Sabtu, 12 September 2026

 



Langkat | Bandar Meriah  News
- Penghubung Desa Pamah Tambunan menuju ke Desa Ujung Bandar tepatnya di Perkebunan PT Kinar Lapiga (KL) Desa Perkebunan Tambunan A Kecamatan Salapian Kabupaten Langkat.  Jalan amblas akibat curah hujan pada hari Sabtu (12/09/2026) sore.

Namun Badan Jalan di lokasi tersebut diperkirakan tinggal sekitar satu meter lagi dan kini hanya dapat dilalui oleh kenderan roda dua saja ujar Ecen seorang Tokoh Masyarakat Desa Ujung Bandar.

"Saya berharap Pemkab Langkat melalui Dinas PU secepatnya agar segera memperbaiki Jalan tersebut, sebelum jatuh korban Warga melintas," paparnya.

Sementara Kepala Desa Ujung Bandar Terapilisa sembiring  juga mengatakan pada saat itu Jalan penghubung dari Desa Pamah Tambunan menuju Desa Ujung Bandar akses vital yang setiap harinya di lalui masyarakat untuk beraktivitas, termasuk kenderan roda dua dan Kendaraan roda empat pengangkut hasil bumi seperti kelapa sawit ,sayur mayur dan hasil Pertanian dan Perkebunan Warga. 

Sementara Ketua Persatuan Wartawan Langkat Indonesia (PWLI) Risman Sinulingga menyoroti lambannya kinerja Pemkab Langkat dalam menanggapi perbaikan Infrastruktur  alternatif Tambunan Ujung bandar yang merupakan salah satu urat nadi perekonomian Masyarakat. 

"Ia menilai kondisi Jalan amblas yang terus dibiarkan bisa membahayakan penggunaan Jalan.Jangan sampai ada jatuh korban baru diperbaiki," tegas Risman Sinulingga.

Selanjutnya mengingat posisi Jalan yang kanan kiri jurang yang sangat dalam, ini sangat berbahaya, perlu perhatian Plt Bupati Langkat melalui Dinas PU agar secepatnya diperbaiki.

"Kita juga berharap kepada anggota DPRD Langkat Dapil Daerah tersebut agar turun tangan dan ikut peduli perjuangkan perbaikan Jalan rusak ini," harap Risman Sinulingga.(arihta gurki)


 


Padang Lawas Utara | Bandar Meriah News - Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Padang Lawas Utara berhasil mengungkap dugaan tindak pidana penyalahgunaan dan peredaran narkotika jenis sabu di wilayah hukum Polres Padang Lawas Utara.


Pengungkapan tersebut dilakukan pada Jumat(11/09/2026) sekira pukul 22.00 WIB, di Dusun II Pardomuan Nauli, Desa Kosek Putih, Kecamatan Simangambat, Kabupaten Padang Lawas Utara.


Pengungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat yang diterima Personel Satresnarkoba Polres Paluta sekira pukul 16.00 WIB mengenai dugaan maraknya peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Desa Kosek Putih.


Menindaklanjuti informasi tersebut, personel Satresnarkoba kemudian melakukan penyelidikan dan pemantauan di lokasi yang diinformasikan. Dari hasil penyelidikan, petugas mengarah pada sebuah rumah yang diduga kerap dijadikan tempat transaksi dan penyalahgunaan narkotika.


Setelah memperoleh informasi yang dinilai cukup, petugas melakukan tindakan kepolisian dan menemukan tiga orang laki-laki di dalam rumah tersebut. Ketiganya kemudian diketahui bernama inisial AP, MIN, dan RP.


Dalam pemeriksaan di lokasi, petugas menemukan sebuah tas sandang warna hitam merk Pollodani yang di dalamnya terdapat plastik klip transparan berisi diduga narkotika jenis sabu serta uang tunai sebesar Rp100.000.


Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, AP mengakui bahwa barang tersebut merupakan miliknya. Sementara itu, MIN dan RP mengaku baru saja menggunakan narkotika jenis sabu di rumah tersebut.


Petugas kemudian memperoleh informasi bahwa AP diduga juga memiliki senjata airsoft. Setelah dilakukan pencarian di dalam rumah, petugas menemukan satu pucuk senjata airsoft merk Colt warna silver yang disimpan di dalam lemari milik AP, berikut peluru airsoft sebanyak 39 butir yang ditemukan dalam satu bungkus plastik assoi warna putih.


Pengembangan kemudian dilakukan berdasarkan keterangan AP yang menyebut bahwa narkotika jenis sabu tersebut diantar oleh seorang laki-laki bernama EI.


Tim selanjutnya melakukan pengembangan dan berhasil menemukan EI. Dari tangan EI, petugas menemukan satu plastik klip transparan ukuran kecil yang berisi diduga narkotika jenis sabu. Selain itu, petugas turut mengamankan satu buah buku catatan, satu buah jaket warna abu-abu, satu buah dompet, satu unit handphone Vivo warna hijau, serta uang tunai sebesar Rp2.100.000.


Petugas kemudian melakukan pengembangan lebih lanjut berdasarkan keterangan yang diperoleh dari hasil pemeriksaan terhadap AP dan EI. Tim kembali melakukan pencarian di sekitar rumah AP dan menemukan satu bungkus plastik assoi warna putih yang di dalamnya terdapat beberapa plastik klip berisi diduga narkotika jenis sabu. Secara keseluruhan, total barang bukti diduga narkotika jenis sabu yang berhasil disita memiliki berat bruto 13,83 gram.


Dari hasil pengungkapan tersebut, petugas mengamankan empat orang, masing-masing MIN, RLP, AP, dan EI, beserta sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan perkara tersebut.


Seluruh tersangka dan barang bukti kemudian dibawa ke Satresnarkoba Polres Padang Lawas Utara untuk menjalani proses pemeriksaan dan penyidikan lebih lanjut.


Kasat Resnarkoba Polres Padang Lawas Utara IPTU Irwan H. Sarumpaet, S.H., menyampaikan bahwa terhadap perkara tersebut telah dilakukan sejumlah tindakan kepolisian, di antaranya penerbitan Laporan Polisi, penyitaan barang bukti, pemeriksaan saksi dan pelaku, tes urine, gelar perkara, serta pelaporan kepada pimpinan.


Pengungkapan ini merupakan bagian dari komitmen Kapolres Padang Lawas Utara AKBP DHERY PAJARIANDONO S.I.K., M.H dalam memberantas peredaran dan penyalahgunaan Narkoba di Wilayah Padang Lawas Utara.(Humas Polres Padang Lawas Utara/Torong)

Jumat, 11 September 2026

 


Binjai | Bandar Meriah News
- Gubernur Sumatera Utara, M. Bobby A. Nasution, bersama Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H., dan Plt. Bupati Langkat Tiorita Br. Surbakti, meninjau langsung lokasi jalan longsor yang berada di Desa Telagah, Kecamatan Sei Bingai, Kabupaten Langkat, Jumat (11/09/2026) sekira pukul 15.50 WIB.


Jalan tersebut merupakan jalur alternatif yang menghubungkan Kabupaten Langkat dengan Kabupaten Karo dan mengalami longsor, sehingga membutuhkan perhatian serta penanganan segera.


Setibanya di lokasi, rombongan Gubernur Sumatera Utara disambut langsung oleh Plt. Bupati Langkat Tiorita Br. Surbakti dan Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H., bersama para Pejabat Utama Polres Binjai.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kadis PUPR Kabupaten Langkat Arie Ramadani, Kadis Kominfo Wahyu Hidayat, Kasat Pol PP Dameka Singarimbun, Kalaksa BPBD M. Ansari, Camat Sei Bingai Thomas Sitepu, S.E., Kapolsek Sei Bingai IPTU Welman Harico Sitompul, S.H., M.H., Kepala Desa Telagah Kolen Ginting beserta perangkat desa, serta masyarakat Desa Telagah.


Dalam kunjungannya, Gubernur Sumatera Utara M. Bobby A. Nasution meninjau secara langsung kondisi jalan yang mengalami longsor. Gubernur juga menyempatkan diri menyapa dan berdialog dengan masyarakat Desa Telagah untuk mendengarkan secara langsung kondisi serta harapan masyarakat terkait akses jalan tersebut.


Gubernur Sumatera Utara menyampaikan rasa prihatin atas kondisi jalan alternatif tersebut dan menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Sumatera Utara akan segera melakukan langkah penanganan dengan menurunkan Dinas Bina Marga Provinsi Sumatera Utara untuk melakukan perbaikan," terang Gubernur.



Kehadiran Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H. dalam kegiatan tersebut merupakan wujud dukungan dan sinergi Polri bersama pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam menjaga keamanan serta kelancaran selama kegiatan peninjauan berlangsung.(Humasresbinjai/torong/ros)



Binjai| Bandar Meriah News -
Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H., melaksanakan ibadah Sholat Jumat berjamaah bersama warga di Masjid As-Syakirin, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Sei Skala, Dusun VI, Desa Sei Limbat, Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Jumat (11/09/2026).


Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari upaya mempererat tali silaturahmi dan membangun hubungan yang harmonis antara Kepolisian Negara Republik Indonesia dengan masyarakat.


Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Binjai bersama warga dan jamaah Masjid As-Syakirin mengikuti rangkaian ibadah Sholat Jumat dengan khidmat. Kehadiran Kapolres Binjai di tengah-tengah masyarakat menjadi wujud nyata komitmen Polri untuk selalu hadir dan dekat dengan masyarakat.


Selain melaksanakan ibadah bersama, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi serta kebersamaan antara jajaran Kepolisian dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.



Kapolres Binjai berharap melalui kegiatan keagamaan dan silaturahmi seperti ini, hubungan antara Polri dan masyarakat semakin erat, sehingga tercipta sinergitas dalam mewujudkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman, nyaman, dan kondusif.(Humasresbinjai/torong)


 


Langkat | Bandar Meriah News
- Wujud nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat kembali ditunjukkan oleh Kapolres Langkat AKBP Hannry P.H.Tambunan, S.E., S.I.K. yang turun langsung menyalurkan bantuan kepada warga terdampak banjir di Dusun V Sari Rejo Desa Jati Sari, Kecamatan Padang Tualang, Kabupaten Langkat, Jumat (11/09/2026).


Didampingi Ketua Bhayangkari cabang langkat Ny Rika Hannry, Pejabat Utama Polres Langkat, Kapolsek Padang Tualang,dan Kepala Desa jati sari, Kapolres menyerahkan bantuan sosial berupa beras, Mie instan dan Sayur sayuran kepada masyarakat yang terdampak bencana banjir.


Kapolres Langkat AKBP Hannry P.H. Tambunan bersama rombongan juga menyambangi warga yang rumahnya terendam banjir, guna memastikan kondisi mereka sekaligus memberikan dukungan moril agar tetap kuat menghadapi musibah.


Kapolres AKBP Hannry menegaskan bahwa kehadiran Polri bukan hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai pelayan masyarakat yang selalu hadir memberikan bantuan dan kepedulian, terutama saat warga menghadapi situasi sulit akibat bencana alam.


"Semoga bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak banjir. Polri akan terus hadir bersama masyarakat, memberikan pelayanan, perlindungan, serta kepedulian kemanusiaan," ujar AKBP Hannry.


Warga Dusun V Sari Rejo Desa Jati Sari menyambut kedatangan Kapolres Langkat beserta rombongan dengan penuh antusias. Mereka menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian serta bantuan yang diberikan Polres Langkat kepada masyarakat yang sedang tertimpa musibah.


Kehadiran jajaran Polres Langkat di lokasi  menjadi bukti nyata komitmen Polri untuk selalu hadir memberikan rasa aman sekaligus menebarkan kepedulian kepada masyarakat


Kegiatan ini merupakan implementasi dari program POLISI LANGKAT GARUDA KSATRIA, yang diinisiasi Kapolres Langkat dengan semangat Gagah Berani untuk Dicintai Masyarakat, Kuat, Sadar Aturan, Taat, Responsibility, Inovatif, dan Aman.


Melalui semangat “Satu Langkah, Satu Hati untuk Langkat yang Aman dan Damai,” Polres Langkat terus menghadirkan Polri yang humanis, responsif, dan dekat dengan masyarakat.(ros)

Kamis, 10 September 2026




Medan | Bandar Meriah News
- Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution memaparkan sejumlah proyek strategis dan peluang investasi di Sumut dalam Pertemuan Tingkat Menteri Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT) ke-32. Paparan tersebut menegaskan potensi Sumut sebagai salah satu kawasan strategis dalam memperkuat kerja sama ekonomi regional IMT-GT.


Paparan tersebut disampaikan Gubernur Bobby Nasution yang bertindak sebagai Chair of the Chief Ministers' and Governors' Forum (CMGF) pada sesi pelaporan hari terakhir pertemuan di Hotel JW Marriott Medan, Kamis (10/09/2026).


“Di Sumatera Utara, kami dengan senang hati melaporkan proyek unggulan Kawasan Ekonomi Khusus Sei Mangkei seluas 1.934 hektare. Toba Caldera Resort senilai US$1,73 miliar di Danau Toba. Kawasan Industri Strategis Sumatera Utara (KISS) seluas 2.445 hektare dan pusat ekonomi kreatif, MICE, serta smart city terpadu di Deliserdang,” kata Gubernur Bobby Nasution. 


Selain Sumut, sejumlah proyek strategis dari provinsi lain di Sumatera turut dipaparkan. Aceh memiliki proyek rumah sakit wisata medis senilai US$20,89 juta di Sabang, sementara Sumatera Barat mendorong hilirisasi produk-produk halal bernilai tambah dengan nilai ekspor US$2,78 miliar.


Di Riau, terdapat proyek Jalur RORO Dumai–Melaka dan pusat kawasan Tanjung Buton, sedangkan Kepulauan Riau memiliki Kawasan Perdagangan Bebas Batam–Bintan–Karimun. Jambi juga memiliki Kawasan Ekonomi Khusus Ujung Jabung senilai Rp87,87 triliun, sementara Lampung menargetkan investasi pariwisata sebesar Rp19 triliun.


Dalam laporannya, Bobby juga menyampaikan pelaksanaan Kerangka Kerja Pembangunan Perkotaan Berkelanjutan IMT-GT yang terus mengalami kemajuan di berbagai kota. Sekretariat ASEAN mencatat 47 kegiatan tingkat regional dan 162 kegiatan kerja di bawah Rencana Strategis Konektivitas ASEAN, sementara Jaringan Smart City ASEAN telah berkembang menjadi 38 kota anggota.


Gubernur Bobby juga menyampaikan rekomendasi forum CMGF yang terangkum dalam lima prioritas. Pertama, mobilisasi sumber daya di sepanjang koridor ekonomi IMT-GT dengan negara bagian/provinsi sebagai penggerak utama untuk mempercepat konektivitas dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.


Kedua, integrasi konsep hijau ke dalam kerangka kerja CMGF untuk menyelaraskan kebijakan Green City dengan Sustainable Urban Development Framework (SUDF). Ketiga, mempertahankan IMT-GT Green City Award sebagai program tahunan untuk mengapresiasi kota-kota yang mendorong pembangunan hijau, inklusif, dan tangguh.


“Keempat, penguatan pelaksanaan SUDF melalui koordinasi nasional-daerah dan platform Konferensi Tingkat Menteri Green City. Kelima pemanfaatan kolaborasi Asian Development Bank (ADB) dan ASEAN untuk memobilisasi dukungan teknis dan finansial bagi proyek koridor dan inisiatif Green City,” kata Bobby.


Menteri Koordinator Perekonomian Republik Indonesia Airlangga Hartarto mengatakan forum tersebut diharapkan dapat mempercepat proyek-proyek strategis di kawasan. Ia mencontohkan tiga negara anggota memiliki proyek kawasan ekonomi khusus yang dapat didorong percepatannya melalui forum kerja sama tersebut.


“Ini didorong untuk percepatan daripada proyek-proyek strategis di kawasan. Salah satunya kita lihat dari berbagai negara mempersiapkan Special Economic Zone, baik itu Malaysia, Thailand, maupun Indonesia. Oleh karena itu, saya berharap bahwa Special Economic Zone yang ada di Sumatera Utara juga bisa meningkat karena ini menjadi integrasi daripada kerja sama di kawasan ini,” kata Airlangga.


Menteri Ekonomi Malaysia Akmal Nasrullah menyebut melalui forum tersebut terlahir peluang tambahan yang dapat ditingkatkan lagi kerja samanya. Pertama, terkait energi baru terbarukan, khususnya bagaimana rencana ASEAN Power Grid dapat diperkuat. Kedua, konektivitas antarnegara, di mana proyek-proyek fisik yang telah berjalan dinilai turut mempererat hubungan antara Thailand, Malaysia, dan Indonesia.


“Malah saya sempat berjenaka dengan Bapak Menteri (Airlangga), kalau ke Medan dari Kuala Lumpur itu hanya 1 jam, tapi kalau ke Jakarta 2 jam, Itu menunjukkan betapa pentingnya close proximity of our geography ini digunakan dengan sebaik mungkin,” kata Akmal.


Sementara itu, Vice Minister for Office of the Prime Minister Thailand Thanadit Raktabutr mengapresiasi pelayanan dan sambutan hangat tuan rumah Sumut. Ia pun menyatakan Pemerintah Thailand akan hadir dalam pertemuan serupa.


“Thailand merasa sangat terhormat berada di sini dan sangat senang dapat berpartisipasi dalam IMT-GT. Kami membawa 71 orang pejabat senior, termasuk saya sendiri dan seluruh delegasi dari pejabat pemerintah, untuk menghadiri acara yang sangat terhormat dan sukses ini. Atas nama Pemerintah Thailand, kami akan sangat terhormat untuk menghadiri pertemuan berikutnya dan menantikan partisipasi kami tahun depan di Malaysia. Selain itu, kami juga akan menjadi tuan rumah pertemuan berikutnya karena Thailand akan menjabat sebagai Ketua ASEAN pada 2028,” katanya.(torong)

 



Langkat | Bandar Meriah  News - DPRD Kabupaten Langkat mengesahkan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 menjadi Peraturan Daerah (Perda). Perubahan APBD tersebut ditetapkan sebesar Rp2.877.023.011.209.


Pengesahan dilakukan dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Langkat, Kamis (10/09/2026). Agenda tersebut ditandai dengan penandatanganan Surat Keputusan dan Berita Acara Persetujuan Bersama Kepala Daerah dan Pimpinan DPRD Kabupaten Langkat.


Sebelum pengesahan, juru bicara Badan Anggaran DPRD Langkat, Ahmad Senang, membacakan laporan hasil pembahasan Badan Anggaran. Selanjutnya, masing-masing juru bicara fraksi DPRD Langkat menyampaikan pendapat akhir fraksi. Seluruh fraksi menyatakan persetujuan terhadap Ranperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 untuk ditetapkan menjadi Perda Kabupaten Langkat.


Dalam laporan Badan Anggaran disebutkan, berdasarkan hasil pembahasan dan kesepakatan antara Badan Anggaran DPRD Langkat dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), termasuk pembahasan bersama kepala organisasi perangkat daerah (OPD), terdapat perubahan pada struktur pendapatan dan belanja daerah.


Pendapatan daerah pada Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 bertambah sebesar Rp383.245.310.244 dibandingkan dengan anggaran dalam Rancangan APBD 2026. Sementara itu, Pendapatan Asli Daerah (PAD) dalam Perubahan APBD 2026 ditetapkan sebesar Rp276.203.600.000.


Pada sisi belanja daerah, anggaran dalam Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 bertambah sebesar Rp691.187.406.755,56. Dalam perubahan tersebut juga terdapat penyertaan modal atau investasi Pemerintah Kabupaten Langkat sebesar Rp9,25 miliar.


Ketua DPRD Kabupaten Langkat, Sribana Perangin Angin, setelah mengetuk palu sebagai tanda pengesahan Perubahan APBD 2026, meminta Pemerintah Kabupaten Langkat segera menyampaikan Perda tersebut kepada Gubernur Sumatera Utara untuk menjalani proses evaluasi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.


Dengan disahkannya Perubahan APBD 2026, Pemerintah Kabupaten Langkat diharapkan dapat segera menindaklanjuti pelaksanaan program dan kegiatan yang telah disepakati dalam perubahan anggaran tersebut.(ros)

 



Binjai | Bandar Meriah News
- Polres Binjai mengamankan empat pria yang diduga melakukan pungutan liar terhadap pengendara pada Kamis(10/09/2026).


Keempatnya berinisial HS (44), J (43), AS (42), dan JG (34). HS dan J diamankan di Jalan Rukam, Binjai Barat pukul 12.00 wib, sedangkan AS dan JG ditangkap di Jalan Gunung Sinabung, Binjai Selatan pukul 12.10 wib. Petugas turut menyita uang tunai Rp109.000 yang diduga hasil pungli," ucap Ipda Jun Predy, S.H.


Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H., melalui Kasat Reskrim AKP Hotdiatur A.W. Purba, menegaskan tidak ada ruang bagi aksi premanisme yang meresahkan masyarakat. Saat ini keempat terduga pelaku dan barang bukti kini diamankan di Satreskrim Polres Binjai untuk proses hukum lebih lanjut," tegas Kasat


“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban. Apabila menemukan adanya aksi premanisme atau pungutan liar, segera laporkan kepada pihak Kepolisian melalui Call Center Polri 110,” imbau Kapolres Binjai.(Humasresbinjai/torong/Kamis (10/09/2026)




Langkat | Bandar Meriah News
- Kasus pembunuhan yang terjadi di Dusun IV Lau Mulgap, Desa Garunggang, Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat, mulai menemui titik terang. Polsek Kuala bersama Satreskrim Polres Langkat berhasil mengamankan dua orang terduga pelaku yang diduga terlibat dalam kematian seorang pria berinisial TS (55). 

 Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis, 3 September 2026 sekitar pukul 12.30 WIB. Korban yang merupakan warga Dusun IV Lau Mulgap, Desa Garunggang, Kecamatan Kuala, ditemukan meninggal dunia setelah mengalami sejumlah luka akibat kekerasan. Dalam penanganan perkara tersebut, polisi mengamankan JM (55), warga Desa Garunggang, yang diduga berperan sebagai pihak yang merencanakan aksi. JM diamankan pada 6 September 2026 sekitar pukul 22.00 WIB di depan RS Indra, Pasar II, Desa Padang Cermin, Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat. 

 Selanjutnya, petugas mengamankan SK (30), warga Desa Garunggang, yang diduga berperan sebagai eksekutor. SK diamankan pada 7 September 2026 sekitar pukul 18.30 WIB di Lingkungan V Bela Rakyat, Kelurahan Bela Rakyat, Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat. 

 Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, perkara tersebut diduga dipicu persoalan terkait pencurian buah kelapa sawit. Kedua terduga pelaku disebut merasa sakit hati karena korban diduga berulang kali mengambil buah kelapa sawit yang seharusnya dijaga bersama. Persoalan tersebut kemudian berkembang hingga muncul dugaan rencana untuk menghabisi korban. Kedua terduga pelaku diduga menunggu korban di area perladangan. 

Saat korban melintas, terjadi penyerangan menggunakan senjata tajam dan senapan angin hingga korban meninggal dunia. Dalam proses penyelidikan dan penyidikan, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan perkara, di antaranya satu unit sepeda motor Honda Supra 125 tanpa nomor polisi milik korban, pakaian korban, satu pucuk senapan angin beserta kotak pelurunya, dua bilah parang yang diduga milik terduga pelaku, serta satu bilah parang lainnya dan pakaian yang memiliki bercak darah.

 Kapolres Langkat AKBP Hannry P.H. Tambunan, S.E., S.I.K. menegaskan bahwa pengungkapan perkara tersebut merupakan hasil kerja cepat dan sinergis antara Polsek Kuala dan Satreskrim Polres Langkat. 

 “Setiap laporan dan informasi yang berkaitan dengan tindak pidana menjadi perhatian kami. Personel akan bekerja secara profesional untuk mengungkap perkara berdasarkan bukti dan fakta yang ditemukan dalam proses penyidikan,” tegas AKBP Hannry. 

 Kapolres juga mengingatkan masyarakat agar tidak menyelesaikan persoalan pribadi dengan cara kekerasan. Perselisihan sekecil apa pun sebaiknya diselesaikan melalui komunikasi dan jalur hukum, bukan dengan tindakan main hakim sendiri.

 “Tidak ada persoalan yang dapat dibenarkan diselesaikan dengan kekerasan. Jika terjadi masalah, laporkan kepada pihak kepolisian agar dapat ditangani sesuai ketentuan hukum,” katanya.

 Saat ini kedua terduga pelaku telah diamankan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Penyidik masih melakukan pendalaman terhadap perkara tersebut guna memastikan seluruh rangkaian kejadian dan peran masing-masing pihak berdasarkan alat bukti yang ada. 

 Pengungkapan ini menjadi bagian dari komitmen Polres Langkat dalam memberikan kepastian penanganan perkara sekaligus menjaga rasa aman masyarakat di wilayah hukum Kabupaten Langkat.

 Kegiatan tersebut merupakan implementasi dari program Polisi Langkat Garuda Ksatria, yang diinisiasi oleh Kapolres Langkat dengan semangat “Gagah Berani untuk Dicintai Masyarakat, Kuat, Sadar Aturan, Taat, Responsibility, Inovatif, dan Aman.

” Melalui semangat “Satu Langkah, Satu Hati untuk Langkat yang Aman dan Damai,” Polres Langkat terus berkomitmen menghadirkan sosok Polri yang humanis, responsif, serta dekat dengan masyarakat.(ros)

 


Medan | Bandar Meriah News  - Menteri Ekonomi Malaysia Akmal Nasrullah bin Mohd Nasir memuji kinerja Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution dalam mendorong kerja sama ekonomi kawasan Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT).


Pujian itu disampaikan Akmal usai menghadiri rangkaian Pertemuan Tingkat Menteri IMT-GT ke-32 di Hotel JW Marriot Medan, Kamis (10/09/2026). 


Menurutnya, Bobby menunjukkan komitmen kuat dan mampu memaparkan berbagai potensi ekonomi yang dimiliki Sumut kepada negara-negara anggota IMT-GT.


"Ini kali pertama saya bertemu dengan beliau. Saya melihat potensi yang besar dan komitmen yang kuat. Paparan yang disampaikan juga menunjukkan banyak peluang ekonomi yang dimiliki Sumatera Utara," kata Akmal.


Akmal menilai kerja sama antara Indonesia, Malaysia dan Thailand masih memiliki ruang yang sangat besar untuk dikembangkan, terutama dalam memperluas pasar, meningkatkan konektivitas serta memperkuat perdagangan antarwilayah.


Menurutnya, posisi strategis Pulau Sumatera yang berdekatan dengan Malaysia dan Thailand menjadi keuntungan tersendiri untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan.

Ia mencontohkan Malaysia telah membangun konektivitas logistik melalui Pelabuhan Pulau Pinang yang terhubung dengan jaringan kereta api menuju Perlis dan Thailand. Skema serupa dinilai dapat membuka peluang perdagangan yang lebih luas bagi kawasan IMT-GT.


"Kita melihat ada peluang ekonomi yang sangat baik untuk terus dikembangkan antara Malaysia, Thailand dan Indonesia," ujarnya.


Akmal juga mengungkapkan hubungan Indonesia dan Malaysia, khususnya dengan Sumatera Utara, semakin erat. Saat ini terdapat sekitar 60 penerbangan setiap pekan yang menghubungkan Malaysia dengan Medan.


Menurutnya, tingginya konektivitas penerbangan tersebut menjadi indikator kuatnya hubungan ekonomi, bisnis dan mobilitas masyarakat antara kedua negara.


"Saya sangat berterima kasih atas sambutan yang diberikan. Hubungan kedua negara ini sangat baik dan akan terus berkembang," katanya.


Selain sektor perdagangan, Akmal melihat peluang kerja sama besar di bidang pariwisata dan kesehatan. Malaysia saat ini tengah mengembangkan sektor wisata kesehatan (medical tourism) yang dinilai dapat dikolaborasikan dengan daerah-daerah di Sumatera.


Di sektor perdagangan, ia juga menyoroti potensi penguatan pasar komoditas unggulan seperti kelapa sawit, beras dan berbagai produk pertanian lainnya.


Akmal berharap kepemimpinan daerah di kawasan IMT-GT, termasuk Sumut, dapat terus memperkuat kolaborasi lintas negara agar manfaat ekonomi kerja sama regional tersebut semakin dirasakan masyarakat.(torong)

Diberdayakan oleh Blogger.