Samosir | Bandar Meriah News - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, meninjau langsung program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dan penataan kawasan kumuh di Kecamatan Simanindo, Samosir, Kamis (26/03/2026).
Pada tahun anggaran 2026, sebanyak 556 unit rumah di Samosir akan dibedah, termasuk 56 rumah adat Batak. Selain itu, pemerintah melakukan penataan kawasan kumuh seluas 41,80 hektare di Desa Tomok dan Tomok Parsaoran.
Proyek fisik yang meliputi pembangunan infrastruktur lingkungan ini dijadwalkan mulai pada Mei 2026.
"Dalam tiga tahun, target 3.080 rumah tidak layak huni di Samosir harus tuntas.
Program ini juga menggerakkan ekonomi dengan menyerap sekitar 200 tenaga kerja lokal," ujar Maruarar.
Bupati Samosir, Vandiko T. Gultom, mengapresiasi dukungan pusat dan berkomitmen memastikan seluruh bantuan tepat sasaran bagi masyarakat dan mendukung sektor pariwisata Danau Toba.
Selain meninjau perumahan, Menteri PKP juga memantau aksi pembersihan eceng gondok oleh komunitas lokal untuk menjaga kelestarian lingkungan danau.(Indra Sinurat)

Posting Komentar