Minggu, 16 Agustus 2026

 


Belawan |Bandar Meriah News  -
Sat Lantas Polres Pelabuhan Belawan terus berupaya menanamkan budaya tertib berlalu lintas sejak usia dini melalui program Polisi Sahabat Anak. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat(14/08/2026), di Mako Polres Pelabuhan Belawan.


Dalam kegiatan tersebut, Kabag Ops Polres Pelabuhan Belawan Kompol Janpiter Napitupulu, S.H., M.H., bersama Kanit Kamsel dan personel Sat Lantas menerima kunjungan sekitar 60 anak TK Paud Fitri Bagan Deli, Kecamatan Medan Belawan, yang didampingi 8 orang guru serta para orang tua siswa.


Kunjungan tersebut dikemas dalam kegiatan POLANTAS KARIB sebagai bagian dari program Polisi Sahabat Anak. Para siswa diperkenalkan dengan lingkungan Mako Polres Pelabuhan Belawan, termasuk kantor Sat Lantas. Anak-anak juga diberikan kesempatan bermain di taman permainan yang berada di ruang Satpas Sat Lantas.


Kabag Ops Polres Pelabuhan Belawan Kompol Janpiter Napitupulu mengatakan, kegiatan Polisi Sahabat Anak merupakan salah satu upaya Kepolisian untuk membangun kedekatan dengan anak-anak sekaligus memberikan edukasi mengenai keselamatan berlalu lintas.


“Melalui kegiatan ini, kami ingin memperkenalkan kepada anak-anak bahwa polisi adalah sahabat mereka yang hadir untuk menjaga keamanan dan keselamatan. Edukasi tentang tertib berlalu lintas perlu ditanamkan sejak usia dini agar menjadi kebiasaan hingga mereka dewasa,” ujar Kompol Janpiter.


Dalam kegiatan tersebut, personel Sat Lantas juga memberikan edukasi mengenai pentingnya mematuhi aturan lalu lintas, mengenalkan berbagai rambu-rambu lalu lintas serta mengajarkan cara berjalan yang aman di trotoar agar anak-anak memahami pentingnya menjaga keselamatan saat berada di jalan raya.


Selain memberikan edukasi, personel juga mengajak para siswa untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas dengan mengenal dan mematuhi aturan sejak berada di bangku sekolah.


Kasat Lantas Polres Pelabuhan Belawan AKP Andi K. Barus, S.H., M.H., melalui kegiatan tersebut berharap edukasi yang diberikan dapat meningkatkan pengetahuan anak-anak mengenai keselamatan berlalu lintas.


“Harapan kami, anak-anak sejak usia dini sudah memahami bahwa keselamatan di jalan merupakan tanggung jawab bersama. Dengan pengetahuan yang diberikan hari ini, mereka diharapkan dapat tumbuh menjadi generasi yang disiplin dan tertib berlalu lintas serta mampu mengingatkan orang-orang di sekitarnya untuk selalu mengutamakan keselamatan,” katanya.


Kegiatan POLANTAS KARIB tersebut diharapkan dapat mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, khususnya generasi anak-anak, sekaligus membangun citra bahwa kehadiran polisi tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga sebagai sahabat, pelindung dan pengayom masyarakat.


Sat Lantas Polres Pelabuhan Belawan akan terus menghadirkan kegiatan edukatif dan humanis sebagai bagian dari upaya menciptakan budaya tertib berlalu lintas serta mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan.(Panj)



Paluta| Bandar Meriah News
- Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap aman dan kondusif menjelang peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Kapolres Padang Lawas Utara AKBP Dhery Fajariandono, S.I.K., M.H., memimpin langsung patroli skala besar dan razia di sejumlah tempat hiburan malam di wilayah hukum Polres Padang Lawas Utara, Sabtu malam hingga Minggu dini hari, 15–16 Agustus 2026.


Kegiatan tersebut merupakan langkah preventif Polres Padang Lawas Utara dalam mengantisipasi potensi gangguan Kamtibmas, mencegah penyalahgunaan narkoba, serta meminimalisir berbagai penyakit masyarakat menjelang momentum perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-81.


Dalam pelaksanaan patroli skala besar pada Sabtu malam, personel dibagi menjadi dua tim yang bergerak menuju wilayah Sigama dan Paranginan. Petugas melakukan pemeriksaan di sejumlah lokasi yang menjadi sasaran kegiatan, di antaranya Caliber Karaoke, MB Karaoke, Kafe Tuak Siparau, Paris Kafe, dan Chikles Karaoke.


Dari hasil pemeriksaan di sejumlah lokasi tersebut, petugas tidak menemukan adanya aktivitas maupun pelanggaran hukum yang menonjol. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif.


Selanjutnya, pada Minggu dini hari sekitar pukul 00.30 WIB, Kapolres Padang Lawas Utara bersama personel kembali melaksanakan patroli dan menindaklanjuti informasi terkait adanya aktivitas karaoke di Pakter Tuak milik Parlindungan, Lingkungan I Kelurahan Pasar Gunung Tua, serta Karaoke Chikles, Lingkungan I Kelurahan Pasar Gunung Tua, Kecamatan Padang Bolak.


Dalam kegiatan tersebut, petugas mengamankan sebanyak 13 orang, terdiri dari 11 orang perempuan yang bekerja sebagai pemandu lagu dan 2 orang laki-laki. Seluruhnya dibawa ke Polres Padang Lawas Utara untuk dilakukan pendataan, pemeriksaan awal, dan diberikan edukasi. Selanjutnya, penanganan diserahkan kepada Unit PPA Polres Padang Lawas Utara sesuai ketentuan yang berlaku.


Kegiatan patroli skala besar tersebut turut diikuti oleh Kapolres Padang Lawas Utara(Paluta) AKBP Dhery Fajariandono, S.I.K., M.H,Kabag Ops Polres Paluta, Kasat Narkoba Polres Paluta,Kasat Intelkam Polres Paluta, Kanit Tipiter Polres Paluta,  Kasi Humas Polres Paluta,Kanit Reskrim Polsek Padang Bolak,Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Paluta,Kasat Pol PP Kabupaten Paluta,Camat Padang Bolak, 10 personel TNI,1 pleton personel Polres Paluta, 10 personil  Dinas Perhubungan Kabupaten Paluta, 30 personil Satpol PP Kabupaten Paluta.


Kapolres Padang Lawas Utara AKBP Dhery Fajariandono, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa patroli skala besar dan kegiatan razia akan terus dilaksanakan secara rutin sebagai bentuk kehadiran Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat.


«“Kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif, khususnya menjelang peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Kami akan terus melakukan patroli dan razia secara rutin guna mencegah terjadinya gangguan Kamtibmas serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat,” ujar Kapolres.»


Polres Padang Lawas Utara mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban serta turut menyukseskan seluruh rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.


Seluruh rangkaian kegiatan berakhir dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.(Humas Polres Paluta/Torong)


Sabtu, 15 Agustus 2026

 



Medan |Bandar Meriah  News - Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum untuk melakukan refleksi terhadap perjalanan pembangunan khusunya di Kota Medan. Kemerdekaan tidak hanya dimaknai sebagai terbebas dari penjajahan, tetapi juga bagaimana seluruh masyarakat dapat merasakan keadilan dan manfaat pembangunan terutama dalam tiga persoalan, Pendidikan, Kesehatan dan Ekonomi dengan tersediannya lapangan pekerjaan.

Hal itu disampaikan Ketua Komisi II DPRD Medan, H. Kasman bin Marasakti Lubis, Lc, MA, di Medan, saat ditanya terkait kondisi Kota Medan, Sabtu (15/08/2026).

Politisi PKS ini menegaskan, kemerdekaan akan semakin bermakna apabila masyarakat khusunya mereka yang berada di bawah garis kemiskinan memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan pendidikan, pelayanan kesehatan, pekerjaan dan kehidupan ekonomi yang layak.

“Refleksi kemerdekaan harus kita maknai lebih luas. Merdeka bukan hanya terbebas dari penjajahan, tetapi bagaimana masyarakat benar-benar merasakan kehadiran negara melalui pendidikan yang baik, pelayanan kesehatan yang mudah, kesempatan kerja dan peningkatan kesejahteraan ekonomi,” ujar Kasman.

Ia menilai, persoalan pemerataan pendidikan masih menjadi salah satu tantangan yang perlu mendapat perhatian serius di Kota Medan. Pemerintah harus memastikan seluruh anak, termasuk dari keluarga kurang mampu, memperoleh kesempatan pendidikan yang sama.

Menurutnya, pembangunan sarana dan prasarana pendidikan harus dilakukan secara merata, termasuk di kawasan yang masih mengalami keterbatasan fasilitas sekolah. Selain itu, dukungan terhadap anak-anak dari keluarga kurang mampu juga harus diperkuat agar tidak ada generasi muda yang terpaksa berhenti sekolah karena persoalan ekonomi.

“Jangan sampai ada anak-anak kita yang kehilangan masa depan hanya karena persoalan ekonomi atau keterbatasan akses pendidikan. Pendidikan adalah investasi jangka panjang untuk membangun Kota Medan,” katanya.

Kemudian terkait pelayanan kesehatan yang mudah diakses tanpa membedakan latar belakang ekonomi maupun wilayah tempat tinggal. Meski Kota Medan sudah melakukan banyak perubahan, tapi peningkatan pelayanan dan fasilitas perlu terus ditingkatkan.

"Kita terus memberikan dorongan kepada pemerintah Kota Medan agar kualitas pelayanan di fasilitas kesehatan tingkat pertama, termasuk puskesmas, serta memastikan masyarakat kurang mampu mendapatkan akses pembiayaan kesehatan terus ditingkatkan mutunya," harapnya.

Kemudian dalam persoalan ekonomi, pihaknya mendorong agar pelaku UMKM, pedagang kecil, pelaku usaha informal dan kelompok masyarakat berpenghasilan rendah harus mendapatkan ruang untuk berkembang. Pembangunan ekonomi Kota Medan tidak cukup hanya mengejar angka pertumbuhan, tetapi harus mampu menciptakan pemerataan dan meningkatkan daya beli masyarakat.

“UMKM dan pelaku usaha kecil dimana didalamnya para Pedagang Kaki Lima (PK5) yang sangat rentan adalah bagian penting dari perekonomian Kota Medan mereka bisa menjadi bagian menyelesaikan persoalan ekonomi, dengan syarat ereka harus mendapatkan kemudahan akses permodalan, pelatihan, pendampingan dan akses pasar,” ujarnya.

Sementata terkait ketersediaan lapangan pekerjaan, pihaknya mendorong Pemko Medan melakukan terobosan yang komkrit, pungkasnya.(fit)

Jumat, 14 Agustus 2026

 



Medan| Bandar Meriah  News
- Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, bersama Wakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap, menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Medan dalam rangka menyaksikan siaran langsung Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI, Jumat (14/08/2026).

​Rapat Paripurna yang berlangsung di gedung DPRD Kota Medan mulai pukul 08.30 WIB itu mengagendakan penyampaian Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Pidato tersebut menyampaikan laporan kinerja lembaga-lembaga negara sekaligus menyambut HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang mengusung tema "Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.

​Rapat Paripurna dibuka secara resmi oleh Ketua DPRD Kota Medan, Wong Chun Sen, serta turut dihadiri oleh Unsur Forkopimda Kota Medan, ​Ketua TP PKK Kota Medan, Ny. Airin Rico Waas, Pj. Sekda Kota Medan Erfin Fahrurrazi, segenap Anggota DPRD Kota Medan, ​Jajaran Pimpinan Perangkat Daerah dan Camat se-Kota Medan.

​Sepanjang jalannya sidang, Wali Kota Medan beserta jajaran tampak khidmat dan serius menyimak poin-poin krusial yang disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto mengenai capaian kinerja pemerintah pusat, salah satunya mengenai pertumbuhan ekonomi tertinggi. 

Dalam pidatonya, Prabowo mengatakan di tengah gejolak geopolitik dan perang dagang global, ekonomi Indonesia tetap tangguh. Pertumbuhan ekonomi nasional tercatat mencapai 5.61% pada kuartal I dan semester I tahun 2026. Capaian ini merupakan rekor tertinggi dalam 13 tahun terakhir, sehingga pemerintah optimistis target pertumbuhan ekonomi 2026 dapat melampaui angka 5,4% dan menyentuh target 6%.

​Tren positif investasi juga menjadi penopang utama ketahanan ekonomi nasional. Tercatat tahun 2025 investasi menembus Rp.1.931 triliun dan menyerap 2.7 juta tenaga kerja. Sedangkan untuk semester I 2026, investasi mencapai Rp.1.010 triliun dengan penyerapan 1.4 juta tenaga kerja.

"Pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan investasi yang meningkat bukanlah tujuan utama. Tujuan akhir dari berbagai program pemerintah adalah meningkatkan kesejahteraan rakyat," Kata Prabowo Subianto.

​Presiden juga memaparkan progres program prioritas nasional seperti Koperasi Desa Merah Putih dan Makan Bergizi Gratis (MBG). Di samping itu, terobosan besar dilakukan melalui pembentukan Danantara untuk merestrukturisasi BUMN.

Hingga saat ini, sebanyak 290 BUMN tidak produktif telah ditutup. ​Perampingan ini berhasil menghemat anggaran negara sebesar Rp.50 triliun, dengan potensi penghematan mencapai Rp.70 triliun di akhir tahun 2026.(fit)



Medan | Bandar Meriah News 
- Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menjenguk seorang siswi kelas XI SMK Negeri 1 Berastagi yang dirawat intensif di RSU Haji Medan setelah diduga mengalami keracunan usai mengonsumsi Makanan Bergizi Gratis (MBG), Jumat (14/08/2026) malam.


Siswi tersebut menjadi satu dari ratusan siswa yang mengalami keluhan kesehatan setelah mengonsumsi MBG. Namun, kondisinya dinilai paling serius sehingga harus dirujuk dari Karo ke Medan untuk mendapatkan penanganan lanjutan.


Saat ini, siswi tersebut menjalani perawatan di ruang intensif dan terus dipantau tim medis.


Bobby Nasution mengatakan kondisi siswi tersebut lebih berat dibandingkan siswa lain yang terdampak.


“Secara visual memang kondisinya lebih parah dibandingkan teman-temannya yang lain. Ada siswa yang sudah diperbolehkan pulang, tetapi siswi ini sempat mengalami penurunan kesadaran sehingga harus dirujuk ke Medan dan mendapatkan penanganan intensif,” kata Bobby.


Menurut Bobby, Pemerintah Provinsi Sumut akan memastikan pasien mendapatkan penanganan terbaik hingga pulih sepenuhnya.


“Kami dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menyampaikan permohonan maaf atas kejadian ini. Tanpa menyalahkan pihak mana pun, kami berkomitmen memastikan pasien mendapatkan perawatan sampai benar-benar pulih,” ujarnya.


Bobby menambahkan pihak rumah sakit memperkirakan pasien masih membutuhkan perawatan selama dua hingga tiga hari ke depan sambil menunggu kondisi kesehatannya stabil.


Sebelumnya, Bobby mengungkapkan jumlah siswa yang mengalami keluhan terus bertambah. Hingga Jumat, tercatat sebanyak 353 siswa terdampak.


“Kejadian ini cukup fatal karena berdampak kepada lebih dari 300 anak-anak kita. Ada yang mengalami gejala saat jam belajar, ada juga yang baru merasakan keluhan pada malam harinya,” kata Bobby saat berada di Gedung DPRD Sumut.


Ia menyebut satu siswa harus dirujuk ke Kota Medan dan beberapa lainnya sempat menjalani perawatan intensif.


Menurut Bobby, kasus tersebut harus menjadi pelajaran penting agar kejadian serupa tidak terulang kembali.


“Kita harapkan ini menjadi evaluasi dan pembelajaran bersama. Yang paling penting ke depan pengawasannya harus diperkuat agar tidak terjadi lagi,” ujarnya.


Bobby juga mengungkapkan Badan Gizi Nasional (BGN) telah mengambil langkah tegas dengan menghentikan sementara operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang diduga terkait dengan kasus tersebut.


“Setahu saya hari ini sudah ada surat penghentian sementara atau suspensi terhadap SPPG tersebut. Sampel makanan juga sudah dibawa ke laboratorium untuk diperiksa,” katanya.


Ia menjelaskan hasil pemeriksaan laboratorium masih menunggu proses analisis yang diperkirakan memerlukan waktu hingga tiga hari.


“Nanti dari hasil laboratorium itu baru bisa dipastikan sumber persoalannya berasal dari mana,” jelas Bobby.


Sementara itu, Direktur Utama RSU Haji Medan, dr Yulinda Elvi Nasution, mengatakan pasien masih mengalami nyeri hebat pada bagian perut sehingga memerlukan pengawasan ketat.


“Pasien masih merasakan nyeri yang cukup berat. Obat pereda nyeri terus diberikan dan kami masih menunggu kondisinya benar-benar stabil,” ujar Yulinda.


Menurutnya, tim medis belum dapat memastikan penyebab utama kondisi pasien karena masih menunggu hasil pemeriksaan lanjutan.


“Kami masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan apakah benar akibat keracunan makanan atau ada faktor lain, termasuk kemungkinan kondisi medis tertentu yang menyertainya,” katanya.


Yulinda menjelaskan salah satu dugaan awal berkaitan dengan bahan makanan yang dikonsumsi siswa, namun hal tersebut masih harus dibuktikan melalui hasil pemeriksaan laboratorium.


“Kami belum bisa menyimpulkan apa penyebabnya. Semua masih dalam proses investigasi medis dan menunggu hasil laboratorium,” pungkasnya. (torong)



Medan | Bandar Meriah News
- Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas bersama Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap menyaksikan siaran langsung penyampaian Nota Keuangan dan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun Anggaran 2027 oleh Presiden RI Prabowo Subianto, Jumat (14/08/2026), di Gedung DPRD Medan.

Rico Waas dan Zakiyuddin menyimak dengan saksama pidato Presiden Prabowo yang disampaikan dalam Rapat Paripurna DPR RI di Gedung MPR/DPR, Senayan, Jakarta. Keduanya mengikuti pidato Prabowo yang memaparkan arah kebijakan pemerintah dan rencana pembangunan nasional dalam RAPBN 2027.

Kegiatan tersebut dihadiri anggota DPRD Kota Medan, unsur Forkopimda, pimpinan perangkat daerah, serta camat se-Kota Medan. Turut hadir antara lain Ketua TP PKK Airin Rico Waas dan Pj. Sekda Erfin Fahrurrazi.

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo membeberkan strategi ekonomi dan fiskal yang akan ditempuh pemerintah pada 2027. Ia menegaskan kebijakan fiskal, moneter, sektor keuangan, dan Danantara harus bekerja secara sinergis dan semakin solid.

“Transformasi ekonomi pada aktivitas ekonomi yang bernilai tambah tinggi harus terus diperkuat,” kata Presiden.

Prabowo juga menekankan program-program unggulan pemerintah harus berjalan efektif. Menurutnya, program perlindungan sosial harus andal, sementara pemberdayaan UMKM terus digairahkan.

Dukungan bagi petani, nelayan, guru, dan tenaga kerja rentan juga perlu diperkuat. Di sisi lain, harmonisasi kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah harus semakin baik dan kokoh, disertai pemberantasan korupsi serta penegakan hukum tanpa pandang bulu.

Presiden menyampaikan pemerintah memiliki delapan Program Kerja Prioritas Nasional (PKPN) untuk 2027. Kedelapan prioritas tersebut meliputi kedaulatan pangan; kemandirian energi dan air; pendidikan; kesehatan; hilirisasi dan industrialisasi; infrastruktur, perumahan, dan ketahanan bencana; ekonomi kerakyatan dan desa; serta penurunan kemiskinan.

“Delapan prioritas tersebut didukung oleh penguatan pertahanan dan keamanan, penegakan hukum, tata kelola pemerintahan, percepatan digitalisasi, dan diplomasi ekonomi,” ungkap Prabowo.

Presiden juga menyampaikan pemerintah akan merenovasi 10 ribu puskesmas di seluruh Indonesia mulai 2027.

“Mulai tahun 2027, pemerintah akan merenovasi 10 ribu puskesmas di 7.280 kecamatan di seluruh Indonesia. Setiap puskesmas akan memperoleh anggaran perbaikan sekitar Rp4 miliar. Tentunya daerah yang lebih terpencil, daerah yang lebih terluar, tertinggal, harus mendapat lebih,” ujar Prabowo.

Presiden menegaskan puskesmas harus menjadi benteng pertama yang menjaga kesehatan masyarakat sekaligus pintu pertama negara ketika rakyat membutuhkan pelayanan kesehatan.

Selain renovasi puskesmas, pemerintah juga akan membangun dan meningkatkan 514 laboratorium kesehatan masyarakat (labkesmas). Program renovasi puskesmas dan labkesmas tersebut ditargetkan rampung paling lambat pada 2030.

“Program renovasi puskesmas dan labkesmas ini harus selesai paling lambat pada tahun 2030. Rakyat tidak boleh menempuh perjalanan jauh hanya untuk memperoleh pelayanan kesehatan dasar,” kata Prabowo.(Bundo)

 


Medan | Bandar Meriah News
- Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Muhammad Bobby Afif Nasution melantik Timur Tumanggor sebagai Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut menggantikan Sulaiman Harahap. Dalam pelantikan tersebut, Bobby menyampaikan tiga pesan penting yang harus dijalankan Timur selama mengemban amanah sebagai Pj Sekdaprov Sumut.


Pelantikan berlangsung di Aula Raja Inal Siregar (RIS), Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan, Jumat (14/08/2026). Prosesi diawali dengan pembacaan Surat Keputusan, dilanjutkan penandatanganan berita acara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan.


Pelantikan dihadiri Wakil Gubernur Sumut Surya, Ketua DPRD Sumut Erni Ariyanti Sitorus, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut.


Dalam arahannya, Bobby menitipkan tiga pesan penting kepada Timur Tumanggor. Pertama, menjaga kondusivitas seluruh OPD di lingkungan Pemprov Sumut dengan memperkuat kolaborasi, khususnya antara legislatif dan yudikatif, Forkopimda, serta seluruh stakeholder di Provinsi Sumut.


Kedua, Bobby mengingatkan bahwa Pj Sekdaprov juga berperan sebagai Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Karena itu, ia meminta Timur memprioritaskan penetapan anggaran dengan memperhatikan tiga hal, yakni mendukung kebijakan pemerintah pusat, menyukseskan RPJMD Provinsi Sumut, serta mendukung pembangunan di tingkat kabupaten/kota.


"Mohon tiga poin ini dalam anggaran kedepannya harus bisa berjalan beriringan tanpa mencederai salah satu dan hal lain," ucapnya.


Pesan ketiga, Bobby mengingatkan Timur untuk menjaga amanah dalam menjalankan tugas. Menurutnya, jabatan Pj Sekdaprov merupakan amanah yang harus dijalankan dengan baik agar masyarakat dapat merasakan kehadiran Pemprov Sumut melalui berbagai kebijakan yang dihasilkan.


"Jaga amanah, jangan ada ‘main mata’. Jangan ada korupsi anggaran, jangan ada mark up-mark up anggaran," ucapnya.


Pada kesempatan tersebut, Bobby juga menyampaikan terima kasih kepada Sulaiman Harahap yang sebelumnya menjalankan tugas sebagai Pj Sekdaprov Sumut. Ia mengapresiasi kinerja Sulaiman selama mengemban amanah tersebut.


"Pergantian Pj Sekda kali ini telah ditetapkan Pemerintah Pusat. Kami mengucapkan selamat bertugas kepada Pak Timur Tumanggor yang akan melaksanakan sebagai Pj Sekda Sumut," ucapnya.


Menanggapi amanah tersebut, Timur Tumanggor menyatakan siap menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai Pj Sekda Sumut. 


Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sumut itu menegaskan akan fokus mengoordinasikan OPD agar visi dan misi Gubernur Bobby Nasution serta Wakil Gubernur Surya dapat terlaksana dengan baik.


“Sesuai arahan Pak Gubernur, saya akan menjalankan tugas pokok, fungsi, dan tanggung jawab sebagai Pj Sekda. Semoga saya dapat menjalankan amanah ini dengan baik sebagai koordinator seluruh OPD sehingga visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara dapat tercapai,” ujar Timur.


Mantan Sekretaris Daerah Kabupaten Deli Serdang tersebut juga berkomitmen memperkuat hubungan antara Pemprov Sumut dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).


Ia berharap sinergi yang baik antara pemerintah daerah dan Forkopimda dapat terus terjaga untuk mendukung stabilitas pemerintahan dan percepatan pembangunan di Sumut.



“Saya berharap hubungan dengan Forkopimda tetap berjalan baik. Semoga saya bisa menjaga amanah ini dan menjalankannya dengan penuh tanggung jawab,” kata Timur.(torong)

 


Medan| Bandar Meriah News - 
Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Muhammad Bobby Afif Nasution mengukuhkan 74 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Sumut yang akan bertugas pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Bobby menegaskan, menjadi Paskibraka bukan sekadar bertugas mengibarkan Sang Merah Putih, tetapi juga menjadi teladan di tengah masyarakat.


Hal tersebut disampaikan Bobby Nasution saat mengukuhkan 74 anggota Paskibraka Provinsi Sumut di Aula Tengku Rizal Nurdin, Jalan Sudirman Nomor 41, Medan, Jumat (14/08/2026).


"Menjadi Paskibraka bukan hanya PBB  atau mengibarkan bendera merah putih, maknanya lebih dari itu, karakter, disiplin, tanggung jawab, dan keteladanan yang harus bisa kalian bawa ke tengah-tengah masyarakat," kata Bobby Nasution.


Sebanyak 74 anggota Paskibraka yang dikukuhkan berasal dari 33 kabupaten/kota se-Sumut, terdiri atas 42 putra dan 32 putri dengan latar belakang yang beragam. Menurut Bobby, keberagaman tersebut menjadi simbol persatuan yang harus terus dijaga.


"Itu pelajaran penting dalam kehidupan, latar belakang berbeda, beda suku, agama, tetapi bersatu bergerak bersama. Kalian bisa jadi contoh persatuan yang sesungguhnya, kalian saling melengkapi, bukan malah terpecah," ujarnya.


Sementara itu, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Sumut Timur Tumanggor mengatakan, Pemerintah Provinsi Sumut terus berkomitmen membina generasi muda melalui kolaborasi dengan berbagai pihak. Ia berharap para anggota Paskibraka mampu menjaga dan mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di balik pengibaran Sang Merah Putih.


"Kolaborasi bersama pendidikan, TNI, Polri, Ormas dan Purna Paskibraka kami berkomitmen terus memperkuat pembinaan, berupaya membentuk pemuda yang bisa menjaga nilai di balik bendera merah putih, nilai perjuangan, air mata, doa, dan kalian Paskibraka harus bisa menjadi teladannya," kata Timur.


Hadir Ketua DPRD Sumut Erni Ariyanti Sitorus, Wakil Gubernur Sumut Surya, Pimpinan OPD terkait  jajaran Pelatih Paskibraka Sumut, serta Purna Paskibraka Sumut.(torong)

 


Binjai | Bandar Meriah News - Polres Binjai melalui Satuan Reserse Kriminal berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat) sepeda motor yang terjadi di wilayah Kota Binjai.


Pengungkapan dilakukan pada Rabu(12/08/2026). Tim Opsnal Unit Pidum Sat Reskrim Polres Binjai yang dipimpin IPDA Jun Fredy Sembiring, S.H., menindaklanjuti informasi masyarakat terkait keberadaan tersangka. Setelah melakukan penyelidikan dan memastikan identitas tersangka, petugas berhasil mengamankan WS (35) di kawasan Medan Krio, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, pukul 19.30 wib.


Dari hasil pemeriksaan awal, tersangka mengakui perbuatannya atas aksi pencurian terhadap sepeda motor di dua lokasi berbeda di Kota Binjai yakni, di jalan T. Imam Bonjol kecamatan Binjai kota, lokasi kos-kosan (04/08/2026) dan Jalan Jenderal Ahmad Kecamatan Binjai Kota, area parkir RSU Al-Fuadi (18/06/2026)., tegas AKP Hotdiatur Purba, S.T.r.K, S.I.K., M.H.,


Saat ini tersangka WS bersama barang bukti sudah diamankan di Satreskrim Polres Binjai untuk menjalani pemeriksaan dan proses penyidikan lebih lanjut, serta dijerat dengan pasal 477 UU. No.1 Tahun 2023 tentang pencurian dengan pemberatan (Curat)., ucap Kasat Reskrim 


Kapolres Binjai, AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pengungkapan kasus tersebut merupakan bentuk komitmen Polres Binjai dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat serta menindak tegas terhadap pelaku kejahatan.


Polres Binjai juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap aksi pencurian kendaraan bermotor dan gunakan kunci ganda saat memarkirkan kenderaannya., Terang AKBP Bimo Moernanda.(Humasresbinjai/Torong)





Langkat | Bandar Meriah News
-  Menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Polres Langkat melalui Satuan Intelkam membagikan sebanyak 500 helai Bendera Merah Putih kepada masyarakat dan para pengguna jalan di Kota Stabat, Jumat (14/08/2026).


Kegiatan pembagian bendera tersebut dilaksanakan di sejumlah ruas jalan protokol, khususnya di Jalan Proklamasi, Kelurahan Kwala Bingai, Kecamatan Stabat. Aksi ini menjadi bagian dari upaya Polres Langkat untuk menumbuhkan semangat nasionalisme serta mengajak masyarakat menyemarakkan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasat Lantas Polres Langkat AKP Tomi Pranata, S.T.K., S.I.K., M.H., M.T., Kasat Intelkam Polres Langkat AKP Muliono, S.E., M.M., KBO Sat Intelkam IPTU Widayat, Kanit III Sat Intelkam IPDA Jaka Sinulingga, personel serta PHL Sat Intelkam Polres Langkat.


Sebanyak 500 helai Bendera Merah Putih dibagikan langsung kepada masyarakat dan pengendara yang melintas. Dengan penuh semangat, personel Polres Langkat menyapa warga sekaligus menyerahkan bendera sebagai simbol kecintaan terhadap tanah air.


Kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat. Salah seorang warga, Prima, mengaku senang dan mengapresiasi perhatian yang diberikan jajaran Polres Langkat.


“Terima kasih kepada Polres Langkat atas pembagian bendera ini. Sangat bermanfaat bagi kami, khususnya para pengendara sepeda motor, untuk ikut menyemarakkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia,” ujarnya.


Pembagian Bendera Merah Putih ini tidak hanya menjadi bentuk partisipasi Polres Langkat dalam menyambut Hari Kemerdekaan, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat kedekatan Polri dengan masyarakat serta menggelorakan rasa cinta tanah air.


Melalui semangat “Satu Langkah, Satu Hati untuk Langkat yang Aman dan Damai,” Polres Langkat terus mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan mengibarkan Bendera Merah Putih di lingkungan masing-masing sebagai wujud persatuan, nasionalisme, dan kecintaan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia.(ros)

Diberdayakan oleh Blogger.