Tebing Tinggi, BMN - Pemerintah Kota (Pemko) Tebing Tinggi terus mematangkan langkah transformasi digital guna mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan memodernisasi pelayanan publik. Hal ini menjadi fokus utama Wali Kota Tebing Tinggi H. Iman Irdian Saragih dalam audiensi jajaran pimpinan PT Bank Sumut Cabang Tebing Tinggi di Ruang Utama Lantai 4 Balai Kota, Selasa (9/6/2026).
Pertemuan ini juga sekaligus menjadi momen pisah sambut
pimpinan Bank Sumut Cabang Tebing Tinggi, dari pejabat lama Muhammad Fadil
kepada pimpinan baru, Chairul Amin Pane.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Tebing Tinggi
menegaskan komitmen penuh pemerintah daerah untuk memperkuat sinergi dengan
Bank Sumut sebagai mitra strategis pembangunan daerah. Fokus utama kolaborasi
ke depan adalah penerapan sistem pembayaran digital berbasis Quick Response
Code Indonesian Standard (QRIS) Dinamis yang dijadwalkan meluncur (launching)
pada 1 Juli mendatang.
"Kami berharap kerja sama ini tidak hanya sebatas
layanan perbankan konvensional, tetapi juga menjadi motor penggerak dalam
mendukung digitalisasi sistem pembayaran dan peningkatan kesejahteraan
masyarakat. Kolaborasi kuat antara pemerintah dan sektor perbankan adalah
kunci. Dengan semangat kebersamaan, kita dapat mewujudkan Tebing Tinggi yang
maju dan sejahtera," ujar Wali Kota.
Sebagai langkah konkret, Bank Sumut memperkenalkan aplikasi
e-pasar SUMUT Merchant yang terintegrasi dengan sistem QRIS Dinamis. Inovasi
ini dirancang agar pembayaran retribusi pasar dan toko langsung tercatat secara
otomatis dalam database, sehingga Dinas Perdagangan dapat memantau aktivitas
pembayaran retribusi tanpa perlu melakukan verifikasi manual (cross-check).
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah
(BPKPD) Kota Tebing Tinggi, Sri Imbang, memaparkan bahwa penerapan QRIS Dinamis
ini akan diadopsi secara bertahap oleh setiap Organisasi Perangkat Daerah
(OPD). Pada tahap awal, terdapat tiga sektor utama yang menjadi prioritas.
Pertama, QRIS Pasar yang menjadi proyek percontohan (pioneer) pertama di
Provinsi Sumatera Utara untuk digitalisasi retribusi pasar.
Kedua, QRISTO (QRIS Restoran), yang merupakan sistem
pembayaran terpisah (split payment). Lewat sistem ini, hak pajak daerah milik
Pemko dan hak pendapatan pemilik restoran akan otomatis terbagi saat transaksi
terjadi. Uji coba perdana akan diterapkan di Rumah Makan Takari.
Ketiga, QRIS PBB yang memudahkan wajib pajak membayar Pajak
Bumi dan Bangunan (PBB) secara nontunai dan langsung terdata secara real-time,
yang mana mulai 1 Juli masyarakat sudah bisa membayar PBB dengan QRIS dinamis
sekaligus akan dilakukan launching.
"Mudah-mudahan tiga program utama ini segera
terealisasi, dan secara paralel diterapkan juga QRIS Parkir, QRIS Rusunawa,
serta sektor lainnya," jelas Sri Imbang.
Pimpinan Bank Sumut Cabang Tebing Tinggi periode sebelumnya,
Muhammad Fadil, menyampaikan apresiasi mendalam atas dukungan dan kemitraan
yang solid dari Pemko Tebing Tinggi selama masa kepemimpinannya.
"Kami berterima kasih atas kolaborasi yang telah
terjalin dengan baik. Semoga kerja sama ini terus berlanjut dan semakin kuat di
bawah kepemimpinan yang baru,” ungkapnya.
Sementara itu, pimpinan baru Bank Sumut Cabang Tebing
Tinggi, Chairul Amin Pane, menekankan komitmennya untuk melanjutkan dan
meningkatkan sinergi yang telah dibangun.
“Kami siap
berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Tebing Tinggi dalam berbagai program,
khususnya mendukung transformasi digital dan penguatan ekonomi lokal,” tegas
Chairul.
Audiensi ini juga menyinggung tantangan dalam mencapai
target ekonomi daerah, termasuk perlunya dukungan dari semua pihak untuk
meningkatkan efektivitas program. Diskusi mencakup konektivitas pasar dengan
sistem database pemerintah, transparansi perdagangan, serta pemanfaatan
aplikasi digital untuk memudahkan pelacakan transaksi.
Turut hadir dalam audiensi tersebut Kabag Prokopim Setdako
Faisal Ahmad, jajaran manajemen Bank Sumut Cabang Tebing Tinggi, serta Tim
Peliputan Dinas Kominfo Kota Tebing Tinggi.
(*)

Posting Komentar