Wali Kota Medan Minta Budaya membaca Tanamkan Sejak Dini

Rabu, 29 Agustus 2018

Medan | BMN - Upaya pembudayaan membaca harus ditanamkan dan dilatih pada anak - anak sedini mungkin serta dilakukan secara komunikatif. Penanganan budaya membaca tidak cukup hanya oleh guru akan tetapi orang tua, bahkan lembaga maupun Pemerintah juga ikut berperan.

Hal ini disampaikan Wali Kota Medan Drs.H.T Dzulmi Eldin S, MSI dalam sambutannya yang dibacakan Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Kota Medan, Drs. Darussalam Pohan, MAP ketika membuka secara resmi Pameran Buku, Lomba Minat Baca dan Lomba Menulis Karya Ilmiah tahun 2018 di Pendopo Lapangan Merdeka, Selasa (28-08-2018). Kegiatan yang digelar dalam rangka HUT RI ke - 73 ini diharapkan dapat meningkatkan minat baca warga Kota Medan.

Dikatakan Wali Kota Medan, Minat Baca merupakan aktor utama dalam meningkatkan kualitas masyarakat dalam segi pendidikan, baik dari segi formal maupun informal. Indikator yang paling mudah untuk mengetahui tingginya minat baca adalah jumlah buku - buku baru yang terbit dan jumlah perpustakaan yang tersedia.

"Di Kota Medan Minat Baca cenderung terbatas hanya membaca surat kabar. Sedangkan minat baca yang dimaksud tentunya juga membaca buku yang memuat pengetahuan sehingga menyebabkan masyarakat menjadi cerdas dan mampu bersaing dengan negara lain", kata Kadis Perpustakaan dan Kearsipan.

 Kabid Pengembangan Koleksi Layanan dan Konservasi Bahan Pustaka, Budi Ansyari Lubis, S.STP dalam laporannya mengungkapkan, Pameran Buku yang digelar dalam rangka HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke 73 ini akan  berlangsung selama 4 hari dari tanggal 28 Agustus sampai 31 Agustus 2018. Dalam kegiatan ini diisi juga berbagai Perlombaan, diantaranya lomba karya ilmiah, lomba minat budaya membaca, lomba pidato dan lomba presenter.(nur)