagi dengan kesibukan pasangan yang baru menikah, sehingga mereka tidak perlu lagi untuk mengurus sendiri Kartu Keluarga dan KTP setelah menikah, hanya dengan melengkapi beberapa persyaratan sebelum menikah, mereka langsung memperoleh KTP dan KK baru begitu selesai melaksanakan akad nikah " ujar Mahbub.

Layanan adminduk Mampate diluncurkan resmi oleh Bupati Aceh Tengah, Shabela Abubakar pada 5 Juli 2021 lalu. Dengan memanfaatkan layanan ini, setiap pengantin baru, pada hari pernikahan selain menerima buku nikah juga akan langsung mendapatkan KTP dan KK baru, sesuai dengan perubahan status perkawinannya.

"Kita harapkan melalui inovasi Mampate ini, setiap pasangan pengantin baru semakin dimudahkan untuk mendapatkan layanan adminduk, dan memberi kemudahan inilah yang menjadi semangat dari pelayanan kami" ungkap Kadis Dukcapil Aceh Tengah, Mustafa Kamal.

Mustafa juga menjelaskan, setiap pasangan yang akan menikah ketika melapor ke Kantor Urusan Agama (KUA) sekaligus melengkapi persyaratan pisah KK, selanjutnya, operator di KUA mengirim bahan persyaratan secara daring untuk diproses oleh Dinas Dukcapil dan berikutnya setelah melalui verifikasi dokumen diterbitkan bertepatan dengan hari pernikahan.

"Dengan dokumen format digital sekarang, sangat membantu, seperti Kartu Keluarga hanya cukup dikirim dalam bentuk PDF dan selanjutnya di cetak di KUA kecamatan, tapi sebelumnya harus ada usulan dulu dari KUA dulu, setelah itu langsung kami proses penerbitannya" jelas Mustafa.(hamdani/ken)