Senin, 12 Oktober 2026

 


Binjai | Bandar Meriah News
- Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H., bersama Wakapolres Binjai Kompol Sofyan Helmi Nst, S.H., M.H., para Pejabat Utama (PJU) Polres Binjai, serta Kapolsek Binjai Kota AKP Diah Retnosari, S.T., S.H., M.Tr.AP., melaksanakan pengecekan kondisi banjir di Jembatan Sei Mencirim, Jalan Tuanku Imam Bonjol, Kelurahan Setia, Kecamatan Binjai Kota, Senin (12/10/2026) sekira pukul 11.00 WIB.


Kegiatan ini dilakukan untuk memantau kondisi terkini pascabanjir, khususnya debit arus Sungai Mencirim yang meluap dan berdampak pada permukiman warga di sekitar lokasi. Berdasarkan hasil pengecekan, debit air sungai terpantau telah kembali normal. Genangan air di Gang Syechsama, Lingkungan V dan VI, Kelurahan Setia, juga telah surut sehingga masyarakat mulai membersihkan rumah masing-masing. 


Sementara itu, genangan air di Gang Bale tersisa setinggi mata kaki dan sudah dapat dilalui kendaraan roda dua. Usai melakukan pengecekan, Kapolres Binjai melanjutkan kegiatan dengan memberikan sarung kepada pengurus Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Al-Ittihad di Masjid Al-Ittihad.


Pemberian tersebut merupakan bentuk kepedulian sekaligus upaya mempererat tali silaturahmi antara Polri dan masyarakat.



Kapolres Binjai juga menyempatkan diri menyapa dan menyalami personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Binjai yang masih bertugas di sekitar Jembatan Sei Mencirim, yang menghubungkan Kecamatan Binjai Kota dengan Kecamatan Binjai Timur.(Humasresbinjai/torong)





Padang Lawas Utara | Indonesia Berkibar News - Menindaklanjuti arahan Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H., dalam upaya pemberantasan peredaran gelap narkotika, Satresnarkoba Polres Padang Lawas Utara mengungkap dugaan peredaran narkotika jenis sabu di Kecamatan Portibi, Kabupaten Padang Lawas Utara, pada Minggu (11/10/2026) sekitar pukul 00.30 WIB.

Dalam pengungkapan tersebut, petugas mengamankan dua orang pria berinisial MNS (27), alias K, dan MADH (38), alias D, serta menyita sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan tindak pidana narkotika.

Pengungkapan bermula dari informasi masyarakat mengenai dugaan peredaran sabu di Desa Portibi Jae. Informasi tersebut ditindaklanjuti dengan penyelidikan hingga petugas mengamankan MNS di sebuah warung. Berdasarkan keterangan awal yang diperoleh, petugas kemudian melakukan pengembangan ke Desa Pasar Pinang dan mengamankan MADH di kediamannya.

Dari kedua lokasi, petugas menyita paket yang diduga berisi sabu, dua unit telepon genggam, uang tunai dengan total Rp3.035.000, serta sejumlah perlengkapan lainnya.

Kedua pria beserta barang bukti selanjutnya dibawa ke Kantor Satresnarkoba Polres Padang Lawas Utara untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

Polres Padang Lawas Utara mengajak masyarakat berperan aktif memberikan informasi kepada kepolisian guna mencegah dan memberantas peredaran gelap narkotika.(torong)

Sabtu, 10 Oktober 2026

 


Langkat | Bandar Meriah  News -  Beredarnya cuplikan video di media sosial dengan narasi “Polisi Ogah Bergerak, Emak-emak di Langkat Hancurkan Lapak Milik Bandar Narkoba” memunculkan beragam tanggapan dari masyarakat. Menanggapi hal tersebut, Sat Narkoba Polres Langkat menjelaskan kronologi kegiatan penggerebekan yang dilakukan tim gabungan di Kelurahan Sei Bilah, Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat.

Kasat Narkoba Polres Langkat, AKP Amrizal Hasibuan, S.H., M.H., menjelaskan bahwa kegiatan tersebut berlangsung pada Jumat, 9 Oktober 2026, dengan melibatkan personel Sat Narkoba Polres Langkat, BNN Kabupaten Langkat, serta personel Koramil 13 Pangkalan Brandan.

Menurut keterangannya, rumah yang terlihat dalam video tersebut sebelumnya telah menjadi target tim gabungan. Namun, saat petugas melakukan penyisiran dan pemeriksaan di lokasi, rumah itu ditemukan dalam keadaan kosong.

Meski demikian, petugas tidak menghentikan kegiatan. Tim gabungan melanjutkan penyisiran di sekitar lokasi hingga akhirnya mengamankan enam orang, terdiri dari lima laki-laki dan satu perempuan, di sebuah rumah yang tidak jauh dari lokasi awal.

Keenam orang tersebut masing-masing berinisial MN (33), warga Kecamatan Sei Lepan; K (47), warga Kecamatan Babalan; WS (33), warga Kecamatan Babalan; MRH (22) dan HS (47), warga Kecamatan Sei Lepan; serta H (32), warga Kecamatan Babalan, Kabupaten Langkat.

Dari kegiatan tersebut, petugas mengamankan sejumlah barang bukti berupa dua bungkus plastik klip bening yang diduga berisi narkotika jenis sabu dengan berat bruto 1,34 gram, dua alat isap atau bong, enam bungkus plastik klip kecil bening kosong, satu bungkus plastik klip sedang bening kosong, tiga sekop yang terbuat dari pipet, dua buah mancis, serta satu kaca pirex.

“Enam orang tersebut kami amankan di sebuah rumah yang tidak jauh dari lokasi awal penggerebekan. Petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan narkotika untuk kepentingan pemeriksaan lebih lanjut,” jelas AKP Amrizal Hasibuan, Sabtu (10/10/2026).

Pihak kepolisian selanjutnya melakukan penanganan terhadap orang-orang yang diamankan beserta barang bukti sesuai prosedur hukum yang berlaku. Status hukum masing-masing orang tetap mengacu pada hasil pemeriksaan dan proses pembuktian lebih lanjut.

Kegiatan Gerebek Sarang Narkoba ini merupakan kegiatan yang dilaksanakan serentak se Indonesia oleh Kepolisian yang di laksanakan pada tanggal 9 Oktober 2026.

Kapolres Langkat AKBP Hannry P.H. Tambunan, S.E., S.I.K., menekankan pentingnya sinergi antara kepolisian, instansi terkait, dan masyarakat dalam upaya mencegah serta memberantas penyalahgunaan dan peredaran narkotika. Partisipasi masyarakat melalui penyampaian informasi yang dapat dipertanggungjawabkan juga menjadi bagian penting dalam mendukung upaya tersebut.

Polres Langkat mengimbau masyarakat agar menyikapi informasi di media sosial secara bijak dan tidak terburu-buru menarik kesimpulan hanya berdasarkan potongan video. Memahami kronologi secara utuh penting agar informasi yang diterima publik tetap berimbang dan tidak menimbulkan kesalahpahaman.

Masyarakat yang mengetahui dugaan aktivitas peredaran narkotika di lingkungannya diharapkan segera melapor kepada kepolisian atau instansi berwenang serta tidak melakukan tindakan sendiri yang berisiko membahayakan keselamatan.

POLISI LANGKAT GARUDA KSATRIA

Gagah, Berani untuk Dicintai Masyarakat, Kuat, Sadar Aturan, Taat, Responsibility, Inovatif dan Aman.Satu Langkah, Satu Hati untuk Langkat yang Aman dan Damai.(ros)




Binjai | Bandar Meriah News
- Dalam mendukung program Pemerintah Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan, Polres Binjai kembali mengirimkan hasil serapan jagung ke Gudang Bulog Pulau Brayan, Medan, Sabtu (10/10/2026).

Pengiriman yang dilaksanakan pukul 10.00 WIB tersebut mencapai 4 ton jagung dengan kadar air 10,7 persen.

Dengan pengiriman terbaru ini, total serapan jagung yang telah disalurkan Polres Binjai ke Gudang Bulog Medan mencapai 314,2 ton.

Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H., terus berkomitmen mendukung program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional melalui optimalisasi penyerapan hasil pertanian, khususnya komoditas jagung," pungkas Kapolres Binjai 

Polres Binjai akan terus berupaya mendukung program ketahanan pangan secara berkelanjutan, sekaligus mendorong pemanfaatan hasil pertanian agar dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan mendukung kesejahteraan petani.


Melalui langkah tersebut, Polres Binjai berharap sinergi dalam mendukung ketahanan pangan nasional dapat terus ditingkatkan demi terwujudnya ketersediaan pangan yang kuat dan berkelanjutan," ucap AKBP Bimo Moernanda.(Humasresbinjai/torong (10/10/2026)






Medan | Bandar Meriah News
-  Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution mengusulkan pembukaan jalur laut dengan skema pengiriman skala kecil dan berfrekuensi tinggi serta subsidi logistik untuk mempercepat ekspor produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) ke Malaysia. Usulan tersebut diharapkan dapat menekan biaya pengiriman, mempercepat perputaran modal, dan memperluas akses pasar bagi pelaku UMKM Sumut.


Usulan itu disampaikan Bobby saat menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Malaysia untuk Indonesia, Dato' Muzafar Shah Mustafa, di Aula Tengku Rizal Nurdin, Medan, Sabtu (10/10/2026).


Bobby mengungkapkan, potensi UMKM di Sumut sangat besar. Namun, pengembangan ekspor selama ini masih terkendala sistem pengiriman antarnegara yang mensyaratkan kuantitas besar dalam satu kali pengiriman.


Sebagai solusi, Bobby mendorong pembukaan jalur laut dengan pola pengiriman dalam volume lebih kecil, tetapi dilakukan secara rutin.


"Kita usulkan pengiriman dalam volume yang tidak terlalu besar tetapi lebih sering, misalnya lima hari sekali atau seminggu sekali. Dengan begitu, pelaku UMKM tidak perlu menumpuk stok terlalu lama dan perputaran modal mereka bisa lebih cepat dan dinamis," ujar Bobby.


Untuk mendukung skema tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut menyatakan kesiapan memberikan subsidi pada sektor transportasi laut lintas negara guna menekan biaya logistik produk UMKM lokal.


Menurut Bobby, kedekatan jarak dan singkatnya waktu tempuh dari Sumut menuju Kuala Lumpur maupun Penang menjadi modal penting untuk mempererat hubungan bilateral, khususnya di bidang perdagangan, pengembangan sumber daya manusia (SDM), dan penguatan kawasan industri.


"Jarak kita sangat dekat, bahkan beberapa daerah di Sumut lebih cepat dijangkau dari Kuala Lumpur dibanding Jakarta. Keunggulan geografis ini harus kita konversikan menjadi peluang ekonomi nyata bagi masyarakat di kedua wilayah," kata Bobby.


Selain kerja sama ekonomi, pertemuan tersebut juga membahas kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta penanganan dampak asap lintas negara. Bobby menyampaikan, kondisi cuaca dan penanganan Karhutla di Sumut pada tahun ini relatif baik sehingga wilayah Sumut tidak menyumbangkan asap ke negara tetangga, termasuk Malaysia.


"Alhamdulillah, tahun ini tidak ada kebakaran hutan dan lahan di Sumut yang mengirimkan asap ke Malaysia. Meskipun ada kiriman asap tipis dari daerah lain, curah hujan di Sumut saat ini masih lumayan baik," jelas Bobby.


Menanggapi usulan tersebut, Duta Besar Malaysia untuk Indonesia, Dato' Muzafar Shah Mustafa, menyambut baik gagasan pembukaan jalur laut dan subsidi logistik. Pihaknya berkomitmen mendiskusikan mekanisme teknis pelaksanaannya, baik dari sisi regulasi pemerintah maupun kerja sama dengan sektor swasta di Malaysia.


Dato' Muzafar Shah Mustafa menyebutkan, Sumut merupakan salah satu pintu masuk strategis bagi Malaysia di Indonesia. Dari total nilai perdagangan bilateral Indonesia–Malaysia yang mencapai hampir US$26 miliar, kontribusi perdagangan Sumut tercatat signifikan, yakni sekitar US$1 miliar hingga US$2 miliar.


"Sumatera Utara memiliki kepentingan yang sangat besar bagi Malaysia, baik dari aspek perdagangan, perkapalan, hingga pariwisata medis dan pendidikan. Kami menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin sangat baik selama ini," ungkap Dato' Muzafar.


Menutup pertemuan, Dato' Muzafar menyampaikan apresiasi atas hubungan dan kerja sama yang terjalin antara Malaysia dan Sumut. Ia juga menyatakan kesiapan Malaysia untuk terus berkoordinasi dan berpartisipasi dalam penanganan isu lingkungan regional di kawasan ASEAN.(torong)

  


Langkat | Bandar Meriah News
- Guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif, Satuan Samapta Polres Langkat melaksanakan Patroli Kota Presisi Blue Light dengan menyasar sejumlah lokasi strategis dan ruang publik di wilayah hukum Polres Langkat, Sabtu (10/10/2026).

Patroli ini merupakan bagian dari klaster operasional pencegahan untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas, mulai dari aksi geng motor, balap liar, begal, premanisme, bajing loncat, hingga tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) atau 3C.

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut melibatkan lima personel Sat Samapta Polres Langkat, yakni Aiptu Michael Butar-butar, Aiptu Maringan Situmorang, Brigadir Arief Kurniawan, Briptu M. Pasha Nurfauzan, dan Briptu M. Iqbal. Personel menggunakan satu unit kendaraan dinas roda empat untuk menjangkau sejumlah titik sasaran.

Adapun lokasi patroli meliputi Stasiun Kereta Api Kwala Bingai, pintu Tol Kwala Bingai, Kantor Bank BNI Stabat, Toko Emas Antik Jaya, serta Multi Ban Stabat.

Di lokasi tersebut, personel melaksanakan patroli rutin, memantau situasi keamanan, menyambangi kawasan permukiman masyarakat, serta melakukan dialog dengan warga. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan kewaspadaan sekaligus mencegah munculnya peluang bagi pelaku kejahatan.

Kehadiran personel kepolisian di ruang publik dan objek vital juga menjadi bagian dari upaya memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya saat beraktivitas di pusat keramaian dan kawasan yang berpotensi menjadi sasaran tindak kriminalitas.

Berdasarkan hasil pelaksanaan patroli, situasi terpantau aman dan kondusif. Tidak ditemukan kejadian menonjol selama kegiatan berlangsung.

Kapolres Langkat AKBP Hannry P.H. Tambunan, S.E., S.I.K., melalui Kasat Samapta AKP M. Syafril S., S.H., menegaskan pelaksanaan patroli rutin ini, jajaran Sat Samapta terus berupaya melakukan langkah-langkah pencegahan guna menekan potensi gangguan keamanan dan menjaga ketertiban di tengah masyarakat.

Patroli Blue Light juga menjadi wujud kehadiran Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat. Dengan kegiatan yang dilakukan secara berkelanjutan, diharapkan masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan aman dan nyaman.

Polres Langkat berkomitmen untuk terus meningkatkan upaya preventif serta memperkuat kehadiran personel di lapangan demi mewujudkan situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif.(ros)

Jumat, 09 Oktober 2026




Binjai | Bandar Meriah News 
- Komitmen Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H., dalam memberantas peredaran narkoba mendapat apresiasi dari anggota DPRD Kota Binjai. Apresiasi tersebut disampaikan menyusul langkah cepat Polres Binjai menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait dugaan lokasi penyalahgunaan narkoba di wilayah Binjai Utara.

Di bawah pimpinan Kasat Narkoba AKP Ismail Pane, S.H., M.H., Satresnarkoba Polres Binjai kembali melaksanakan kegiatan Gerebek Sarang Narkoba (GSN) sekaligus upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di Jalan T. Amir Hamzah, Gang Beringin 27, Kelurahan Jati Utomo, Kecamatan Binjai Utara, Kota Binjai, Jumat (09/10/2026), pukul 09.00 WIB.

Dalam penggerebekan tersebut, petugas tidak menemukan orang di lokasi. Namun, hasil penyisiran menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika, yakni tiga alat hisap sabu, 15 plastik klip kosong, dua korek mancis, serta enam pipet yang telah dimodifikasi menjadi sekop sabu.

Untuk mencegah lokasi tersebut kembali digunakan sebagai tempat mengonsumsi narkotika, petugas kemudian membongkar gubuk yang berada di lokasi," tegas AKP Ismail Pane 

Anggota DPRD Kota Binjai dari Fraksi Partai Gerindra, H. Ronggur Raja Doli Simorangkir, S.Pd., M.A., menyampaikan apresiasi kepada Kapolres Binjai, Kasat Narkoba, beserta seluruh jajaran atas respons cepat dalam menindaklanjuti keluhan masyarakat.

Menurutnya, langkah tersebut menunjukkan keseriusan Polres Binjai dalam merespons keresahan warga sekaligus mendukung upaya pemberantasan narkoba di Kota Binjai.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bergandengan tangan bersama Polri dalam memerangi narkoba dan menyelamatkan generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkotika.

Pemberantasan narkoba membutuhkan kerja sama semua pihak. Dengan sinergi antara kepolisian, pemerintah, DPRD, dan masyarakat, diharapkan lingkungan yang bersih dari narkoba dapat terwujud demi masa depan generasi muda," pungkasnya 

Polres Binjai menegaskan komitmennya untuk terus melakukan upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba serta menindaklanjuti informasi masyarakat demi menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukumnya," terang AKBP Bimo Moernanda.(Humasresbinjai/ torong (09/10/2026)





Medan| Bandar Meriah  News
- Gubernur Bank Indonesia, Destry Damayanti, secara resmi mengukuhkan Ameriza M. Moesa sebagai Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara dalam Upacara Pengukuhan yang diselenggarakan di Aula Raja Inal Siregar, Medan, Jumat (09/10/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala daerah se-Sumatera Utara, pimpinan kementerian dan lembaga, perbankan, serta mitra strategis Bank Indonesia.

Dalam sambutannya, Gubernur Bank Indonesia menyampaikan bahwa Ameriza M. Moesa memiliki pengalaman panjang selama 30 tahun berkarier di Bank Indonesia dan terakhir menjabat sebagai Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten serta memiliki berbagai pengalaman  antara lain dalam pengendalian inflasi daerah, pengembangan UMKM, penguatan hubungan dengan investor di kantor perwakilan luar negeri, serta pengembangan sistem pembayaran di Kantor Pusat Bank Indonesia. Pengalaman tersebut diharapkan menjadi modal penting untuk memperkuat pelaksanaan tugas Bank Indonesia di Sumatera Utara dan meningkatkan kontribusinya terhadap perekonomian Daerah maupun Nasional.

Gubernur Bank Indonesia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan dan sinergi Pemerintah Provinsi Sumatera Utara serta seluruh mitra kerja kepada Rudy Brando Hutabarat yang telah memimpin Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara selama kurang lebih 1,5 tahun dan saat ini telah ditugaskan sebagai Kepala Departemen Regional Kantor Pusat Bank Indonesia. Berbagai capaian yang diraih selama periode tersebut merupakan hasil kolaborasi erat antara Bank Indonesia, pemerintah daerah dan mitra strategis Lainnya.

Sinergi pengendalian inflasi dan percepatan digitalisasi antara Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara dan Pemerintah Daerah selama ini telah terbangun dengan erat, tercermin dari capaian Provinsi Sumatera Utara yang meraih penghargaan Terbaik III Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) tingkat provinsi pada Rapat Koordinasi Nasional TPID dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD). Capaian ini menjadi dorongan untuk terus memperkuat koordinasi dan kolaborasi kedepannya dalam menjaga stabilitas harga, meningkatkan efisiensi transaksi, serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

“Pelaksanaan kebijakan Bank Indonesia senantiasa mengedepankan prinsip 3I, yaitu Impactful, Inclusive, dan Integrative. Setiap langkah kebijakan harus memberikan dampak nyata, membuka ruang partisipasi bagi seluruh pihak, serta menyelaraskan kebijakan dan tindakan untuk mencapai tujuan bersama. Sinergi berarti berjalan berdampingan, memadukan kekuatan, dan saling melengkapi agar menghasilkan capaian yang lebih optimal dibandingkan bekerja sendiri”, ucap Destry Damayanti.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kontribusi dan sinergi Bank Indonesia dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara. Pemerintah Provinsi Sumatera Utara berharap kolaborasi yang telah terjalin dapat terus diperkuat, terutama dalam menjaga stabilitas harga, mendorong digitalisasi, mengembangkan UMKM, memperluas akses keuangan, dan meningkatkan daya saing ekonomi daerah.

“Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menyambut baik pengukuhan Bapak Ameriza M. Moesa sebagai Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara. Kami berharap sinergi dan kolaborasi yang telah terbangun selama ini dapat terus diperkuat untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan ekonomi daerah. Melalui kolaborasi SUMUT Berkah, kita perlu memastikan stabilitas harga tetap terjaga, digitalisasi ekonomi semakin luas, UMKM semakin berdaya saing, serta potensi ekonomi Sumatera Utara dapat dikembangkan secara optimal demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.”ujar Bobby.

Kegiatan upacara pengukuhan ditutup dengan penyematan kain ulos atau yang biasa disebut “mangulosi” dalam adat batak oleh Gubernur Sumatera Utara kepada Gubernur Bank Indonesia sebagai tanda bukti penghormatan telah hadir di wilayah Provinsi Sumatera Utara.

Melalui pengukuhan ini, Bank Indonesia bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan seluruh pemangku kepentingan berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi kebijakan dalam menjaga stabilitas makroekonomi, mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, memperluas digitalisasi, serta mengoptimalkan potensi ekonomi daerah. Kolaborasi yang semakin erat diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat kontribusi Sumatera Utara terhadap perekonomian Nasional.(torong)





Binjai | Bandar Meriah News
-  Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H., terus menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkoba demi melindungi generasi muda dari bahaya narkotika.

Melalui Satresnarkoba Polres Binjai yang dipimpin AKP Ismail Pane, S.H., M.H., petugas kembali mengungkap kasus peredaran narkoba dengan mengamankan seorang pria berinisial DA (47) di Jalan Olahraga, Kelurahan Timbang Langkat, Kecamatan Binjai Timur, Selasa (06/10/2026), sekitar pukul 18.30 WIB.

Penangkapan tersebut dilakukan melalui teknik undercover (penyamaran). Dari hasil penindakan, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa satu paket narkotika jenis sabu dengan berat bruto 1,30 gram.

Terduga pelaku beserta barang bukti selanjutnya diamankan untuk menjalani proses hukum dan penyidikan lebih lanjut di Polres Binjai serta terduga DA (47) dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika juncto Pasal 609 ayat (1) huruf a UU RI Nomor 1 tentang KUHP juncto UU RI Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana, dengan ancaman hukuman penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun," tegas Kasat Narkoba.

Pengungkapan ini merupakan bagian dari komitmen Polres Binjai dalam menekan peredaran narkoba di wilayah hukumnya. Kapolres Binjai menegaskan bahwa upaya pemberantasan narkoba akan terus dilakukan demi menciptakan lingkungan yang aman serta melindungi generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkotika," ucap AKBP Bimo Moernanda.(Humasresbinjai/torong (09/10/2026)


  


Langkat | Bandar Meriah News
- Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Langkat, Tiorita Br. Surbakti, S.H., melanjutkan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah kantor kecamatan dengan meninjau Kantor Camat Salapian, Jumat (09/10/2026). Sidak ini dilakukan untuk memastikan kedisiplinan aparatur, kelayakan sarana dan prasarana, serta kesiapan pegawai dalam memberikan pelayanan publik yang optimal kepada masyarakat.

Dalam peninjauan tersebut, Tiorita memeriksa langsung kondisi fasilitas perkantoran, mulai dari kursi, penerangan ruangan, hingga kebersihan dan kelayakan toilet. Ia menegaskan bahwa fasilitas kantor yang terawat dan lingkungan kerja yang bersih merupakan faktor penting dalam menciptakan kenyamanan kerja sekaligus menunjang kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Ia meminta jajaran kecamatan agar menjadikan kebersihan dan pemeliharaan fasilitas sebagai bagian dari rutinitas kerja. Menurutnya, kantor pemerintahan harus mampu menghadirkan lingkungan yang tertib, bersih, dan nyaman sehingga masyarakat yang datang untuk mengurus berbagai keperluan mendapatkan pelayanan yang baik.

Selain memeriksa fasilitas, Tiorita juga menyoroti kedisiplinan pegawai, khususnya terkait kehadiran, kepatuhan terhadap ketentuan absensi, serta tanggung jawab dalam menjalankan tugas. Ia mengingatkan bahwa kedisiplinan aparatur memiliki hubungan erat dengan kepastian dan kualitas pelayanan yang diterima masyarakat.

“Disiplin harus menjadi budaya kerja seluruh aparatur. Setiap pegawai harus memahami tugas dan tanggung jawabnya, karena masyarakat membutuhkan pelayanan yang pasti, tertib, dan profesional,” tegasnya.

Tiorita menekankan bahwa setiap aparatur pemerintah harus menempatkan kepentingan masyarakat sebagai prioritas dalam menjalankan tugas. Kehadiran pegawai, ketepatan waktu, kepatuhan terhadap aturan, serta kesungguhan dalam memenuhi kebutuhan masyarakat merupakan bagian penting dari tanggung jawab sebagai pelayan publik.

Dalam kesempatan itu, ia juga mengingatkan pentingnya kepatuhan terhadap ketentuan penggunaan pakaian dinas, termasuk mengenakan busana Melayu sesuai jadwal dan aturan yang telah ditetapkan pemerintah daerah. Selain mencerminkan ketertiban aparatur, penggunaan busana Melayu merupakan wujud penghormatan terhadap identitas dan pelestarian nilai-nilai budaya Melayu yang menjadi kekayaan Kabupaten Langkat.

Menurut Tiorita, aparatur pemerintah tidak hanya dituntut menjalankan tugas administratif, tetapi juga harus menjadi teladan dalam menaati aturan kedinasan dan menunjukkan komitmen terhadap pelayanan berkualitas. Karena itu, pembenahan fasilitas, kebersihan lingkungan kantor, kedisiplinan pegawai, dan kepatuhan terhadap aturan berpakaian harus dilaksanakan secara konsisten, bukan semata-mata ketika pimpinan melakukan kunjungan.

Sidak ke Kantor Camat Salapian tersebut menjadi bagian dari upaya Plt. Bupati Langkat memperkuat pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintahan di tingkat kecamatan. Melalui peninjauan langsung ini, Tiorita berharap seluruh jajaran kecamatan semakin meningkatkan kinerja, menjaga fasilitas perkantoran, serta memperkuat tanggung jawab dalam memberikan pelayanan yang mudah, tertib, nyaman, dan profesional.

Ia menegaskan bahwa kualitas pelayanan publik harus menjadi perhatian utama setiap aparatur pemerintah. Dengan kedisiplinan yang kuat, fasilitas yang terpelihara, serta komitmen kerja yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat, pelayanan di tingkat kecamatan diharapkan semakin optimal dan mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Pemerintah Kabupaten Langkat.(ros)

Diberdayakan oleh Blogger.