PT INALUM Serahkan Alat Pemipil Jagung Kepada Kabupaten Toba

Senin, 11 Oktober 2021


Balige | Bandar Meriah News -
 PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) INALUM menyerahkan bantuan 5 (lima) unit Mesin Pemipil Jagung kepada Petani di Desa Siantar Utara (Siruar), Kecamatan Parmaksian, Kabupaten Toba, Sumatera Utara di Kantor Balai Desa Parsuratan Balige, Senin (11/10/2021). Bantuan ini merupakan kolaborasi INALUM bersama  Lamhot Sinaga, anggota DPR RI Komisi VII. 

Lamhot Sinaga, sebagai rekan kolaborasi INALUM dalam program ini menyebut bahwa program ini merupakan program rutin yang sering dilakukan oleh INALUM di Sumatera Utara. Ia berharap bahwa program ini bisa terus diperluas jangkauannya, sehingga Petani Jagung di Sumatera Utara bisa lebih sejahtera.

“Terima kasih kepada PT INALUM (Persero)  yang tidak habis-habisnya membantu masyarakat. Saya sampaikan aspirasi Masyarakat kepada PT INALUM (Persero)  untuk saat ini membantu petani jagung, dan mereka langsung bantu dengan memberi 5 (lima) unit Mesin Pemipil Jagung. Mereka juga tidak hanya bantu Masyarakat di Toba tetapi juga Kabupaten Tapanuli Utara, Kabupaten Humbang Hasundutan dan tempat-tempat lainnya,” ujar Lamhot.

Senior Vice President CSR & PKBL INALUM, Ismail Midi menyebutkan bahwa program ini merupakan langkah INALUM dalam meningkatkan kelas dari Petani di Sumatera Utara, khususnya Kabupaten Toba. Ia berharap, bantuan ini akan membantu Masyarakat Desa Siantar Utara dalam meningkatkan hasil tani dan kesejahteraannya.

“Kami berharap bantuan yang telah diberikan kepada Masyarakat bisa dimanfaatkan dengan baik. Tadi Pak Lamhot juga menjelaskan tentang harga jagung yang membaik setelah dihentikannya impor jagung. Sehingga ini menjadi peluang untuk Masyarakat meningkatkan produksi jagung melalui teknologi yang ada. Semoga produk jagung dan ekonomi Masyarakat jadi ikut meningkat” ujar Ismail (11/11)

Sebagai informasi, 5 (lima) unit mesin pemipil jagung yang diserahkan INALUM merupakan perlengkapan penting dalam proses hilirisasi produk jagung. Alat pemipil jagung akan memperbaiki hasil jagung pipilan sekaligus proses pekerjaan memipil jagung jauh lebih efektif dan efisien dibandingkan dengan manual, yaitu dengan menggunakan tangan. Dengan waktu pemipilan yang lebih singkat, maka petani akan lebih mudah menjualnya ke pasaran.

Selain Lamhot Sinaga kegiatan juga dihadiri oleh Kepala Desa Siantar Utara, Pargaulan Marpaung, Ketua DPRD Kabupaten Toba, Effendy Napitupulu dan Kepala Dinas Koperindag Kabupaten Toba Tua Pangaribuan. 

Kepala Desa Siruar Pargaulan Marapaung mewakili masyarakat Desa Siruar menyampaikan terima kasih kepada PT INALUM (Persero) dan Lamhot Sinaga atas bantuan yang diberikan. Harapannya dengan adanya bantuan Mesin Pemipil Jagung dapat menumbuhkan semangat bertani pada para Petani Jagung dan membantu meningkatkan kesejahteraan Masyarakat.

*Tentang PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero)*

PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) “INALUM” adalah BUMN Holding Industri Pertambangan yang melaksanakan Fungsi Holding dan Fungsi Operating yang didirikan pada 6 Januari 1976.  Nama Perusahaan berubah dari PT Indonesia Asahan Aluminium menjadi PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) pada tahun 2014 atau biasa disebut INALUM. Menjadi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pada tanggal 19 Desember 2013, berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 26 Tahun 2014 tentang Penetapan PT Indonesia Asahan Aluminium sebagai Perusahaan Perseroan (Persero). 

PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) ditunjuk menjadi BUMN Holding Industri Pertambangan pada tanggal 27 November 2017, berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 47 tahun 2017 tanggal 10 November 2017 tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara Republik Indonesia ke dalam Modal Saham Perusahaan Perseroan (Persero) PT Indonesia Asahan Aluminium. PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) saat ini memiliki asset Konsolidasi MIND ID senilai Rp180,78 triliun (per-31 Desember 2020).

PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) memiliki jaringan kantor yang berlokasi di beberapa tempat, antara lain INALUM Operating memiliki Kantor Pusat Pabrik Peleburan Aluminium di Kuala Tanjung, Kantor PLTA yang berada di Paritohan, Kantor Perwakilan di Jakarta serta Kantor Penghubung di Medan.(ips/torong)